Persidiwa FC Pangkul Jadi Desa Pertama Tantang Persipra FC, Serasa Main Di Lapangan Internasional

Tim sepak bola kebanggan kota Prabumulih yakni Persipra mengajak tim Persidiwa FC Pangkul bermain sepak bola, Sabtu (20/2/2021)

KPU OKU Selatan Tetapkan Popo Ali-Sholihien Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) OKU Selatan langsung menetapkan Bupati dan Wakil bupati terpilih Kabupaten OKU Selatan yakni Popo Ali M B Commerce dan Sholihien Abuasir

Ridho Minta Dukungan Gubernur Realisasikan Program Pusat di Kota Nanas

Kota Prabumulih akan mendapatkan sejumlah pembangunan proyek infrastruktur dari pemerintah pusat.

Paripurna HUT OKU Selatan Meriah, Gubernur Sumsel Puji Pertumbuhan Ekonomi OKU Selatan


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan ke-18 tahun, Pemerintah Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten OKU Selatan menyelenggarakan rapat paripurna istimewa HUT ke-18 yang jatuh pada tanggal 07 Januari 2022.


Sidang paripurna istimewa ke dua HUT OKU Selatan ke-18 ini berlangsung di ruang rapat istimewa DPRD OKU Selatan, Kamis 27 Januari 2022.

Rapat paripurna istimewa ini dipimpin dan dibuka langsung oleh Ketua DPRD OKU Selatan, Heri Martadinata. Turut hadir Gubernur Sumsel, H Herman Deru, Bupati OKU Selatan Popo Ali, Wakil Bupati OKU Selatan Sholehien Abuasir, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten dan kota se-Sumsel.


Tampak hadir juga Bupati Way Kanan, Bupati Lampung Barat, mantan Bupati OKU Selatan H Muhtadin Serai, Kapolres OKU Selatan, Dandim 0403 OKU, Kajari OKU Selatan, anggota DPRD OKU Selatan, seluruh OPD, para camat, dan Kepala Desa se-OKU Selatan.

Bupati mengatakan HUT OKU Selatan ke-18 kali ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, meski demikian perayaan HUT OKU Selatan tetap diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.


"Saya ucapakan terimakasih kepada gubernur Sumsel yang selalu hadir dan mensupport kegiatan kabupaten OKU Selatan, baik tingkat Kabupaten maupun Provinsi," tegasnya.

Dikatakan Bupati, pada HUT OKU Selatan ke-18 ini Pemerintah Daerah Kabupaten OKU Selatan mengambil tema “OKU Selatan Sigap, Tangguh dan Tumbuh Menuju OKU Selatan Bersinar, Sumsel Maju Untuk Semua”


"Tema itu kami ambil sesuai dengan kemajuan zaman, oleh sebab itu pemerintah daerah akan menyesuaikan segala sesuatunya untuk menuju OKU Selatan Bersinar," ujar Popo.

Selain itu bupati juga menyampaikan persentase capaian vaksinasi dosis satu untuk OKU Selatan telah mencapai 80%. Saat ini OKU Selatan juga sedang melakukan vaksinasi dosis 1 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun.


Lebih lanjut Bupati juga menjelaskan peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan adanya even-even akbar seperti Sriwijaya Ranau Grand Fondo dan Pekan Olahraga Provinsi.


Bupati juga menyampaikan rencana pemerintah kabupaten OKU Selatan dalam waktu dekat tepatnya di tahun ini akan segera membangun rumah sakit vertikal.

Mengakhiri sambutannya Bupati meminta doa restu dari Gubernur Sumatera Selatan dan semua elemen agar rencana pembangunan rumah sakit tersebut dapat berjalan sukses dan lancar.


Sementara itu Gubernur Sumsel, H Herman Deru dalam sambutannya mengatakan di usianya yang ke-18 kabupaten OKU Selatan tumbuh dengan pesat. Hal ini karena kerja sama antara masyarakat dan pemerintah yang saling support.


