Polsek Cambai Kerahkan 25 Personil Bubarkan Ribuan Warga Desa Pangkul

Pemerintah desa Pangkul Kecamatan Cambai kota Prabumulih menggelar pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Minggu (13/9/2020).l

KPU Umumkan Hasil Verifikasi Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati OKU Selatan

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten OKU Selatan mengadakan Rapat pleno Terbuka Penyampaian hasil verifikasi Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati

Viral Tolong Korban Laka Tabrak Biawak, Wakapolres Prabumulih Terima Penghargaan Kapolda Sumsel

Masih ingat dengan viralnya Wakapolres Prabumulih yang menolong penyiar radio Hasanah mengalami kecelakaan tunggal satu bulan lalu tepatnya di Kelurahan Sindur Kecamatan Prabumulih Timur.


Usir Covid-19, Pemerintah dan Polres OKU Selatan Hujani Jalan Pakai Disinfektan


Muaradua, Portalsriwijaya.com - Pemerintah Kabupaten OKU Selatan melalui Tim Gugus Tugas percepatan penanggulangan wabah Covid-19 bersama Polres OKU Selatan melakukan penyemprotan cairan desinfektan menggunakan mobil Water Canon seluruh ruas jalan protokol dalam Kota Muaradua.

Kegiatan ini dipimpin langsung Bupati OKU Selatan, Popo Ali dan Kapolres OKU Selatan, AKBP Denny Agung Andriana SIK serta para kepala OPD lingkungan Pemkab OKU Selatan.

Pantauan Portalsriwijaya.com, penyemprotan menggunakan mobil taktis Water Canon Polres OKU Selatan itu dilakukan mengelilingi ruas jalan dan tiap sudut jalan raya protokol kota Muaradua dimulai dari Terminal Muaradua pada pukul 08.00 hingga selesai.

Kapolres mengatakan, tujuan penyemprotan untuk pencegahan penyebaran luasnya wabah Covid-19 di wilayah OKU Selatan.

"Betapa pentingnya kegiatan ini untuk masyarakat, ini untuk pencegahan dan meminimalisir penyebaran luasnya wabah virus Corona di Oku Selatan apalagi Sumatera Selatan saat ini siaga tanggap darurat Covid-19," tutur Deni.

Selain penyemprotan, Polres OKU Selatan dan Tim Gugus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya pencegahan wabah virus Corona.

Masyarakat Kota Muaradua sangat berterima kasih kepada pihak Aparat Kepolisian Resort OKU Selatan yang telah memberikan penyemprotan Disinfektan ke pusat Kota Muaradua.

"Kami sangat berterimakasih kepada bapak Kapolres dan Bupati atas kepedulian kepada masyarakat untuk mencegah Virus Corona yang sudah banyak menelan korban nyawa di Luar Negeri itu," terang Ema seorang warga ketika dibincangi.

Hal senada di sampaikan Topan kepada Portalsriwijaya.com yang mengaku pihaknya selaku pedagang sangat membutuhkan pencegahan dilakukan kepolisian dan pemerintah agar tidak terkena wabah corona.

"Kami para pedagang yang tiap hari mencari nafkah di pasar ini sangat bersyukur atas kepedulian bapak Kapolres, semoga Kita semua di hindarkan dari wabah penyakit yang membahayakan nyawa tersebut," tutur Topan penuh harap. (Ajie FR)
Share:

Pemkot Prabumulih Pesan 2000 Rapid Test Covid-19 Untuk Periksa Tenaga Medis dan Warga



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Adanya satu pasien positif corona dan menjadikan kota Prabumulih zona kuning, membuat Pemerintah Kota Prabumulih bergerak cepat dengan melakukan Rapid Test terhadap orang-orang yang pernah kontak dengan pasien positif.

Menurut Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM, Rapid test akan dilakukan bagi tenaga medis yang bertugas di rumah sakit maupun orang yang ada riwayat kontak dengan pasien positif covid-19.

Namun Rapid test diberikan pemerintah provinsi untuk kota Prabumulih sendiri hanya sedikit sehingga dipastikan akan mengalami kekurangan.

"Saat ini kita hanya menyediakan 80 rapid test dan untuk sementara diutamakan hanya untuk tenaga medis yang ada rumah sakit, puskesmas, PSC 119 dan keluarga almarhum yang dinyatakan positif kemarin," kata Ridho ketika diwawancarai, Selasa (31/3/2020).

Namun menurut Ridho, Pemkot Prabumulih sendiri saat ini sudah memesan 2000 rapid test sehingga sudah disampaikan untuk secepatnya didatangkan.

"Kita sudah pesan, semoga secepatnya bisa sampai ke Prabumulih," bebernya.

Ridho mengaku dari 80 alat Rapid test hanya tersisa 5 buah, sementara 75 buah telah terpakai untuk memeriksa orang-orang kontak langsung pasien positif.

"Untuk rapid test kita kekurangan makanya sempat bingung tersisa 5 rapid test," tegasnya seraya menuturkan pihaknya sudah menginfokan kepada RT dan RW untuk melaporkan warga pendatang mengingat kita sudah ada tim penanggung jawab di 37 kelurahan/desa.(Ing)
Share:

Yohana Bagikan Hand Sanitizer di Posko Covid19 Terminal OKUS


Muaradua, Portalsriwijaya.com - Peduli dengan tenaga medis sebagai garda terdepan menghadapi wabah Covid-19 di posko-posko, Wakil Ketua DPRD Kabupate OKU Selatan, Yohana Yudha Yanti SE memberikan bantuan hand sanitizer dan air mineral ke petugas posko-posko di terminal Muaradua .

Penyerahan dilaksanakan di terminal tipe B Muaradua didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr Merry Astuti MM didampingi Kabid Kesehatan Masyarakat, Umu Manazilawati SKM dan BPBD Kabupaten OKU Selatan.

Yohana Yudha Yanti mengharapkan insan pers atau media massa agar dalam mempublikasikan kepada masyarakat jangan terlalu ekstrim khususnya mengenai para perantau yang mungkin akan mudik ke kampung halaman masing-masing.

"Jangan sampai mereka merasa terkucilkan, kasihan juga mereka, memang perlu dilakukan pemeriksaan namun jangan juga ekstrim dan memvonis mereka mudik perlu dihindari dan dikucilkan," pinta Nana sapaan akrab anak Mantan Bupati OKUS Muhtadin Serai itu.

Nana juga menyampaikan, pihaknya juga akan memberikan bantuan yang sama kepada 5 posko yang sudah disiapkan pemerintah dan berharap dengan bantuan tersebut dapat mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

"Kita dapat informasi atau laporan kemarin ada 5 posko, hari ini kita baru mengetahui bila ada 7 posko mudah-mudahan segera kita bantu semua demi masyarakat OKU Selatan," katanya. (Ajie FR)
Share:

Popo Ali Minta Kades dan Camat Periksa Kesehatan Warga Yang Mudik


Muaradua, Portalsrowijaya.com - Untuk memastikan penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona desease (COVID-19), Bupati OKU Selatan, Popo Ali B Com didampingi Wakil Bupati dan Kapolres OKU Selatan, AKBP Deny Agung Andriana SIK memantau langsung Posko Pencegahan Covid-19 Kabupaten OKU Selatan di Terminal Muaradua serta di Kecamatan Simpang, Senin (30/03/2020).

Dalam arahannya yang disampaikan kepada petugas Gugus Tugas di Terminal dan Kecamatan Simpang, Bupati OKU Selatan meminta kepada seluruh pemudik dari Kota untuk melapor kepada Kepala Desa masing-masing untuk dilaksanakan pemeriksaan dan pemantauan.

"Kepada para pemudik di dari luar Kota untuk segera melapor kepada Kades guna langsung dilakukan pemeriksaan dan agar bisa dipantau," tegas Popo.

Popo Ali juga menghimbau melalui Camat Simpang dan Kepala Desa Kecamatan Simpang untuk sementara waktu Kalangan Pasar Simpang yang berjualan bahan sandang untuk ditunda aktivitasnya dan lebih diutamakan yang berjualan bahan kebutuhan pokok (sembako).

"Kepada pak Camat dan Kades Simpang untuk menunda aktivitas pasar kalangan sementara waktu, kecuali kebutuhan Sembilan bahan pokok yang menjadi kebutuhan mutlak masyarakat," pintanya.

Bupati juga sangat berharap kepada seluruh Kepala Desa dan masyarakat bersama gotong royong untuk memantau para pendatang dan diarahkan melaksanakan pemeriksaan kesehatan ke Puskesmas atau Bidan Desa setempat.

"Kepada seluruh Kepala Desa Se Kabupaten OKU Selatan saya minta untuk bergotong royong bersama Masyarakat untuk memantau jika ada pemudik untuk diarahkan pemeriksaan kesehatan ke Puskesmas atau bidan desa Setempat," pinta Popo lugas. (Ajie FR)
Share:

Kendaraan Damkar, Polisi dan TNI Akan Dikerahkan Semprot Disinfektan, Ini Rute Akan Dilintasi

Petugas Damkar semprot disinfektan

Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Antisipasi dan upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19, Pemerintah Kota Prabumulih kembali akan melakukan penyemprotan disinfektan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman kota nanas.

Penyemprotan disinfektan itu sendiri rencananya akan dilakukan Selasa (32/3/2020) oleh Pemerintah kota Prabumulih menggunakan kendaraan pemadam kebakaran.

Seluruh armada pemadam kebakaran akan dikerahkan untuk mengusir dan membersihkan kota Prabumulih dari wabah virus Covid-19.

Selain itu kendaraan dari kepolisian dan TNI Yinzipur 2 SG juga akan dikerahkan dalam aksi penyemprotan disinfektan di seluruh jalur jalan Bumi Seinggok Sepemunyian itu.

Rencana penyemprotan itu diumumkan secara tertulis melalui media sosial kepada masyarakat pada akun damkar Pemkot Prabumulih dan Kominfo Prabumulih.

Adapun 3 rute yang akan di lakukan penyemprotan disenfektan diantaranya dari Pendopoan Rumah Dinas Walikota Prabumulih hingga Tugu Nanas Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat.

Lalu rute kedua dari Pendopoan rumah dinas Wako menuju Kelurahan Tanjung Raman Kecamatan Rambang Kapak Tengah dan rute ketiga dari pendopoan menuju arah Desa Pangkul Kecamatan Cambai serta Jalan Padat Karya Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur.

Dalam pemberitahuan itu pemerintah memohon pengertian semua masyarakat agar bersama memerangi wabah virus corona alias Covid-19 yang makin mengkhawatirkan.(Ing)
Share:

Tegur Kerabat Ribut, Sardin Justru Tewas Dibacok

Tempat korban tewas dibacok

Muaradua, Portalsriwijaya.com - Malang nasib dialami Sardin, warga Desa Rantau Panjang Kecamatan Buay Rawan Kabupaten OKU Selatan dan merupakan asli Desa Karang Pendeta Kecamatan Tiga Dihaji.

