Polsek Cambai Kerahkan 25 Personil Bubarkan Ribuan Warga Desa Pangkul

Pemerintah desa Pangkul Kecamatan Cambai kota Prabumulih menggelar pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Minggu (13/9/2020).l

KPU Umumkan Hasil Verifikasi Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati OKU Selatan

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten OKU Selatan mengadakan Rapat pleno Terbuka Penyampaian hasil verifikasi Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati

Viral Tolong Korban Laka Tabrak Biawak, Wakapolres Prabumulih Terima Penghargaan Kapolda Sumsel

Masih ingat dengan viralnya Wakapolres Prabumulih yang menolong penyiar radio Hasanah mengalami kecelakaan tunggal satu bulan lalu tepatnya di Kelurahan Sindur Kecamatan Prabumulih Timur.


Kapolda Sumsel Canangkan Negeri Batin Jadi Desa Siaga Covid 19


* Kapolda Letakkan Batu Pertama Pembangunan Aula Desa

Muaradua, Portalsriwijaya.com - Langkah cepat dan tepat patut diacungi jempol bagi Desa Negeri Batin Kecamatan Buay Sandang Aji Kabupaten OKU Selatan.

Desa Negeri Batin ditetapkan sebagai desa percontohan untuk desa-desa lainnya di Sumatera Selatan sebagai Desa Siaga Covid 19 dan ketahanan pangan.

Desa Siaga Covid 19 ini secara langsung ditinjau orang nomor satu di Mapolda Sumatera Selatan.

Tepatnya Minggu (30/5/2020) Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra langsung mendarat jalur udara menggunakan helikopter di Mapolres OKU Selatan.

Kapolda mengadakan pertemuan intern di jajaran Mapolres OKUS, kemudian langsung menuju Desa Negeri Batin Kecamatan Buay Sandang Aji.

Selain melakukan Kunjungan Kerja ke Polres OKU Selatan, rang nomor satu di Mapolda Sumsel ini meninjau Posko percontohan Siaga Covid19 di Desa Negeri Batin. Dirangkai dengan kegiatan Penugalan bibit Jagung manis oleh Kapolda dan Kapolres serta Bupati dan Wakil Bupati.

Selanjutnya Kapolda memberikan bantuan beras  satu ton kepada masyarakat yang secara simbolis juga diserahkan kepada perwakilan beberapa masyarakat.


Masih di tempat yang sama di pinggir jalan raya Buay Sandang Aji dilanjutkan acara Peletakan Batu Pertama pembangunan Aula Kantor Desa.

Rombongan Kapolda dan Bupati lalu melakukan penyebaran bibit ikan nila di Kolam pribadi Kepala desa yang dipinjam pakai untuk Masyarakat Desa Negeri Batin yang langsung di buat berita acara pinjam pakai disaksikan Kapolda dan Bupati serta Masyarakat Desa Negeri Batin.

Bupati OKU Selatan, Popo Ali MBcom dalam press realiseyang disampaikan di depan kediaman Kades Negeri Batin Hendri Usman mengungkapkan jika tujuan kunjungan kerja Kapolda SumSel ke Kabupaten OKU Selatan guna mendukung kemampuan ketahanan pangan masyarakat selama pandemik Covid-19 dan dapat menjadi contoh bagi desa- desa lainnya.

"Semoga apa yang kita laksanakan hari ini bisa sedikit membantu masyarakat dalam menghadapi situasi pandemik Covid-19 saat ini," tutur Popo Ali.


Bupati juga menghimbau kepada masyarakat harus menerapkan pola hidup sehat, agar dapat mencegah penyebaran Covid-19.

"Jaga jarak dan selalu memakai masker bila ingin melakukan aktifitas diluar rumah, dengan kita mengikuti aturan Pemerintah sebagai upaya kita bersama dalam upaya memutuskan Mata rantai Penyebaran Covid-19 di Kabupaten OKU Selatan" tegas orang nomor satu di Kabupaten OKU Selatan ini.

Kepala Desa Negeri Batin Hendri Usman ketika di konfirmasi mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih yang tidak terhingga kepada Kapolda Sumsel dan Kapolres OKU Selatan atas kunjungan tersebut walaupun begitu banyak acara namun bersedia meluangkan waktu demi masyarakat Desa Negeri Batin.

"Alhamdulillah, kami atas nama masyarakat Desa Negeri Batin mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kapolda dan Bapak Kapolres atas kesedian meninjau dan membuat sejarah bagi di baru bagi desa kami, beliau sempat dan bersedia mengisi empat acara sekaligus," tutur Hendri.


"Dari awal kami sampaikan kepada bapak Kapolres satu kegiatan, namun waktu yang sama kami akan memulai pembangunan Aula Kantor Desa dan akan menebar bibit ikan. Atas izin pak Kapolres kami dipersilakan mengajukan sekaligus untuk peletakan batu pertama dan penebaran bibit jagung dan ikan dan syukur Alhamdulillah beliau bersedia untuk itu," urai Hendi bangga dan bersyukur.

Hendri menambahkan, secara pribadi dirinya menghibahkan pemakaian satu unit mobil kijang untuk warganya bila ada keperluan keluarga yang akan berobat atau masalah penting lainnya.

"Kepada Masyarakat saya hibahkan penggunaan mobil kijang itu, untuk keperluan kesehatan dan keperluan lainnya. Silakan masyarakat menggunakan nya bila memerlukan," terang Hendri sambil menunjukkan satu unit mobil Kijang terparkir di depan kediamannya. (FR86 )
Share:

Suruh Perangkat Desa Pukul Wartawan, Camat BSA OKU Selatan Dilaporkan ke Polisi

Wartawan-LSM datangi Polres OKU Selatan. Insert : Oknum camat

Muaradua, Portalsriwijaya.com - Seorang pejabat hendaknya memberikan edukasi berbicara dengan baik, tidak memprovokasi dan jangan memancing keributan. Namun tidak bagi seorang oknum camat di Kabupaten OKU Selatan Provinsi Sumatera Selatan.

Oknum camat Buay Sandang Aji (BSA) yakni M Yamin diduga secara sengaja melakukan provokasi dan menyebar kebencian terhadap wartawan dan para anggota lembaga swadaya masyarakat (LSM) di bumi Serasan Seandanan.

Dalam rakaman suara yang sempat diambil salah satu warga dan beredar luas diketahui sang camat secara terang-terangan di tempat umum memprovokasi perangkat desa agar menolak wartawan dan LSM.

Tidak hanya meminta menolak, sang camat tersebut bahkan meminta perangkat desa dan warga dalam pertemuan itu memukul wartawan dan LSM yang meminta informasi terkait pembagian penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST).

"Kalau ada Wartawan dan LSM datang jangan kasih informasi, bila perlu gebuki saja".

Demikian ujaran provokasi itu disampaikan dihadapan para kades dan warga yang akan mencairkan BST di Desa Tanjung Raya, pada Rabu (27/5/2020) itu.

Pernyataan itu spontan menjadi perhatian serius seluruh organisasi wartawan di Kabupaten dengan lambang burung walet tersebut.

Ketua Forum LSM dan Wartawan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Ariyo Semendawai menilai tindakan oknum tersebut menyinggung profesi awak media sebagai penyambung informasi publik dan LSM sebagai lembaga yang mengawasi jalannya pemerintahan.

Berdasarkan bukti video tersebut, Ariyo mengajak seluruh Wartawan dan LSM yang ada di Kabupaten OKU Selatan untuk bertemu dan mengatur langkah guna menindaklanjuti ujaran oknum Camat tersebut.

Pertemuan ini berlangsung di Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten OKU Selatan, Kamis (28/05/2020).

Dalam pertemuan itu seluruh wartawan dan LSM di kabupaten tersebut sepakat akan membawa permasalahan itu ke jalur hukum karena tindakan yang dilakukan oleh oknum Camat Buay Sandang Aji termasuk perbuatan tidak menyenangkan atau berdelik pidana.

"Hasil kesepakatan kita terkait masalah ujaran provokasi oknum camat Buay Sandang Aji, telah disepakati Wartawan Media cetak dan Online dan pekerja sosial masyarakat akan melaporkan Oknum Camat tersebut ke Mapolres OKU Selatan dan juga kepada Bupati OKU Selatan," tegas Aryo.

Para awak media dan LSM bahkan langsung melaporkan apa yang dilakukan oknum camat tersebut ke Polres OKU Selatan.

"Yang bersangkutan itu camat, tidak layak berkata demikian sungguh ironis dan tidak paham dengan media yang merupakan pilar bangsa yang turut mencerdaskan dan memberi pengertahuan kepada anak bangsa. Ini harus diproses hukum," ungkap Ibrahim, biro LHI yang merupakan satu diantara wartawan ketika dibincangi.

Tidak hanya itu, para wartawan bahkan meminta hendaknya oknum camat tersebut jika memiliki persoalan dengan salah satu wartawan maupun LSM agar diselesaikan secara baik dan bukan malah menyebarkan kebencian dan provokasi ke profesi.

"Jangan menilai semua wartawan dan LSM itu sama, dan menyebarkan hal-hal tidak baik terhadap profesi wartawan maupun LSM," beber wartawan lainnya.

Sementara Camat BSA, M Yamin ketika dikonfirmasi wartawan melalui telpon seluler mengaku pasrah dan silahkan wartawan maupun LSM mau mengambil tindakan atau langkah yang akan ditempuh.

Sepertinya yang bersangkutan enggan untuk mengakui kekeliruan dan merasa apa yang dilakukannya tidak melanggar etika.

"Terserah kamu tulah mana yang bagusnya," ujar Camat BSA kepada wartawan dengan nada jika apa yang dilakukannya tidak melanggar etika.(FR86)
Share:

Masuk Rutan Prabumulih, Tahanan Baru Harus Lampirkan Surat Keterangan Sehat Covid 19

Tahanan baru disemprot disinfektan

Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Berbagai upaya dilakukan jajaran Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Prabumulih dalam mengantisipasi penyebaran virus corona di dalam tahanan.

Mulai dari penjagaan ketat rutan, melakukan sidang secara online, membatasi tahanan titipan hingga menutup kunjungan keluarga warga binaan.

Namun kini pihak Rutan menerima tahanan baru tapi harus melewati beberapa persyaratan ketat satu diantaranya harus melampirkan surat kesehatan rapid test dari lembaga berkompeten.

