Antisipasi Penyebaran Covid, Tim Gugus Tugas Prabumulih Rapid Tes Karyawan dan Pengunjung Citimall

Mengantisipasi angka penyebaran Covid 19 di Kota Prabumulih, Dinas Kesehatan Prabumulih melakukan Rapid test dadakan dan penyemprotan disinfektan di Citimall

Curi Kotak Amal Masjid Al Muhtadin, Remaja Asal Talang Padang Ini Babak Belur Dihajar Massa

Remaja berinisial AA (16 tahun) melakukan pencurian Kotak Amal di Masjid Agung Al-Muhtadin Kelurahan Batu Belang Kaya Kecamatan Muaradua.

PT BA dan Kadin Muaraenim Jalin Kerjasama Kembangkan Tanaman Rosela Untuk Sejahterakan Warga

PT Bukit Asam dan Kadin Muara Enim resmi jalin kerjasama pembinaan terhadap para calon Petani Rosela di Kabupaten Muara Enim.



KPUD OKU Selatan Tegaskan Oknum PPK dan PPS Terjerat Pakai Sabu Langsung Diganti, Ini Penggantinya

Foto IST : Komisioner KPUD OKU Selatan dan Sekretsris

Muaradua, Portalsriwijaya.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten OKU Selatan, Ade Putra Martabaya melalui Komisioner, Yogi Permana menegaskan dua penyelenggara pemilu PPK dan PPS yang diringkus tim Satres Narkoba Polres OKU Selatan akan langsung diganti petugas baru.

Yogi yang merupakan Kordinator Divisi Hukum dan Pengawasan ini bahkan menegaskan jika kedua terduga pemakai narkoba tersebut telah menyampaikan surat pengunduran diri kepada KPUD Kabupaten OKU Selatan.

"Hari ini anggota PPK dan PPS itu sudah mengundurkan diri, surat pengunduran diri telah disampaikan ke KPUD Kabupaten OKU Selatan," katanya ketika dikonfirmasi via telpon oleh Portalsriwijaya.com, Selasa (30/6/2020).

Disinggung siapa yang bakal menggantikan dua anggota PPK dan PPS terjerat persoalan hukum itu, Yogi mengatakan tentunya yang akan menggantikan yakni peserta yang merupakan peringkat ke enam atau nomor urut berikutnya saat seleksi anggota PPK dan PPS.

Berita Terkait : Bandar dan Pemakai Sabu Diduga Penyelenggara Pemilu OKU Selatan Diringkus Polisi Sedang Pesta Narkoba

"Untuk pengganti tentu nomor urut setelahnya pada saat seleksi PPK atau PPS lalu," jelasnya kepada media.

Sementara ditanya bagaimana mekanisme pergantian apakah akan ada pelantikan atau lainnya, Yogi belum bisa berkata banyak.

"Jelasnya besok atau lusa para komisioner KPUD Kabupaten OKU Selatan akan menggelar rapat terlebih dahulu untuk membahas persoalan tersebut," tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres OKU Selatan meringkus tiga pelaku yang diduga pengedar serta pemakai narkoba jenis sabu-sabu.

Mirisnya, dua dari tiga pelaku merupakan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten OKU Selatan.

Tiga pelaku antara lain Yoki Pranayama (25) yang diduga pengedar sabu merupakan sopir travel dan tinggal di Desa Muaradua Kisam Kecamatan Muaradua Kisam Kabupaten OKU Selatan.

Sementara penyelenggara pemilu yang diduga merupakan Petugas Pemilihan Kecamatan (PPK) yakni Hengky Rinaldi (25) warga Desa Sukananti Kecamatan Muaradua Kisam dan diduga Panitia Pemungutan Suara (PPS) yakni Ripodin (27) warga Desa Simpang Lubuk Dalam Kecamatan Muaradua Kisam Kabupaten OKU Selatan.

Ketiga pelaku diringkus petugas ketika digerbek di kediaman Yoki Pranayama diduga ketiganya tengah berpesta sabu-sabu, pada Sabtu (27/6/2020) sekitar pukul 18.00.

Tidak hanya meringkus tiga pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 2 paket klip bening yang berisi kristal putih diduga sabu dengan berat bruto 0,26 gram, 1 buah pirek kaca bening yang berisi sabu.

Kemudian 1 bal plastik klip bening besar, 1 bal plastik klip bening kecil, 1 buah pirek dari botol plastik dengan 2 pipet, 1 buah pipet bentuk skop, 1 korek gas dengan satu jarum sumbu, 1 kotak kertas dan tiga unit handphone masing-masing Nokia, handphone Apple dan Android merk Oppo.(FR86).
Share:

7 Pedagang Pasar PTM Kota Prabumulih Dinyatakan Reaktif Rapid Test


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Dari sekitar 30 orang pedagang dilakukan rapid tes oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid dan Dinas Kesehatan kota Prabumulih, diketahui sebanyak 7 oranf dinyatakan reaktif.

Menindaklanjuti hal itu Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Prabumulih, dr Happy Tedjo dan jajaran bersama Kepala UPTD Pasar, Gunawan dan rombongan Damkar melakukan penyemprotan dibeberapa titik pasar yang ada di PTM 1 Kota Prabumulih.

Kepala Dinas Kesehatan melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Djoko Listiano mengatakan, jika pagi ini ditemukan 7 orang pedagang pasar yang reaktif hasil rapid test yang terdapat di Pasar PTM.

"Setelah dibeberapa tempat dilakukan rapid test seperti di mall, pasar kalangan, cafe dan ini yang terakhir di PTM pasar kota pagi hari ini, kita menemukan 7 orang pedagang dinyatakan reaktif rapid test dari 30 sampel yang dilakukan secara acak," Kata Djoko Listiano.

Ditanya apakah para pedagang reaktif itu masuk dalam tracking kasus baru impor atau lokal, Joko menerangkan, jika belum diketahui karena berdasarkan rapid test ini baru reaktif dan belum bisa dinyatakan positif virus Corona atau tidak.

"Untuk kasus baru, impor atau lokal belum diketahui karena berdasarkan rapid test ini reaktif namun belum bisa dinyatakan positif virus Corona karena untuk memastikannya perlu di swab untuk mendeteksi apakah itu virus Corona atau bukan," terangnya.

Terkait 7 pedagang itu Joko mengaku pihaknya akan menindaklanjuti dengan melakukan swab. "Untuk menghindari penyebaran covid 19 maka akan kami Lakukan swab ke rumah atau ke tempat yang bersangkutan guna memastikan mereka terjangkit atau tidak virus Corona. Terhadap pedagang yang reaktif rapid test itu agar dapat mengisolasi diri selama 14 hari guna memutus mata rantai penularan covid 19," ucap Djoko Listiano selaku Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Prabumulih.

Sementara itu Kepala Pasar Kota Prabumulih, Gunawan Nopindra mengungkapkan, hari ini di pasar PTM sudah dilakukan penyemprotan dan akan dilakukan menyeluruh sesuai dengan perintah atasan.

"Terkait adanya pedagang pasar PTM yang reaktif hari ini kita melakukan penyemprotan disinfektan oleh damkar bersama dinas kesehatan Kota Prabumulih akan dilakukan secara menyeluruh dan diharapkan kepada seluruh pedagang tetap lakukan protokol kesehatan agar kedepannya tidak ada lagi Corona di kota Prabumulih ini," harapnya.(Ing)
Share:

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Muaraenim Bersama Tim Pora Kabupaten Sidak PLTU Sumsel 1


Muaraenim, Portalsriwijaya.com - Jajaran Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kabupaten Muara Enim bersama Tim Pora Pemkab Muara Enim melakukan Inspeksi Medadak (sidak) ke PLTU Sumsel 1 di Desa Tanjung Menang Kecamatan Rambang Niru Kabupaten Muara Enim, pada Senin (29/6/2020).

Kantor Imigrasi dan Tim Pora melakukan sidak menindaklanjuti perintah pelaksana tugas (Plt) Bupati Muara Enim H Juarsah SH tentang pengawasan orang asing di wilayah Kabupaten Muara Enim.

Kepala Imigrasi Klas ll Muara Enim, Made Nur Hepi SH MAP didampingi Kepala Seksi Intelejen dan Penindakan Imigrasi Klas ll Non TPI, Machmudi mengatakan, sidak dilakukan menindaklanjuti perkembangan sengketa kerja antara pekerja lokal dan tenaga asing di PLTU Sumsel 1.

"Kita melakukan inspeksi mendadak bersama dinas terkait yang tergabung dalam tim pora dibentuk pak Plt Bupati sebagai leading sektornya Imigrasi Muara Enim ke perusahaan PLTU Sumsel-1 di Desa Tanjung Menang," ujar Made saat memberikan keterangan di kantor Imigrasi Muara Enim.

Made menjelaskan dari hasil sidak tesebut pihaknya bersama dinas terkait sempat tidak diizinkan security agar tidak masuk ke dalam PLTU Sumsel-1 namun setelah berkoordinasi akhirnya diizinkan masuk dan disambutan langsung oleh Mr Lie bersama penerjemah l.

"Kita sempat miss komunikasi dan tidak boleh masuk, tetapi setelah kita berkoordinasi akhirnya kita berhasil masuk dan disambut langsung oleh menejemen PT SGLP Mr Lie. Lalu yang bersangkutan meminta maaf atas miss komunikasi tersebut dan kita pun memohon maaf atas kunjungan tersebut karena tidak berkoordinasi lebih dahulu," kata Made.

Lebih jauh Made menjelaskan, dari hasil sidak dilakukan pihaknya itu diketahui ada 35 tenaga kerja asing (TKA) asal china dan petugas melakukan tugas sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

"Kita sidak dan data diketahui total ada 35 orang TKA asal china, rata-rata mereka tersebut tenaga ahli perusahaan bukan tenaga kasar, sedangkan dari lokal ada kurang lebih 100 orang berkerja di sana," lanjutnya.

Dari hasil sidak tesebut pula pihaknya menemukan sejumlah TKA yang belum memutasi Kartu Izin tinggal terbatas (KITAS) ke Imigrasi Klas ll Non TPI Muara Enim.

"Ada beberapa orang TKA belum memutasi KITAS nya ke Imigrasi Muara Enim, bersal dari Provinsi Bengkulu dan Bekasi, karena terhambat masalah Covid-19, yang bersangkutan tidak mengikuti perkembangan kalau kantor kita sudah buka kembali terhadap pelayanan publik, sudah kita arahkan untuk segara meng Upgrade Kitas mereka ke Imigrasi klas ll Non TPI," tegasnya.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Muara Enim, Hj Herawati SH kepada Portalsriwijaya.com saat di konfirmasi melalui via telpon seluler yang membenarkan telah melakukan sidak bersama Imigrasi Klas ll Non TPI Muara Enim.