Niat hati hanya ingin menegur dan melerai pertikaian kerabat justru harus ditebus Sardin dengan kehilangan nyawa.

Korban Sardin tewas mengenaskan dengan beberapa luka bacok dilakukan Riswandi alias Wandi (35 tahun) yang merupakan warga Zidam Desa Pelangki Kecamatan Muaradua, pada Senin (30/3/2020) siang.

Peristiwa berdarah itu bermula ketika Herawati (42 tahun) yang sedang ditinggal sang suami Sulaiman (43 tahun) bekerja sedang mengurut warga di pondoknya di kawasan Simpang Kapuk gang Sembilan Kelurahan Batu Belang kaya kecamatan Muaradua.

Saat tengah melakukan upahan urut itu, Herawati kedatangan tamu yang tak lain merupakan menantunya yakni Desi (30 tahun). Desi yang datang langsung marah-marah menanyakan suaminya yang merupakan anak kandung Herawati karena sudah beberapa hari tidak pulang.

Lantaran tidak tahu, Herawati lalu menjawab tidak mengetahui dan meminta Desi agar sopan dengan mertua serta menyuruh untuk pulang.

Setelah Desi pulang, saat bersamaan korban Sardin mendatangi pondok Herawati meminta bibit pisang untuk ditanam di kebun miliknya.

Lalu setelah selesai mengambil bibit, Sardin mendapat tawaran minum kopi dari Herawati. Lantaran masih kerabat dan kopi telah dibuatkan, Sardin tak bisa menolak hingga kemudian menghampiri pondok untuk meminum koli.

Belum lama minum kopi, tiba-tiba datang Wandi yang merupakan kakak dari Desi menantu Herawati.

Wandi datang dengan muka kesal dan langsung marah-marah kepada Herawati. Wandi mempertanyakan kenapa Herawati memarahi adik kandungnya

Melihat orang tua dimarahi anak masih muda, Sardin lalu berniat mendamaikan dan menenangkan. Namun ucapan Sardin yang meminta Wandi sabar justru makin membuat pelaku kesetanan.

Pelaku mendorong Sardin dan membacok bagian dada dan perut korban beberapa kali lalu langsung kabur.

"Waktu itu dio (Wandi-red) datang marah-marah, Sardin ngomong sudahlah selesaikan baik-baik, tunggu bapak (Sulaiman-red) balok. Ternyato Wandi dak senang ditegur, dio langsung dorong badan Sardin sampe nyampak dan pas posisi nyampak langsung di tujahnyo," ungkap Hera sedih.

Hera menuturkan, Wandi membacok Sardin hingga beberapa kali di bagian dada dan perut yang membuat korban tewas ditempat.

"Sudah nujah dio langsung lari nyerahkan diri ke polisi," katanya seraya menuturkan tidak menyangka kerabatnya itu harus meninggal dengan cara tragis.

Kapolres OKU Selatan, AKBP Deni Agung Indrayana SIK melalui Kasatreskrim, AKP Kurniawi membenarkan kejadian pembunuhan gara-gara masalah sepele tersebut.

"Pelaku telah kami amankan, tersangka diserahkan langsung oleh Kepala Desa Pelangki. Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan petugas kami dan pelaku akan dijerat pasal tentang menghilangkan nyawa seseorang," tegasnya. (Ajie FR)
Share:

Graha Serasan Seandanan, Hotel Bintang Tiga di OKU Selatan Nan Megah Menghadap Danau Ranau


Muaradua, Portalsriwijaya.com - Masyarakat di Bumi Serasan Seandanan akan segera memiliki Graha yang setara Hotel berbintang tiga. Graha tersebut di beri nama Graha Serasan Seandanan yang berlokasi tepatnya sekitar lebih kurang 250 meter dari tepi pantai Danau Ranau.

Tentu saja proses Pembangunan yang cukup memakan waktu yang mana mulai pembangunan dari tahun 2019 dengan Anggaran Multiyears.

Graha Serasan Seandanan dibangun diatas lahan seluas lebih kurang 1 hektare tepatnya di Mess Pemda yang sekarang masih berdiri.

Kontraktor proyek yang dibincangi media Portalsriwijaya.com mengungkapkan, Pembangunan Graha tersebut sudah memasuki tahap finishing atau sudah di atas 50 persen fisiknya.

"Alhamdulilah pembangunan hampir selesai, sekarang tahap finishing," ungkap Pengawas Kontraktor PT Berkat Serasan Mandiri yakni Boy ketika dibincangi.

Menurut Boy, Graha itu dibangun dengan dua lantai akan memiliki fasilitas 62 kamar yang terdiri dari 2 kamar kelas Suite atau PIV, 2 kamar kelas Deluxe dan 48 kamar kelas standar.

"Fasilitas lainya yang sedang kita bangun kolam renang anak-anak dan dewasa, metting room, lobbyroom dan Resto, Insya Allah pada Desember nanti sudah dapat kita serahterimakan kepada Pemerintah Daerah," kata Boy sambil menunjuk lokasi Metting room yg akan di bangun di lantai dua Graha menghadap ke Gunung Seminung dan Danau Ranau.

Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pekerjaan Umum berharap pekerjaan tersebut dilaksanakan tepat waktu dan tentunya berkualitas baik untuk kebanggaan masyarakat Kabupaten OKU Selatan.

"Untuk tahap Pembangunan memang sudah memasuki finishing, namun belum kita lakukan penghitungan volume tepatnya sekarang, tapi betul sudah di atas persentase 50 persen," ujar Kepala Dinas PU, A Farid Effendy ST MM melalui Pejabat Pembuat Komitmen, Pradana Adinugraha ST

Adi mengatakan, untuk pekerjaan fisik Graha di lakukan Multiyears dengan menggunakan Dana Pembangunan APBD atau nilai kontrak sebesar Rp. 24.724.753.558,89 yang di laksanakan oleh PT Berkat Serasan Mandiri.

"Mudah-mudahan Desember selesai dan segera bisa dimanfaatkan untuk masyarakat," harapnya.(Ajie FR)
Share:

Biar Aman Masuk-Keluar Prabumulih, Kadinkes Himbau Periksa di Tiga Pos Covid-19 Disiagakan Pemerintah


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19, Pemerintah Kota Prabumulih mendirikan tiga posko di perbatasan kota nanas untuk memeriksa warga masuk dan keluar apakah terpapar virus atau tidak.

Tiga posko Covid-19 didirikan antara lain di Tugu Selamat datang Desa Pangkul Kecamatan Cambai, di tugu nanas arah Muaraenim Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat dan di tugu tani Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Prabumulih, dr H Happy Tedjo Tjahyono. Tedjo mengaku jika pemerintah kota Prabumulih saat ini meningkatkan siaga satu dalam menanggulangi waspada covid-19.

"Pemerintah kota Prabumulih saat ini meningkatkan kewaspadaan siaga satu dengan menyediakan 3 pos yang ditempatkan di perbatasan pintu masuk prabumulih diantaranya di daerah pangkul, tugu nanas, dan simpang empat tanjung raman," katanya, Minggu (29/03/2020).

Dengan adanya posko itu menurut Tedjo, masyarakat yang keluar dan masuk kota Prabumulih akan dilakukan pemeriksaan suhu badan dan lainnya.

"Untuk warga boleh melintas namun yang masuk dan keluar akan didata serta disensor suhu badan dan disemprot disinfektan terlebih dahulu, lalu kita tanya riwayat perjalanan karena kalau dari zona merah dan kuning yang artinya kewaspadaan terhadap covid-19 ditingkatkan," ungkapnya.

"Untuk penjagaan di pos perbatasan sendiri kita melibatkan beberapa aparat dan instansi diantaranya Polres Prabumulih, Dinas Perhubungan, polPP, dan dari pihak dinas kesehatan sendiri guna mengecek dan mendata masyarakat yang keluar masuk prabumulih," bebernya.(Ing)
Share:

Pengawas Proyek Waduk Tiga Dihaji Meninggal Terbawa Arus Sungai Selabung, Ini Kronologis Lengkapnya



Muaradua, Portalsriwijaya.com - Seorang pengawas lapangan mega proyek Bendungan Waduk Tiga Dihaji dari TPP KSO PT Nindya Karya (NK) tewas terseret arus sungai Selubung, pada Sabtu 28 Maret 2020.

Korban yang tewas terseret arus sungai Selabung yang meluap akibat hujan deras tersebut yakni Dona (43) yang diketahui merupakan warga Kota Palembang.

Jenazah korban yang hilang pada Sabtu sore baru berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Sub Unit Siaga SAR OKU Timur, BPBD OKUS, TNI, Polri dan dibantu masyarakat pada Minggu (29/3/2020) sekitar pukul 17.00.

Para petugas yang menyisiri seluruh pinggir sungai kesulitan menemukan korban lantaran arus yang deras dan air sungai keruh.

"Kita bersama seluruh tim alhamdulilah berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 15.00 sore. Jenazah saat ini berada di RSUD Muaradua dan akan langsung dibawa ke kota Palembang di rumah duka," ungap Donny Agusta, Kepala BPBD OKU Selatan kepada wartawan.

Senada disampaikan Kepala Kantor Basarnas Palembang, Hery Marantika mengatakan korban ditemukan berjarak 500 meter dari tempat pertama terjatuh dan tenggelam.

"Jenazah saat pencarian berhasil ditemukan warga dan tim, jenazah telah dibawa dan kami berterimakasih kepada semua pihak telah membantu dalam pencarian meski kita sangat menyesalkan korban telah dalam keadaan meninggal dunia," katanya.

Peristiwa tenggelamnya Dona yang merupakan pengawas proyek bendungan itu bermula ketika korban bersama Sahidin dan seorang operator alat berat pulang dari mengecek pekerjaan diseberang sungai diwilayah aliran sungai Desa Suka Bumi Kecamatan Tiga di Haji Kabupaten OKU Selatan pada Sabtu (28/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kemudian terjadi hujan deras dan arus sungai Selubung mulai membesar, ketiganya kemudian pulang menyeberang sungai menggunakan perahu ponton.

Saat ditengah sungai, perahu ponton ditabrak akar bambu yang hanyut sehingga perahu terbalik dan ketiganya tercebur ke sungai.

Sahidin dan satu pekerja alat berat berhasil berenang ke pinggir ditengah arus yang deras. Sementara korban Dona diduga tidak bisa berenang terseret arus dan hilang tidak kelihatan.

Kedua pekerja itu kemudian memberitahu pekerja lainnya dan pemerintah desa serta kepolisian, selanjutnya dilakukan pencarian dan berhasil ditemukan tersangkut di dalam air sekitar 500 meter dari lokasi tercebur.

"Kami dak nyangko tibo-tibo ado akar bambu nabrak, perahu kami terbalik dan kami tercebur ke sungai," ujar Sahidin warga Sukabumi yang juga karyawan di Waduk Tiga Dihaji dengan perasaan sedih.