Kepala Rutan Prabumulih, Reza Meidiansyah Purnama Amd IP SH mengatakan, untuk mencegah penyebaran corona yang ada di dalam rutan terutama tahanan dari kejaksaan yang baru harus melampirkan surat keterangan kesehatan bebas dari virus corona.

"Rutan maupun lapas ini kan paling rentan penyebarannya jadi untuk menerima tahanan baru A2 harus disertai surat kesehatan kalau mereka bebas dari virus tersebut sebagai antisipasi penyebaran yang ada di dalam tahanan," kata pria yang akrab disapa Reza ini.

Dikatakannya jika tahanan A2 yang baru apabila memang dinyatakan sehat dari covid 19 tentunya beberapa prosedur harus dijalankan sebelum memasuki sel tahanan.

"Jika dia sehat dan tidak terjangkit namun beberapa prosedur harus dijalankan dengan tidak digabungkan dengan ditahan dulu, disemprot disenfektan lalu ditempatkan di ruang isolasi yang di atas selama 14 hari kedepan," jelas Kepala Rutan Prabumulih.

Kemudian setelah melewati masa 14 hari dalam ruang isolasi maka akan dipindahkan ke ruang isolasi yang ada di bawah selama 14 hari.

"Jadi untuk digabungkan ke tahanan yang lama harus sudah steril atau setelah melewati masa isolasi, mengingat penyebaran yang ada dalam rutan itu sangat rentan," tegasnya.

Epan Armen selaku Kasubsi Pelayanan Rutan Prabumulih menambahkan, jika Rutan Prabumulih saat ini sudah menyiapkan tiga ruang isolasi beserta tim medis guna mencegah penyebaran corona.

"Dari setelah ditetapkan Kota Prabumulih sebagai Zona Merah kita sudah menyiapkan ruang isolasi dan tim medis yang berwenang sebagai antisipasi penyebaran corona," pungkasnya.(Ing)
Share:

DPW Perempuan Bangsa Sumsel Serahkan Bantuan Untuk Pasien Covid 19 di RSUD Palembang Bari



Palembang, Portalsriwijaya.com - Sebagai bentuk kepedulian terhadap pasien COVID-19, Partai Kebangkitan Bangsa melalui DPW Perempuan Bangsa Sumsel mendatangi RSUD Palembang Bari guna memberikan bantuan puluhan kaleng biskuit.

Bahan makanan ini sengaja diberikan, karena awet dan tidak perlu diolah lagi alias bisa langsung dimakan oleh pasien.

"Bantuan ini jangan dinilai jumlahnya, namun ini bentuk perhatian kami terhadap pasien covid-19, semoga dapat dinikmati disamping makanan yg disediakan oleh Pihak RS," ungkap Hasnuri Yusniati yang merupakan Ketua DPW PB Sumsel, didampingi Nuraini, Sekretaris DPW PB Sumsel ketika menyampaikan bantuan.

Pihaknya mengaku pemberian bantuan itu sedianya akan dilakukan ketua DPW PKB Sumsel namun lantaran banyaknya kegiatan sehingga diwakilkan kepada DPW Perempuan Bangsa.



"Sedianya Pak Ramlan Holdan, Ketua DPW PKB Sumsel yang akan menyerahkan secara langsung bantuan ini, namun karena kesibukan beliau, diamanahkan kepada kami, Organisasi Banom PKB," lanjutnya.

Bantuan yang diterima langsung Mewi Andriani SKM MM didampingi Eni Nuraini SGz selaku Kepala Instalasi Gizi RSUD Palembang Bari itu diserahkan di Gedung Kantor RSUD.

"Bantuan ini sangat bermanfaat bagi pasien dan petugas media, karena disamping makanan yg kami sediakan, pasien dan petugas medis sangat membutuhkan makanan ini, terutama malam hari. Kami atas nama RSUD Palembang Bari mengucapkan terima kasih," ungkap Mewi Andriani SKM MM didampingi Eni Nuraini SGz Kepala Instalasi Gizi RSUD Palembang Bari ketika menerima bantuan. (AJI)
Share:

Almarhumah RH PDP OKUS Positif Covid19, Gugus Tugas Swab 20 Anggota Keluarga Kontak Erat



OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Tim Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Ogan Komering Ulu ( OKU) Selatan melakukan press realise terkait perkembangan wabah pandemi corona di kota Prabumulih.

Press realise dihadiri Sekretaris Dony Agusta, Kepala dinas kesehatan dr Meri Astuti, Juru bicara gugus tugas Marlis Abadi dan Kepala dinas Komunikasi dan Telematika Firman Bastari SSTO di Sekretariat gugus tugas pada Jum’at (22/05/2020).

Pada pertemuan tersebut, juru bicara gugus tugas Marlis Abadi menyampaikan jumlah orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 206 orang, selesai pemantauan 202 orang dan sedangkan 4 orang masih dalam pantauan telah terdata.

Diungkapkan Marlis, untuk pasien dalam pantauan (PDP) berjumlah 6 orang, selesai pengawasan 6 orang, masih dalam pengawasan 0 dan 1 orang atas nama SR umur 67 tahun meninggal dunia.

"Sedangkan sampel yang diperiksa melalui Laboratorium, dengan jumlah sampel yang diperiksa 0, jumlah sampel positip 0 dan sampel Negatif 6 orang, diantaranya 1 orang warga desa Sukarami Buay pematang ribu ranau tengah (BPRT), hasil sampelnya Negatif," terang Marlis.

 Terungkap, terkait Pasien dalam pantauan (PDP) Kota Metro Lampung tengah berinisial RH (52), Almarhumah yang merupakan warga Desa Pagar Dewa Warkuk Ranau Selatan Kabupaten OKU Selatan, berdasarkan hasil sampel Swab yang di keluarkan dari Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Mardi Waluyo, melalui Balai Laboratorium Kesehatan Sumatera selatan (Sumsel), dengan hasil sampel Positif Covid-19.

Sebelumnya RH, pernah menjalani perawatan di Rumah sakit Liwa Lampung Barat, di ruang penyakit dalam pada tanggal 24 April hingga 4 Mei, namun kondisi pasien belum juga membaik, hingga keluarga merujuk pasien ke Rumah sakit Mardi waluyo Lampung pada tanggal 5 Mei hingga tanggal 8 Mei menjalani perawatan di sana, dan akhirnya keluarga juga membawa pasien untuk dirujuk kembali ke Rumah sakit Ahmad yani Kota Metro, hingga akhirnya pasien meninggal dunia di sana.

Diketahui, RH sendiri mengidap penyakit komplikasi diantaranya, paru-paru dan ginjal, dan almarhum RH ini sendiri diduga terpapar covid-19 saat dirawat di RSUD Liwa. Untuk kesehariannya RH sendiri berdagang sayuran di daerah Ranau dan Liwa.

“Berdasarkan protokol Covid-19 meski hasil swab belum keluar maka pasien PDP yang meninggal dimakamkan dengan protokol covid-19, dan hasil keputusan gugus tugas Kota Metro dan keluarga RH di kebumikan di Metro, mengingat jika pasien PDP meninggal harus segera dimakamkan dan tidak boleh lebih dari 4 jam, ” jelas Marlis.

Dengan adanya hasil tes Swab tersebut, Dinkes dan RSUD Muaradua melakukan langkah cepat dengan melakukan tes Swab terhadap 20 orang anggota keluarga yang kontak langsung terhadap pasien terpapar Covid-19.

“Berdasarkan petunjuk dan protokol Covid-19 jika ada PDP yang positif maka keluarga PDP atau orang yang sempat berinteraksi dengan PDP tersebut di ambil sempel swabnya dan dilakukan karantina secara mandiri selama 14 hari, dan untuk sampel tes Swab pertama telah diambil hari ini, dan akan diambil lagi setelah 14 hari kedepan,” Urai Marlis panjang lebar.

Kepala Dinas Kesehatan OKU Selatan dr. Meri Astuti menghimbau masyarakat OKU Selatan terkhusus Ranau Raya untuk sementara waktu agar tidak berobat ke RSUD liwa dan sekitarnya, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan , , mengingat Kabupaten Lampung Barat sudah banyak yang terpapar.

" Saya sudah menghimbau, dan menginstruksikan kepada  4 UPTD Puskesmas yang ada di Ranau Raya, untuk tidak merujuk pasien ke RSUD Liwa dan sekitarnya. Apabila ada pasien tolong rujuk ke RSUD Muaradua," tegas Meri.

“Kita sudah lakukan langkah-langkah pencegahan di wilayah tempat pasien Covid-19 tersebut tinggal. Termasuk untuk tidak merujuk pasien ke RSUD Liwa dan sekitarnya, tetapi dirujuk ke RSUD Muaradua sebab status Kabupaten OKU Selatan masih zona hijau,” terang Meri. ( FR86)
Share:

Kwarcab Pramuka Peduli Korban Banjir Bandang, Bagikan 1000 Paket Sembako


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Kepedulian terhadap korban banjir bandang yang terjadi beberapa hari yang lalu mengetuk hati para Gugus depan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten OKU Selatan.

Kwarcab Kabupaten OKU Selatan membagian 1000 paket bahan pokok kepada masyarakat yang terdampak wabah pandemi Covid-19 maupun bencana alam, terutama yang masyarakat yang kurang mampu di beberapa titik Kecamatan Kota  Muaradua, pada Kamis (21/5/2020).

Satu paket bahan pokok terdiri dari satu sak beras 5 kg, 2 liter minyak goreng dan 1 kg gula pasir, dibagikan didua belas titik. Diantaranya di Tangsi, Kampung Rengas, Pancur Pungah, Pasar Uu, Kampung Masjid Talang Bandung di Kecamatan Muaradua.

Kwarcab Kabupaten OKU Selatan, Sholehien Abuasir juga wakil Bupati OKU Selatan mengatakan, bahwa kegiatan ini dalam rangka membantu kesulitan warga ditengah Covid-19, dan bencana banjir yang terjadi beberapa waktu yang lalu, berdampak pada perekonomian.

“Pembagian bantuan ini dilakukan door to door atau ke rumah-rumah penerima yang dibagikan oleh pengurus pramuka pada masing-masing Kwaran agar tidak mengundang keramaian,” ujarnya

Untuk data penerima, diakui memang tidak melalui RT atau RW maupun Kades secara langsung, namun data diperoleh dari anggota pramuka yang mendata langsung penerima bantuan.

