Prihatin 30 Persen Warganya Nganggur, Kades Tapus Muaraenim Siapkan Program Ini


Kades Tapus, Hasanul

Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Pasca dilantik Desember 2019 lalu, Kepala Desa Tapus Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim, Hasanul terus berupaya menghimpun masyarakatnya bersatu membangun desa agar lebih maju.

Tidak hanya itu, Hasanul mengaku prihatin dengan angka pengangguran di desanya yang mencapai 30 persen.

Untuk itu dirinya mengajak semua elemen masyarakat desa bersatu dan bergotong royong menghilangkan perbedaan demi membangun desa.

"Saya mengajak seluruh masyarakat dan pemuda agar menyatukan barisan membangun, bergotong royong, mengaktifkan karang taruna yang lama tidak aktif agar bersama membangun desa," ajaknya ketika dibincangi wartawan di kediamannya, Kamis (09/01/2020).

Hasanul yang baru menjabat 9 hari pasca dilantik ini menuturkan, akan memfokuskan pemberdayaan masyarakat dengan membantu warga yang tidak punya ijazah agar mendapat pekerjaan dan tidak menganggur.

"Karena angka pengangguran di Desa Tapus mencapai 30 persen, makanya kita akan melakukan program pemberdayaan masyarakat bagi mereka yang tak berijazah. Kita akan usahakan warga yang menganggur dapat bekerja," katanya.

Kades yang sempat diisukan berijazah palsu itu mengaku kedepan pemerintah desa akan menyiapkan mesin pembuatan batako sehingga para penggangguran di desa dapat diberdayakan dan dapat penghasilan.

"Mereka yang tak punya ijazah bisa bekerja dengan mencetak batako dan bagi warga Tapus nantinya tak susah lagi untuk membeli batako di luar Desa yang terbilang cukup jauh jaraknya, cukup beli hasil warga sendiri," lanjutnya.

Disinggung mengenai program desa kedepan, Kades Tapus mengaku kedepan akan mengusulkan pembangunan jalan, pembuatan lapangan sepakbola dan lainnya.

"Kami berharap pemerintah kabupaten support penuh pembangunan Desa Tapus tahun ini dan mensupport dalam penuntasan pengangguran di desa kami," harapnya.

Sementara itu, salah satu Warga Desa Tapus mengungkapkan, pihaknya siap mendukung kepala desa untuk memajukan desa sepanjang apa yang selama ino disampaikan dan menjadi visi misi agar komitmen dilakukan.


"Saya sebagai warga hanya bisa berharap agar kades tapus dapat komitmen terhadap programnya terutama bisa mempekerjakan anak yang tidak bersekolah karena di Desa Tapus masih banyak yang pengangguran," tegas salah satu warga yang tak mau disebutkan namanya ini.(Ing)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar


Portalsriwijaya.com

Arsip