"Saat OKU Selatan dimekarkan, banyak yang ragu akan jadi apa OKU Selatan. Namun seiring waktu dan berkata kerja sama antara masyarakat dengan pemerintah, OKU Selatan mampu setara dengan Kabupaten lain meskipun pada saat itu tantangannya terkait anggaran dan APBD," ungkapannya.

Gubernur mengungkapkan dengan adanya even-even besar baik yang diselenggarakan oleh Pemerintah daerah maupun Provinsi mampu membangkitkan perekonomian masyarakat, sehingga pertumbuhan ekonomi OKU Selatan relatif tinggi.


"Adanya even-even besar ini memberikan efek positif bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat di mana pertumbuhan ekonomi OKU Selatan meningkatkan relatif tinggi," ungkap Gubernur.


Terkait pembangunan RSUD di OKU Selatan, Pemerintah Provinsi Sumsel akan mensupport dan membantu dengan mengucurkan dana senila 25 Miliar. RSUD Muaradua rencananya akan dibangun menjadi 5 tingkat dengan estimasi biaya, 3 tingkat dianggarkan dari APBD dan 2 tingkatnya dianggarkan dari bantuan Gubernur Sumsel.

"Rumah sakit itu penting, mengingat jarak rujukan sangat jauh, dan apa pun tipe RSUD di OKU Selatan pelayanan harus lebih penting. Pelayanan kesehatan terhadap masyarakat tidak hanya di RSUD namun juga di Fasyankes terdekat dan yang terpenting adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarkat," terang Deru.


"Kemudian untuk menunjukkan keseriusan kepada masyarakat Pemerintah Provinsi akan menambah dua tingkat lagi, menjadi 5 tingkat," tukas Deru. (Adv/Aj86)

Share:

BSB Prabumulih Beri Puluhan Warga Wonosari Bantuan Bibit Ikan, Ayam dan Sayuran

 



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Bank Sumsel Babel Prabumulih memberikan bantuan bibit ikan, ayam dan bibit sayuran kepada sebanyak 20 warga di Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara kota Prabumulih, pada Jumat (14/1/2022).

Bantuan bibit ikan, sayuran dan ayam itu merupakan kontribusi BSB Prabumulih dalam mensukseskan Program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) Gubernur Provinsi Sumatera Selatan.

Tidak hanya bibit, namun BSB Prabumulih memberikan bantuan lengkap dengan sarana pendukungnya seperti pakan ikan, drum, kandang ayam serta pupuk.

Pemberian bantuan dilakukan langsung oleh Kepala BSB Prabumulih Tian Kaudompu Yamin kepada Lurah Wonosari Dwi Indah Widaningrum ST di kantor Kelurahan Wonosari.

"Kita berikan bantuan sebagai bentuk dukungan atau kontribusi kita untuk mensukseskan program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan," ungkap Kepala BSB Prabumulih Tian K Yamin melalui Penyedia umum dan akuntansi Joko Tri Sutrisno ketika diwawancarai wartawan.

Joko menuturkan, untuk bantuan tersebut diberikan senilai Rp 60 juta dan diharap dapat berkembang dan meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya para penerima.


"Bantuan ini diharap tidak sekali saja, artinya seperti ayam diberikan agar berkembang dan berkelanjutan bukan malah setelah besar ayamnya dipotong tapi bertelur, dibudidayakan, begitu juga ikan dan sayuran," harapnya.

Lebih lanjut Joko mengatakan, semestinya bantuan tersebut diberikan kepada sebanyak 10 warga kurang mampu namun Pemerintah kota Prabumulih mengharapkan lebih banyak warga diberikan bantuan sehingga menjadi 20 orang.

"Semestinya sudah lama diberikan namun karena ada penambahan sehingga baru sekarang diberikan, karena kan penerima harus melalui langkah survey apakah layak atau tidak," katanya seraya menuturkan harapan pihaknya bantuan akan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Lurah Kelurahan Wonosari, Dwi Indah W mengungkapkan warga yang mendapatkan bantuan CSR Mandiri Pangan dari BSB Prabumulih melalui survey dan bukan asal pilih.