Sehingga, jangan menimbulkan presepsi bahwa pilih kasih, namun bantuan ini terbatas dan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar layak untuk menerimanya," terang Sholihin.
   
“Kami juga mengajak masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19 harus bersatu padu dan bersama-sama ikuti protokol kesehatan. Mencegah corona harus dari diri kita sendiri sebagai bentuk sayang kepada keluarga dan orang lain dalam lingkungan kita. Sebab, kalau ada satu orang saja terpapar, maka akan banyak orang lain yang berpotensi tertular,” urai Wabub panjang lebar. (FR86)
Share:

Deru Puji Prabumulih Berhasil Tekan Penyebaran Covid 19, Berharap Selama PSBB Tak Ada Warga Kelaparan



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Menyambut Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru melakukam kunjungan ke Kota Prabumulih sekaligus meninjau pembagian sembako yang dibagikan Pemkot Prabumulih sebanyak 38 ribu paket.

Dalam kunjungan Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru mengapresiasi kerja keras yang dilakukan oleh Walikota Prabumulih dengan menurunnya penyebaran virus corona menjadi peringkat ketujuh dari peringkat kedua di Sumatera Selatan.

Gubernur mengatakan, jika upaya yang dilakukan kota prabumulih dalam mengatasi penyebaran virus corona semakin lama membuahkan hasil.

"Saya apresiasi pemerintah Kota Prabumulih karena saat ini berada pada peringkat tujuh disusul oleh kota maupun kabupaten lainnya yang saat ini sudah ditetapkan zona merah, Prabumulih menurun drastis dari peringkat kedua. Ini karena upaya pemerintah bersama masyarakatnya yang cepat dan tanggap," kata Gubernur Sumatera Selatan.

Dikatakan H Herman Deru, jika saat ini Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dapat mengurangi penyebaran corona di Prabumulih dan bisa berada pada peringkat terbawah.

"Dalam upaya melakukan PSBB saya harap warga untuk disiplin karena saat ini kota prabumulih berada pada peringkat ke tujuh dan upaya yang dilakukan pemerintah sedikit demi sedikit membuahkan hasil, ini turut kita apresiasi," ucapnya.

Sementara itu Walikota Prabumulih Ir Ridho Yahya mengungkapkan, rasa syukur mendengar pernyataan gubernur itu. Adapun upaya yang dilakukan Pemkot Prabumulih dengan penyemprotan disenfektan sebanyak 5 kali lebuh membuahkan hasil dalam mempersempit penyebaran virus corona.

"Setelah mendengar pernyataan Gubernur Sumatera Selatan tadi alhamdulillah perlahan berhasil menduduki peringkat ke bawah dari sebelumnya ditetapkan pertama kali sebagai zona merah di sumatera selatan dengan uapaya yang dilakukan dari penyemprotan disenfektan sebanyak 5 kali di berbagi tempat, pembagian masker secara gratis, pembagian sembako dari rumah ke rumah serta mengadakan 2 ribu rapid test dan ini semua ada efeknya," jelas Ridho.

"Mungkin Allah juga mendengar do'a kita semua dalam mengatasi untuk mempersempit penyebaran virus corona," ungkapnya.

Dalam kesempatan kunjungannya juga Deru mengharapkan selama pelaksanaan PSBB di Prabumulih nantinya hendaknya tidak ada warga yang kelaparan tidak mendapat sembako.

"Saya tidak mau mendengar ada warga kelaparan karena tidak bisa makan, harapan saya pemerintah kota Prabumulih memperhatikan rakyatnya," pintanya. (Ing)
Share:

Kades Sinar Napalan Dituntut Warga Mundur, Diduga Sunat Dana BLT Rp 100 Ribu PerKK

Warga ketika mendatangi kantor Camat Buay Pemaca

Muaradua, Portalsriwijaya.com - Masyarakat Desa Sinar Napalan beramai-ramai melakukan unjuk rasa dengan mendatangi Kantor Camat Buay Pemaca, pada Rabu ( 20/05/2020) pagi.

Tujuan warga datang untuk  melaporkan dan meminta agar Kepala Desa Sinar Napalan, Karzi dicopot dari jabatannya.

Kedatangan masyarakat itu disambut Camat beserta unsur Muspika, Babinsa dan pihak Polsek setempat.

Perwakilan tokoh masyarakat yang diwakili oleh Mashur mantan Kaur Pemerintahan priode 2017-2019 mengungkapkan, kedatangan mereka ke kantor camat ini hanya ingin menuntut pihak pemerintah Kecamatan maupun pemerintah Kabupaten untuk menonaktifkan Kepala Desa Sinar Napalan.

"Dasar permohonan masyarakat, bahwa oknum Kepala Desa dalam menjalankan roda Pemerintahan tidak ada ketranspranan, memotong dana BLT Dana Desa, dan menggunakan ijazah palsu saat pencalonan kades, serta realisasi DD di duga hanya di kuasai keluarga dan kroni-kroninya saja," urai mantan Kaur yang di pecat Kades tahun 2020 ini kecewa.

"Apabila tuntutan ini tidak ada penyelesainya, maka kami akan melaporkan persoalan ini kepada Bupati dan kepada pihak yang berwajib," tegas Mashur.

"Sampai kami mendapatkan keadilan dalam pelaksaan proses hukum terkait pelanggaran yang telah dilakukan Kades, dan kami akan datang kembali dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi, ” terangnya bersemangat.

Ironisnya lagi, Disampaikan Kadus 5 benama Syeh, semua perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dirinya tidak pernah dilibatkan.

Memuncaknya kekecewaan masyarakat saat penyaluran dana BLT dari Dana Desa, dimana setiap dana penerima disunat Rp 100 ribu per Kepala Keluarga.

"Saya selaku Kadus tidak pernah diajak rapat perencanaan Pembangunan dan pelaksanaannya. Dan yang mengecewakan lagi saat pembagian dana BLT setiap warga di potong 100 ribu per KK yang jumlahnya lebih kurang 56 penerima," terang Syeh.

Bahkan kepala desa dinilai memang tidak layak karena saat pencalonan dulunya menggunakan diduga ijazah palsu.

"Yang parah lagi, saat pencalonan Kepala Desa dulu ternyata oknum Kades yang bersangkutan memakai ijazah palsu," tukas Syeh.

Berdasar pantauan Media Portal Sriwijaya di lapangan, kedatangan masyarakat disambut baik oleh Camat Buay pemaca Tarmizi SE.

Pihak Kecamatan menampung semua tuntutan masyarakat dan akan memfasilitasi apa yang menjadi tuntan mereka.

"Secepatnya akan Kami sampaikan baik lisan maupun secara tertulis kepada Bupati, dan mengenai saksi terkait tuntutan masyarakat ini, belum bisa di putuskan. Kita lihat prosesnya terlebih dahulu, langkah apa yang harus di lakukan," tegas Tarmizi pada warga. (FR86)

Share:

Walikota Prabumulih Tidak Akan Potong Anggaran Media


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Menanggapi pemberitaan terkait permintaan dari Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel, Firdaus Komar yang meminta agar seluruh kepala daerah untuk tidak melakukan refocusing dan realokasi anggaran media akhirnya ditanggapi oleh Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM.

Ridho mengaku tidak akan memangkas atau memotong anggaran publikasi media yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Prabumulih.

Hal ini disampaikan oleh Walikota di hadapan sejumlah awak media pada Senin (18/05/2020), dalam kegiatan Confrence pers Percepatan Penanganan Covid-19 di ruang rapat lantai satu kantor Pemkot Prabumulih.

Dalam kesempatan itu Ridho mengatakan, meskipun pemerintah pusat telah memangkas APBD terhadap seluruh kabupaten dan kota se Indonesia akibat dampak corona atau covid-19, namun pihaknya tetap komitmen untuk tidak mengurangi anggaran publikasi media.

Sebab menurutnya, media juga merupakan garda terdepan yang turut serta membantu pemerintah. Khususnya dalam hal publikasi berita terkait kinerja atau upaya yang dilakukan pemerintah dalam melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran wabah covid-19.

Ridho mengaku, media cetak, televisi, radio, maupu online adalah penyambung lidah bagi pemerintah. Melalui media inilah masyarakat dengan mudah mengakses informasi yang dibutuhkan pembaca

Tanpa media, masyarakat tentunya tidak akan tahu kinerja serta upaya dan langkah yang telah dilakukan pemerintah dalam memerangi wabah covid-19.

Untuk itu ia juga berharap agar para awak media bisa menyampaikan berita yang berimbang kepada masyarakat, khususnya dalam hal pemberitaan perkembangan kasus covid-19.

"Jangan malah membuat isu atau berita hoax yang akan memicu pelomik di tengah masyarakat. Maka dari itu kepada rekan-rekan wartawan kami harapkan bisa menyampaikan berita yang sejuk kepada pembaca. Apalagi mengenai berita covid-19, karena berita ini sangat sensitif bagi pembaca jika penyajiannya tidak berimbang," ujar Ridho.

Masih kata Ridho yang didampingi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Drs Muhammad Ali MSi menuturkan, bukan hanya tidak memangkas anggaran namun pihaknya juga akan berusaha untuk menambah anggaran media jika kondisi keuangan Pemkot Prabumulih memungkinkan. Penambahan anggaran media ini akan dikaji ulang dalam ABT jika memang diperlukan.

"Tapi disatu sisi pemberitaan yang disampaikan itu adalah berita yang dapat mendinginkan masyarakat, jangan malah berita-berita yang buat panas masyarakat. Disinilah peran media kita harapkan sehingga bisa membantu pemerintah dalam hal penyampaian informasi yang dibutuhkan masyarakat," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua PWI Sumsel, Firdaus Komar meminta kepada seluruh kepala daerah untuk tidak melakukan refocusing dan realokasi anggaran media yang telah bekerjasama dengan pemerintah. Hal ini disampaikannya mengingat sudah ada beberapa kepala daerah yang melakukan pemotongan anggaran media.

Padahal menurutnya, media adalah garda terdepan dalam hal menyampaikan informasi kepada masyarakat, khususnya upaya atau kinerja yang telah dilakukan pemerintah dalam hal pencegahan penyebaran wabah covid-19.

Menurut Firdaus, alasannya pandemi  Covid-19 yang meluluhlantakkan semua sendi kehidupan, membuat kalang kabut dan kekhawatiran dunia, begitu juga dialami Sumatera Selatan. Salah satu sektor yang merasakan dampak dan benar-benar terimpit adalah industri media.