Hal ini dibenarkan oleh Camat Tiga Dihaji, Inada yang mengatakan dua saksi selamat sementara satu orang perempuan meninggal dunia.

"Yo kejadiannyo kato saksi pas nak balek dari lokasi ngecek gawean operator di seberang, tibo-tibo perahu ponton terbalik," ujar Inada kepada wartawan.(Ajie FR)
Share:

Kepala Dinas Kesehatan Ungkap Pasien ODP, PDP, dan P2DT Alami Peningkatan


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Berdasarkan data Dinas kesehatan kota Prabumulih hingga Jumat (27/03/2020) diketahui jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Pelaku Perjalanan Daerah Terjangkit (P2DT) virus corona mengalami peningkatan.

Jumlah warga berstatus ODP sebanyak 27 orang, PDP sebanyak 2 orang dan 30 orang berstatus pelaku perjalanan dari daerah terjangkit virus corona.

Untuk P2DT sendiri berjumlah 30 orang tidak seluruhnya dari kota Prabumulih namun ada juga dari luar daerah kota nanas.

Hal tersebut diungkapkan langsung dr Happy Tedjo selaku Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Prabumulih kepada wartawan belum lama ini.

"Sebanyak 27 jumlah ODP dan selesai pemantauan 8 orang serta yang saat ini masih proses 19 orang. Kemudian untuk status PDP satu orang selesai dan pelaku perjalanan area terpapar sebanyak 30 orang," kata Tedjo diwawancara belum lama ini.

Kepala Dinas Kesehatan dr Happy Tedjo mengungkapkan, salah satu pasien PDP yang saat ini dirawat Rumah Sakit Pertamedika yang berada di Komplek Perumahan Karyawan Pertamina EP Asset II Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat merupakan warga kabupaten PALI.

"Dikarenakan warga Pali untuk masalah pendataan masuk dalam data dinas kesehatan Pali meski dirawat rumah sakit Prabumulih," ungkapnya.

Sementara untuk 30 orang yang masuk dalam kategori P2DT adalah merupakan warga berasal dari beberapa daerah di luar kota Prabumulih.

"Kalau terpapar ya yang di Prabumulih sekarang, walau dia (P2DT) itu dari luar kota Prabumulih seperti karyawan perusahaan yang pulang dari Jakarta atau Tangerang, jadi campuran," bebernya.

Sebelumnya, jumlah penanganan ODP dan PDP Covid-19 di kota Prabumulih oleh pihak Dinkes Prabumulih pada Rabu (25/3/2020) diketahui ada sebanyak 12 orang. Dengan rinciannya masing-masing sebanyak 11 orang berstatus ODP dan 1 orang berstatus PDP.

"Untuk saat ini jumlah ODP ada sebanyak 19 orang dengan rincian sudah selesai dipantau sebanyak 8 orang. Dan masih ada sebanyak 11 orang yang masih berstatus ODP. Sementara untuk 2 orang yang berstatus PDP kemarin satu orang sudah dinyatakan sembuh," bebernya. (Ing)
Share:

Peduli Tim Medis, Walubi Prabumulih Sumbang Seribu Alat Pelindung Diri & 10 Dus Susu Beruang


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Dalam mencegah dan menanggulangi merebaknya covid-19, Walubi kota Prabumulih membantu pemerintah Alat Pelindung Diri (APD) untuk tim medis di Prabumulih.

Sebagai bentuk partisipasi dan kepedulian antar umat beragama ketua perwakilan umat budha Indonesia (Walubi) Indonesia menyumbangkan seribu jas hujan dan 10 dus susu beruang untuk diberikan kepada tim medis yang betugas di rumah sakit prabumulih.

Hal itu diungkapkan secara langsung ketua Walubi Kota Prabumulih Suandi. Menurut Suandi, dengan merebaknya virus corona yang saat ini sudah memasuki wilayah sumatera selatan tim medis menjadi pejuang yang sangat mengkhawatirkan tim diantaranya tim medis.

"Karena mungkin masih minimnya APD bagi tim medis, untuk tahap pertama ini kita hanya bisa menyumbangkan seribu jas hujan dan 10 dus susu beruang sebagai bentuk kepedulian dan partisipasi kita terhadap tim medis yang saat ini berjuang melawan covid-19 demi menyelamatkan nyawa orang lain," jelasnya saat dikonfirmasi melalui via wa, Jumat (27/03/2020).

Suandi mengatakan, jika bantuan ini sebagai tahap pertama karena untuk bantuan hand sanitizer dan sarung tangan akan dilakukan tahap kedua.

"Untuk sekarang bantuan kita lakukan di tahap pertama karena nantinya akan ada tahap kedua berupa sarung tangan dan hand sanitizer karena pemerintah saat ini memerlukan APD bagi tim medis dan untuk bantuan kedua harus di order terlebih dahulu karena terbilang langkah," jelas ketua walubi kota Prabumulih.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan dr Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Prabumulih, Ir Hj Suryanti Ngesti Ridho melalui Wakil Ketua Bidang UTD, dr Hesti mengungkapkan rasa terimakasih atas bantuan yang diberikan walubi Prabumulih.

"Karena saat ini yang sangat kita butuhkan APD untuk tim medis bantuan ini sangat berharga dan meringankan tenaga kesehatan kita yang bertugas dirumah sakit," ucapnya.

Hesti selaku Sekretaris Dinas Kesehatan Pemkot Prabumulih menuturkan, bantuan tersebut akan didistribusikan langsung rumah sakit yang ada di prabumulih, puskesmas, maupun PSC 119.

"Untuk bantuan yang diterima kita akan langsung distribusikan ke seluruh rumah sakit yang ada di prabumulih, puskesmas, maupun PSC 119 dengan menyesuaiakan jumlah tenaga medis dan kasus yang dirawat saat ini," tuturnya.

Harapan kita juga dapat bantuan seperti ini dapat terus dilakukan yang tak hanya untuk tenaga medis namun juga kepada masyarakat yang saat ini sedang membutuhkan," harapnya.(Ing)
Share:

Dua Oknum Anggota Polres OKU Selatan Diringkus Bawa Sabu di Polres Lampung Utara


Muaradua, Portalsriwijaya.com - Dua oknum anggota kepolisian Polres OKU Selatan berpangkat Brigadir diamankan anggota Polsek Sungkai Utara Polres Kabupaten Lampung Utara kedapatan memiliki narkoba jenis sabu dan pil ekstasi, Rabu (25/3/2020) pukul 22.00.

Kedua oknum tersebut adalah MA (34) dan TZ (34) bertugas sebagai anggota Shabara di Mapolres OKU Selatan.

Keduanya diringkus di luar daerah di wilayah jalan Dusun Beruas Desa Negeri Ratu Kecamatan Sungkai Utara Kabupaten Lampung Utara.

Kapolres OKU Selatan, AKBP Deny Agung Andriana SIK MH membenarkan kedua oknum anggota yang selama ini menjadi pantauan Polres OKU Selatan atas dugaan kasus narkoba diamankan di wilayah hukum Mapolres Lampung Utara.

"Iya Benar, memang untuk MA termasuk orang yang kita pantau, sementara untuk TZ itu pindahan dari OKU Timur yang bermasalah," ungkap Kapolres kepada Portalsriwijaya.com, Kamis (26/3/2020).

Diungkapkan Kapolres, kedua oknum tersebut sebelumnya bahkan sempat mendapati hukuman sidang disiplin dari Polres OKU Selatan dan OKU Timur.

MA sempat dijatuhi hukuman kurungan internal selama 21 hari.

"Untuk MA sudah pernah kita jatuhkan hukuman sidang disiplin, berupa kurungan penjara 21 hari dan untuk TZ juga saya dapat info pernah dijatuhi hukuman disiplindi Polres OKU Timur," ungkap Kapolres.

Terkait kedua oknum anggota yang melanggar aturan tersebut Polres OKU Selatan menyerahkan  proses hukum pada Polres Lampung Utara.

"Sudah kita serahkan ke gakkum nya ke Polres setempat," tegas Deny Agung.

Keduanya berhasil diamankan anggota Resmob dan anggota Polsek Sungkai Utara Polres Lampung Utara, berawal dari adanya informasi penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan Ekstasi ditempat kejadian perkara (TKP).

Kemudian petugas setempat mendatangi TKP dan mengamankan kedua orang pelaku bersama barang bukti yang ditemukan 1 paket sabu dan 5 butir Pil Ekstasi serta alat-alat untuk mengkonsumsi shabu yang diakui milik pelaku MA. (Ajie F)
Share:

Antisipasi Covid-19, 5 Ton Disenfektan Disemprotkan Polres Prabumulih di Sepanjang Jalan Sudirman


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Dengan menggunakan mobil Water Canon, sebanyak 5 ton disenfektan disemprotkan Polres Prabumulih di sepanjang jalan Jendral Sudirman kota nanas, Kamis (26/3/2020).

Pantauan Portalsriwijaya.com, beberapa kawasan dilakukan penyemprotan disenfektan oleh Polres Prabumulih diantaranya kawasan Pasar Tradisional Modern (PTM), sepanjang Jalan Jendral Sudirman, toko-toko serta di permukiman warga kota Prabumulih.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIK MH mengatakan, guna mencegah mewabahnya virus corona dilakukan penyemprotan disenfektan di kota Prabumulih.

"Menanggapi kewaspadaan virus corona kita lakukan penyemprotan disenfektan dengan mengerahkan semua peralatan, penerangan, patroli serta menggunakan mobil AWC (Armored Water Cannon)," ujar kapolres.

Wayan Sudarmaya mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan social distancing (jaga jarak) sesuai dengan anjuran pemerintah dalam mencegah mewabahnya virus corona.

"Kita himbau kepada masyarakat untuk melakukan sosial distancing dan mengurangi aktivitas kerumunan sebagai langkah dan kewaspadaan terhadap covid-19," imbaunya.(Ing)
Share:

Antisipasi Covid-19, Kakanwil Minta Pegawai Rutan Prabumulih Jangan Keluar Kota


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Cegah covid-19 Rutan Prabumulih tingkatkan siaga satu dan melakukan sterilisasi ruangan dengan pemyrmprotan disenfektan di seluruh lokasi yang menjadi rawan penularan virus corona.

Kesiapan Rutan Prabumulih mencegah dan mengantisipasi Covid-19 itu ditinjau langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Provinsi Sumatera Selatan, Ajub Suratman Bc IP Spd Msi.

Ajub didampingi Kepala Rutan Kelas IIB Prabumulih, Reza Meidiansyah Purnama Amd IP SH meninjau penyemprotan dan sterilisasi ruangan dari bahaya corona.

Dalam kunjungan itu Ajub meminta seluruh jajaran mematuhi imbauan menteri dalam menghadapi corona untuk sementara penundaan persidangan maupun tidak dilakukan penerimaan tahanan.