"Ya benar hari ini kita bersama Imigrasi, Dinas Ketenagakerjaan, Dinkes, Kodim dan Polres melakukan sidak ke PLTU Sumsel 1. Dalam sidak kita memberikan penyuluhan dan pembinaan terhadap orang asing sesuai dengan undang undang yang berlaku," pungkasnya. (Deri)
Share:

Bandar dan Pemakai Sabu Diduga Penyelenggara Pemilu OKU Selatan Diringkus Polisi Sedang Pesta Narkoba


Muaradua, Portalsriwijaya.com - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres OKU Selatan meringkus tiga pelaku yang diduga pengedar serta pemakai narkoba jenis sabu-sabu.

Mirisnya, dua dari tiga pelaku merupakan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten OKU Selatan.

Tiga pelaku antara lain Yoki Pranayama (25) yang diduga pengedar sabu merupakan sopir travel dan tinggal di Desa Muaradua Kisam Kecamatan Muaradua Kisam Kabupaten OKU Selatan.

Sementara penyelenggara pemilu yang diduga merupakan Petugas Pemilihan Kecamatan (PPK) yakni Hengky Rinaldi (25) warga Desa Sukananti Kecamatan Muaradua Kisam dan diduga Panitia Pemungutan Suara (PPS) yakni Ripodin (27) warga Desa Simpang Lubuk Dalam Kecamatan Muaradua Kisam Kabupaten OKU Selatan.

Ketiga pelaku diringkus petugas ketika digerbek di kediaman Yoki Pranayama diduga ketiganya tengah berpesta sabu-sabu, pada Sabtu (27/6/2020) sekitar pukul 18.00.

Tidak hanya meringkus tiga pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 2 paket klip bening yang berisi kristal putih diduga sabu dengan berat bruto 0,26 gram, 1 buah pirek kaca bening yang berisi sabu.

Kemudian 1 bal plastik klip bening besar, 1 bal plastik klip bening kecil, 1 buah pirek dari botol plastik dengan 2 pipet, 1 buah pipet bentuk skop, 1 korek gas dengan satu jarum sumbu, 1 kotak kertas dan tiga unit handphone masing-masing Nokia, handphone Apple dan Android merk Oppo.

Kapolres OKU Selatan, AKBP Zulkarnain Harahap SIK melalui Kasatres Narkoba Iptu Beni Okimu mengungkapkan, diringkusnya tiga pelaku bermula dari laporan warga yang masuk ke jajaran Satres Narkoba Polres OKU Selatan.

"Dalam laporan warga itu dinyatakan jika Yoki menyimpan dan menjual narkoba jenis sabu di kediamannya," ujar Kasat.

Mendapat info itu, anggota Sat Narkoba Polres OKU Selatan melakukan penyelidikan dan setelah di TKP diketahui tersangka tengah bersama dua pemuda yakni Hengky dan Ripodin.

"Ketiga pelaku sedang pesta menikmati sabu, petugas langsung melakukan penggerbekan dan meringkus tiga pelaku serta mengamankan sejumlah barang bukti. Ketiga pelaku telah kita amankan dan masih dalam pemeriksaan, kasus sendiri terus kita kembangkan," tegasnya Kasat.

Sayangnya, Ketua KPUD Kabupaten OKU Selatan maupun komisioner belum ada yang dapat dikonfirmasi terkait penangkapan diduga penyelenggara pemilu yakni PPK dan PPS tersebut.(FR86).
Share:

OKP Sumsel Sepakat Segera Gelar MUSDA KNPI Sumsel



Palembang, Portalsriwijaya.com - Forum Bersama (Forbes) Organisasi Kepemudaan (OKP) se Sumatera Selatan melakukan pertemuan di Pondok Angkringan Iwa di Jalan Sersan Sani Palembang, Jumat (26/6/2020).

Dari hasil rapat di Pondok Angkringan Iwa di dapatkan bahwa Yan Hariranto sebagai ketua Forbes OKP Sumsel untuk musda KNPI.

Sekretaris forbes OKP Sumsel Muhammad Aswat dan Arif Farawita Bendahara Forbes OKP Sumsel serta para OKP yang sempat hadir menyimpulkan bahwa akan melaksanakan musda  KNPI dalam waktu dekat.

Rapat persiapan pelaksanaan Musda ini dihadiri oleh Kelompok Cipayung dari OKP Kemahasiswaan, Bendahara PWI, OKP dari Nasionalis, kelompok dari NU, Agama, Muhamdiyah.

Seluruh peserta dalam pertemuan itu sepakat akan menindak lanjuti  Musda KNPI Sumsel demi persatuan dan kesatuan pemuda sumsel bersatu.

Hasil Musda KNPI nantinya mengembalikan kiprah pemuda Sumsel untuk ikut membantu pembangunan Sumsel dalam bidang kepemudaan.

Pertemuan seluruh OKP ini sendiri dilakukan lantaran prihatin dengan kondisi pemuda di Sumatera Selatan yang terpecah dan diharap bisa bersatu untuk kemajuan pemuda di sumsel.(AJI)
Share:

PMD Reaksi Cepat Turun ke Bawah, Kades Johandi Lakukan Evaluasi Terhadap Data Penerima BLT DD Desa Serakat Jaya




Muaradua, Portalsriwijaya.com - Kinerja Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten OKU Selatan patut di acungi jempol.

Mendapat info dari media tentang adanya kekisruhan oknum perangkat desa mendapat BLT DD, Kaban PMD, Juproni,S.PdI.,M.Si langsung mengambil langkah pro aktif dengan mendatangi desa dan menenangkan warga.

Kaban Juproni,S.PdI.,M.Si beserta Kabid dan Kasi didampingi Camat Tarmizi mengatakan, menyikapi gejolak permasalahan bantuan yang terjadi pihaknya langsung melakukan monitoring turun ke lapangan menemui perangkat desa yang di duga mendapat BLT dan masyarakat Serakat Jaya guna memastikan, bantuan agar tersalurkan secara benar agar tidak terjadi kekisruhan.

"Kami melakukan monitoring dan pembinaan. Sudah kami arahkan dan menurut kami dipastikan bantuan tersalurkan sudah memenuhi harapan dan aspirasi warga," ujar Juproni kepada wartawan ketika dibincangi belum lama ini.

Lebih lanjut dikatakan Juproni, kepada para kepala desa dan aparatur desa agar jangan ada yang membuat kebijakan sendiri dalam penyaluran BLT DD karena itu bertentangan dan melanggar aturan hukum yang sudah ditetapkan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten.

"Jika itu terjadi inkonstitusional, dan pasti ada konsekuensi hukum. Disinyalir ada diantaranya desa desa dalam penyaluran BLT DD dengan dalih penyamarataan, hingga melakukan legitimasi dengan membuat aturan sendiri yang jelas bertentangan dengan peraturan dan ketentuan yang sudah ada sebagai ketentuan hukum. Karena itu kita segera akan melakukan rapat bersama inspektorat, Camat guna menyikapi hal tersebut," tegasnya.

Diketahui, sebelumnya masyarakat Desa Serakat Jaya sebagian warganya menyampaikan aspirasinya beberapa waktu lalu, karena merasa dirinya layak mendapatkan bantuan terdampak Covid-19 sehingga meminta agar dirinya didata mohon agar mendapatkan bantuan, yang disampai kepada kepala desa dan perangkatnya.

Kemudian warga berinisiatif mendatangi Balai Desa setempat dengan tertib dan meminta penjelasan. Setelah mendapatkan penjelasan dari aparatur desa, wargapun bubar kembali kemudian menjalankan aktifitas masing masing. Peristiwa tersebut mendapat respon dari berbagai pihak.


Kepala Desa Serakat Jaya Kecamatan Buay Pemaca Johandi lalu melakukan evaluasi data warganya, terhadap penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) dana desa disaat pandemi Covid-19 Tahun 2020.

Evaluasi terhadap data keluarga penerima manfaat (KPM) BLT DD, Desa Serakat  yang dilakukan Kades Johandi, terkait warga yang belum terakomodir bantuan.

Johandi mengatakan, pihaknya bersama aparatur desa tengah berupaya agar dapat mengakomodir warga yang belum tersentuh bantuan sesuai dengan ketentuan memenuhi kriteria persyaratan.

“Kita tanggapi sekaligus data penerima bantuan akan kembali dievaluasi, hal ini kita lakukan tentu agar warga yang masih belum terdata dilakukan pendataan susulan,” katanya, Rabu (24/06).

Terkait data keluarga penerima manfaat (KPM) yang disinyalir tidak tepat sasaran Johandi menerangkan, jika pihaknya secara spesifik hanya terkait mengolah mendata bagi warga penerima BLT DD Covid-19 yang menjadi kewenangan perangkatnya.

“Meski kewenangan di pihak kami perangkat namun, secara legalitas tetap mengacu sesuai aturannya PMK 40/2020 serta oleh Perbub,” terangnya.

Masih Kata Johandi, tidak dipungkiri jika saja terdapat data penerima bantuan PKH, PKH Non Tunai dan bantuan sosial tunai ( BST) diantaranya satu, dua dimungkinkan tumpang tindih,seperti Kadus kita ternyata istrinya yang mendapat BST dari Dinkesos" terang Kades.

“Akan tetapi harap dimaklumi jika pendataan tersebut masih mengacu data Dinas Sosial dan Kemensos 2011, maka agar dipahami bukanlah data BLT DD yang tumpang tindih,” terang Johandi yang mengaku jika dirinya awal 2020 baru menjabat sebagai Kepala Desa Serakat Jaya.

Sebab lanjutnya, masa itu di luar kewenangan pihaknya yang melakukan pendataan Bansos tersebut, meski begitu pihaknya segera melakukan evaluasi dan mengajukan segera kepada Dinsos agar data bantuan sosial untuk yang tumpang tindih agar dilakukan penggantian.(FR86)
Share:

Sambangi Kodim 0404 Muara Enim, FKPPI Muara Enim Diminta Jaga Nama Baik Organisasi

 

Muaraenim, Portalsriwijaya.com - Dalam Rangka menjalin tali silaturahmi sekaligus mensosialisasikan bela negara, Komando Distrik Militer (Kodim) 0404 Muara Enim menggelar kumpul bareng dengan Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI-Polri (FKPPI) Kabupaten Muaraenim.

Sosialisasi bela negara yang turut dihadiri Ketua FKPPI Kabupaten Muara Enim, Drs Fajri Erham tersebut betempat di Aula Makodim 0404 Muara Enim, pada Jumat (26/6/2020).

Dandim 0404 Muara Enim Letkol Inf Syafruddin dalam sambutannya mengatakan, kegiatan
tersebut merupakan program Kodim 0404 Muara Enim dalam rangka menjalin tali silaturahmi antara TNI aktif dan putra putri purnawirawan TNI-Polri.