Pada tahun 2020 ini Pemerintah Pusat mengalokasikan anggaran untuk mengatasi pandemi Covid-19 ini sebesar Rp 400,1 Triliun. Bahkan masing-masing kota dan kabupaten di Sumsel juga menganggarkan  melalui APBD yang besarnya variatif.

Karena pada dasarnya media memiliki tugas dan fungsinya untuk melakukan tugas pers. Seharusnya mendapatkan porsi atau minimal tidak dikurangi dari anggaran.

Disisi lain media justru makin sulit dalam mempertahankan industri media meski hanya untuk menghidupkan medianya sendiri. Apalagi seiring dengan makin berkurangnya aktivitas bisnis di Tanah Air karena pengaruh wabah virus corona sehingga menyebabkan media kehilangan sumber pendapatan terutama untuk biaya produksi dan operasional.

Sebaliknya, media dituntut berperan dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik, terutama dalam menyampaikan informasi yang akurat dan tidak hoax, apaIagi berkaitan dengan pemberitaan positif pencegahan dan penanganan covid -19.(Ing/rel)
Share:

Anggota Dewan PKB Sambangi & Beri Bantuan Korban Banjir



Muaradua, Portalsriwijaya.com - Anggota DPRD Kabupaten OKU Selatan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ardiyan Gama SH menyambangi korban banjir di Lingkungan Simpang Pedagan Kecamatan Muaradua.

Politikus muda ini menyerahkan paket dari Cak Imin (Ketum PKB Muhaimin Iskandar) berupa kebutuhan pokok kepada korban banjir bandang yang telah merendamkan beberapa rumah warga di bantaran sungai Komering pada Jumat dini hari lalu.

Gama sapaan akrab anggota Legeslatif ini mengungkapkan, bantuan yang di sampaikan tersebut adalah wujud kepedulian Cak Imin kepada warga yang kena musibah.


"Kepada bapak ibu warga Simpang pedagan yang kami cintai, tolong di terimakan paket kebutuhan pokok ini untuk membantu meringankan kebutuhan sehari-hari bapak ibu yang kena musibah banjir bandang sekaligus terdampak covid19," tutur wakil rakyat yang menjabat Ketua Komisi 2 ini.

Ia berharap dengan bantuan itu seluruh masyarakat khususnya para korban banjir selalu diberi limpahan kesehatan dan dilindungi Allah SWT dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

"Kami mewakili dari DPC PKB OKU Selatan mengucapkan turut berduka atas musibah dialami begitupun disampaikan Cak Imin yang turut prihatin atas musibah dan semoga kedepan tidak terulang kembali musibah banjor," ucap Sekjen DPC PKB ini lugas.


Andi salah satu wakil warga korban banjir yang menerima bantuan mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan kepedulian partai PKB yang telah hadir membantu.

"Kami warga disini mengucapkan terimakasih kepada Cak Imin dan seluruh jajaran PKB OKU Selatan, semoga Allah SWT selalu meridhoi dan semoga kita semua sehat dalam lindunganNya." tegas Andi. (FR86)
Share:

Cak Imin Menyapa Korban Banjir Bandang OKU Selatan, DPC PKB Turun Langsung Ke Lokasi


Muaradua, Portalsriwijaya.com - Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI) menyapa korban banjir bandang di Kota Muaradua Kabupaten OKU Selatan, Jumat (15/5/2020).

Gus Ami atau Cak Imin melalui DPC PKB Kabupaten OKU Selatan menyampaikan paket kebutuhan pokok bagi ratusan guru ngaji, marbot dan korban banjir bandang di Kabupaten OKU Selatan.

Pembagian tahap pertama dilakukan di lingkungan Talang Bandung bawah dan Lingkungan Simpang Pedagan Kecamatan Muaradua.

Tahap kedua pembagian akan dilakukan di Kecamatan Buana Pemaca dan Kecamatan Simpang.


Pantauan media Portalsriwijaya.com di lapangan, masyarakat gembira tampak antusias dan gembira serta terobati dengan kepedulian Cak Imin terhadap mereka.

Bantuan Cak Imin itu secara langsung disampaikan oleh Ketua DPC PKB Kabupayen OKU Selatan, Akmal Jailani SH MH beserta jajaran pengurus.

Pada kesempatan itu Akmal Jailani menyampaikan empati dan rasa prihatin dari Cak Imin dan Seluruh Pengurus PKB dari Pusat, Wilayah hingga Kabupaten kepada korban banjir bandang.

"Kami dari DPC PKB Kabupaten OKU Selatan menyampaikan salam duka dari Cak Imin untuk warga yang terkena banjir bandang sekaligus terdampak Covid 19 di beberapa titik dalam Kabupaten yang kita cintai ini," katanya.


"Ini ada amanat sedikit oleh-oleh dari beliau (Cak Imin) untuk menyapa bapak ibu sekalian, semoga duka akibat banjir ini cukup sampai disini dan tidak terjadi lagi kedepannya," tutur Akmal diamini oleh warga.

Lebih lanjut Akmal berharap kepada masyarakat kiranya selalu bersabar dan tawakal dalam menerima ujian musibah ini, serta selalu menjaga kesehatan maupun berdoa kepada Allah SWT.

"Tolong di terimakan sedikit bahan-bahan pokok ini, semoga dapat meringankan kebutuhan sehari-hari bapak ibu sekalian," terang Akmal.

Ketua RT 5 Talang Bandung Bawah, Iskandar mengungkapkan rasa terimakasih yang tak terhingga kepada partai PKB yang telah peduli kepada warganya yang sempat tidur di badan jalan pada saat musibah banjir tiba.


"Terimakasih pak, atas kepedulian partai PKB kepada kami yang satu-satunya menyambangi kami adalah partai bapak, sungguh sedih bila di kenang saat kami kena musibah, bahkan ada yang tertidur di jalan. Tolong doakan kami agar selalu sehat dan salam untuk bapak Cak Imin semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah, Aamiinn," terangnya.

Hal yang sama disampaikan warga lainnya yang mengaku dengan bantuan tersebut paling tidak bisa meringankan beban ekonomi ditengah pandemi Covid 19 dan musibah banjir dihadapi.

"Kami berharap partai lain tergerak membantu juga seperti PKB sehingga beban ratusan warga korban banjir terbantukan," katanya seraya mengucap terimakasih.( FR86)
Share:

119 KK Desa Pematang Danau Terima Dana Bantuan Langsung Tunai


Muaradua, Portalsriwijaya.com - Bantuan Langsung Tunai (BLT)  Dana Desa Pematang Danau Kecamatan Sindang Danau ke masyarakat telah diserahkan ke 119 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak akibat Pandemi Covid 19.

Penyerahan langsung dana yang bersumber dari APBN tersebut dilakukan pada Minggu (10/05) di Aula Balai Desa setempat yang disaksikan perwakilan Kecamatan, Kapolsek Pulau Beringin, Koramil, BPD, Pendamping Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda  dan Relawan Covid 19.

Kepala Desa Pematang Danau, Ziplan SP mengatakan, BLT dana desa telah disalurkan pihaknya ke 119 Kepala Keluarga (KK) yang kurang mampu terdampak dari Covid 19 di desa setempat.

"Alhamdulillah  kita telah menyalurkannya sesuai petunjuk dari pusat. Ada 119 kepala keluarga di desa kami yang mendapatkan bantuan ini dengan besaran Rp 600 ribu per kepala keluarga," terang Ziplan, Senin (11/05/2020).

Ziplan menambahkan, masyarakat yang menerima bantuan tersebut merasa terbantu dan tertolong. Apalagi perekonomian mereka sedang terganggu akibat pandemi Covid 19 yang mewabah di tanah air saat ini.

"Kami tahu kondisi mereka. Mereka yang menerima sangat tertolong adanya bantuan ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya dalam keluarga mereka di masa sulit sekarang ini," tuturnya.

Ziplan menjelaskan, dalam sistem penyalurannya dilakukan sistem jadwal setiap dusun guna menghindari kerumunan dilokasi dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19.

 "Iya, kita mematuhi aturan dalam mencegah penyebarannya dengan bergantian. Dari dusun satu hingga dusun 4. Sedangkan yang tidak bisa mengambil langsung ke kantor, kami langsung door to dor mengantarkannya dengan disaksikan pihak terkait lainnya," ungkapnya.

Ditambahkanya lagi, ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras dan berpartisipasi dalam proses penyaluran bantuan BLT desa tersebut.

"Tanpa  dukungan semua pihak tidak mungkin penyaluran BLT ini akan terlaksana dengan baik. Jadi, terima kasih  kepada semuanya," tukas Ziplan menutup pembicaraan.(FR86)
Share:

Tunggu Bantuan Kemenpora, KONI Sumsel Siap Gelar Rapid Test Atlet


Palembang, Portalsriwijaya.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) membuka opsi melakukan Rapid Test atau tes cepat untuk mendeteksi dini Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) terhadap 115 atlet yang lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Tapi, realisasi opsi itu baru bisa dilakukan setelah bantuan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) diterima.

"Kita nanti akan dapat bantuan dari Kemenpora, namun bantuan dalam bentuk apa kita belum tahu, apakah Alat Pelindung Diri (APD) atau Rapid Test," kata Hendri Zainuddin, Ketua Umum KONI Sumsel, Rabu (13/5/2020).

Hendri berharap, bantuan yang diberikan Kemenpora dalam bentuk Rapid Test, sehingga KONI Sumsel dapat melakukan tes massal kepada 115 atlet yang lolos ke PON Papua, sebagai salah satu bentuk upaya pencegahan terhadap Virus Corona.

"Mudah-mudahah salah satu bantuan yang diberikan Kemenpora adalah Rapid Test. Kalau ada Rapid Test kita bisa tes 115 atlet Sumsel yang lolos ke PON Papua," ujar HZ-sapaan akrabnya.

"KONI Sumsel belum melakukan Rapid Test kepada atlet Sumsel karena di mata anggaran tidak ada anggaran untuk Rapid Test. Kita juga sudah minta kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel untuk Rapid Test, dan kini KONI berharap dari bantuan Kemenpora," tutup Hendri.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali saat melakukan rapat virtual dengan Anggota Komisi X DPR RI yang membahas tentang realokasi anggaran terkait pandemi Covid-19 pada Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) Tahun Anggaran (TA) 2020 pada Senin (11/5/2020) mengatakan, bantuan APD yang akan diberikan berupa alat-alat kesehatan yang diperlukan oleh atlet selama menjalani latihan mandiri.