"Menghadapi covid-19 ini terkait kebijakan menteri untuk sementara tidak menerima tahanan dan persidangan akan dilakukan melalui telecomperence atau video call karena kita harus steril dan menjaga jarak selama situasi memungkinkan serta jangan sampai warga binaan ada yang terpapar," kata Kakanwil kepada wartawan, kemarin.

Ajub juga meminta para pegawai agar tidak melakukan perjalanan ke luar kota khususnya kota yang terpapar virus Covid-19.

"Saya himbau kepada pegawai untuk tidak keluar kota sampai situasi memungkinkan dan diharuskan selalu stay di tempat," pintanya.

Sementara itu, Kepala Rutan Prabumulih, Reza Meidiansyah Purnama Amd IP SH menuturkan, kesiagaan rutan prabumulih dalam mengantisipasi covid-19 sudah dilakukan.

"Sebelum masuk kita dalam rutan pegawai di sterilisasi penyemprotan dan handsanitizer maupun disenfektan sudah kita siapkan," jelasnya.

Untuk ruang isolasi, Reza mengaku sejak sebelumnya telah disediakan satu ruangan namun ditambah dua ruang isolasi lagi untuk persiapan warga binaan.

"Apabila ada yang terpapar ruang isolasi siap dan untuk tim medis sendiri kita bekerjasama pihak puskesmas," bebernya.(Ing)
Share:

Antisipasi Covid-19, Binpres dan Sport Science KONI Sumsel Diminta Telaah Kondisi Atlet

Sekretaris Umum KONI Sumsel Ir Suparman Romans

Palembang, Portalsriwijaya.com - Guna mencegah global pandemi Virus Corona atau Covid-19, bidang pembinaan dan prestasi serta sport science Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel diminta melakukan telaah dan kajian tentang kondisi atlet.
Dengan kondisi saat ini apakah proses latihan tetap di imbau untuk dilakukan untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Oktober 2020 mendatang atau melakukan tindakan preventif untuk meniadakan latihan atlet sementara waktu.

Demikian dikatakan Sekretaris Umum KONI Sumsel Ir Suparman Romans saat merespon kondisi Sumsel yang kini masuk dalam status tanggap darurat atau siaga, Kamis (26/3/2020).

"Para atlet, pelatih dan ofisial agar tetap waspada karena ini pandemi, dan ini jadi isu nasional. Sebagai insan olahraga, perlu memiliki imun yang kuat. Kalau memang kondisi tak kondusif kebijakan atlet untuk memproteksi diri bisa diambil," jelasnya.

Ia menambahkan sesegera mungkin pihaknya akan berkordinasi dengan bidang pembinaan dan prestasi serta sport science untuk melakukan langkah yang perlu diambil dalam menyikapi pandemi Covid-19 tersebut.

"Karena ini harus menjadi pengawasan Binpres dan Sport Science agar ada unsur kesehatan di sana. Agar membuat telaah dengan mengutamakan kesehatan," tegasnya.

Dikatakannya bahwa diharapkan bidang pembinaan dan prestasi agar memonitor pengaturan jadwal latihan dengan tetap mematuhi rambu-rambu kewaspadaan penyebaran Covid-19 ini.

Jangan sampai semangat latihan untuk membela Sumsel di PON nanti terhambat dengan hal-hal yang tidak diinginkan. Kesehatan tetap menjadi pilihan nomor satu atlet yang harus diterapkan.

"Mudah-mudahan kita segera mendapat laporan Binpres dan Sport Science untuk memberikan langkah preventif," harapnya.

Tak lupa ia meminta kepada semua pengurus, karyawan dan satgas KONI Sumsel untuk menggunakan alat pelindung diri seperti masker, menghindari kontak langsung dan juga menggunakan hand sanitizer.(AJI/Ril)
Share:

Ridho dan Seluruh Warga Prabumulih Bahu Membahu Semprotkan Disinfektan Usir Corona


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM turun langsung memantau dan melakukan penyemprotan disinfektan secara massal di seluruh wilayah Kota Prabumulih, pada Rabu (25/3/2020).

Penyemprotan itu melibatkan semua elemen masyarakat di mulai dari tingkat RT dan RW, Kelurahan, Kecamatan, semua OPD Pemkot Prabumulih dan semua stakeholder yang ada di kota Prabumulih.

Dengan menggunakan alat yang dimiliki, masyarakat menyemprotkan cairan disinfektan yang dibuat sendiri menggunakan pemutih pakaian dan pembersih lantai.

Tidak hanya itu, mobil pemadam kebakaran Pemkot Kota Prabumulih dan juga mobil penyemprot dari Yon zipur 2 SG dikerahkan untuk menyemprotkan cairan disinfektan di jalan-jalan protokol Kota Prabumulih.

Kegiatan penyemprotan disinfektan massal ini dalam rangka meminimalisir penyebaran virus covid 19.

Tak hanya itu, tempat ibadah dari semua pemeluk agama tak luput dari semprotan disinfektan.

Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya berterimakasih kepada semua elemen masyarakat kota Prabumulih yang telah bahu membahu dalam menanggulangi penyebaran covid-19 di kota Prabumulih.

"Saya juga menghimbau kepada masyarakat agar melakukan pola hidup bersih dan sehat, menjaga jarak, serta mematuhi semua instruksi pemerintah," tegasnya.(Ing)
Share:

Warga Binaan Rutan Prabumulih Obati Rasa Rindu Keluarga Melalui Video Call

Kepala Rutan melihat napi video call

Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Untuk antisipasi penyebaran virus corona seluruh instansi pemerintah dan masyarakat diminta untuk membatasi pertemuan antar warga serta diimbau agar diam dirumah selama dua minggu.

Hal itu juga dilakukan Rutan Kelas IIB Prabumulih yang sejak beberapa hari lalu membatasi pengunjung membesuk para narapidana atau warga binaan.

Namun meski demikan, Rutan Prabumulih menyediakan sejumlah untuk melakukan komunikasi video call guna melepas rindu kepada keluarga.

Kepala Rutan Prabumulih, Reza Meidiansyah Amd IP SH mengatakan, kalau Rutan Prabumulih sudah menerapkan sesuai dengan surat edaran salah satunya penanggulangan dan pencegahan covid-19 dengan mengurangi kunjungan bagi warga binaan.

"Dalam mencegah dan menanggulangi merebaknya virus corona ini kita tutup kunjungan selama situasi aman dan kita sediakan 7 komputer untuk video call antara warga binaan dengan keluarga. Sisyem antri dan dilakukan secara bergiliran selama 15 menit tiap napi," ujarnya.

Kepala Rutan Prabumulih menegaskan, saat ini upaya pencegahan sudah dilakukan dengan menerapkan kebersihan kepada warga binaan dan menyediakan masker serta handsanitizer.

"Dalam upaya pencegahan kita menerapkan kebersihan dengan menyediakan masker dan handsanitizer di dalam rutan juga selama 3 hari sekali kita membagikan vitamin kepada warga binaan dalam penanggulangan covid-19," tegasnya.

Sementara itu, Yanto selaku warga binaan mengungkapkan, meski melalui video call rasa rindu kepada keluarga terobati.

"Rasa rindu kepada keluarga pasti ada namun walaupun hanya melalui video call bisa terobati karena kita juga memaklumi dengan kondisi sekarang yang mengharuskan untuk tidak keluar rumah selama virus ini masih merebak," ungkapnya.(Ing)
Share:

Antisipasi Covid-19, Citimall Prabumulih Cek Suhu Badan Tiap Pengunjung


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Merebaknya virus corona yang sudah menyebar di Indonesia membuat sejumlah perusahaan, kantor pemerintah, pabrik maupun keramaian lainnya menggunakan pengukur suhu badan atau thermometer untuk memeriksa warga maupun pegawai yang datang.

Salah satu diantaranya Citimall Prabumulih saat ini menggunakan alat pengukur suhu badan bagi pengunjung yang ingin datang ke tempat tersebut.

Operations Manager Citimall Prabumulih, Yudi mengatakan, sejak ada kabar dari WHO tentang corona memang pihaknya sudah ada persiapan salah satunya sosialisasi ke karyawan dan pengunjung.

"Kalau pihak Citimall Prabumulih jauh dari sebelumnya setelah diumumkan dari WHO terhadap isu corona kita sudah mempersiapkan salah satunya sosialisasi kepada karyawan dan pengunjung seperti memasang banner bahwasannya kepada pengunjung yang masuk akan dilakukan pendeteksian dini," bebernya.

"Kita juga lakukan sterilisasi area publik, toilet, termasuk di tenant sudah diberikan surat edaran dan mereka wajib melakukan penyemprotan disenfektan di area masing- masing," lanjutnya saat dikonfirmasi, Minggu (22/03/2020).

Ditanya dimana saja area yang sudah disterilisasi, Yudi menuturkan kalau di utamakan daerah toilet dan area lainnya.

"Tidak hanya tenant dan toilet namun area yang ada standlis, lantai, hendel-hendel pintu, karpet dan area escalator beserta pegangan tangga itu sudah kita lakukan penyemprotan sterilisasi guna antisipasi terhadap virus corona," jelasnya.

Sementara itu, Meri yang merupakan satu diantara pengunjung Citimall Prabumulih mengungkapkan, jika dirinya tetap waspada dan selalu siap tisu basah maupun masker digunakan dengan merebaknya virus corona.

"Sebagai pengunjung biasanya kita bawa barang seadanya namun dengan adanya virus corona kita selalu siapkan tisu basah didalam tas apalagi ditempat mall seperti ini kita tetap waspada namun jangan terlalu panik," ungkapnya.

"Semenjak adanya isu corona kalau hari libur biasanya ramai tapi ini sepi, kita juga kesini ngurangi jenuh tapi tetap waspada siap bawa tisu basah sama masker yang tak dilepas sebagai bentuk waspada saja," bebernya.(Ing)
Share:

Resahkan Masyarkat Puluhan Pelaku Pungutan Liar dan Premanisme Diringkus Polres Prabumulih


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Belasan juru parkir dan preman jalanan yang kerab meresahkan masyarakat kota Prabumulih khususnya disekitar wilayah Pasar Tradisional Modern Prabumulih, diringkus tim Polres Prabumulih.

Tim polres prabumulih meringkus satu persatu premanisme dan parkir liar yang berada di Area PTM yang diduga liar sering meminta uang parkir di atas tarif yang ditentukan.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH melalui Wakapolres, Kompol Agung Aditya SH SIk didampingi Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman SH menjelaskan, setelah adanya laporan dari masyarakat kita tugaskan tim gabungan operasional polres prabumulih kasat, intel, maupun sabara untuk meringkus pungutan liar dan premanisme.

"Kita mendapat laporan kalau ada pungutan liar di belakang pasar kalau untuk parkir kendaraan beroda dua dipungut 3 ribu sampai 5 ribu kemudian mobil dari 5 ribu sampai 7 ribu dan mobil truk 10 ribu  sampai 25 ribu tiap melakukan bongkar muat di belakang pasar," kata Wakapolres.