"Sebenarnya saya ingin undang juga FKPPI dari Prabumulih dan Pali ke Makodim kita, dalam rangka sosialisasi Aksi nyata bela negara di era zaman melenial, berhubung ini masi Pandemi Covid-19, ya jadi kita harus membatasi perkumpulan dalam jumlah banyak," ujarnya Perwira dengan melati tersebut.

Syafruddin menjelaskan sosialiasi Aksi Bela Negara bersama putra putri purnawirawan di Makodim 0404 merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap perkembangan zaman saat ini yang seyogyanya perkembangan sejarah  bangsa ini kian hari terkikis oleh zaman.

"Saya minta kepada rekan-rekan FKPPI sekalian jangan sekali kali melupakan sejarah terhadap pendiri bangsa ini, harus peka terhadap situasi yang ada dan tanamkan rasa nasionalme kecintaan kita terhadap Pancasila, hayati dan maknai Pancasila tersebut lalu implementasi dalam kehidupan bernegara yang kita cintai ini," ajaknya Syafruddin.

Syafruddin menambahkan, dirinya meminta kepada FKPPI Muara Enim untuk menjaga nama baik Organisasi FKPPI di dalam masyarakat dengan nilai nilai positif yang bisa di contoh kepada masyarakat, tidak melakukan suatu tindakan dengan emosi, selalu koordinasi satu sama lain dan tidak main hakim sendiri.

"Marwahnya TNI-Polri itu ada di FKPPI, jadi saya minta jaga nama baik organisasi ini. sebab, baik dan buruknya nama seseorang dalam beorganisasi bukan di lihat dari namanya orang tersebut, tetapi organisasinya yang akan di cap buruk oleh masyarakat," tegasnya.

Di waktu yang sama Syaruddin mengajak FKPPI harus bisa menjadi contoh yang baik kepada masyarakat di lingkungan luas, di masa pandemi Covid-19 saat ini ia meminta FKPPI harus bersinergi bersama pemerintah dalam mensosialisasikan menaati protokol kesehatan kepada masyarakat. (Deri)


Share:

PEMKAB OKU SELATAN KEMBALI TERIMA OPINI WTP DARI BPK RI

Bupati Popo Ali Martopo menerima Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Tahun 2019 dari Kepala BPK RI Perwakilan Sumsel Harry Purwaka

Muaradua, Portalsriwijaya.com – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel) memberikan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, untuk kesekian kalinya secara berturut-turut.
WTP diterima atas Laporan Hasil Pemeriksaan terhadap Atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2019.

Para pejabat yang hadir dalam prosesi penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Tahun 2019 kepada Pemerintah Kabupaten dan Kota, di Kantor BPK RI Perwakilan Sumsel
Penghargaan serahkan Kepala BPK RI Perwakilan Sumsel Harry Purwaka CSFA di terima langsung Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo dan Ketua DPRD Heri Martadinata di Gedung BPK RI Sumsel, Senin (22/6/2020).
Turut mendampingi Bupati OKU Selatan yakni Kepala BPKAD A Rahmatullah SSTP, Kepala Inspektorat Drs Ramin Hamidi, Kepala Bapedda Natalion SSTP MSi, Kepala Bagian Protokol dan Pimpinan Jos Akherman SSTP dan Sekretaris Dewan (Sekwan) Ismail SE.

Kepala BPK RI Perwakilan Sumsel Harry Purwaka CSFA bersama Bupati Popo Ali Martopo dan Ketua DPRD Heri Martadinat

Kepala BPK RI Perwakilan Sumsel, Hary Purwaka mengatakan opini WTP adalah penilaian pemeriksa atas kesesuaian penyusunan laporan keuangan daerah yang dianggap sudah memenuhi kriteria standar akuntansi keuangan Pemerintah.
"Saya ucapkan selamat kepada Kabupaten OKU selatan atas pencapaian meraih kembali WTP tersebut," ungkap Hary dalam acara penyerahan dan penandatanganan berita acara serah terima LHP LKPD Tahun Anggaran 2019 OKU Selatan di Kantor BPK Perwakilan Sumsel, Palembang.

Ketua DPRD Heri Martadinata menerima Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Tahun 2019 dari Kepala BPK RI Perwakilan Sumsel Harry Purwaka CSFA
Hary berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU selatan harus mampu mempertahankan predikat WTP tersebut.
Raihan predikat tersebut merupakan momentum untuk mendorong akuntabilitas dan transparansi kualitas pengelolaan keuangan negara.
"WTP memang bukan sebuah jaminan, namun jadi momentum untuk mendorong akuntabilitas dan transparansi dalam hal pengelolaan keuangan daerah," jelas Hary.

Sementara itu, Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo B Commerse mengucapkan terimakasih kepada Tim BPK RI, yang telah selesai melaksanakan Pemeriksaan Keuangan Pemerintahan OKU Selatan dengan hasil sangat membanggakan.

Bupati OKU Selatan, Popo Ali

"Meskipun dalam pemeriksaan masih dalam keadaan Wabah Covid-19, tetapi tidak mengurangi kualitas pemeriksaan keuangan tahun 2019 ini," ungkap Popo.

Bupati Popo Ali berharap kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Selatan, agar mampu dapat terus mempertahankan Predikat WTP tersebut.


"Predikat WTP ini saalah satu kerja sama kita bersama mendapatkan hasil yang membanggakan, semoga kedepan Kabupaten OKU Selatan terus bekerja dengan maksimal dan tetap mempertahan predikat seperti ini," kata Bupati. (Adv/FR86)



Share:

Curi Kotak Amal Masjid Al Muhtadin, Remaja Asal Talang Padang Ini Babak Belur Dihajar Massa


Muaradua, Portalsriwijaya.com - Tindak pencurian terjadi di Masjid Kebanggaan Kabupaten OKU Selatan.

Seorang remaja berinisial AA (16 tahun) melakukan pencurian Kotak Amal di Masjid Agung Al-Muhtadin Kelurahan Batu Belang Kaya Kecamatan Muaradua.

Warga Desa Talang Padang Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan itu melakukan aksi pencurian dengan memasuki masjid dan mendongkel kotak amal lalu membawa kabur uang.

Namun naas ulah pelaku AA dan seorang temannya diporgoki satpam yang bertugas menjaga masjid.

Mengetahui itu, kedua pelaku berusaha kabur dan terjadi aksi kejar-kejaran hingga AA berhasil diamankan di di depan Kantor PLN Kelurahan Bumi Agung Kecamatan Muaradua. Sementara satu teman pelaku lainnya inisial PW berhasil kabur.

Petugas yang kesal lalu beramai-ramai menghajar pelaku hingga babak belur. Beruntung aksi amuk warga berhasil dilerai sehingga pelaku berhasil diselamatkan.

Dari tangan pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa uang kertas pecahan seribu rupiah, uang pecahan logam, tas ransel, tuas dan senjata tajam yang digunakam tersangka dalam melakukan pencurian serta kotak amal dan gembok yang telah rusak.

Selanjutnya oleh warga, pelaku AA digelandang ke sel tahanan Mapolres OKU Selatan.

Kapolres OKU Selatan, AKBP Zulkarnain Harahap SIK melalui Kasatreskrim, AKP Kurniawi HB SIK MH membenarkan telah mengamankan salah seorang tersangka mencuri kotak amal masjid. Sementara satu tersangka lainnya masih dalam pengejaran

"Salah satu pelaku sudah kita amankan dan satu tersangka lainnya masih dalam pengejaran anggota," ujar Kurniawi, Kamis (25/6/2020).

Kasat mengatakan, salah satu dari kedua pelaku diduga spesialis pencuri kotak amal masjid namun pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Tersangka diamankan ini diduga merupakan spesialis pencuri kotak amal di masjid namun kasus ini masih kita kembangkan," katanya.(FR86).
Share:

PT BA dan Kadin Muaraenim Jalin Kerjasama Kembangkan Tanaman Rosela Untuk Sejahterakan Warga



Muaraenim, Portalsriwijaya.com - Sebagai bentuk wujud kepedulian terhadap kesejahteraan petani di Kabupaten Muara Enim, PT Bukit Asam melalui Corporate social Responsibility (CSR) bersama Kamar Dagang Industri (Kadin) Muara Enim resmi jalin kerjasama pembinaan terhadap para calon Petani Rosela di Kabupaten Muara Enim.

Kegiatan kerjasama pembinaan sekaligus sosialisasi yang digelar pada Kamis (25/6/2020) itu dihadiri Asisten menejer Kemitraan PT Bukit Asam Listati didampingi para pengurus Sentral Industri Bukit Asam ( SIBA) dan Ketua Kadin, Nasution ST MT didampingi Erdi Tohron SH bersama pengurus Kadin lain dan puluhan calon petani Rosela Kabupaten Muara Enim.

Di jelaskan Nasution, pembinaan para calon petani rosela di Kabupaten Muara Enim bersama PT Bukit Asam dilakukan melalui program CSR PT Bukit Asam dan Kadin Muara Enim sangat di sambut baik.

"Hal positif ini patut kita apresiasi bersama, karena visi dan misi PT BA bersama Kadin Muara Enim mewujudkan kesejahteraan terhadap Sentral petani kecil dan UMKM di Muara Enim, perlu sinergitas bersama dalam mewujudkan itu," ujarnya Nasution.

Nasution menambahkan, dengan terjalinya kerjasama antara CSR PT BA dan Kadin Muara Enim diharapkan dapat merangsang minat masyarakat khususnya para petani dibawah binaan Kadin Muara Enim dan PT BA Muara Enim untuk membudidayakan Tanaman Rosela demi mewujudkan kesejahteraan para petani Muara Enim.

"Harga jual Rosela memang cukup menggiurkan, berkisar Rp 7000 per kilo basahnya dan Rp 100 ribu per kilo dalam bentuk keringnya. Ini adalah peluang sebagai nilai tambahan penghasilan yang pada akhirnya diharap dapat meningkatkan kesejahteraan para petani di Muara Enim," harapnya.

Sementara itu, Asisten manajer kemitraan CSR Bukit Asam, Listati menjelaskan pihaknya melalui SIBA Tanjung Enim hanya menyediakan bibit rosela saja untuk di tanam kepada masyarakat.

"Kita hanya menyediakan bibit rosela hanya dalam periode 1 kali saja, apabila masyarakat sudah berhasil membudidayakan maka agar para petani binaan melakukan penanaman kembali di periode berikutnya, " ujarnya.

Listati menambahkan, CSR PT BA melalui SIBA siap membeli hasil panen rosela hasil binaan petani PT BA dan Kadin Muara Enim menjadi olahan varian minuman dan teh untuk dipasarkan secara luas.

"Apalagi ini tanaman obat tidak menutup kemungkinan apabila ini sukses maka tanaman dari olahan Rosela ini bisa menjadi Icon Muara Enim selain Kopi," pungkasnya. (Deri)
Share:

PKB Beri Dukungan ke AW Noviadi-Ardani pada Pilkada Ogan Ilir, Survei Tertinggi


Palembang, Portalsriwijaya.com -  Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Ogan Ilir (OI) pasangan calon bupati-calon wakil bupati, Ahmad Wazir Noviadi (Ovi)-Ardani memiliki survei tertinggi dibandingkan kandidat lain untuk bertarung pada pilkada OI yang akan berlangsung Desember mendatang.