"Jadi yang dimaksud APD itu adalah alat-alat kesehatan seperti masker, hand sanitizer kemudian vitamin dan lain sebagainya. Jadi yang dimaksud bukan APD seperti pakaian robot untuk tim medis," kata Menpora.

Nantinya, bantuan tersebut akan diberikan hingga atlet-atlet daerah melalui KONI daerah atau cabang olahraga. Namun, hingga kini Kemenpora masih memikirkan pengadaannya. Ia berharap bantuan tersebut bisa terealiasasi di periode Mei-Agustus 2020. (Rel KONI Sumsel)

Share:

Pemuda Pancasila OKU Selatan Peduli Korban Banjir Bandang, Bagikan Ratusan Sembako


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com -Kepengurusan Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten OKU Selatan memberikan ratusan sembako kepada warga yang menjadi korban banjir bandang, Rabu (13/05/2020).

Pemberian bantuan yang dipimpin langsung Ketua MPC Pemuda Pancasila OKU Selatan, Zainal Muhtadin SH MM itu sebagai bentuk kepedulian pengurus terhadap para korban.

Seluruh pengurus baik di tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga ranting terketuk pintu hati untuk menyisihkan sebagian rezeki guna membantu keluarga korban banjir bandang yang melanda beberapa wilayah Bumi Serasan Seandanan.


Beberapa wilayah diberikan bantuan antara lain di Lingkungan Talang Bandung, Talang Bandung Bawah, Kampung Masjid, Simpang Pendagan, Pasar Tengah Kecamatan Muaradua.

Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten OKU Selatan, Zainal Muhtadin SH MM mengungkapkan, penyerahan Sembako itu diharapkan bisa membantu para korban banjir.

"Bantuan yang disalurkan ini merupakan wujud kepedulian Pemuda Pancasila Kabupaten OKU Selatan untuk meringankan beban dan rasa duka saudara- saudari kita yang terkena banjir bandang beberapa hari lalu, " ungkapnya.


Zainal mengatakan Ormas Pemuda Pancasila turut prihatin dengan para korban banjir, untuk itulah para anggota menyiapkan bantuan. 

"Mudah-mudahan dapat sedikit membantu dan membagi senyum kepada mereka, Kami dengar tidak sedikit barang elektronik yang rusak akibat terendam air," ujar Zainal seraya mengaku sebelum bantuan disalurkan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muaradua, Fikri Dwiansyah.

Ketua Srikandi Pemuda Pancasila OKU Selatan, Sri Wahyuningsih berharap bantuan itu dapat meringankan beban masyarakat yang terkena banjir.

"Semoga sedikit bantuan kami dapat meringankan beban derita saudara-saudara kita yang sedang bersedih. Kami harap semuanya akan selalu sabar dan tersenyum walau ujian ini sangat berat dan hampir membuat trauma," terang Yuni.


Berdasarkan pantauan Media Portal Sriwijaya di lapangan, antusias masyarakat sangat tinggi dan terenyuh dengan pristiwa yang mengakibatkan beberapa harta benda hanyut terbawa arus dan rusak.

Beberapa warga yang di konfirmasi media ini mengungkapkan rasa terimakasih kepada ormas Pemuda Pancasila yang sudah peduli kepada mereka yang sedang berduka.

"Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Ormas Pemuda Pancasila, dapat sedikit mengobati beban derita kami, walaupun banyak barang-barang elektronik yang rusak, kami juga mohon doa tidak akan terjadi lagi peristiwa serupa," terang Hanafia, satu diantara warga penerima bantuan.


Hal senada di ungkapkan Ramidi yang mengapresiasi apa yang dilakukan ormas Pemuda Pancasila tersebut.

"Kami ucapkan terimakasih atas perhatian dan peduli Ormas Pemuda Pancasila OKUS yang telah melihat dan memberi kami sedikit bantuan yang sangat berarti bagi kami," tegas Bram seraya berharap apa yang dilakukan Ormas Pemuda Pancasila diikuti ormas lainnya. (FR86)
Share:

Warga Bantaran Sungai OKUS Diselimuti Cemas, Saat Saur Air Terus Naik Setelah Hujan 10 Jam

Seorang warga mengungsi mengangkat kasur

Muaradua, Portalsriwijaya.com - Masyarakat Kabupaten OKU Selatan khususnya yang tinggal di bantaran sungai komering sejak Selasa (12/5/2020) pukul 23.00 hingga pagi, was-was dan cemas.

Penyebabnya, dua Sungai yakni Sungai Saka dan Sungai Selabung kembali pasang dan membuat ketinggian air terus bertambah.

Meningkatnya debit air komering disebabkan hujan yang terjadi di daerah hulu sungai khususnya di kawasan Kisam Raya yang terjadi pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 hingga pukul 24.00.

Berdasarkan pantauan Media Portalsriwijaya.com pada Rabu (13/5/2020) fajar, kondisi air Sungai Komering terus pasang dengan cepat hingga mulai memasuki rumah-rumah warga.

Bagian dapur atau lantai bawah beberapa rumah warga di Lingkungan Kampung Rengas dan Kampung Kepayang sudah dimasuki air.

Kondisi tersebut membuat warga panik dan cemas. Warga yang semestinya melaksanakan makan saur bersama keluarga dengan tenang justru diselimuti ketakutan mendalam.

Suryani, satu diantara warga Kampung Rengas Kecamatan Muaradua mengaku cemas air sungai kembali bandang seperti kejadian pada Jumat (8/5/2020).

"Way na kok kughuk di lom, ghangok na kok tehanyuk jak banjir jumat srampa na, mugo at teulang lagi (Air sudah masuk ke dalam rumah, pintu belakang sudah hanyut pada waktu banjir kemaren, semoga tak terulang kembali)," terang ibu yang aktab disapa ibu Sur itu.

Hal yang sama disampaikan Nur, warga Kampung Kepayang yang mengaku ditengah sibuk makan saur justru ketakutan air masuk rumah.

"Sibuk saur malah sibuk pulok (juga) oleh banyu (air)," keluhnya.

Sementara itu di Talang Bandung Bawah, kondisi air tinggal 50 cm lagi dari lantai rumah warga.

"Kami berdoa pada Allah semoga air tidak kembali pasang seperti waktu Jumat kemaren, dan semoga lekas surut," tutur Zainul.

Hingga berita ini di turunkan kondisi air masih terus naik. ( FR86)
Share:

Peduli Garda Terdepan Penyebar Informasi Covid-19, Pertamina EP Asset 2 Beri Sembako


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Ditengah pandemik Covid-19 ini, PT Pertamina EP (PEP) Asset 2 memberikan bantuan sembako kepada awak media yang tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Prabumulih.

Setidaknya, ada 65 paket sembako yang diberikan untuk disalurkan PWI kepada awak media di Kota Nanas ini.

Asset 2 General Manager (GM), A Pujianto melalui Manager Legal Relation, Fransiska Mikha didampingi Staff, Atika Rusy Kuncoro dan Ari Pahlupi menyebutkan, bantuan sembako itu merupakan bentuk kontribusi perusahaan kepada awak media.

Selama ini, kata Atika, awak media atau jurnalis Prabumulih telah mendukung dan membantu mempublikasikan kegiatan operasi dan produksi perusahaan khususnya di Kota Nanas ini.

Tidak hanya itu para awak media atau jurnalis juga menjadi garda terdepan dalam mengabarkan perkembangan Cobid di kota Prabumulih.

"Untuk itu sebagai bentuk kepedulian terhadap kinerja awak media, ditengah pandemik Covid-19 ini. Sebanyak 65 paket sembako kita salurkan kepada wartawan, kita menilai wartawan ini juga merupakan garda terdepan dalam penanganan covid dengan terus mensosialisasikan imbauan pemerintah dan mengabarkan perkembangan penanganan corona," beber Atika.

Sembako yang diberikan memang tidak seberapa nilainya, namun pihaknya berharap semoga bermanfaat dan berguna bagi awak media khususnya di Bumi Seonggok Sepemuyian ini.

"Bantuan ini, setidaknya meringankan beban awak media di tengah pandemi ini. Kita juga berharap kemitraan perusahaan dengan awak media terus berjalan dengan baik," harapnya.

Atika mengaku, perusahaan juga saat ini tengah melakukan pendataan dan tidak lama lagi akan membagikan sembako kepada masyarakat di wilayah operasional Pertamina EP Asset 2.

"Bantuan bagi masyarakat di lingkungan sekitar perusahaan tidak lama lagi akan segera dibagikan, mereka telah mendukung dan mensukseskan kegiatan produksi serta lainnya di lingkungan operasi maupun produksi," katanya.

Sementara itu, Ketua PWI Prabumulih, Mulwadi mengapresiasi bantuan sembako yang diberikan kepada awak media sebagai mitra PEP Asset 2.

"Intinya, awak media berterimakasih atas bantuan sembako dari pertamina yang telah peduli dengan para kuli tinta di Prabumulih," ujarnya.

Pria akrab disapa Kemong itu berharap kerjasama antara awak media dan perusahaan pertamina akan terus terjalin dengan baik.

"Kami berharap kerjasama terus ditingkatkan dan awak media sebagai lembaga kontrol sosial siap melakukan kerja-kerja dengan baik dan berkerjasama dengan baik bersama Pertamina," tandasnya. (Ing)
Share:

Tinjau Korban Banjir OKUS, Deru : Mak Api-api Cadang Benda, Dang Juga Cadang Hati Akibat Banjir Bah Sa



OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru mengunjungi korban banjir bandang di Kabupaten OKU Selatan, pada Senin (11/5/2020).

Kunjungan dilakukan di Tangsi bawah Kelurahan Batu Belang Jaya Kecamatan dan Desa Tanjung Sari Kecamatan Simpang.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur disambut antusias oleh masyarakat korban banjir di dua tempat kunjungan itu.

Dalam sambutannya orang nomor satu di Provinsi Sumatera Selatan ini mengungkapkan rasa prihatin dan haru, di tengah- tengah kondisi pandemi corona malah masyarakat OKU Selatan diuji musibah banjir.

Gubernur berharap para korban sabar dan tetap tangguh menghadapi musibah banjir bandang tersebut.