Diketahui sebanyak 16 orang parkir liar dan 4 orang premanisme berhasil diringkus tim gabungan polres prabumulih yang selama ini meresahkan masyarakat sekitar yang terjadi diantara jalan jendral sudirman sampai ke bawah kemang.

"Dari laporan masyarakat juga kalau masih ada pungutan liar yang terjadi diantara jalan jendral sudirman sampai ke bawah kemang menggunakan modus mengamen dan tujuannya meminta2," ungkap Wakapolres Prabumulih.

Terkait apakah ada hukum pidananya Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH melalui Wakapolres Kompol Agung Aditya SH SIk didampingi Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman SH menuturkan, kalau akan di selidiki adakah unsur pidana.

"Untuk saat ini tidak ditemukan senjata tajam namun Kita akan selidiki dan dalami adakah hukum pidananya apabila tidak ada maka kita lakukan pembinaan terhadap mereka," bebernya.(Ing)
Share:

Putus Mata Rantai Corona, Walikota Prabumulih Instruksikan Siswa Belajar Dirumah



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Setelah sempat viral karena tak meliburkan pelajar dan ASN untuk mengantisipasi virus corona, akhirnya Pemerintah Kota Prabumulih mengeluarkan kebijakan libur sekolah.

Bahkan terhitung sejak Jumat (20/3/2020) hingga 31 maret 2020 seluruh pelajar mulai libur alias belajar di rumah masing-masing.

Edaran Dinas Pendidikan Pemkot Prabumulih tersebut dengan nomor 420/363/DISDIKBUD.PBM/2020.

Terkait kebijakan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Pemkot Prabumulih, Kusron mengungkapkan sesuai dengan instruksi walikota Prabumulih mulai hari ini seluruh anak sekolah untuk belajar dirumah kerena sebentar lagi menghadapi ujian sekolah.

"Sesuai dengan instruksi Walikota Prabumulih seluruh anak sekolah dioptimalkan untuk belajar dirumah bukannya libur karena didunia pendidikan khususnya kota prabumulih anak-anak sudah dibekali Baca Tulis Alqur'an dan wajib sholat," kata Kusron.

Kusron menegaskan, jika walikota prabumulih sudah menunjukkan sikap bijaksana dengan tidak menimbulkan dampak resah di tengah masyarakat akibat dampak corona dan tidak menakut-nakuti anak sekolah dengan cara mensosialisasikan di sekolah.

"Kami mewajibkan guru untuk mensosialisasikan sesuai dengan kemendikbud nomor 3 tahun 2020 tentang bagaimana mengatasi dampak corona dan selama liburan kita kontrol anak-anak melalui grup via whatsapp agar dipantau aktivitasnya,"

"Jadi orang tua dan guru diminta memantau agar anak tidak banyak bermain diluar rumah karena percuma kalau dirumahkan mereka ternyata main keluar rumah dan itu akan disanksi," jelas Kusron.

Ditanya apa saja sanksi yang diterapkan, Kadisdik menuturkan, apabila tidak dijaga oleh orangtuanya di rumah maka jelas akan dikembalikan lagi ke sekolah.

"Kami harap anak-anak fokus belajar di rumah tapi dengan harapan orangtua bisa menjaganya sehingga tujuan kita memang tercapai untuk mengoptimalkan menghadapi ujian dan juga memutus mata rantai wabah virus corona," bebernya.(Ing)
Share:

Cegah Covid-19, Polres Prabumulih Semprot Disinfektan Sejumlah Tempat Umum


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Dalam upaya mencegah mewabahnyo covid-19 atau lebih dikenal dengan virus corona seluruh instansi maupun aparat keamanan melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah tempat umum di Prabumulih.

Pantauan tim Portalsriwijaya.com di sejumlah gerbong kereta, pintu masuk stasiun dan kursi serta ruangan fasilitas penumpang di lakukan penyemprotan disinfektan oleh tim Polres Prabumulih.

Kapolres Prabumulih melalui Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops), Kompol Agus Selamet mengatakan, sejumlah tempat umum dilakukan penyemprotan guna antisipasi dan pencegahan terhadap corona.

"Pagi ini kita lakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah tempat umum diantaranya perbankan, rumah makan, stasiun, pasar tradisional modern (PTM), tempat ibadah, dan lokasi keramaian lainnya untuk mencegah bersama-sama terhadap virus corona," ucapnya saat dikonfirmasi, Jumat (20/03/2020).

Ditanya berapa titik lokasi yang sudah di lakukan penyemprotan disinfektan, Agus Selamet menuturkan, kalau sudah ada 5 titik lokasi yang dilakukan guna cegah virus corona.

"Dari kemarin sampai hari ini kita sudah lakuakan penyemprotan terhadap 5 titik lokasi diantaranya Halte Bis, Pasar Tradisional, Stasiun Prabumulih, Rumah makan, dan tempat ibadah," tutur Kompol Agus Selamet.

"Dalam hal ini Polres Prabumulih akan selalu terdepan dan siap siaga dalam melakukan antisipasi maupun pencegahan kepada masyarakat," jelasnya.

Sementara itu dari pihak stasiun Prabumulih tidak mau dikonfirmasi.(Ing)
Share:

Ridho Yahya Tegaskan Kota Prabumulih Siap Jadi Tuan Rumah Porwada Tahun 2021


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Setelah cukup sukses menjadi tuan rumah di ajang PORPROV dan PEPAPROV. Kini Kota Prabumulih mendeklarasikan siap menjadi tuan rumah di ajang Pekan Olahraga Wartawan Daerah (PORWADA) di tahun 2021 mendatang.

Hal tersebut di ungkapkan Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM saat menerima Audensi dari anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Prabumulih, Kamis (19/03/2020).

"Kenapa kita tidak manfaatkan fasilitas olahraga yang cukup lengkap di Kota Prabumulih ini. Apalagi di ajang yang positif seperti itu," ungkap Walikota Prabumulih saat berbincang dengan para anggota PWI di ruang kerjanya.

Diketahui, Pekan Olahraga Wartawan Daerah (PORWADA) Tahun 2020 ini,  tidak lama lagi akan di gelar diKota Lubuk Linggau.

Banyak dari atlit yang notabennya berprofesi sebagai Jurnalis Se-Sumsel bakal berlaga dalam setiap cabor untuk merebutkan mendali di ajang tersebut.

Tak ketinggalan, PWI Kota Prabumulih juga mengirimkan beberapa Jurnalis yang mempunyai Skil Olahraga untuk mengikuti ajang tahunan itu.

Sementara, Ketua PWI Kota Prabumulih Mulwadi menjelaskan, bahwa Pemerintah Kota Prabumulih siap memfasilitasi jika Kota Prabumulih menjadi Tuan Rumah dalam ajang PORWADA Tahun 2021 mendatang.

"Tadi kita sudah berkoordinasi dengan Bapak Walikota, dan ia sangat merestui jika PORWADA mendatang di adakan di Kota Prabumulih, dan selanjutnya nanti kita akan berkoordinasi lagi dengan PWI Provinsi," kata pria akrap di sapa Kemong itu.

Ia juga mengungkapkan, Jika PORWADA mendatang terlaksana di Kota Prabumulih, itu adalah hal yang sangat membanggakan bagi PWI Kota Prabumulih.

"Yang jelas kita sangat bangga, jika PORWADA nantinya di gelar di sini. Bukankah itu suatu prestasi yang luar biasa jika dapat berkontribusi dalam kegiatan atau program PWI," pungkasnya.(Ing)
Share:

Sarbumusi Sumsel Minta Tidak Ada PHK Buruh Akibat Dampak Virus Corona

Wawan Triyanto, Sekwil Sarbumusi Sumsel

Palembang, Portalsriwijaya.com - Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Sumatera Selatan melalui Sekretaris Wilayahnya, Wawan Triyanto mencemaskan maraknya wabah corona akan memberikan dampak yang mengkhawatirkan bagi perekonomian masyarakat.

Pemerintah, disatu sisi meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah, hingga sekolah-sekolah akhirnya meliburkan muridnya untuk mencegah masifnya penyebaran virus corona.

"Disisi lain, dunia usaha menjadi terganggu, khususnya usaha-usaha produktif yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti UMKM juga mengalami masalah," ujar Wawan kepada media, Kamis (19/3/2020).

Jika daya beli menurun, kata Wawan, maka perekonomian perusahaan bakal tidak berjalan seperti semestinya dan yang berimbas pada hasil produksi berkurang. Hal tersebut akan mengancam pengurangan tenaga kerja, karena ada implikasinya.

"Kita tidak ingin ada PHK massal karena dampak virus corona. Produksi perusahaan menurun sehingga mengurangi tenaga kerja," lanjutnya.

Untuk itu pihaknya meminta aktivitas perusahaan tetap dapat berjalan dan Dinas Ketenagakerjaan Sumsel harus mengeluarkan surat edaran (SE) agar perusahaan yang melakukan pemeriksaan suhu tubuh terhadap buruh yang akan masuk ke pabrik dapat transparansi.

"Surat edaran tersebut tentunya harus dipatuhi oleh perusahaan sebagai antisipasi sebaran corona," lanjutnya.

Jika memang nantinya ditemukan suhu tubuh buruh tinggi, maka diperbolehkan tidak masuk kerja tanpa mengurangi gaji atau upah buruh.

"Dengan demikian maka penularan virus corona bisa dicegah sedini mungkin dan para tenaga kerja tidak was-was akan PHK," harapnya. (AJ)
Share:

Antisipasi Virus Corona Rutan Prabumulih Tutup Kunjungan Selama 2 Minggu


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Wabah Covid-19 atau lebih dikenal dengan virus corona makin mengkhawatirkan karena telah memasuki negara Indonesia. Untuk mengantisipasi hal itu menulari para narapidana, Kementerian Hukum dan HAM khususnya Rutan Prabumulih melakukan sosialisasi pencegahan terhadap warga binaan.

Sesuai dengan surat edaran Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI nomor PAS-08.OT.02.02 Tahun 2020 tentang pencegahan, penanganan, pengendalian dan pemulihan virus corona seluruh unit pelaksana Teknis Permasyarakatan membatasi kunjungan bagi warga binaan rutan prabumulih.

Kepala Rutan Prabumulih, Reza Meidiansyah melalui Kasubsi Pelayanan Warga binaan, Efan Armen SH mengatakan, sesuai dengan surat edaran kemenkumham RI maka pihaknya makukan sosialisasikan pencegahan terhadap warga binaan rutan.

"Mengingat telah menyebarnya wabah virus corona kemenkumham kita adakan sosialisasi melalui pencegahan yang bekerjasama dengan dinas kesehatan dan puskesmas sukajadi untuk memberikan tips pola hidup sehat dan himbauan bagi warga binaan maupun pegawai rutan prabumulih," ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (18/03/2020).