"Berdasarkan survei yang kami lakukan, pak Ovi tertinggi dibandingkan kandidat lain," kata Ketua DPW PKB Sumsel, Ramlan Holdan usai menyerahkan Surat Keputusan (SK) dukung kepada Ovi di kantor DPW PKB Sumsel, Kamis (25/6/2020).

Ramlan mengklaim, angka survei Ovi 49 persen tertinggi dibandingkan dengan kandidat lain sehingga DPP memberikan dukungan kepada Ovi. "Insyallah dengan ini pasangan ini diharapkan meraih kemenangan," ujar Ramlan.

Dukung PKB kepada Ovi tidak ada kontrak politik, namun menurut Ramlan, kedua paslon sanggup menjaga amanah yang diberikan dan membawa kebaikan bagi masyarakat Ogan Ilir 5 tahun kedepan.

"Mesin partai harus digerakkan dengan itu kami segera melakukan konsolidasi dengan DPC, kami minta izin dengan para kiyai dan warga NU di OI," ujar Ramlan.

Ketua DPC PKB Ogan Ilir, Nahrowi menyatakan, usulan dari awal memang sangat serius dengan PKB mulai dari paparan secara lisan maupun tertulis dan surveinya tertinggi dibandingkan dengan kandidat lain.

Sementara itu, cabup OI AW Noviadi mengaku bahwa secara resmi yang telah menyatakan dukungan berupa SK kepada dirinya dan cawabup Ardani yaitu Perindo 2 kursi di DPRD OI, PKS 1 Kursi, Gerindra 1 kursi, PPP 4 kursi, PKB 2 kursi, Berkarya 1 kursi dan Nasdem 5 kursi.

"Untuk partai lain komunikasi terus kita lakukan, yang penting kami mengucapkan terimakasih kepada PKB yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada kami," kata Ovi. (AJI)
Share:

Antisipasi Penyebaran Covid, Tim Gugus Tugas Prabumulih Rapid Tes Karyawan dan Pengunjung Citimall



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Untuk mengantisipasi angka penyebaran Covid 19 di Kota Prabumulih, Dinas Kesehatan Prabumulih melakukan Rapid test dadakan dan penyemprotan disinfektan di Citimall Kota Prabumulih, Rabu (24/6/2020).

Tak hanya itu, beberapa Tim Gugus Tugas Covid 19 bersama Kominfo Pemkot Prabumulih memberikan himbauan kepada pengunjung maupun pegawai di Tenant Citimall untuk selalu waspada dan menjaga jarak satu sama lain.

Karyawan tenant yang di rapid test diantaranya dari tenant Mr DIY, Matahari, Hypermart dan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Prabumulih, dr H Happy Tedjo melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Joko Listiano mengatakan, pihaknya melakukan rapid tes dadakan terhadap karyawan dan pengunjung citimall untuk menekan penyebaran Covid 19.

"Kita hari ini lakukan rapid test dadakan kepada karyawan maupun pengunjung untuk menekan angka penyebaran kepada masyarakat yang ingin berbelanja agar mereka merasa aman baik bagi pengunjung maupun pedagang di mall tersebut dengan dilakukan secara acak," kata Joko saat dibincangi.

Ditanya adakah sasaran tempat ramai lainnya, Joko Listiano menegaskan, kalau dinas kesehatan akan lakukan koordinasi terlebih dahulu kepada atasan untuk mengunjungi tempat ramai lainnya.


"Untuk sasaran maupun jadwal dan tempat berikutnya mungkin akan kami koordinasikan dahulu misal di kantor, cafe dengan rapid sistem dadakan dan secara acak. Untuk hasil rapid nanti akan disampaikan," tegasnya.

"Setelah PSBB Kota Prabumulih zona hijau namun kita tetap rutin melakukan Rapid test ke berbagai tempat umum yang banyak dikunjungi masyarakat terutama mall yang menyediakan produk kebutuhan rumah tangga," jelasnya.

Kepala Bidang Kesehatan masyarakat Dinas Kesehatan Pemkot Prabumulih itu juga menghimbau agar masyarakat kota Prabumulih agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Jangan mentang-mentang status zona hijau jadi tidak mematuhi protokol keseharan, karena tidak menutup kemungkinan angka penyebaran covid menanti. Tetap pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan lainnya," bebernya.

Sementara itu, perwakilan pengelola tenant mengaku menyambut baik dengan adanya rapid tes terhadap pegawai dan pengunjung citimall serta pegawai tenant tersebut.

"Kita menyambut positif karena dengan adanya Rapid test memberikan kenyamanan kepada customer untuk memastikan bahwa semua karyawan kita kondisinya dalam keadaan sehat. Dari pemeriksaan hasilnya negatif atau non reaktif artinya semua tenant yang ada disini dalam keadaan baik," ungkap Budi yang merupakan Asisten Manager Matahari Departemen Store Citimall Prabumulih.

Budi mengaku jika pihaknya telah menerapkan standar protokol kesehatan dimana semua customer yang masuk ke matahari wajib lakukan cuci tangan terlebih dahulu, pengukuran suhu tubuh dengan standar 37,5 derajat dan memakai masker.

"Selain itu harus tetap jaga jarak, jika semua itu tidak dipatuhi maka dilarang untuk masuk berbelanja ke tenant kami," katanya.

Manager Citimall Prabumulih, Yudi mengaku senang dan berterimakasih dengan dilakukannya rapid tes tersebut terlebih hasil seluruhnya non reaktif.

"Harapan kita sebetulnya jangan di sampleing namun menyeluruh, kita dari perusahaan sebetulnya bisa melalukan rapid tes sendiri namun tidak ada dasar hukum karena selama ini hanya himbauan saja, namun kita berterimakasih," katanya.(Ing)
Share:

Resmi, PKB Usung Feri Antoni dan Melinda Untuk Pilkada OKU Timur



Palembang, Portalsriwijaya.com - Jelang Pemilukada 2020 OKU Timur, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Fery Antoni SE dan Hj Meilinda SSos menunjukan keseriusannya untuk bertarung pada pilkada Desember mendatang.

Untuk pertama kalinya pasangan ini mendapatkan Surat keputusan (SK) dukungan  dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang diserahkan langsung oleh Ketua DPW PKB Sumsel, Ramlan Holdan, Rabu (24/06/2020).

Ketua DPW PKB Sumsel, Ramlan Holdan menyampaikan, melalui pertimbangan dan SK DPP, Feri Antoni dinilai sudah banyak memiliki pengalaman di pemerintahan karena sekarang menjabat sebagai wakil bupati.

"Melalui pertimbangan, kandidat Petahana Feri Antoni memang sudah memiliki pengalaman dan sudah mememahi tentang Pemerintahan," ungkap Ramlan, usai menyerahkan SK dukungan di kantor DPW PKB Sumsel.

Selain itu, survei Feri dibandingkan kandidat lain yang sudah mencapai 45 persen sehingga memiliki peluang sangat besar untuk meraih kemenangan.

"Surveinya tinggi, 45 persen. Selain itu dalam visi misinya Feri akan menjadikan OKU Timur menjadi kota santri dan kabupaten lumbung pangan," kata Ramlan.

Sementara itu, Feri Antoni mengucapkan terima kasih kepada DPP yang telah mengusung kami sebagai Pasangan Calon.

"Survei kami hampir 45 persen. Inilah salah satu pertimbangan dalam mengusung kami sebagai calon," klaim Fery.

Feri juga masih melakukan loby politik dengan sejumlah partai untuk memenuhi syarat pencalonan seperti melakukan komunikasi politik dengan PDI-P, Golkar, PAN, Perindo dan Demokrat.

"Insyallah syarat pencalonan cukup, komunikasi dengan partai-partai tersebut masih berlangsung," ujar Fery.

Ketua DPC PKB OKU Timur, Hermanto mengungkapkan jika pihaknya akan segera melakukan konsolidasi internal hingga tingkat ranting, hal ini untuk Membidik kemenangan bagi Fery-Meilinda. "Menyatukan kekuatan dan mengerjakan mesin partai," tegasnya.(Akmal)
Share:

Sejumlah Kawasan Sering Banjir Tiap Hujan, Dewan Minta Pemerintah Segera Cari Solusi

Foto IST: Banjir Prabumulih

Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Masih sering terjadinya banjir di sejumlah kawasan di kota Prabumulih setiap hujan deras, menjadi perhatian sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih.

Para wakil rakyat kota Prabumulih meminta pemerintah segera melakukan upaya sesegera mungkin sehingga air tidak selalu membuat sejumlah titik menjadi banjir.

Evi Susanti, anggota DPRD Prabumulih dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengatakan banjir disebabkan curah hujan sangat tinggi benerapa hari terakhir sementara akibat buruknya drainase sehingga membuat saluran air tidak berfungsi dengan baik.

"Selain itu juga disebabkan drainase yang dibangun sangat buruk, asal-asalan tidak menyesuaikan keadaan apabila curah hujan tinggi ditambah bukannya dibuat lubang-lubang air agar bisa masuk ke pembuangan malah sebagian ditutup seharusnya beri jarak untuk pembuangan air agar bisa masuk ke drainase dan tidak banjir," katanya ketika diwawancarai, Selasa (23/6/2020).

Evi juga berharap pemerintah kota dan pihak terkait agar mengambil langkah cepat dengan membangun drainase dan mengambil langkah cepat untuk menanggulangi banjir baik dijalan-jalan protokol seperri Jalan Jenderal Sudirman, Padat Karya dan kawasan lainnya yang menjadi langganan banjir dalam 5 tahun terakhir ini.

"Peran masyarakat juga diperlukan dalam menanggulangi banjir dengan tidak membuang sampah baik di saluran pembuangan maupun di jalan dan sungai karena ketika hujan akan menyumbat hilir sungai sehingga mejadi penyebab banjir," pintanya.

Senada disampaikan anggota DPRD Prabumulih, H Mat Amin SAg yang meminta pemerintah segera mencari solusi dan menginventarisir kawasan dan titik-titik banjir.

"Saat musim hujan seperti sekarang ini pemerintah melalui dinas harus turun lapangan melakukan inventarisasi dimana saja titik-titik yang selalu banjir tiap musim hujan, cari apa penyebab dan apa solusi agar tidak terjadi banjir," ungkap.

Mat Amin menuturkan, setelah melakukan inventarisasi titik-titik banjir dan mengetahui solusi mengatasinya lalu pemerintah harus melanjutkan dengan membangun drainase di titik sering banjir tersebut.