"Alhamdulillah pak Bupati dan segenap masyarakat tetap tangguh dalam menghadapi musibah banjir bandang ini, cadang benda mak api- api, dang juga cadang hati (rusak benda tidak apalah, jangan saja hancur hati-red/bahasa komering). Kita harus tetap tangguh menghadapi sgala ujian ini," ungkap Deru.


Tangguh yang kita maksud, kata Deru adalah tangguh dalam menjaga kesehatan dan tangguh dalam menjaga keimanan, tetap sabar dan menjaga selalu kegotong royongan.

"Semoga ujian musibah ini ada hikmah yang tercurah dari Allah Subhanahua Ta'alla, aaminn," katanya disambut aaminn oleh masyarakat.

Kepada masyarakat yang terkena musibah, Gubernur juga mengaku jika pemerintah Provinsi sudah tanggap dari beberapa hari saat kejadian dengan mengirimkan alat berat dan bantuan lainnya.

"Kepada masyarakat yang terkena musibah banjir, jalan longsor, jembatan putus harap selalu sabar. Saya sudah instruksikan Dinas PU dan dinas BPBD untuk tanggap Darurat mengirimkan alat berat ke lokasi jalan longsor dibeberapa tempat," terang HD.

Sementara Bupati OKU Selatan, Popo Ali Martopo B Comerrce mengucapkan terimakasih atas kepedulian dan kunjungan Gubernur ke rumah korban banjir dan rumah roboh serta jalan longsor yang terjadi beberapa hari lalu di OKU Selatan.

"Atas nama masyarakat Kabupaten OKU Selatan dan Pemerintah Kabupaten, kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak Gubernur beserta jajaran instansi terkait yang sudah datang berkunjung dan sangat peduli dengan warga masyarakat kami yang terkena musibah banjir, tanah longsor dan rumah roboh pada Jumat berapa hari lalu," terang Popo.

Di akhir kunjungan di Desa Tanjung Sari, saat di konfirmasi Gubernur menyampaikan Pemerintah Provinsi  menyerahkan bantuan  untuk 1340 KK korban Banjir yang mana  bantuan bervariasi.

"Secara simbolis bantuan di serahkan di Tangsi bawah dan di Desa Tanjung Sari berupa beras, mie instan, roti ibu hamil, tas anak sekolah dan selimut," terang Gubernur.

Gubernur menginstruksikan kepada Dinas PU dan terkait untuk segera membangun dan memperbaiki rumah warga yang roboh akibat banjir bandang tersebut.

"Saya instruksikan kepada Dinas terkait untuk segera membangun kembali rumah yang roboh sampai keadaannya pulih kembali," pinta HD.(FR86)
Share:

Warung Serbu Tutup Sementara, KPI Prabumulih Beralih Bagikan 520 Sembako ke Rumah Warga


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Masih ingat dengan warung nasi Serbu (Serba seribu) yang dibuka oleh Komunitas Keluarga Pajero Indonesia (KPI) Kota Prabumulih.

Warung tersebut selama masa pandemi covid 19 dan selama ramadan ditutup sementara, namun kegiatan amal itu dialihkan dengan membagi-bagikan sembako kepada masyarakat kurang mampu.

Komunitas yang diketuai oleh Budi Kumbang itu membagikan 520 paket sembako langsung ke rumah warga yang langsung dilakukan ketua berserta para anggota lainnya.

Ketua KPI Prabumulih, Budi Kumbang mengatakan, saat ini untuk warung nasi seribu dihentikan terlebih dahulu mengingat adanya pandemi covid 19 dan para kaum muslim sedang menjalankan ibadah puasa bulan Ramadan.

"Namun untuk membantu warga tak mampu tetap kita jalankan bersama anggota KPI dengan membagikan 520 paket sembako terdiri dari telor, gula, minyak goreng, tepung terigu, kopi, dan teh," kata Budi saat di konfirmasi, Minggu (11/05/2020).

Budi Kumbang menjelaskan, jika pembagian sembako kepada warga yang terdampak covid 19 dilakukan selama 3 hari dimulai dari Jumat hingga minggu.

"Selama 3 hari kita melakukan pembagian sembako kepada warga tak mampu yang terdampak covid 19 dan kita langsung distribusikan kepada warga dengan mendatangi rumahnya masing-masing sehingga tidak dilakukan pada satu tempat saja namun kita berkelililing membagikan sembako tersebut bersama para anggota lainnya," jelas pria yang akrab di sapa Budi ini.

"Di mulai Jam 2 kita Komunitas KPI Prabumulih melakukan pembagian sembako ini sambil menunggu waktu buka puasa dengan beramal di bulan suci Ramadhan ini sambil menyisir daerah pinggiran mulai dari kelurahan anak petai, Sukajadi, Nigata, Gunung Kemala, Desa Tanjung telang, Desa Tanjung raman sampai kelurahan Sindur dan Pangkul yang akan diberikan sembako tersebut," ujarnya.

Para Anggota KPI Prabumulih juga berharap dengan kegiatan tersebut dapat menggugah para komunitas lainnya untuk peduli dengan warga kurang mampu.

"Dari kegiatan ini harapan kita semoga dapat mengunggah teman komunitas lainnya dan bersama-sama membantu para warga yang terdampak covid 19 terutama di bulan suci Ramadhan ini," himbaunya.(Ing)
Share:

Respon Cepat Korban Banjir, KNPI OKU Selatan Langsung Bagi Sembako


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Banjir Bandang yang terjadi di kabupaten OKU Selatan karena meluapnya sungai Saka dan sungai Selabung mengakibatkan 4 Kecamatan terdampak atau sekitar 350 rumah terendam banjir.

Merespon dan peduli dengan kondisi bencana banjir bandang menimpa warga itu, DPD KNPI Kabupaten OKU Selatan melakukan aksi kemanusiaan dengan membagikan paket sembako.

Paket sembako yang dibagikan terdiri dari beras 5 kilogram, telur dan minyak goreng.

Pembagian yang dilakukan pada Minggu (10/05/2020) itu dipimpin langsung oleh Wahyudi SH selaku ketua DPD KNPI OKU Selatan.

Sembako dibagikan kepada warga dibeberapa wilayah seperti di Talang Bandung, kampung Masjid, Kelurahan Kisau, Kelurahan Bumi Agung, Tangsi bawah dan Way gugur.

Ketua DPD KNPI OKU Selatan, Wahyudi didampingi anggota menyampaikan duka yang mendalam atas terjadinya bencana banjir bandang menimpa warga tersebut.

"Saya mewakili semua pengurus DPD KNPI OKU Selatan menyampaikan duka mendalam atas terjadi banjir Bandang di kabupaten OKU Selatan. Sebagai bentuk solidaritas, DPD KNPI OKU Selatan membagikan sembako di tiga titik daerah terdampak," pungkas pria yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten OKU Selatan itu. (FR86)
Share:

Polisi di Muaraenim ini Ajari & Beri Fasilitas Android ke Anak Keluarga Kurang Mampu


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Ditengah wabah pandemi Covid 19 seluruh siswa baik di kota maupun kabupaten di Sumatera Selatan diperintahkan untuk belajar dirumah dan melaksanakan tugas sekolah dengan menjawab soal melalui handphone android yang di kirim melalui Grup Whatsapp sekolah masing-masing.

Namun, tak jarang masih banyak siswa kurang mampu yang tak punya handphone menjadi tidak bisa mengerjakan tugas dan terancam mendapat nilai kecil ketika bagi report. Kondisi itu sungguh memilukan dan sangat miris.

Baru-baru ini seorang Bhabikamtibmas Desa Kepur Dusun 1 Kabupaten Muaraenim yakni Bripka Nopli Wahyillah menemukan banyak anak-anak tak bisa mengerjakan tugas sekolah kaerna orang tuanya keterbatasan ekonomi sehingga untuk makan saja susah apalagi memiliki handphone lengkap dengan quota internet.

Untuk memastikan anak-anak tersebut tetap bisa mengerjakan tugas sekolah, Bripka Nopli memberikan fasilitas handphone dan mengajari tiga siswa yang tak memiliki android.

Tidak hanya memfasilitasi android, bhabinkamtibmas itu bahkan mengajari para siswa menggunakan buku panduan sekolah yang ada.

Video bhabinkamtibmas memberikan pengajaran kepada para siswa itu bahkan menyebar.

Dalam video yang berdurasi lebih kurang 13 menit tersebut Bripka Nopli sedang membantu ketiga siswa yang diketahui bernama Nazwa, Bella dan Atika saat belajar di rumah Nazwa dan tetap menaati aturan pemerintah dengan menggunakan masker.

Ucapan terima kasih disampaikan Halimah selaku orang tua dari Nazwa kepada personel kepolisian tersebut yang telah sukarela mengajari anaknya di rumah.

"Terima kasih kepada bapak polisi Bripka Nopli yang telah membantu anak kami belajar di rumah meski tak punya android," ucapnya.

Sementara itu Bripka Nopli Wahyilla menaruh harapan besar agar para siswa yang belajar di rumah di masa pandemi covid 19 dapat agar terus rajin belajar.

"Semoga di masa pandemi covid 19 ini kita dapat menyukseskan anak bangsa dengan membantu belajar di rumah terutama kepada anak yang tak punya android," tegasnya.(Ing)
Share:

Banjir Bandang Rendam Ratusan Rumah Warga OKU Selatan, Terparah Sejak Tahun 1987

Foto IST : Banjir OKU Selatan

OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Banjir bandang melanda Kabupaten OKU Selatan, pada Jumat (8/5/2020).

Akibat banjir bandang tersebut ratusan rumah di beberapa Kecamatan di Bumi Serasan Seandanan tersebut terendam banjir.

Banjir yang disebabkan meluapnya sungai Saka dan Sungai Selabung tersebut terjadi sejak sekitar pukul 01.00 dini hari hingga pagi.

Meluapnya dua sungai besar yang menyatu di kota Muaradua itu meluap diduga akibat hujan deras beberapa jam di bagian hulu sungai.

Banjir yang terjadi terparah sejak tahun 1987 tersebut menggenangi jalan perkampungan warga. Air masuk ke jalan dengan ketinggian sekitar 3 meter dari ketinggian sungai biasanya.


Hingga berita ini diturunkan air sudah mulai surut, namun air diprediksi akan kembali naik lantaran di beberapa kecamatan di hulu sungai masih terjadi hujan deras.