Ditanya antisipasi yang dilakukan Efan Armen menuturkan, jika kita sudah menyediakan sanitizer bagi seluruh pengunjung rutan prabumulih untuk mencuci tangan dahulu sebelum masuk ke aula.

"Selama beberapa hari ini kita sudah menyediakan sanitizer sebagai pencuci tangan yang disiapkan untuk para pengunjung, rutan, maupun warga binaan sebagi antisipasi mewabahnya virus corona yang saat ini sudah dalam kondisi darurat di Indonesia," katanya.

Sesuai dengan surat edaran yang diinstruksikan dari Kemenkumhan pusat mulai besok kita menutup kunjungan sampai batas 2 minggu ke depan guna mencegah dan mengantisipasi virus corona walaupun dikota praumulih saat ini masih berada di zona kuning namun tetap antisipasi," jelasnya.

Sementara itu, dr Indah selaku penanggung jawab Puskesmas Kelurahan Sukajadi mengungkapkan, untuk sosialisasi kepada warga binaan dari definisi, gejala, maupun pencegahan sudah kita praktekkan dengan rajin mencuci tangan.

"Kita disini memberikan tips kepada warga binaan untuk selalu rajin mencuci tangan sebagai langkah awal antisipasi virus corona saat ini sudah kita praktekkan dari pencegahan maupun antisipasinya," ungkapnya.

"Kita himbau kepada masyarakat maupun warga binaan rutan prabumulih untuk menjaga kebersihan diri sendiri dan terapkan pola hidup sehat," himbaunya.(Ing)
Share:

BNN Prabumulih Ringkus Diduga Bandar Sabu Asal Muaraenim, Satu Pelaku Lain Berhasil Kabur


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Prabumulih berhasil meringkus satu tersangka diduga pengedar sekaligus pengguna narkotika jenis sabu, pada Senin (16/3/2020) sekitar pukul 21.00.

Tersangka yakni Leo Renza Lucky Kurniawan yang diketahui merupakan warga Lubuk Raman Kabupaten Muaraenim.

Pelaku diringkus petugas ketika hendak melakukan transaksi narkoba di sebuah rumah bedeng di kawasan Jalan Bima Kelurahan Karang Raja Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.

Dari tangan pelaku turut diamankan juga narkotika jenis sabu sebanyak 3,13 gram yang disimpan pelaku di dalam kantong celananya.

Kepala BNN Prabumulih, AKBP Ridwan SH mengatakan, jika tersangka berhasil diringkus setelah mendapat informasi dari warga jika dikawasan rumah bedeng Jalan Bima Kelurahan Karang Raja sering dilakukan transaksi narkoba.

"Setelah mendapat informasi dari warga kalau sering terjadi transaksi narkoba, tim pemberantasan langsung ke lokasi dan melakukan penggerebekan terhadap satu tersangka, sedangkan satu temannya dinyatakan kabur sekira pukul 21.00 kemarin malam," kata Kepala BNN Prabumulih.

Ditanya barang bukti yang diamankan, Kepala BNN Prabumulih AKBP Ridwan SH menuturkan, kalau ada satu barang bukti bukti yang berhasil disita.

"Kita berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dengat berat brutto 3,13 gram yang didapat dari saku kiri milik tersangka," ucapnya.

"Atas tindakan yang dilakukan tersangka akan dikenakan pasal 112 dan 127 tentang penyalahgunaan narkoba dengan ancaman 4 sampai 12 tahun penjara," jelasnya.

Sementara itu Leo mengakui, jika baru dilakukannya dalam satu tahun ini yang diduga menjadi kurir sabu dari obat terlarang tersebut.

"Untuk memakai narkoba baru satu tahun ini dan baru kali ini di upah jadi kurir sebesar 200 ribu rupiah," akuinya kepada awak media. (Ing)
Share:

Peduli Masyarakat Kurang Mampu, Polres Prabumulih Bedah Rumah Warga Desa Pangkul


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Kepedulian seluruh Polres Prabumulih terhadap warga tidak mampu di kota nanas patut diacungi jempol. Terbukti, seluruh pegawai terus mengumpulkan uang infaq dan sodakoh membangun rumah warga tak layak huni jadi layak huni.

Kali ini giliran Aswan, warga Desa Pangkul Kecamatan Cambai kota Prabumulih akan dibangun baru oleh jajaran Polres Prabumulih.

Untuk melakukan pembangunan tersebut, jajaran Polres Prabumulih dipimpin Kapolres, AKBP I Wayan Sudarmaya SIK MH bersama seluruh anggota melakukan peletakan batu pertama. Kegiatan dihadiri langsung seluruh unsur muspida kota Prabumulih, Kepala desa setempat dan warga Desa Pangkul.

Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIK MH mengatakan, kegiatan bedah rumah ini dilakukan sebagai bentuk kegiatan hukum Polres Prabumulih yang dihasilkan dari infaq seluruh personil kepolisian.

"Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk dari keikhlasan dan ketulusan polres dalam melaksanakan kegiatan sosial dari seluruh anggota Polres Prabumulih yang menyesuaikan kebijakan Pemkot Prabumulih dalam membantu masyarakat yang memiliki rumah yang tidak layak huni," kata Kapolres Prabumulih.

Ditanya target rumah yang akan dibedah tahun ini, Kapolres  menuturkan, jika di tahun 2020 ini merupakan pertama kalinya dilaksanakan bedah rumah dengan target 3 rumah dalam satu tahun.

"Untuk di tahun ini pertama kalinya, kalau tahun sebelumnya sudah ada 3 rumah dan mudah-mudahan bisa lebih dari itu karena dengan adanya kegiatan bedah rumah ini dapat menambah kedekatan polri dan masyarakat. Selin itu menjadikan polisi bagian dari masyarakat Prabumulih," jelasnya.

Sementara itu rasa syukur, haru dan senang tak terbendung disampaikan Aswan yang kesehariannya bekerja sebagai petani yang rumahnya akan dibedah oleh Polres Prabumulih.

"Perasaan kami senang dan bersyukur, kami tinggal selama 1 tahun 6 bulan dengan rumah yang kurang layak. Kemudian polres prabumulih membedah rumah kami, istri kami mengalami sakit struk," ungkap Aswan.

"Terimakasih pak kapolres rumah kami di bedah dan diperbaiki," ucapnya diiringi isak tangis.

Terpisah, Walikota Prabumulih melalui staf ahli, Mulyadi Musa menambahkan, dukungan penuh untuk kapolres Prabumulih yang telah membantu dalam memberantas rumah masyarakat Prabumulih yang tidak layak huni.

"Kami selaku dari pemerintah  sangat mendukung penuh kegiatan ini karena bedah merupakan program pemerintah yang saat ini dijalankan dan sangat terbantu dalam menggalakkan program ini karena kita ingin menjadikan Prabumulih satu-satunya yang bebas dari rumah tidak layak huni," bebernya.(Ing)
Share:

Satu Narapidana Berstatus Pelajar SMK Prabumulih Ikuti UNBK Dikawal Petugas Rutan


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Seluruh siswa SMK Prabumulih kelas XII hari ini mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2020 yang di lakukan di sekolah masing-masing.

Namun nasib kurang beruntung dialami oleh siswa di salah satu SMK swasta di Prabumulih yakni inisial 'RES'. Narapidana usia 16 tahun ini dengan terpaksa harus mengikuti ujian di sekolah dengan pengawalan ketat petugas Rutan Kelas IIB Prabumulih.

RES terpaksa menjalani ujian ke sekolah dengan antar jemput dari rutan lantaran terjerat kasus narkoba dan divonis hukuman selama 1 tahun 6 bulan yan baru dijalani selama 5 bulan.

Kepala Rutan Prabumulih, Reza Meidiansyah Purnama Amd IP SH mengatakan, walaupun statusnya narapidana karena masih pelajar jadi dipersilahkan mengikuti ujian di sekolah.

"Karena statusnya masih pelajar walaupun dia berstatus napi namun kita persilahkan mengikuti ujian sekolah dan kita membantu dan koordinasi dengan dinas pendidikan dan sekolahnya," ungkap Reza.

Reza menuturkan, pihak sekolah dan dinas pendidikan sebelum pelaksanaan ujian menyurati pihak rutan dan narapidana RES agar mengikuti.

"Sebelum menghadapi ujian Dinas pendidikan sudah menyurati RES untuk mengikuti ujian sekolah selama 4 hari kami persilahkan untuk mengikuti ujian lalu kita panggil orangtuanya untuk membuat permohonan, setelah itu kami sidang PP sehingga seluruh anggota menyetujui untuk memperbolehkan RES mengikuti ujian sekolah," jelasnya.

Sementara RES ketika dibincangi mengungkapkan, jika dia merasa senang bisa diberi kesempatan untuk mengikuti ujian sekolah meski berada di Rutan Prabumulih.

"Meski dikawal pegawai rutan namun saya merasa senang bisa diberi kesempatan untuk mengikuti ujian sekolah dan bertemu teman-teman walaupun ada yang pro dan kontra dengan kondisi yang dijalani sekarang," ungkap RES saat dikonfirmasi, Senin (16/03/2020).

"Disekolah juga saya meminta maaf kepada guru karena telah mencoreng nama sekolah dan itu yang terpenting," bebernya.(Ing)
Share:

Meski Diperbukitan, Adanya DD Buat Desa Mekar Sari Layaknya Perkotaan

Kades Mekar Sari tunjukkan Jalan desa mulus

Muaradua, Portalsriwijaya.com - Pembangunan sejumlah infrastruktur menggunakan Dana Desa (DD) sangat dirasakan masyarakat hingga pelosok desa.

Hal itu juga dirasakan masyarakat Desa Mekar Sari Kecamatan Warkuk Ranau Selatan Kabupaten OKU Selatan.

Pantauan media Portalsriwijaya.com ketika berkunjung ke Desa Mekar Sari yang berada di perbukitan berdekatan lokasi hutan Lindung Gunung Raya tampak beberapa fasilitas umum seperti jalan telah dibangun menggunakan dana desa.

Adanya dana desa membuat desa yang merupakan pelosok OKU Selatan itu menjadi maju dan memiliki infrastruktur yang tidak kalah dengan desa-desa di dekat pusat kota atau Kelurahan. Bahkan jalan desa mulus layaknya jalan Kota.

Kepala Desa Mekar Sari, Nur Asiah ketika dibincangi mengungkapkan, warga desa yang di pimpinnya sangat berterimakasih atas program Dana Desa yang di canangkan Presiden Joko Widodo sejak tahun 2015 tersebut.

Realisasi Pembangunan Dana Desa yang di laksanakan di desa yang di pimpinnya hampir maksimal terpenuhi pembangunan fisiknya.

"Alhamdulillah Pembangunan di Desa Mekar Sari sudah hampir maksimal tersebar di 7 dusun," terang Nur Asiah ramah saat dibincangi.