"Bantuan diberikan 300 bibit lele, 300 bibit nila, 8 ayam petelur, bibit tanaman sayur dan buah lengkap dengan kandang, pupuk, pakan ikan dan lainnya," ujarnya.

Dwi Indah juga mengaku, pihaknya menekankan kepada penerima agar mengelola bantuan tersebut karena sifatnya jangka panjang bukan untuk sekali saja.

"Jadi bukan dikasih lalu selesai tapi harapanya berkelanjutan, jadi mereka bisa mengembangkan dan mengelolanya hingga akhirnya mereka bisa mandiri pangan dari rumahnya sendiri," jelasnya.

Sebelum memilih 20 warga itu, pihaknya terlebih dahulu melakukan survey ke rumah warga penerima dan akan terus melakukan pemantauan apakah program itu berkembang atau berakhir tak berkelanjutan.

"Kami juga meminta bantuan dari RT RW setempat dan dari PPL Perikanan serta perternakan karena tidak seluruh warga penerima bisa menernak ayam dan ikan," ungkapnya seraya mengatakan kedepan rencananya akan dilombakan siapa warga bisa mengelola dengan baik bantuan program mandiri pangan itu. (SNT)







Share:

BSB Prabumulih Beri Pinjaman ke UMKM, Disperindag Bantu Etalase Jualan


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih melalui Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) dan Bank Sumsel Babel kompak memberikan bantuan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di kota nanas. 


Itu dilakukan sebagai upaya Pemkot Prabumulih dalam pemulihan ekonomi di kota nanas setelah pandemi berkepanjangan.


Puluhan UMKM yang mayoritas pedagang kuliner tersebut menerima bantuan sarana perdagangan berupa etalase dari Disperindag, timbangan dari Disperindag Sumsel serta tambahan modal usaha berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga ringan dari Bank Sumsel Babel cabang kota Prabumulih.


Kepala Disperindag Prabumulih, Muhtar Edi dalam kesempatan itu menyebutkan, bantuan diberikan kepada pelaku UMKM berupa 70 etalase dan 40 lebih timbangan. 


"Kriteria UMKM yang berhak menerima bantuan yakni mereka yang sudah mempunyai usaha minimal 2 tahun, rumahnya standar," ujarnya.


Muhtar mengatakan, pedagang yang menerima bantuan berkewajiban untuk merawat bantuan yang diberikan dan tidak bisa diperjualbelikan sesuai dengan perjanjian. 


"Nanti kita ada pengecekan/monitoring setiap 6 bulan dan aa sanksi bagi mereka yang kedapatan menjual bantuan yakni kuringan penjara 6 bulan -1 tahun," jelasnya.


Pimpinan Bank Sumsel Babel cabang Prabumulih, Tian Kedaumpu Yamin menambahkan, pihaknya memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 6 persen.


"Jika tahun lalu nominalnya Rp1 juta, sekarang nominalnya mulai dari Rp1 juta hingga Rp10 juta," sambungnya mengaku bantuan juga diberikan untuk fase pemulihan Covid-19 saat ini.


Dalam kesempatan itu, pihaknya juga memberikan bantuan CSR berupa 1 unit mesin dekortikator dan 1 unit ATBM Dogan dimana kedua alat tersebut berupa mesin produksi serat alam dari daun nanas jika dimasukkan ke mesin langsung menjadi serat dan diolah menjadi benang. 


"Jadi kita tidak hanya memberikan umpan (uang, red), tapi alat pancing juga kita berikan. Apalagi Prabumulih terkenal sebagai kota nanas," jelasnya berharap kedepan tak hanya menjual nanas melainkan dalam bentuk olahan nanas seperti benang.


Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya yang hadir dalam kegiatan itu mengucapkan selamat kepada pelaku UMKM yang menerima bantuan dan berharap perekonomian bisa lebih baik lagi. "Gunakan bantuan yang diberikan sebaik-baiknya untuk membantu perekonomian keluarga," tuturnya. (05)

Share:

Portalsriwijaya.com