Beberapa wilayah di kota Muaradua yang banjir diantaranya lingkungan Pasar Lama, Kampung Rengas, Tangsi, Talang Bandung, Kisau, Talang Jawa dan pemukiman warga yang berada di sekitaran sungai Saka Selabung.

Beruntung dalam peristiwa banjir bandang itu tidak ada korban jiwa yang hanyut. Namun perabot rumah warga banyak hanyut akibat derasnya air.


"Banjir mulai malam, suaranya deras, seluruh warga keluar khususnya yang dipinggir sungai karena takut rumah ambruk ke sungai. Karena kan banyak rumah dipinggir sungai," kata Man, satu diantara warga Rengas Kecamatan Muaradua OKU Selatan ketika dibincangi.


Man mengatakan, banjir bandang itu diketahui terparah sejak banjir bandang pada tahun 1987 silam.

"Dulu banyak orang tua kita bilang banjir 1987 parah namun kata mereka ini yang paling parah karena sampai naik ke jalan airnya," lanjutnya.(FR86)
Share:

Tindaklanjuti Surat Deputi Pencegahan KPK, Bupati OKU Selatan Gelar Rapat Vidcon bersama Gubernur


Muaradua, Portalsriwijaya.com - Bupati OKU Selatan Popo Ali M B Comerce menghadiri rapat koordinasi pemberantasan korupsi terintegrasi tahun 2020 bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Pimpinan KPK RI Nurul Ghufron, Korwil II Kosupgah KPK RI beserta Tim dan Bupati beserta Walikota Se- Sumatera Selatan.

Kegiatan belangsung di ruang vidcon Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ogan Komering Ulu  Selatan pada Rabu (06/5/2020).

Turut hadir pada saat vidcon berlangsung diantaranya, Sekertaris D koaerah, inspektur, kepala BPKAD, kepala Bapenda, kepala Bappeda, kepala BKPSDM, Kepala Dinas Kominfo, kepala PMPTSP, kepala bagian pengadaan barang dan jasa.

Rapat itu menindaklanjuti surat deputi bidang pencegahan komisi pemberantasan korupsi republik Indonesia (KPK RI) nomor Und/136/KPS.00/10-16/04/2020 Tanggal 27 April 2020 Perihal Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Tahun 2020.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru mengatakan semua pihak harus siap melaksanakan implementasi program pencegahan korupsi terintegrasi pemerintah daerah pada monitoring centre for prevention (MCP).

Adapun tujuan dari program ini untuk  memperkuat komitmen kepala daerah dalam program pencegahan korupsi di lingkungan pemerintah daerah Provinsi Sumatera Selatan.

HD juga menjelaskan rapat koordinasi ini untuk memaparkan pengawasan dan pencegahan KPK di tahun 2020 dan memberikan masukan kepada instansi terkait agar tidak terjadi penyimpangan dalam mengelola dana anggaran Covid-19 yang sedang mewabah ini.

Pada kesempatan ini HD mengharapkan adanya peningkatan kerjasama yang baik dengan koordinator wilayah II tim satgas KPK RI agar dapat bersinergi untuk mengoptimalisasikan pencapaian 8 area Intervensi.

Adapun ke 8 area intervensi tersebut yakni, perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, kapabilitas APIP, manajemen ASN, Dana Desa, optimalisasi pendapatan daerah dan manajemen aset daerah

Sementara itu Nurul Ghufron pimpinan KPK RI dalam penjelanya menyatakan tiga poin yakni sebagai berikut, Keberadaan KPK RI bertujuan untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna terutama dalam penanganan Covid-19.

Penegakan Korupsi harus tetap menjadi prioritas untuk ditegakan oleh Pemerintah Daerah meskipun dalam keadaan pendemi Covid-19 dan Penjelasan tentang Stranas Korupsi yang meliputi tiga Fokus utama yaitu perijinan dan tata niaga, keuangan negara serta penegasan hukum.

Selain itu KPK RI juga menegaskan kepada jajaran pemerintah se-Provinsi Sumatera Selatan dan kepala daerah untuk memastikan pengelolaan APBD, khususnya pengadaan barang dan jasa, dana bantuan sosial, dana operasional atau sejenisnya, tidak disalah gunakan sehingga dapat menimbulkan akibat hukum. (FR-86 )
Share:

Rutan Prabumulih Bagikan 250 Takjil Bagi Pengendara Motor dan Pedagang Keliling



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Selain membagikan 500 sembako kepada warga, Rutan Prabumulih juga membagikan takjil kepada warga yang melintas di jalan Jendral Sudirman depan eks kantor Polsek Prabumulih Timur, Rabu (6/5/2020).

Tak tanggung-tanggung sebanyak 250 takjil dibagikan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang akan menyambut buka puasa.

Selain dibagikan kepada warga yang melintas, takjik juga dibagikan kepada penjual sapu, pemulung, tukang ojek dan anak-anak serta lainnya.

Pembagian dipimpin langsung Kepala Rutan dan Istri itu dilakukan jajaran pegawai Rutan kota Prabumulih.

Kepala Rutan Prabumulih, Reza Meidiansyah Purnama Amd IP SH mengatakan, serangkaian kegiatan ini memang dilakukan dalam satu hari sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.

"Sekarangkan kita sedang melaksanakan ibadah puasa ya apa salahnya jika ada rezeki dibagikan kepada warga dalam bentuk takjil yang bisa di makan saat buka puasa," ucap Reza.

"Sekarang ada covid 19 sekaligus kita dapat membantu mereka yang sedang melakukan ibadah puasa," kata Kepala Rutan Prabumulih.

Sementara itu Rasa Terima Kasih di ungkapkan Yanto salah satu pengendara yang melintas yang telah memberika takjil secar gratis.

"Terima kasih kepada rutan prabumulih yang telah memberikan takjil secara gratis kepada kami yang keseharian nya bekerja sebagai tukang ojek," ungkapnya. (Ing)
Share:

Kepala Rutan Prabumulih Beserta Jurnalis dan RT Terjun Langsung Bagikan 500 Sembako


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Sebanyak 500 sembako disalurkan oleh Kementerian Hukum dan HAM (kemenkumham) pusat kepada warga yang terdampak covid 19 dan warga tidak mampu.

Beruntung hanya terdapat 2 wilayah di Sumatera Selatan mendapat bantuan sosial yang di lepaskan secara langsung Gubernur Sumatera Selatan di antaranya Kota Prabumulih dan Baturaja.

Beberapa jurnalis prabumulih dilibatkan dalam mendistribusikan bantuan sosial yang diberikan langsung kepada warga yang membutuhkan.

Kepala Rutan Prabumulih Reza Meidiansyah Purnama Amd IP SH mengatakan, saat ini pembagian sebanyak 500 sembako yang diberikan kemenkumham ini serentak bersamaan dengan jawa timur dan batu raja.

"Bantuan sosial yang diberikan ini memang ditujukan kepada warga kurang mampu yang terdampak covid 19 dan diberikan melalui RT masing masing khususnya di sekitar wilayah rutan prabumulih," kata Kepala Rutan Prabumulih.

Ditanya kenapa beberapa jurnalis dilibatkan, Kepala Rutan Prabumulih mengungkapkan, jika para jurnalis paling tahu dan mengamati kondisi di lapangan.

"Kita melibatkan jurnalis karena mereka tahu kondisi lapangan mana yang layak untuk mendapatkan bansos tersebut kepada warga kurang mampu yang terdampak covid seperti di daerahnya masing-masing," ungkap pria yang akrab disapa Reza ini.

"Selain melalui RT dan beberapa Jurnalis, saya beserta tim yang sudah dibagi akan turun langsung ke lapangan untuk membagikan sembako kepada warga yang membutuhkan," jelas Kepala Rutan Prabumulih.

"Kita juga berharap agar bantuan ini dapat terus berlanjut sehingga bisa membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu," harapnya.(Ing)
Share:

Dewan Palembang Minta Pembagian Sembako Tepat Sasaran dan Jangan Ada Muatan Lain


Palembang, Portalsriwijaya.com - Pembagian sembako Dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang ditujukan kepada warga terdampak wabah Covid-19 di Metropolis, akan dilaksanakan pada Jumat (2020/08/05) mendatang.

Hal itu diketahui saat rapat dengar pendapat (RDP) antara komisi IV DPRD Palembang dengan Dinas Sosial (Dinsos) Palembang, pada Rabu (6/5/2020).

"Kami meminta pembagian sembako tetap sasaran, jangan ada dusta antara kita. Jangan sampai ada kepentingan apapun di dalamnya, maksudnya salurkanlah bantuan itu pada orang yang berhak menerimanya," kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Palembang, Sutami Ismail.

Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Palembang ini, mengatakan berdasarkan informasi data yang disampaikan Dinsos Palembang, jumlah penduduk miskin di Palembang sebanyak 115 ribu Kartu Keluarga (KK).

Dimana 65 ribu menerima bantuan Progam Keluarga Harapan (PKH), sementara menerima 49 ribu lainnya akan menerima bantuan dari Pemkot Palembang.

"Setelah mereka (Dinsos) sampaikan data penerima bantuan. Kami meminta agar Dinsos Palembang untuk mengecek kembali data yang dikirim RT melalui Lurah, sehingga data penerima bantuan dari Pemkot Palembang sebanyak 49 ribu KK benar-benar valid," katanya.

Disinggung terkait temuan, hapus paket sembako saat pembagian di Kelurahan Kertapati, Kecamatan Kertapati, beberapa waktu yang lalu, jawab Sutami, hanya miskomunikasi. Karena saat itu hanya uji coba atau bersantai. Terkait belum pembagian resmi dari Pemkot Palembang.

"Dinsos dan Perum Bulog sudah mengklarifikasi. Itu hanya salah komunikasi. Kami harap Dinsos bekerja maksimal, sehingga penyaluran sembako pada warga tepat sasaran," katanya.

Kadinsos Palembang, Heri Aprian Rasuan, dapat melakukan RDP dengan Komisi IV DPRD Palembang, mengatakan, pihaknya sudah menyediakan semua data penerima bantuan paket sembako pada Dewan.