Lebih lanjut Nur menerangkan, untuk pembangunan fisik infrastruktur di desa dilaksanakan secara bertahap di tiap dusun, hal itu agar adil dan semua wilayah desa menerima pembangunan.

"Kita bangun menggunakan dana desa mulai dari gedung PAUD, jalan setapak dan siring pasang," jelasnya.

Sementara untuk pelaksanaan tahun 2020 ini pihaknya mengharapkan pembangunan dapat menjangkau seluruh dusun-dusun yang belum sepenuhnya dapat.

"Kita akan memfokuskan di program Sumber Daya Manusia yakni kursus komputer untuk masyarakat khususnya anak-anak sekolah, alhamdulillah sudah di sampaikan kepada Pendamping Desa dan Tenaga Ahli P3MD Kabupaten," jelasnya.

Nur bahkan langsung menunjukkan jalan yang telah mulus dicor beton dan disiram aspal yang dibangun menggunakan dana desa.

"Dua tahun lalu jalan ini masih jalan tanah merah pak, kalau masyarakat mau ke kebon sering terpeleset jatuh. Alhamdulillah sekarang masyarakat sudah menikmati jalan sudah bagus dan tidak khawatir lagi bila hujan pulang dari kebon," terang Kades yang baru terpilih kembali saat pemilihan tahun lalu itu. (Ajie FR)
Share:

Antisipasi Covid-19, Polres Prabumulih Bersama TNI Bagikan Hand Sanitizer dan Bersih-bersih Fasum


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Guna mencegah dan meminimalisir penyebaran virus corona, Polres Prabumulih bersama instansi lainnya melaksanakan kegiatan aksi bersih-bersih di sekitar pasar kota Prabumulih.

Kapolres Prabumulih serta jajaran bersama anggota Koramil, Sat polPP, dinas kebersihan dan lainnya melakukan pemungutan sampah, membersihkan lingkungan dan fasilitas umum (Fasum) kawasan Pasar Prabumulih.

Tidak hanya itu, para anggota juga membagikan hand sanitizer kepada para pedagang di sekitar pasar PTM.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudamaya SH SIK MH mengatakan, jika aksi pungut sampah dan penyemprotan disinsfektan yang dilakukan itu untuk mencegah serta meminimalisir penyebaran virus corona.


"Bersama gabungan polres dan koramil maupun instansi pemerintah hari ini kita melakukan kegiatan bersih-bersih dan penyemprotan disinfektan serta membagikan hand sanitizer kepada para pedagang di sekitar pasar PTM guna mencegah penyebaran virus corona atau covid-19," kata Wayan.

Kapolres mengungkapkan, tidak hanya aksi bersih-bersih saja namun himbauan untuk menggalakkan dan memberi contoh kepada masyarakat agar sadar akan kebersihan juga digelar pihaknya.

"Kepada masyarakat kita himbau agar tetap menjaga kesehatan dan tetap jaga  kebersihan lingkungan sebagai ladang amal ibadah bagi kita semua serta ikut mencegah penyebaran virus corona/ covid-19," himbaunya.(Ing)
Share:

84 Peserta Rebutan Anggota PPS di Kecamatan Muaradua


Muaradua, Portalsriwijaya.com - PPK Kecamatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan melakukan tes wawancara untuk memilih Petugas PPS untuk 9 Desa dan 5 Kelurahan di Kecamatan Muaradua.

Sebanyak 84 peserta melakukan tes wawancara di Aula Sekretariat PPK Kecamatan. Tes dilakukan selama 3 hari terhitung mulai dari tanggal 11 hingga 13 maret.

Ketua PPK Muaradua, Perwira di dampingi 4 anggotanya ketika di temui medi di Sekretariat mengungkapkan, pelaksanaan tes wawancara yang di gelar hari ini merupakan hari yang terakhir dari jadwal yang di mulai dari tanggal 11 Maret 2020.

"Tes wawancara ini dilaksanakan 3 hari yakni dari tanggal 11 sampai dengan 13 Maret," terang Wira.

Lebit lanjut di katakannya, penyaringan ini nantinya akan di ambil 3 orang untuk masing- masing desa atau Kelurahan yang ada di Kecamatan Muaradua.

"Pengumuman hasil tes wawancara akan kita sampaikan mulai tanggal 15 hingga 17 Maret 2020 dan akan kita beri waktu sanggahan masyarakat 3 hari setelah diumumkan terhadap nama-nama peserta yang lulus tersebut, lalu tanggal 22 Maret bagi yang lulus akan di lantik," urai Wira.

Sementara Bawaslu Kabupaten OKU Selatan melalui Kordinator Devisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi, Ahmad Basid SE dan staf Dicky WarmanSE di dampingi Ketua Panwaslu Kecamatan Muaradua, Jemmy ketika melakukan Pengawasan mengharapkan proses tes dilakukan dengan mekanisme dan prosedur yang sudah di tetapkan.

"Kita mengharapkan proses dan tahapan tes PPS di Seluruh Kecamatan dalam Kabupaten OKU Selatan berjalan sesuai ketentuan dan mekanisme yang sudah di tetapkan," tegas Basid. (Ajie FR)
Share:

Lurah Pancur Pungah Gandeng Profesor ITB Tanggulangi Sampah Lingkungan


Muaradua, Portalsriwijaya.com - Pemikiran dan langkah konkrit Lurah Jon Kennedi SE Kelurahan  Pancur Pungah Kecamatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan patut di acungi jempol.

Untuk menanggulangi permasalahan sampah di Lingkungan Kelurahan di wilayah tugasnya, dirinya mengundang Ahli dibidangnya dari Institut Pertanian Bogor yaitu Prof Ir H Zainal Abidin Msc Phd.

Bertempat di Aula Kelurahan Pancur Pungah di adakan diskusi dan seminar singkat tentang penanganan masalah sampah dengan penemuan beliau di ITB dengan tekhnik Masaro.

Acara di adakan selama satu hari menghadirkan 9 Kaling dan seluruh perwakilan warga di seluruh lingkungan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Assisten Bupati Hermansyah Sa'id SIp dan Camat Muaradua, Putra Bani Ssos MM beserta seluruh jajaran Lurah di Kecamatan Muaradua dan 9 Kepala Lingkungan dan Masyarakat di Kelurahan Pancur Pungah.

Lurah Pancur Pungah, Jon Kennedi SE menyampaikan dalam sambutannya, Bahwa permasalahan sampah di Kota Muaradua khususnya di wilayah yang di pimpinnya merupakan persoalan yang cukup besar.

Maka dari itu dirinya meminta ahli yang sudah teruji dalam pengelolaan sampah untuk memberikan pengetahuan kepada warga.

"Semoga dengan Kehadiran bapak Profesor ke daerah kita ini dapat memberikan solusi yang tepat kepada kita, walaupun jadwal beliau padat masih dapat menyempatkan diri memberikan waktu kepada kita untuk belajar bagaimana cara penanggulangan sampah ini," tutur Jon di hadapan warga.

Sementara Camat Muaradua, Putra Bani Ssos MM menyampaikan dalam sambutannya sangat mendukung pengelolaan sampah itu.

"Kami sangat mendukung dengan kepedulian tentang bagaimana pengelolaan sampah ini, walaupun kita belum ada anggaran untuk kegiatan semacam ini.Terima kasih kepada pak Lurah yang telah memfasilitasi kegiatan ini," urainya.

Senada dengan Camat Muaradua Pemerintah Kabupaten melalui Assisten II Hermansyah Said SIP menyampaikan sangat berterimakasih dengan adanya kepedulian dan peran serta Kelurahan dalam permasalahan sampah.

"Penanggulangan sampah masih menjadi permasalahan yang cukup besar dan perlu kepedulian semua pihak,terutama warga masyarakat," paparnya. ( Ajie FR)
Share:

Unik, Mie Ayam Brutal Non MSG Disajikan Pakai Mangkok Batok Kelapa


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Mie ayam Babaqoulan hadirkan cita rasa yang berbeda bagi para pencinta mie ayam yang identik bagi penggemar kuliner makanan dan jajanan nusantara.

Mie ayam Babaqoulan hadir dan beralamat di jalan angkatan 45 Kelurahan Muaradua Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih.

Kedai yang baru dibuka ini sangat higinies dengan membuat mie non monosodium glutamat (MSG) tanpa bahan pengawet makanan dengan menghabiskan 5 kilo mie dalam 1 hari nya.

Uniknya, mie ayam yang biasanya disajikan dengan wadah mangkok hal yang berbeda di lakukan kedai mie Babaqoulan. Sebuah batok kelapa dijadikan sebagai wadah mie ayam tersebut.

Aria Dimas selaku koki kedai mie babaqoulan mengatakan, jika usaha mie ayam ini berawal dari inspirasi bersama kawan- kawan di masjid dan ngobrol bareng ingin buka usaha apa yang bisa beda dari yang lain.

"Awalnya itu dari ide saya dan kawan-kawan hadirkan usaha kuliner yang beda dari yang lainnya akhirnya kita punya ide untuk membuat mie ayam batok dan kita memikirkan konsepnya bagaimana terus berinovasi untuk ide menu sehingga kita buat sementara dengan enam variasi mie ayam," kata pria yang akrab disapa Dimas ini.

"Kita juga buat konsep dengan nuansa warung dan resto yang tergabung menjadi satu dan untuk harga sendiri terjangkau mie ayam biasa 8 ribu rupiah, mie ayam jamur, mie ayam bakso, dan mie ayam ceker itu kita bandrol dengan harga 10 rupiah namun ada juga menu yang sayang untuk dilewatkan mie ayam brutal yang dibandrol 15 ribu rupiah," jelas aria dimas saat dikonfirmasi, Rabu (11/03/2020).

Sementara itu Dian yang juga pembeli dan penikmat rasa dari mie ayam batok mengungkapkan, jika mie ayam batok berbeda rasanya dari mie ayam yang lain.

"Saya baru mencoba mie ayam batok ini dan beda dari rasa mie ayam yang lainnya dan yang saya coba seperti ada rasa karinya dan uniknya untuk bumbu kuah dari mie ayam ini bisa nambah dan ambil sendiri jadi kita puas untuk menikmati mie ayam batok ini sendiri," ungkapnya.(Ing)
Share:

Serap Aspirasi dan Beri Bantuan, Popo-Sholehien Ajak Ribuan Warga Buay Pemaca Dialog


Muaradua, Portalsriwijaya.com - Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Popo Ali Martopo B Commerce didampingi Wakil Bupati, Sholehien Abuasir beserta Rombongan Forkompinda menghadiri pertemuan serta beraudiensi dengan segenap masyarakat, tokoh agama dan tokoh masyarakat Kecamatan Buay Pemaca.