"Mengapa perlu dilakukan inventarisir dan tinjau lapangan agar volume panjang bisa diketahui serta solusi pembangunan benar-benar baik, karena tiap pembangunan drainase menggunakan dana besar dan hendaknya apa yang dibangun tepat sasaran," harapnya.

Jangan sampai menurut Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu, anggaran pembangunan telah dikeluarkan cukup besar namun justru tidak memiliki solusi untuk mengatasi banjir.

Sementara itu, Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM mengatakan pihaknya telah memerintahkan lurah dan kepala desa untuk menginventarisir kawasan rawan genangan air dan banjir.

"Kita sudah tugaskan kades dan lurah untuk menginventarisir kawasan rawan banjir dan penyebabnya. Hasil pendataan itu akan menjadi masukan bagi kita untuk mencarikan solusi mengatasi banjir," katanya.

Ridho menuturkan, satu diantara penyebab terjadinya genangan banjir dari informasi didapat pihaknya dikarenakan penyempitan drainase akibat sampah. "Sampah menjadi penyebab drainase tidak berfungsi, karena itu kita imbau masyarakat untuk menjaga kebersihan selokan dengan tidak membuang sampah di drainase," pintanya. (Ing)
Share:

Vidcon Pilkada Serentak, Kapolres OKUS Minta Penyelenggara Paham Tugas dan Saling Koordinasi



Muaradua, Portalsriwijaya.com - Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, AKBP Zulkarnaen Harahap SIK mengikuti Video Converence bersama Kapolda Sumatera Selatan H Irjen Eko Indra Sik dan Penyelenggara dan Peserta Pilkada Serentak di 7 Kabupaten/ Kota di Sumatera Selatan.

Kegiatan dihadiri Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu serta Peserta dari Seluruh Partai Politik di Kabupaten OKU Selatan bertempat di Aula Mapolres OKU Selatan,(23/6/2020).

Dalam paparan yang di sampaikan Kapolda Sumsel di Video Convrence bersama depan KPU dan Bawaslu serta seluruh Partai Politik Pemilukada serentak di harapkan lebih sukses dan berjalan sesuai agenda.

"Semoga paksanaan Pemilukada dan tahapan sukses tanpa kendala yang berarti," urai Kapolda Sumsel.

Kapolda melalui Dir Intelkam mengharapkan kepada penyelenggara pemilu untuk lebih memahami keadaan dan memetakan wilayah terkhusus daerah yang masuk zona penyebaran covid19.

Ketua KPUD Provinsi Sumatera Selatan, Kelly menegaskan bahwa untuk penyelenggaraan Pemilukada serentak di 7 kabupaten kota Se- Sumatera Selatan akan berjalan sukses.

"Sebab data pemilih di 7 kabupaten kota sudah diadakan dua kali perbaikan data pemilih, Musi Rawas Utara dan Kabupaten Musi Rawas," tegas Kelly.

Hal yang sama disampaikan oleh Bawaslu Sumatera Selatan mengharapkan penyelenggaraan pemilukada serentak akan berjalan sukses dan lancar, sebab pelaksanaan pemilu legislatif sangat berbeda dengan Pemilukada.

Sementara itu, Kapolres OKU Selatan, AKBP Zulkarnain Harahap SIK mengungkapkan bahwa acara vidcon ini adalah penyamaan persepsi antara penyelenggara Pilkada serentak KPU dan Bawaslu Kapolda Sumsel sebagai Pengamanan terkait PKPU no 05 tahun 2020 tentang dimulainya Pilkada mulai tanggal 15 Juni 2020 sudah mulai kegiatanberjalan dan harus siap.

"Kepada para pihak penyelenggara pemilu untuk siap dan mememahami terkait pilkada serentak untuk bekerja dan saling bersinergi bersama," tegas Zulkarnain. (FR 86)
Share:

Desa Pangkul Buka Kursus Komputer Gratis Bagi Warganya dan Masyarakat Kota Prabumulih


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Setelah dinyatakan sebagai desa pertama tangkal covid 19, kini Desa Pangkul Kecamatan Cambai kota Prabumulih kembali membuat terobosan terbaru dengan membuka kursus komputer gratis bagi warganya.

Ratusan pendaftar mengikuti kursus komputer gratis bagi warga yang belum memahami atau dalam kata lain gagap teknologi (gaptek). Tidak hanya bagi putra-putri desa Pangkul namun juga bagi warga Prabumulih maupun luar Prabumulih.

Kepala Desa Pangkul Kota Prabumulih, Jakaria Yadi SH mengatakan, jika pemerintah desa Pangkul membuka peluang besar bagi putra-putri khususnya desa Pangkul untuk belajar komputer selama 3 bulan tanpa dipungut biaya alias gratis.

"Kita selaku pemerintah desa Pangkul menginginkan generasi muda mempunyai kemampuan pendidikan komputer khususnya putra putri desa di sini yang ingin kursus secara gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun," kata Kades Pangkul.

Ditanya Fasilitas dan sarana yang disiapkan dan syarat pendaftaran, Jakaria Yadi menerangkan, sebanyak 10 komputer di siapkan bagi yang ingin kursus baik bagi masyarakat Prabumulih maupun luar kota Prabumulih.

"Untuk sementara kita menyediakan 10 komputer dulu dan kalau peminat nya banyak maka akan kita tambah dengan bekerjasama dengan lembaga LPBIK Widya yang sudah di akui oleh negara bahkan di kota prabumulih karena pada dasarnya kemampuan untuk menggunakan komputer mereka sudah teruji bahkan bisa dijamin pengeluaran sertifikatnya dan untuk persyaratan nya  cukup membawa KK maupun KTP bagi yang ingin kursus di Desa Pangkul," lanjutnya.

"Sejauh ini sudah 100 orang pendaftar yang kita terima dan tidak ada batas karena ini untuk masyarakatnya sendiri dengan menjadwalkan satu hari  20 orang untuk belajar yang dibagi 2 gelombang kelas pagi dan siang serta apabila selama 3 bulan dinyatakan menguasai komputer maka akan keluar sertifikat resmi dari yayasan LPBIK Widya," jelasnya.

Sementara itu, Sella selaku pelajar desa pangkul mengungkapkan, rasa terimakasih dan bangga terhadap pemerintah desa setempat membuka peluang belajar komputer gratis bagi masyarakat desa pangkul dan sekitarnya.

"Sangat senang karena sebelum tidak ada di desa Pangkul kursus seperti ini karena selama ini kalau mau kursus harus keluar dengan jarak yang jauh dari desa pangkul, kita juga tak perlu repot mengeluarkan biaya karena selama ini kan kita harus membayar sekarangkan semuanya harus online baik di sekolah maupun di kantor namun dengan adanya fasilitas kursus gratis yang disediakan pemerintah desa Pangkul tak perlu susah lagi untuk mendalami belajar komputer," tegasnya saat diwawancara, Senin (22/06/2020).

Kepala Desa Pangkul juga menambahkan, harapan besar untuk putra putri khususnya desa pangkul bisa memahami dan mendalami komputer.

"Harapan kita agar semua putra putri desa Pangkul bisa memahami pendidikan komputer dan tidak ada lagi yang gaptek sehingga tanpa sengaja bisa menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bisa digunakan kelak," harapnya.(Ing)
Share:

Pemkot Prabumulih Fokus dan Serius Tingkatkan Perekonomian Warga Dimasa New Normal



* Bantu Puluhan Unit Gerobak dan Modal Usaha

PRABUMULIH - Pasca ditetapkan sebagai daerah zona hijau Covid 19 dan menerapkan new normal, Pemerintah Kota Prabumulih serius dan fokus meningkatkan perekonomian bagi masyarakat.

Peningkatan perekonomian masyarakat dilakukan Pemerintah Kota Prabumulih dengan berbagai upaya termasuk membagikan puluhan gerobak, etalase dan rombong motor kepada puluhan penerima.

Bantuan secara langsung diserahkan oleh Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya kepada warga bertempat di Pendopoan Rumah Dinas Walikota Prabumulih, Senin (22/6/2020).

Tidak hanya itu, Pemerintah Kota Prabumulih bersama Bank Sumsel Babel juga memberikan bantuan pinjaman modal bagi puluhan pedagang kuliner di Kota Prabumulih yang langsung diserahkan Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsuddin.

Adapun rincian bantuan yang diberikan, sebanyak 40 unit gerobak untuk pedagang bakso, sayur dan lainnya, sebanyak 2 unit etalase dan 10 rombong motor. Sementara penerima bantuan pinjaman modal sebanyak 20 orang pedagang dengan total bantuan Rp 20 juta.


Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya mengungkapkan bantuan tersebut diberikan pemerintah kota Prabumulih sebagai bentuk perhatian dan kepedulian dalam menumbuhkan dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

"Harapan kita dengan bantuan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, kita berpesan kepada penerima bantuan untuk memanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Jangan coba-coba diperjualbelikan, kalau terjadi penjara sudah menunggu dan saya tidak akan membantu," ungkap Walikota Prabumulih dua periode itu.

Suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu itu mengatakan pihaknya bersyukur selama dua minggu terakhir tidak ada lagi kasus konfirmasi positif Covid 19 dan berharap tidak terjadi lagi apalagi saat ini Prabumulih sudah menerapkan new normal. "Tujuan new normal adalah untuk peningkatan perekonomian dan dari sisi kesehatan harus tetap menerapkan protokol kesehatan, semua usaha telah mulai buka namun kita tegas minta protokol kesehatan harus tetap diterapkan, jangan sampai virus corona gelombang kedua terjadi, termasuk di pasar," bebernya.

Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsuddin mengaku pihaknya memilih kota Prabumulih untuk memberikan bantuan modal usaha lantaran program walikota Prabumulih untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sangat bagus dan sejalan dengan pihaknya. 

"Program Walikota Prabumulih sangat bagus dan sejalan dengan kita yakni pengentasan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat, karena itu kota Prabumulih kita jadikan contoh dan jika berhasil akan kita copy untuk diterapkan di daerah lain," ungkapnya.

Sementara Iskandar, satu diantara penerima bantuan gerobak mengaku bersyukur dengan bantuan gerobak lengkap dengan panci, gas serta modal usaha.

"Selama ini berjualan pakai gerobak kayu dan selama corona ini tiga bulan tidak jualan karena sepi pembeli, kita berterimakasih sekali diberi pemerintah gerobak dan modal usaha semoga kedepan akan kembali seperti semula dan tidak cuman balik modal tapi ekonomi kita jadi pulih lagi," harapnya.(Adv/Ing)
Share:

Belum Kembalikan Dana Desa Puluhan Juta dan Asset yang Terpakai, Mantan Kades Banuayu Dipersoalkan Warga



Muaraenim, Portalsriwijaya.com - Mantan Kepala Desa Banuayu Kecamatan Niru Kabupaten Muara Enim dipersoalkan warganya akibat ulahnya diduga menahan puluhan juta uang dana desa.

