Baru Tiga Hari Melahirkan Seorang Ibu Positif Covid 19, Anak Usia 3 Hari Turut Diisolasi



Muaradua, Portalsriwijaya.com - Tim Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten  OKU Selatan mengadakan pres Rillease di Goes House, Rabu (3/5/2020).

Tim Gugus Tugas menyampaikan hasil swab dari keluarga Almarhum RH  (62 tahun) yang meninggal beberapa waktu lalu. Dari 14 anggota keluarga Almarhum yang di ambil sampel satu orang ibu dinyatakan positif tejangkit Corrona Virus Disesea 19 yakni berinisial (HS).

Setelah dinyatakan positif terpapar virus corona, gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Ogan Komering Ulu ( OKU) Selatan, segera akan mengisolasikan HS (27), yang baru saja melalui proses persalinan di Rumah sakit Liwa Kabupaten Lampung Barat (Lambar).

HS dibawa ke ruang Isolasi khusus di Rumah sakit umum daerah (RSUD) Muaradua sekitar pukul 08.30 wib pagi tadi.

Kepala Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muaradua Kabupaten OKU Selatan, dr Erick Destiano SpPD kepada para wartawan menjelaskan, pihak rumah sakit sendiri telah menyiapkan gedung khusus untuk mengisolasikan satu keluarga, terdiri dari satu orang Ibu berinisial HS (27) yang baru tiga hari ini menjalani proses persalinan, satu orang anak yang masih berumur 3 hari, dan ( FR) suami dari HS.

Dijelaskanya, 3 orang yang sedang menjalani proses Isolasi, dengan status orang tanpa gejala (OTG) ini merupakan hasil Tracking dari pasien RH (63) yang telah dinyatakan positif covid-19 dan telah meninggal dunia.

Diketahui, HS sendiri adalah menantu dari almarhum RH (63) yang merupakan seorang Bidan desa di Desa Pagar dewa kecamatan Warkuk ranau selatan (Waras).

Sebelumnya, HS telah menjalani Isolasi mandiri setelah ditetapkanya RH (63) positif covid-19, dari hasil proses Tracking yang dilakukan tim gugus tugas, kepada keluarga pasien (RH) kemudian gugus tugas mengarahkan, untuk melakukan Isolasi secara mandiri selama 14 hari, dan telah mengambil sempel swab kepada 14 orang dari keluarga (RH) salah satu diantaranya HS.

”Sebelum masa Isolasi mereka berakhir, hasil sampel swab mereka telah di keluarkan dari Balai Laboratorium kesehatan ( BLK) Palembang, dengan hasil satu (1) orang dinyatakan positif covid-19 yaitu (HS).

Untuk diketahui, masa Isolasi ke 14 orang tanpa gejala (OTG) ini akan berahir besok hari Kamis (04/06/2020), maka akan dilanjutkan untuk melakukan pengambilan sampel swab ke dua  kalinya, kepada mereka termasuk HS sendiri, ” tutur Erik.

Setelah ditetapkanya, HS positif covid-19 setelah hasil sempel swabnya keluar, maka gugus tugas percepatan pencegahan penanganan covid-19 kabupaten OKU Selatan, melakukan Tracking kepada Enam (6) orang yang pernah berkontak secara langsung sebelumya kepada HS. Lalu kemudian, gugus tugas juga melakukan pengambilan sempel swab kepada ke Enam (6) orang yang pernah berkontak langsung tersebut, kemudian disarankan untuk Isolasi mandiri selama 14 hari kedepan.

Terkhusus untuk HS sendiri, beserta anak dan Suaminya, demi pertimbangan status sosial, maka akan dilakukan Isolasi secara khusus dirumah Sakit umum daerah ( RSUD) Muaradua, dengan penanganan dari Tim medis khusus.

” Selama menjalani, Isolasi HS beserta anak dan Suaminya, dirawat digedung yang sama tapi diruangan yang terpisah. Kemudian, akan dilakukan trafi kepada pasien yang sehat sesuai protokol covid-19, dengan diberikan asupan vitami C dan E setiap hari, juga akan diberikan aktifitas senam ringan, dan berjemur diterik matahari, pemberian gizi yang baik. Sehingga 14 hari kedapa akan dilakukan pengambilan sempel swabnya kembali, dan apabila dinyatakan negatif covid-19. Maka ketiga pasien tersebut akan diperbolehkan pulang, ” terang Dr Erik. (FR86)

Share:

0 komentar:

Posting Komentar


Portalsriwijaya.com

Arsip