Pertemuan yang diadakan di halaman Pondok Pesantren desa Tanjung Durian Kecamatan Buay Pemaca, Rabu (11/03/2020)

Selain bersilaturanmi dan berdialog dengan masyarakat, Bupati juga memberikan bantuan dari Dinas Pertanian berupa alat tombak danapon serta benih Jagung Hibrida Pertanian kepada 5 kelompok tani (Poktan) masing- masing poktan Suka Tani, poktan Merta Sari, poktan Tani ABG, poktan Curup Indah dan poktan Terpadu.

Selain itu Bupati juga memberikan bantuan dari Dinas Pendidikan dan PGRI berupa tas sekolah sebanyak 40 buah masing-masing untuk pelajar SMP Negeri 2 Buay Pemaca, SD Negeri 3, SD Negeri 09 dan SD 05 Kecamatan Buay Pemaca.

Pembagian Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan penyerahan bantuan untuk Kepala Puskesmas Pembantu berupa Timbangan bayi, Ginekologi serta satu set pembatas ruang pasien.

Dari Dinas KB dan PP memberikan 1 Unit motor untuk Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana, kemudian penyerahan penghargaan Apresiasi Pemerintah Kabupaten OKU Selatan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang bersedia mundur dari Kepesertaan PKH dengan kesadaran sendiri ( Graduasi Mandiri ) masing - masing Hartati, Maidana dan Dahlia Laila dengan nama pendamping Tanjulia Depatini serta lenyerahan bantuan alat- alat Perlengkapan Sekolah sebanyak 40 paket dari Badan Amil Zakat Kabupaten OKU Selatan.

Camat Buay Pemaca, Tarmizi mengucapkan terimakasih dan penghormatan tiada terhingga kepada Bupati yang bersedia serta berkesempatan hadir.

"Kami berterimakasih pak Bupati telah menyempatkan diri bertatap muka langsung dengan segenap masyarakat yang sudah sangat merindukan bapak selama ini," ujarnya.

Sedangkan Bupati OKU Selatan, Popo Ali mengungkapkan rasa bangga dapat bersilaturahmi dan berdialog langsung dengan seluruh masyarakat.

"Silaturahmi dan dialog seperti ini dapat memberikan solusi atas permasalahan - permasalahan yang terjadi dan dapat kita tanggulangi secara bersama," ungkap Popo.

Kegiatan kemudian dilanjutkan tanya jawab warga dan para Kepala Desa yang meliputi 22 Desa yang langsung ditujukan kepada Bupati dan Dinas terkait.

Seluruh penyampaian Warga dan Kepala Desa di terima dengan senang hati oleh Popo Ali.

"Semua usulan dan permintaan Masyarakat dan Kepala Desa kami terima dengan senang hati, dan nantinya akan kita wujudkan secara bersama-sama, jikalau Anggaran Dana Desa tidak mencukupi untuk keinginan masyarakat maka kami siap menganggarkan demi kemajuan Pembangunan di Kabupaten OKU Selatan," papar Popo menutup dialog.

Acara di tutup dengan Deklarasi Damai Pemilukada Damai Tahun 2020 . (Ajie FR)
Share:

Jawab Keraguan Warga, Eddy Yuduf Ditegaskan Siap Maju Pilkada OKU 2020


Baturaja, Portalsriwijaya.com - Mungkin banyak masyarakat yang bertanya, apakah sosok H. Eddy Yusuf benar maju, atau bisakah maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ogan Komering Ulu (OKU) tahun 2020.

Kesimpang siuran itu, seolah makin menajam manakala beredar salinan PKPU No. 1 Tahun 2020.

Dimana dalam pasal 4 huruf P, ditegaskan bahwa calon tidak boleh turun grade (kelas). Dalam arti mantan Gubernur atau Wakil Gubernur tidak boleh mencalonkan diri menjadi Bupati atau Wakil Bupati.

Eddy Yusuf sendiri diketahui adalah mantan Gubernur Sumsel periode 2008 – 2013.


“Jadi gak, Pak Eddy Yusuf ini maju?. Soalnya masih simpang siur. Kami ini masih bingung siapa saja yang mau maju ini,” ujar salah satu warga Baturaja bertanya-tanya.

Supono, salah seorang loyalis Eddy Yusuf di Kabupaten OKU, menegaskan bahwa mantan Bupati OKU itu tetap akan maju di Pilkada OKU.

Perihal kesimpangsiuran mengenai isu sana sini yang menyebutkan Eddy Yusuf bakal terganjal untuk maju, Ponos (panggilan akrab Supono), tidak mempersoalkannya.

“Siapapun boleh berpendapat. Tapi Kami meyakini tidak ada ganjalan,” kata Mantan Anggota Dewan OKU priode 2004-2009 ini.

Bagaimana dengan PKPU? Menurut Ponos, PKPU itu adalah turunan dari UU Pilkada.

“Kita tunggu hasil Keputusan Hukum terkait Judicial Review (JR) di Mahmakah Agung (MA),” ujarnya.

Ponos pun menegaskan, bahwa sejauh ini Eddy Yusuf terus mempersiapan langkah-langkah. Baik kelengkapan administrasi, termasuk mempersiapkan perahu (parpol,red).

“Sejauh ini masih proses persiapan Adsministrasi. Kita optimis. Dan Pak Eddy juga sedang dalam proses melobi parpol,” tutup Ponos. ( Ajie FR )
Share:

Ketua RT 02 Sukajadi Digerebek BNN Prabumulih, Akui Dijebak Teman Dititip Sabu


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Prabumulih berhasil meringkus Ketua RT 02 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur, diduga pemakai sekaligus peredaran narkoba.

Ketua RT 002 Kelurahan Sukajadi yakni Hendra Kurniawan Bin M Tiar Syarif  (40) tinggal di Jalan Umpu No 41 RT 002 RW 002 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.

 Adapun barang bukti yang diamankan BNN Prabumulih diantaranya satu buah kotak rokok merk Sampoerna Mild warna putih yang berisi dua buah paket narkotika jenis shabu berat Broto 0,50 Gram, satu buah timbangan digital warna hitam, satu buah hand pone merk LG warna hitam dan sim card, satu lembar SiM A dan uang tunai 90.000.

Tim pemberantasan BNN Prabumulih, Gamal Al Rasyid mengatakan, kalau penggerebekan dilakukan setelah mendapat informasi bahwa di jalan tersebut sering adanya transaksi narkotika jenis sabu.

"Sekitar jam 17.00 sore kita lakukan penggeledahan dan penangkapan terhadap tersangka lalu ditemukan sebuah barang bukti dua paket narkotika jenis sabu yang disimpan tersangka di rumahnya," katanya dibincangi Senin (9/3/2020).

Sementara itu, Kepala BNN Prabumulih, AKBP Ridwan SH mengungkapkan, jika sudah terhitung dua hari yang lalu tim pemberantasan BNN Prabumulih menargetkan tersangka yang juga ketua RT 002 Kelurahan Sukajadi.

"Sebelumnya kita sudah menargetkan tersangka dan segera saya tugaskan Kasi pemberantasan beserta anggota untuk dilakukan penggeledahan dan diintip lalu ditemukan sebuah barang bukti sehingga yang lebih disesalkan tersangka merupakan bagian struktur pemeerintahan selaku ketu RT 02 di lingkungannya," lanjut AKBP Ridwan SH.

"Kita juga mendapat informasi dari rutan prabumulih kalau tersangka ini pernah di penjara atas kasus yang sama sekitar beberapa tahun yang lalu dan atas kejadian ini tersangka akan dijerat pasal 112 dan 114 dengan ancaman 4 sampai 10 tahun penjara," ungkapnya.

Terpisah, tersangka Hendra Kurniawan mengaku jika dirinya dijebak temannya dan barang bukti narkoba tersebut hanya dititipkan sang teman.

"Teman saya itu bilang, 'kak saya mau meminta tolong nanti paket ini ada yang mengambilnya 1 paket dihargai Rp 100 ribu rupiah'. Lalu dia menitipkan motor lalu pergi ke Palembang dengan alasan ingin mengambil uang arisan istrinya, lalu tiba-tiba saya ditangkap" ungkapnya.(Ing)
Share:

Pohon Asam Tumbang Tutup Jalan, Warga Sesalkan Pemerintah Lamban Tindaklanjuti Laporan


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Akses jalan utama yakni Jalan Jendral Sudirman yang biasa di lalui oleh pengendara motor dan mobil mendadak macet dan ditutup sementara akibat pohon asam tumbang.

Pohon yang berusia diperkirakan 70 tahun ini mendadak roboh dan tumbang pada Senin (09/03/2020) sekitar pukul 08.00.

Taslim selaku pemilik depot Sanjaya yang berada dijalan Jendral Sudirman Kelurahan Tugu Kecil mengatakan, sudah sejak satu bulan lalu pihaknya melaporkan kepada lurah dan pemerintah kota melalui dinas bersangkutan tentang pohon yang tersebut.

"Sebenarnya sudah satu bulan yang lalu kita melapor kepada Lurah dan Pemkot namun katanya janji mau ditebang namun sudah roboh duluan, untung saja tidak ada korban jiwa," kata Taslim.

Hal yang sama disampaikan warga lainnya menyatakan jika pohon asam tersebut sudah sejak lama condong mengarah ke jalan dan nyaris roboh. Warga telah melapor ke pemerintah kelurahan, Kecamatan hingga instansi Lingkungan Hidup dan lainnya namun tak kunjung ditindaklanjuti.

"Kita telah meminta dinas terkait melakukan namun terus diabaikan, akhirnya roboh. Harapan kita dinas menangani masalah itu agar mengawasi pohon-pohon yang telah tua dan akan roboh sehingga kejadian seperti ini tidak terulang," bebernya.

Terpisah, Kepala UPTD Pertamanan Dinas Lingkungan, Jauhari ST mengungkapkan, akan meng evakuasi khususnya di jalan jendral sudirman terhadap pohon-pohon yang dampak seperti ini.

"Kita akan pantau pohon-pohon yang dampaknya seperti ini khususnya di jalan jendral sudirman bukannya kita telat melaksanakannya namun kita mengkondisikan dulu karena banyak bermacam kendala yang harus kita hadapi dari listrik maupun lalu lintas itu harus berkoordinasi dahulu," katanya.

Ditanya belum adanya tanggapan setelah pengajuan satu bulan yang lalu, kepala UPTD Pertamanan dinas Lingkungan Hidup menuturkan, bukan belum ditanggapi namun secara administrasi sudah disurati hanya saja ada beberapa kendala yang harus dikoordinasikan.

"Dari pihak pemilik toko memang sudah ketemu namun secara administrasi kita sudah menyurati pemerintah kota, untuk ditanggulangi pohon besar ini kan otomatis banyak melibatkan berbagi sektor bukannya kita telat dan untuk kedepannya akan dilakukan pengecekan di sepanjang jalur yang kira-kira yang berdampak terjadi tumbang akan kita evaluasi dan dilaksanakan segera," bebernya.(Ing)
Share:

Portalsriwijaya.com

Arsip