"Nanti dari Bulog akan disalurkan di Kelurahan. Jumlah total penerima bantuan dari Pemkot Palembang sebanyak 49.669 KK. Insyaallah Jumat (8/5/2020) mulai disalurkan. Terkait temuan di kertapati, itu hanya mis komunikasi. Semua sudah jelas. Nanti paket sembako akan dibagikan dalam kotak bukan lagi kantong atau terpisah, "pungkasnya. (AJI)
Share:

DPC Perempuan Bangsa Ogan Ilir Gotong Royong Lawan Covid 19, Bagikan Sembako ke Warga


Ogan Ilir, Portalsriwijaya.com - 
Menindaklanjuti arahan pimpinan PKB soal dukungan penanggulangan Covid 19. Hari ini DPC Perempuan Bangsa Ogan Ilir melaksanakan kegiatan sosial membagikan sembako berupa beras, daging ayam dan masker untuk masyarakat yang terdampak Covid 19 di desa Permata Baru dan desa lain di Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir. 

Ketua DPC Perempuan Bangsa (PB) Ogan Ilir, Yustina dalam releasenya menyebutkan bahwa giat ini adalah bentuk dukungan kaum perempuan secara inklusif untuk mengurangi beban masyarakat yang terdampak wabah Corona.

Berdasarkan data yang masuk di PB Ogan Ilir terdapat sedikitnya 15 orang guru ngaji di desa permata baru terdampak dan akan diberi beras dan ayam potong. Kemudian ada juga UMKM yang akan mendapat manfaat.

"Untuk hari ini PB akan membagikan 350 paket dan akan berkelanjutan sesuai kemampuan dan dukungan dari kawan kawan kader pimpinan PKB baik yang di Legislatif maupun anggota lainnya. Ada masker 100 buah di suplay DPW PKB Sumsel juga akan kita distribusikan," ujarnya.

Sesuai dengan seruan pimpinan bahwa kegiatan ini diintegrasikan dan koordinasikan dengan komandan Gugus Tugas Penanganan Covid 19 desa Permata Baru.

"Kita mengedepankan prinsip Gotong Royong dalam kegiatan ini. Semoga dengan kegiatan ini peran kaum perempuan dapat terus meningkat dimasa datang dalam pembangunan," katanya.

Kegiatan yang di pusatkan di desa Permata Baru ini juga di hadiri Ketua DPC PKB Ogan Ilir beserta jajaran pengurus harian. (AJI/Rel)
Share:

Dihadiahi Timah Panas Dua Begal Sadis Tanjung Menang Ulu Meringis Kesakitan, Belasan Motor Curian Diamankan



OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Dua dari tiga pelaku begal sadis menggunakan senjata api rakitan (Senpira) terhadap pegawai pengantar paket JNT di jalan Pulau Beringin-Muaradua Desa Tanjung Menang Ulu Kecamatan Buay Sandang Aji, berhasil diringkus dan dihadiahi timah panas oleh petugas kepolisian Polres OKU Selatan.

Dua pelaku dilumpuhkan yakni Darsono (25 tahun) dan Joni Alimudian (33 tahun), keduanya Desa Tanjung Menang Ulu Kecamatan Buay Sandang Aji.

Selain dua pelaku turut diamankan satu pelaku lain yang masih dibawah umur inisial AF (17) yang juga merupakan warga Desa Tanjung Menang Ulu.

Dari tangan tiga pelaku berhasil diamankan barang bukti sebanyak 13 unit sepeda motor, dua pucuk senjata api rakitan (senpira) dan senjata korek, handphone, uang tunai senilai Rp 3.000.000 dan tiga buah paket JNT.

Berdasarkan informasi berhasil dihimpun, diringkusnya tiga pelaku bermula dari laporan Agus Suprianto (27) warga Way Bulan Kecamatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan yang merupakan pegawai JNT.

Korban dibegal tiga pelaku dengan cara diikuti dan kendaraan dipepet oleh tiga pelaku. Korban sempat melakukan perlawanan dengan mempertahankan tas berisi uang yang dibawanya, namun tiga pelaku mengeluarkan senpira dan mengancam akan membunuh korban hingga akhirnya korban pasrah.

Korban lalu melaporkan apa yang dialaminya itu ke kepolisian. Petugas yang mendapat laporan langsung meringkus para pelaku, namun dua pelaku berusaha kabur dan melawan petugas ketika d minta menunjukkan barang bukti hingga akhirnya dilumpuhkan menggunakan timah panas.

Kapolres OKU Selatan AKBP Deny Agung Andriana, SIK, MH didampingi Wakapolres, Kasatreskrim dan Kapolsek Buay Sandang Aji (BSA) mengungkapkan ketiganya merupakan pelaku pencurian spesialis dengan memiliki senpira.

"Ketiga pelaku ini ada yang spesialis curas, curat atau curanmor bahkan ada spesialis TKP nya di tempat ibadah mushola dan masjid yang beroperasi dinihari saat subuh," ujar Deny Agung saat melakukan press release dihalaman Mapolres OKU Selatan, Selasa (5/4/2020).

Dikatakan Deny, total terdapat 4 laporan yang diterima Polres OKU Selatan yang mengarah pada tiga pelaku, dimana satu laporan terkait 365 dan 3 laporan terkait kasus 363.

"Berdasarkan pengembangan kita berhasil disita 13 unit sepeda motor, dua pucuk senjata api senpira dan senjata korek handphone, uang tunai senilai Rp 3 juta dan tiga buah paket JNT," tegas Kapolres seraya mengatakan para pelaku akan dikenakan pasal berlapis.

Sementara itu, Darsono mengaku melakukan aksi bersama Joni Alimudian dengan berboncengan menggunakan sepeda motor mengincar target yang melintas di jalan arah Pulau Beringin. Setelah menentukan korban, kedua pelaku lalu mengikuti korban dan setelah ditempat sepi mencegat korban menggunakan senjata api.

"Dia lewat pukul 16.30 langsung kita buntuti, di Desa Penggiran dia (korban) sempat berhenti, kami lalu tunggu di Desa Tanjung Raya lalu setelah dia lewat kami susul lagi dan kami cegat di tempat sepi,"ujar Darsono.

Darsono mengaku saat melancarkan aksi menggunakan senpira mengancam akan membunuh korban dengan menembak kepalanya. Korban yang takut ditembak hanya bisa pasrah memberikan barang berharga yang dibawanya.

"Kami ancam pakai pistol, kalau dia melawan kami tembak, untungnya dia takut dan menyerahkan tas berisi duit dan barang lainnya," kata pelaku. (FR86)
Share:

Dewan Kecewa, Kadinsos Palembang Mangkir Saat Dipanggil Rapat Bahas Sembako Dikurangi Saat Dibagikan ke Masyarakat


Wakil Ketua komisi IV DPRD Palembang, Sutami Ismail saat membagikan sembako ke warga

Palembang, Portalsriwijaya.com - Wakil Ketua komisi IV DPRD Palembang, Sutami Ismail mengaku kecewa dengan Kadinsos Palembang karena tidak hadir dalam agenda rapat Komisi IV bersama Dinsos Palembang, pada Selasa (5/5/2020).

"Jadwal rapat ditunda. Kadinsos berhalangan hadir, karena ada agenda dengan Walikota, tentu kami kecewa. Jadwal rapat sudah disampaikan pada hari sebelumnya, artinya bukan dadakan. Besok, Rabu (6/5/2020) akan dipanggil lagi rapat dimulai jam 1 siang," katanya.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan, salah satu poin agenda rapat adalah meminta Dinsos Palembang membeberkan data penerima bantuan bencana Covid-19.

Kemudian yang terpenting, komisi IV mempertanyakan peristiwa pembagian sembako di Kelurahan Kertapati, Kecamatan Kertapati. Dimana isi sembako yang diterima masyarakat tidak sesuai dengan bantuan yang diberikan Pemkot.

"Tentu sebagai ujung tombak bantuan sosial. Kadinsos Palembang tau, kenapa sembako yang dibagikan bisa kurang, tentu ini menjadi pertanyaan ?," ujarnya.

Mantan wartawan Sumsel ini, meminta agar Walikota Palembang bisa segera mengevaluasi jabatan penting di Dinsos Palembang. Jangan sampai peristiwa di Kertapati terulang kembali.

"Harus dievaluasi. Ini catatan buruk bagi Dinsos," tegasnya.

Kadinsos Palembang, Heri Aprian Rasuan, saat di konfirmasi melalui sambungan telepon cellularnya mengatakan, ia berhalangan hadir dikarenakan ada agenda rapat di Polda Sumsel.

Ia mengaku, sudah mengutus Sekretaris dan Kabid-Kabid di Dinsos untuk hadir dalam rapat bersama komisi tersebut.

"Iya saya tidak bisa hadir. Rapat dengan Kapolda bersama Walikota, dengan pemerintah pusat, dijadwalkan lagi besok," katanya seraya menutup sambungan telepon. (AJI)
Share:

Ramlan Holdan : Desak Pemprov Sediakan 100.000 alat Rapid Test



Palembang, Portalsriwijaya.com, Kasus Positif Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel) semakin hari terus bertambah.

Drs. Ramlan Holdan, Ketua DPW PKB Sumsel mengatakan dengan terus meningkatnya pasien terinfeksi Covid-19 di sumsel ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) harus lebih serius dalam menekan angka yang terus bertambah.

"Konkritnya, Pemprov harus menyiapkan minimal 100.000 alat rapid test" Ungkapnya

Menurut Ramlan, Tes masif corona menggunakan metode rapid test corona adalah salah satu cara efektif untuk menekan penyebaran Covid-19.

Hal ini terbukti dari negara seperti Korea Selatan dan Islandia yang mampu mengendalikan penyebaran virus corona dan meminimalisir angka kematian.

Baca Juga : Peduli Pahlawan Terdepan Corona, DPRD OKU Selatan Beri Bantuan APD ke Petugas Medis

Tentu, tes masif corona juga perlu diimbangi dengan kapasitas fasilitas kesehatan yang memadai dan juga instruksi serta mekanisme yang jelas untuk masyarakat terkait infeksi Covid-19.

Disinilah Tugas Pemprov sebagai pemangku anggaran yang bisa mengalokasikan dana untuk memfasilitasi penyelanggaraan melalui metode rapid test secara masive di wilayah sumsel, terutama di kabupaten/kota yang sudah dinyatakan zona merah.

"Suksesnya penekanan penyebaran covid-19 melalui metode ini, perlu keseriusan pempov" Tegas Ramlan

Tes ini tujuannya menyasar sebanyak mungkin masyarakat yang berisiko tertular Covid-19 ODP dan PDP, mulai dari tenaga medis hingga orang yang tidak bisa bekerja dari rumah atau work from home. (AJI)
Share:

Portalsriwijaya.com

Arsip