Mantan kades Banuayu berinisial YD tidak mengembalikan dana desa yang ditujukan untuk penanganan pencegahan dan penanggulangan Covid 19.

Dana semestinya diserahkan kepada Badan Pemerintahan Desa (BPD) atau ke Pejabat Sementara (Pjs) Kades, namun justru hanya dikembalikan sedikit.

Tidak hanya itu, sejumlah aset desa bahkan tidak juga diserahkan mantan kepala desa kepada pemerintahan desa yang baru.

Hal itu menjadi polemik dan membuat heboh serta menimbulkan pertanyaan warga di desa Banuayu tersebut.

Ketua BPD Desa Banuayu Kabupaten Muara Enim, Edi Arafik mengatakan jika memang benar mantan kadrs belum dikembalikan sisa dana covid dan sudah diangsur 15 juta ketika PJS menjabat.

"Memang benar waktu dirapat terakhir bersama mantan kades itu tersisa Rp 41 juta dan berapa hari ketika Pjs menjabat sudah diangsur sebesar Rp 15 juta namun sisanya tak kunjung dibayar. Kami selalu menanyakan itu karena dana covid mau digunakan apalagi kita tidak tahu sampai kapan covid ini berakhir," kata Ketua BPD Desa Banuayu kepada wartawan.

Sementara Pjs Kades Banuayu, Abdul Haris Nasution mengungkapkan terkait dana covid memang belum dikembalikan mantan kades seluruhnya dan telah disurati oleh pihaknya.

"Beliau (YD-red) ketika kita surati meminta tempo 2 minggu sesudah lebaran akan dikembalikan yang tersisa Rp 41 juta dan untuk masalah Asset desa saya terima apa adanya," jelasnya.

"Sedangkan untuk dana silva itu bukan ranah saya karena sampai saat ini saya belum mengelola dana tersebut, dana desa ini dialokasikan ke dana covid dalam bentuk BLT kepada warga dengan jumlah Rp 600 ribu per KK selama 3 bulan dan untuk 2 bulan lalu dibagikan oleh mantan kades dan sisa 1 bulan baru dibagikan oleh kami," kata Abdul.

Secara terpisah, Mantan Kepala Desa Banuayu insial "YD" mengakui bahwa memang belum mengembalikan uang maupun aset desa dan dirinya meminta waktu untuk mengembalikan sisa uang tersebut.

"Ya memang belum dikembalikan dan sisanya akan dikembalikan segera," pungkasnya.(Ing)
Share:

Dua Kali Tes Swab Negatif, SH Pasien Positif Covid 19 OKU Selatan Dinyatakan Sembuh



Muaradua, Portalsriwijaya.com - Kabar gembira bagi masyarakat di Bumi Serasan Seandanan, pasien terkonfirmasi positif covid 19 asal Desa Pagar Dewa Kecamatan Warkuk Ranau Selatan inisial SH (27 tahun) dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang oleh tim gugus tugas penanganan Covid 19 OKU Selatan.

Pasien SH dinyatakan sembuh setelah menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muaradua dan menjalani uji swab sebanyak dua kali.

Kepastian kesembuhan pasien konfirmasi positif itu setelah tim RSUD Muaradua menerima surat resmi dari tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Provinsi Sumsel.

Direktur RSUD Muaradua, dr Erik didampingi tim medis menyatakan pasien dinyatakan sembuh setelah dua kali menjalani uji swab dan isolasi di rumah sakit.

"Alhamdulillah pasien SH sudah dinyatakan negatif berdasarkan hasil Swab tanggal 19 Juni 2020 dan hari ini pasien dinyatakan sehat serta diperbolehkan untuk pulang ke rumah," terang Eric di hadapan Wartawan didampingi ketua PKK Kabupaten OKU Selatan, Isyana Lonetasari Popo.

"Kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati atas support dan kerjasamanya untuk tim medis yang menangani pasien covid-19 di RSUD," tukasnya.

Sementara itu, Ketua PKK Kabupaten OKU Selatan, Isyana Lonetasari Popo mengungkapkan rasa syukur dan terimakasih kepada semua pihak dan medis RSUD Muaradua atas sembuhnya pasien terkonfirmasi positif atas nama SH dan bayinya dengan hasil Swab negatif.

"Terima kasih kepada direktur rumah sakit dan tim medis yang telah merawat pasien hingga sembuh sehingga bisa pulang pada hari ini," terang Isye.

Kepada pasien yang sudah dinyatakan sembuh atau hasil swabnya negatif, Isye mengharapkan jangan merasa berkecil hati atau terkucilkan dari lingkungan dan masyarakat.

"Kepada bapak FH dan ibu SH untuk optimis dan Jangan berkecil hati pulangnya ke rumah. Kami juga menghimbau masyarakat di desa tempat FH dan SH agar menerima mereka seperti biasa, jangan sampai mengucilkan keluarga ini karena mereka sudah sembuh," tegas Isye.

Sementara itu FH (27 tahun) yang merupakan suami SH ketika diminta tanggapan atas ujian dan musibah yang menimpa dirinya dan keluarga mengungkapkan rasa syukur dan terimakasih atas perawatan yang diberikan pihak RSUD Muaradua hingga dirinya serta istrinya berikut bayinya dapat pulang dengan sehat seperti sedia kala.

"Alhamdulillah saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Gugus tugas, pak Direktur dan tim medis RSUD Muaradua, Dinkes, Puskesmas Warkuk Ranau Selatan dan Kepada seluruh masyarakat OKU Selatan atas bantuan maupun perawatan yang telah diberikan kepada kami hingga sembuh serta dapat melewati ujian ini dapat pulang ke rumah," terang FH.

FH menambahkan, perawatan RSUD Muaradua sangat memuaskan dari awal masuk rumah sakit hingga pulang ke rumah.

"Selalu memberikan support dan merawat keluarga kami dengan baik," urai FH seraya mengucap syukur.(FR86)
Share:

Simpan Sabu di Bantal dan Kamar Mandi, Dua Bandar Narkoba Ditangkap Polisi




OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres OKU Selatan berhasil meringkus dua pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu. Dua pelaku diduga pengedar diringkus di dua tempat berbeda.

Pelaku pertama yakni Jaka Ardiansyah (24 tahun), warga desa Bumi Agung Jaya Kecamatan Buay Rawan Kabupaten OKU Selatan.

Jaka diringkus petugas di kediamannya tanpa perlawanan pada Rabu (17/6/2020) lalu. Petugas yang melakukan penggeledahan di rumah pelaku berhasil menemukan dua buah paket diduga narkoba jenis sabu yang disimpan tersangka di dalam kamar mandi rumahnya.

Polisi juga berhasil mengamankan alat konsumsi sabu pirek kaca, plastik paket sabu dan dua buah paket sabu dengan berat 0.38 gram dari dalam kamar mandi pelaku.

Pelaku kedua berhasil diamankan yakni Ade Indra Mulya (23 tahun) yang merupakan warga desa Banjar Agung Kecamatan Buay Rawan Kabupaten OKU Selatan.

Ade diringkus petugas lantaran menunjukkan gerak gerik mencurigakan ketika berada di dalam mobil di kawasan Jalan raya ranau kawasan desa Banjar Agung.

Petugas lalu melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti (BB) sebuah paket sabu pdengan berat bruto 0,48 gram yang disimpan tersangka di dalam sebuah bantal untuk sandaran di dalam mobil.

Selanjutnya guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku digelandang ke Mapolres OKU Selatan.

Kapolres OKU Selatan AKBP Zulkarnain Harahap SIK melalui Kasatres Narkoba Iptu Beni Okimu SH mengungkapkan diringkusnya dua pelaku berkat informasi masyarakat yang masuk ke jajaran Satres Narkoba Polres OKU Selatan.

"Begitu mendapat informasi petugas langsung melakukan penyelidikan dan mengetahui pelaku Jaka ada di kediamannya, pertama diringkus pelaku Jaka," kata Kasat Narkoba kepada wartawan, Jumat (18/6/2020).

Kasat mengatakan, setelah meringkus Jaka lalu petugas dibantu serta disaksikan pemerintah desa setempat melakukan penggeledahan hingga berhasil menemukan sejumlah barang bukti.

"Lalu tersangka kedua petugas mendapat informasi jika pelaku akan melakukan transaksi sabu, petugas melakukan penyelidikan dan mengetahui pelaku tengah didalam mobil menunggu diduga pembeli," bebernya.

Lalu tanpa membuang waktu, petugas Satres Narkoba menggeledah pelaku Ade namun tidak berhasil menemukan barang bukti sabu. "Setelah petugas kita melakukan pencarian akhirnya didapat barang bukti sabu disimpan pelaku didalam bantal. Kedua pelaku masih kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut dan kasus ini akan kita kembangkan," tegasnya seraya mengatakan dua pelaku akan dijerat pasal tentang narkoba. (FR86)

Share:

Kucurkan Rp 25 Miliar Untuk Covid 19, Pemkab OKU Selatan Berhasil Tahan Penyebaran Corona Tetap 2 Terkonfirmasi Positif


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Penggunaan anggaran dana untuk Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten OKU Selatan sejauh ini telah terealisasi sebanyak 22 persen.

Dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut berdasarkan keterangan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) total anggaran dana Covid-19 Kabupaten OKU Selatan senilai lebih dari Rp 113 Miliar.

"Secara keseluruhan dana yang bersumber dari APBD, baik belanja langsung maupun tidak langsung untuk Covid-19 sebesar Rp 113.143.834.228.23 dan terealisasi sebesar Rp 24.994.294.164," ujar Kepala BPKAD M Rahmatullah SSTP MM, Rabu (17/6/2020).

Dikatakannya, dana anggaran Covid-19 telah terpakai sebanyak 22 persen, dari total anggaran dana yang telah disediakan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan.

Sementara itu, Bendahara tim gugus tugas OKU Selatan, Dony Agusta mengaku terkait dana dari swasta yang terkumpul dari para donatur melalui rekening yang dibuka tim gugus tugas terkumpul senilai lebih kurang Rp 235 juta.

Kendati demikian, dana dari para donatur hampir seluruh telah terealisasi, total yang direalisakan sebanyak Rp 200 juta untuk pembelian 1000 paket sembako membantu warga yang terdampak Covid-19 yang memenuhi kriteria di seluruh Kecamatan Kabupaten OKU Selatan.

"Total dana dari rekening yang dibuka tim gugus tugas bantuan dari para donatur terkumpul Rp 235.033.500 dan telah digunakan Rp 200 juta untuk pembelian 1000 paket sembako yang disalurkan pada warga di setiap Kecamatan yang terdampak Covid-19," ujar Dony.

Dengan terserapnya dana pemkab Rp 24,9 miliar ditambah bantuan donatur maka total anggaran yang digunakan untuk penanganan Covid 19 OKU Selatan mencapai Rp 25 miliar lebih.

Meski telah mengeluarkan anggaran miliaran namun Pemkab OKU Selatan tergolong berhasil membuat penyebaran virus corona tidak signifikan.

Bahkan berdasarkan data Tim Dinkes OKU Selatan per 17 Juni 2020 pukul 18.00 WIB jumlah terkonfirmasi positif hanya dua dimana satu meninggal dunia dan satu proses penyembuhan.


Di dalam data satu pasien terkonfirmasi positif masih proses penyembuhan padahal si pasien telah sembuh menjalani isolasi dan uji swab serta telah berkumpul dengan keluarga.

Hal itu diduga terjadi lambannya peralihan data atau input data di tim gugus tugas penanganan Covid 19 tingkat provinsi. (FR86)
Share:

Luas Bendungan Tiga Dihaji Bertambah 334,62 Hektare, Tim Pengadaan Tanah Diminta Pahami Tugas



OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Meski Indonesia saat ini masih dilanda pandemi virus corona namun pembangunan proyek raksasa Bendungan Tiga Digaji akan terus berlanjut.

Bahkan Tim pelaksana pembangunan bendungan terus bergerak dan melakukan sosialisasi terkait pengadaan perluasan lokasi bendungan.

Sosialisasi yang diselenggarakan di aula kantor Kecamatan Tiga Dihaji itu dihadiri langsung Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo BCom, Asisten I , Asisten II sebagai Ketua Tim, Kepala BPN, BBWSS VIII, Kadin PMPTSP, Kadin Perkim, Kadin PUPR dan undangan lainnya.

Ketua Pelaksana Tim Persiapan Pengadaan Tanah, Hermansyah Said SIP meminta seluruh anggota tim memahami tugas yang harus dilakukan, berkoordinasi dan bersinergi sehingga apa yang ditargetkan maupun ditugaskan menjadi berhasil.

Adapun tugas tim dalam kegiatan itu berdasarkan Peraturan Presiden nomor 71/2012 Pasal 10 antara lain melaksanakan pemberitahuan rencana pembangunan, melakukan pendataan awal lokasi rencana pembangunan, melaksanakan konsultasi publik rencana pembangunan dan menyiapkan penetapan lokasi.

"Lalu mengumumkan penetapan lokasi pembangunan serta Melaksanakan tugas lain yang terkait persiapan pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum yang ditugaskan oleh Gubernur. Semua harus bekerja sesuai tugas sehingga apa yang diharapkan tercapai dengan baik," katanya.

Dalam surat keputusan tentang pembentukan tim persiapan pengadaan tanah untuk perluasan Pembangunan Bendungan Tiga Dihaji, lahan tercatat seluas lebih kurang 334,62 hektar yang terletak di Kecamatan Tiga Dihaji dan Kecamatan Mekakau Ilir Kabupaten OKU Selatan.

"Tahapan kegiatan pembangunan bendungan melalui pengadaan tanah yang di awali kegiatan Perencanaan, Persiapan, Pelaksanaan dan Pelaporan. Letak dan luas tanah yang dibutuhkan terletak di Kecamatan Tiga Dihaji (Desa Sukabumi) dan Kecamatan Mekakau Ilir (Desa Pere’an dan Selabung Belimbing Jaya) dengan luas tanah yang dibutuhkan 334,62 hektare," bebernya.

Sementara itu, Bupati OKU Selatan Popo Ali mengungkapkan Bendungan Tiga Dihaji kedepan direncanakan berfungsi sebagai bendungan serba guna dalam upaya terselengaranya kegiatan konservasi.

"Untuk pemenuhan kebutuhan air baku, irigasi dan pengendalian banjir serta sarana lainnya. Upaya kegiatan dimaksud merupakan tugas pemerintah pusat dalam hal ini BBWSS VIII," bebernya. (FR86)
Share:

Longsor di Rengas OKU Selatan Tutup Badan Jalan dan Nyaris Timbun Pengendara



OKU Selatan, Portalsriwijaya.com
- Longsor yang menimbun badan jalan dan hampir mengenai pengendara motor ketika melintas kembali terjadi di Kabupaten OKU Selatan.

Seorang pengendara motor nyaris tertimbun longsor ketika melintas di jalan raya Kampung Rengas Kecamatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan.

Longsor yang terjadi akibat hujan deras yang mengguyur kota Muaradua Kabupaten OKU Selatan itu terjadi pada Selasa (16/6/2020) sekitar pukul 17.00.

Pantauan Portalsriwijaya.com, material longsor yang berupa tanah dan pepohonan dilokasi yang menimbun hampir setengah dari badan jalan, mengakibatkan akses jalan yang kerap ramai dilintasi pengguna jalan terganggu.

Warga sekitar ketika dibincangi mengaku jika longsor terjadi ketika hujan deras disertai angin sejak sore pukul 17.00 hingga jelang magrib.


"Suara terdengar jelas dari rumah, kami pikir batang roboh saja ternyata tanah longsor. Saat kejadian ada orang melintas namun untungnya tidak tertimbun longsor," beber warga di lokasi kejadian.

Meskipun longsor tidak menutup seluruh badan jalan atau kendaraan masih bisa melintas namun para pengendara dan warga yang rumahnya di dekat tebing longsor menjadi was-was.

"Kita takutkan nanti ada longsor susulan, apalagi sampai magrib ini masih hujan," ungkap warga yang enggan namanya disebutkan itu.

Sementara Fauzi, pengendara motor yang merupakan warga Rengas mengaku akibat kejadian itu lalulintas menjadi terganggu dan pengendara khawatir melintas.

"Takutnya ketika melintas longsor besar terjadi dan menimbun, saat ini warga bergotong rotong melakukan pembersihan material tanah dan kayu yang longsor," katanya seraya mengimbau pengendara hati-hati ketika melintas.(FR86)
Share:

Herman Deru Serahkan Rekomendasi Popo-Sholehien Sebagai Cabup dan Cawabup Pilkada OKU Selatan



Muaradua, Portalsriwijaya.com - Bakal Calon Bupati (Cabup) OKU Selatan Popo Ali Martopo dan Bakal Calon Wakil Bupati Sholehien Abuasir, mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai NasDem untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten OKU Selatan tahun ini.

Rekomendasi itu disampaikan melalui surat keputusan (SK) DPP Partai NasDem dengan nomor 116-SI/RP/DPP-NasDem/III/2020 yang ditandatangani oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Ahmad H M Ali dan Ketua Kordinator Pemenangan Pemilu, Prananda Surya Paloh.

Dalam surat yang tertanggal 17 Maret 2020 itu, dijelaskan bahwa berdasarkan hasil penjaringan dan penyaringan sesuai mekanisme internal Partai NasDem dalam rangka Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020-2025.

Dinyatakan dalam Surat Rekomendasi DPP Partai NasDem bahwa telah menyetujui pasangan Popo Ali Martopo dan Sholehien Abuasir sebagai Cabup dan Cawabub OKU Selatan dalam Pilbup dan wabup tahun 2020.

Selain itu DPP Partai NasDem, memerintahkan Dewan Pimpinan Daerah NasDem Kabupaten OKU Selatan agar bersama-sama pasangan calon tersebut melakukan komunikasi politik dengan partai-partai lain.

Hal itu dalam rangka memenuhi syarat pencalonan ke KPUD Kabupaten OKU Selatan dan melakukan konsolidasi internal guna mendukung pencalonan.

Surat rekomendasi DPP NasDem tersebut diberikan Ketua DPW Partai NasDem Sumsel H Herman Deru ke Ketua DPD NasDem OKU Selatan Sholehien Abuasir setelah diterima dari DPP.

Terkait rekomendasi itu, Ketua DPD NasDem Kabupaten OKU Selatan Sholehien Abuasir melalui Sekretaris A Rahman mengatakan, jika jajaran pengurus Partai NasDem tingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa hingga dusun, se OKU selatan siap menjalankan perintah DPP yang telah dituangkan dalam surat rekomendasi.

"Kami akan merapatkan barisan tegak lurus dengan melakukan konsolidasi internal. Menggerakkan seluruh elemen yang ada untuk kemenangan pasangan Popo Ali - Sholehien," tegasnya.

DPD NasDem OKU Selatan, selain memiliki jajaran pengurus partai berdasarkan tingkatan, NasDem juga memiliki jajaran pengurus sayap, diantaranya Garnita Malahayati, Garda Pemuda NasDem, Gemuruh yang memilki keanggotaan dari berbagai kalangan.

"Semua akan kita kerahkan untuk memenangkan calon kita usung," katanya. (FR86)
Share:

Satu Bandar Narkoba Meresahkan OKU Selatan Berhasil Diringkus Polisi, Satu Kabur Tinggalkan Senpi


Muaradua, Portalsriwijaya.com - Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres OKU Selatan berhasil meringkus satu dari dua diduga bandar narkotika jenis sabu-sabu yang meresahkan kota Muaradua.

Pelaku diringkus yakni Sapta Riski S (23 tahun) yang tercatat sebagai warga Kelurahan Pancur Pungah Kecamatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan.

Dari tangan Sapta, petugas kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 paket klip bening yang berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,83 gram, 1 bal plastik klip bening kosong, 1 helai celana jeans warna Hitam merk Investors, 1 unit Handphone samsung putih dan 1 unit Handphone OPPO hitam.

Sementara satu bandar lain inisial MD berhasil kabur ketika kediamannya digerebek petugas kepolisian. Namun dari kediaman MD juga berhasil diamankan sejumlah barang bukti berupa 1 paket daun kerung diduga ganja dengan berat 58,33 gram, 1 paket biji ganja yang dibungkus kertas putih dengan berat bruto 21,18 gram.

Lalu 1 pucuk senjata api rakitan jenis Revolver warna silver metalik yang berisi 3 butir amunisi jenis FN, 3 butir amunisi jenis Caliber 38, 1 unit Timbangan Digital merk ACIS, 4 Bal plastik klip bening kosong, 1 buah plastik klip bening berisi sabu dengan berat bruto 0,17 gram dan 1 buah bong atau alat hisap sabu dari botol plastik air minum.

Kapolres OKU Selatan, AKBP AKBP Zulkarnain Harahap SIK melalui Wakapolres Kompol Sukarminto SH MM didampingi Kasat Narkoba, Iptu Beni Okimu SH mengungkapkan pelaku diringkus ketika usai transaksi di gang sempit kelurahan Bayu Belang Kecamatan Muaradua.

"Tersangka ketika diringkus sedang berjalan disebuah Gang sempit depan tempat Fitnes di kelurahan Batu Belang Kecamatan Muaradua. Tersangka saat itu menunjukkan gelagat mencurigakan," kata Kapolres dalam press realise di halaman Mapolres OKU Selatan, Jumat (12/6/2020).

Wakapolres mengatakan, petugas yang curiga langsung meringkus pelaku dan setelah dilakukan penggeledahan didapati barang bukti narkotika jenis sabu-sabu.

"Kepada petugas tersangka S mengaku mendapatkan barang haram itu dari diduga bandar inisial MD, petugas kita langsung melakukan pengembangan dan menggrebek kediaman MD namun pelaku berhasil kabur," katanya.

Kemudian lanjut Wakapolres, petugas Satres Narkoba dengan didampingi kepala lingkungan setempat melakukan penggeledahan di gudang tepatnya sebelah kediaman MD dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.

"Kasus ini masih akan terus kita kembangkan termasuk memburu pelaku inisial MD yang berhasil kabur," tegasnya seraya mengatakan pihaknya tidak pandang bulu dan serius memberantas peredaran narkoba di kabupaten dengan lambang burung walet tersebut. (FR86)
Share:

Tersisa 5 Pasien Positif, Jika Tak Ada Penambahan 2 Minggu Kedepan Kota Prabumulih Zona Hijau



Prabumulih, Portalsriwijaya.com
- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan Pemerintah kota Prabumulih, ternyata membuahkan hasil.

Berbagai usaha dilakukan pemerintah mulai dari penyemprotan massal yang dilakukan lebih dari 6 kali, pembagian masker, pembagian sembako kepada masyarakat serta lainnya berhasil membuat penurunan angka positif Covid 19.

Dan berdasarkan data menyebutkan jika hanya tersisa 5 orang yang masih menjalani masa perawatan tahap penyembuhan.

Walikota Prabumulih Ir Ridho Yahya MM mengatakan, pelaksanaan PSBB tidak di perpanjang karena adanya kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan dan ada angka kenaikan kesembuhan beserta tidak ada penambahan positif selama PSBB berlangsung.

"PSBB tidak diperpanjang dikarenakan ada 3 elemen dikatakan berhasil yakni dari kesadaran masyarakat Prabumulih yang mematuhi protokol kesehatan, penurunan pasien positif dan angka kesembuhan meningkat," ucap Walikota Prabumulih saat Konferensi Pers, pada Selasa (09/06/2020).

Walikota Prabumulih juga menjelaskan, keterlibatan warga dalam membantu check point dan mendirikan posko di setiap kelurahan menentukan PSBB di Kota Prabumulih dinyatakan berhasil.

"PSBB di Prabumulih dinyatakan berhasil setelah tidak adanya kasus penambahan positif dan keterlibatan warga terhadap pelaksanaan PSBB di setiap kelurahan yang baik dan Konsisten sehingga dapat menuju new normal," kata Walikota Prabumulih.

"Dalam minggu ini tersisa 5 orang yg positif sudah dilakukan swab satu kali dan hasilnya negatif tinggal menjalankan swab untuk kedua kalinya. Jika tak ada penambahan maka angka positif di Prabumulih akan menjadi nol artinya dengan sendirinya Prabumulih menjadi zona hijau jadi bukan orang lain yang menentukan status tersebut namun kita sendiri, kalau hanya 1 atau 2 maka menjadi zona kuning, jika terjadi lagi ada transmisi lokal maka tetap berada zona merah," ungkap Walikota Prabumulih.

Ridho juga berharap agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan meski harus berdampingan dengan virus corona.

"Tetaplah patuhi protokol kesehatan, rajin cuci tangan, jaga jarak meski harus berdampingan dengan virus corona artinya bebas tidaknya virus corona itu tergantung pada masyarakat," pungkasnya.(Ing)
Share:

Warga Desa Serakat Jaya Protes Kades, Berikan BLT ke Pegawai Negeri dan Tauke Kopi



* Warga Nilai Kades Tak Tau Aturan

Muaradua, Portalsriwijaya.com - Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa di Desa Serakat Jaya Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan, dipertanyakan sejumlah warga dan diduga tidak sesuai aturan yang ada.

Tidak hanya itu, pembagian BLT bahkan membuat sejumlah masyarakat resah dan menimbulkan kecemburuan disebabkan ada ketimpangan dalam pembagian dan kriteria penerima bantuan diduga tidak sesuai.

Berdasarkan laporan masyarakat yang tidak ingin disebutkan namanya, menyatakan jika di Desa Serakat pembagian BLT terkesan sangat tidak adil dan tidak sesuai aturan pemerintah yang ada.

Penerima bantuan tersebut bahkan diberikan kepada salah seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sementara warga miskin yang namanya telah terdata di Kepala Dusun (Kadus) justru malah tidak menerima dana BLT DD tersebut.

"Apo benar aturan dari Pemerintah kalau PNS itu masih nerimo dana BLT DD, sedangkan kami namo sudah di catatan Kadus dan dak mampu justru idak nerimo BLT," terang warga kepada wartawan, Selasa (9/6/2020).

Sumber itu mengaku di desa tersebut bahkan sejumlah warga yang telah mapan dalam perekonomian bahkan ada yang merupakan Tauke justru kebagian bantuan dari uang desa tersebut.

"Ini yang kami nilai tidak adil karena kami yang susah malah tidak dapat tapi yang tauke malah dapat," keluh warga.

Tidak sampai disitu saja, berdasarkan informasi dihimpun tim Portalsriwijaya.com diketahui jika sebanyak 13 orang ibu-ibu belum lama ini mendatangi kediaman kepala Desa untuk meminta bantuan Dana BLT dari Dana Desa.

Kustomi, satu diantara warga kurang mampu mengaku hanya mendapatkan beras dari Pemerintah.

Begitupun dengan Inah yang juga warga tidak mampu mengaku jika dirinya belum juga mendapat bantuan Dana Apapun dari Pemerintah.

"Kami belum dapat juga hingga saat ini," katanya kepada media.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Serakat Jaya, Johandi ketika dikonfirmasi beberapa kali oleh awak media terkesan mengelak dan tidak bisa ditemui.

Johandi yang akhirnya berhasil dikonfirmasi ketika ke Dinas PMD membantah semua laporan warga desanya tersebut.

"Tidak benar ada PNS mendapat Dana BLT DD yang ada hanya ibunya yang mendapat bantuan, dan seluruh masyarakat sudah menerima BLT Dana Desa. Terkait tauke kopi yang mendapat dana bantuan tunai adalah dana BST dari Dinsos," terangnya.

Namun sayang, sang kepala desa tidak dapat menunjukkan foto rapat desa dan warga yang menerima dana BLT

Sedangkan Kepala Dinas PMPD Juproni Msi di konfirmasi menjelaskan, untuk pembagian Dana BLT yang bersumber dari Dana Desa harus mematuhi aturan Pemerintah.

"Jadi memang pembagian BLT bersumber dari dana desa itu, para Kepala Desa tidak boleh membuat aturan sendiri namun harus berpatokan kepada aturan yang ada," tegas Juproni.

Persoalan tersebut mendapat perhatian serius Sekretaris LP Tipikor Kabupaten OKU Selatan, Fauzi R.

Fauzi R menegaskan agar Kades menarik atau membatalkan bantuan yang telah disalurkan kepada Perangkat desa alasannya karena tidak tepat sasaran dan memberikan kepada yang berhak.

"Seharusnya Kades harus profesional dan proporsional terhadap pembagian BLT. Kami minta Inspektorat OKU Selatan untuk turun melihat kejanggalan dalam mekanisme penyaluran  bantuan  BLT desa yang terkesan tidak transparan ini, mestinya berapa kuota BLT dana desa tahap I yang wajib disalurkan agar disampaikan sehingga warga mengetahui," pintanya. (FR86)
Share:

Camat BSA Akui Kesalahan Provokasi Perangkat Desa Pukul Wartawan-LSM, Minta Dimaafkan



Muaradua, Portalsriwijaya.com - Setelah sempat beredar ramai di Sosial media tentang tindakan yang memprovokasi warga Desa Tanjung Raya Kecamatan Buay Sandang Aji agar memukul wartawan dan LSM yang menanyakan masalah bantuan, Camat Buay Sandang Aji (BSA) M Yamin akhirnya meminta maaf.

Camat BSA Kabupaten OKU Selatan itu dihadapan puluhan wartawan dan LSM mengakui perbuatannya dan meminta maaf.

Permohonan maaf sang camat kepada wartawan dan LSM itu dilakukan dihadapan Kapolres OKU Selatan diwakili Kasat Intel AKP Adi Safril, Kadin Kominfo Firman Bastari dan Kapolsek setempat.

Pertemuan itu sendiri difasilitasi oleh Dinas Kominfo dan Polres OKU Selatan di gedung Kominfo Kabupaten OKU Selatan, Selasa (9/6/2020).

Kadin Kominfo Firman Bastari SSTP menyampaikan pada seluruh Wartawan dan LSM agar apa yang menjadi ganjalan selama ini tidak akan terulang lagi dan pertemuan akan berakhir baik.

"Semoga pertemuan masyarakat akan baik-baik saja dan tidak akan terulang lagi," pinta Firman.

Sementara Camat BSA, M Yamin mengakui benar dirinya telah menyampaikan perkataan yang tidak pantas dan memprovokasi ke arah perbuatan pidana.

M Yamin memohon maaf kepada seluruh insan Pers dan Lembaga Swadaya Masyarakat yang ada di Kabupaten OKU Selatan.

"Memang benar dalam pidato saya ada menyampaikan demikian, saya tidak bermaksud menyinggung Wartawan dan LSM. Jika perkataan saya itu ada yang menyinggung, dari hati kecil saya minta maaf kepada seluruh kawan-kawan Wartawan dan LSM," tegas Yamin disambut aplus dari seluruh Wartawan dan LSM yang hadir.

Kapolres OKU Selatan AKBP Zulkarnaen Harahap SIk melalui Kasat Intel AKP Adi Sapri mengaku bersyukur dan terimakasih kepada seluruh Wartawan dan LSM yang sudah bisa hadir dan bertatap muka di Dinas Kominfo.

"Saya ucapkan syukur dan terima kasih kepada rekan- rekan Wartawan dan LSM yang sudah dapat bertatap muka di ruangan ini. Bila ada permasalahan mari kita selesaikan dengan hati dan  pikiran yang bersih dan dingin.tidak ada masalah yang tidak bisa selesai," kata Adi.

Terakhir penyampaian tanggapan dari LSM yang di sampaikan Sutaryo mengungkapkan menerima permohonan maaf dari Camat BSA M Yamin dan untuk yang kedepan hal ini tidak akan terulang lagi.

Hal serupa disampaikan Ketua PWI Kabupaten OKU Selatan, Richan Joe berharap kedepan apa yang disampaikan camat itu tidak terulang dan tidak lagi dilakukan juga oleh pejabat lainnya.

"Harapannya kedepan hal seperti ini tidak terulang lagi dan menjadi pembelajaran bagi kita semua apalagi seorang pejabat publik harus lebih bisa mengayomi baik itu dari sisi tingkah laku ataupun tutur kata. Kedepan kita jalin kerja sama yang baik untuk kemajuan OKU Selatan.(FR 86)
Share:

Portalsriwijaya.com

Arsip