Warga Binaan Rutan Prabumulih Obati Rasa Rindu Keluarga Melalui Video Call

Kepala Rutan melihat napi video call

Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Untuk antisipasi penyebaran virus corona seluruh instansi pemerintah dan masyarakat diminta untuk membatasi pertemuan antar warga serta diimbau agar diam dirumah selama dua minggu.

Hal itu juga dilakukan Rutan Kelas IIB Prabumulih yang sejak beberapa hari lalu membatasi pengunjung membesuk para narapidana atau warga binaan.

Namun meski demikan, Rutan Prabumulih menyediakan sejumlah untuk melakukan komunikasi video call guna melepas rindu kepada keluarga.

Kepala Rutan Prabumulih, Reza Meidiansyah Amd IP SH mengatakan, kalau Rutan Prabumulih sudah menerapkan sesuai dengan surat edaran salah satunya penanggulangan dan pencegahan covid-19 dengan mengurangi kunjungan bagi warga binaan.

"Dalam mencegah dan menanggulangi merebaknya virus corona ini kita tutup kunjungan selama situasi aman dan kita sediakan 7 komputer untuk video call antara warga binaan dengan keluarga. Sisyem antri dan dilakukan secara bergiliran selama 15 menit tiap napi," ujarnya.

Kepala Rutan Prabumulih menegaskan, saat ini upaya pencegahan sudah dilakukan dengan menerapkan kebersihan kepada warga binaan dan menyediakan masker serta handsanitizer.

"Dalam upaya pencegahan kita menerapkan kebersihan dengan menyediakan masker dan handsanitizer di dalam rutan juga selama 3 hari sekali kita membagikan vitamin kepada warga binaan dalam penanggulangan covid-19," tegasnya.

Sementara itu, Yanto selaku warga binaan mengungkapkan, meski melalui video call rasa rindu kepada keluarga terobati.

"Rasa rindu kepada keluarga pasti ada namun walaupun hanya melalui video call bisa terobati karena kita juga memaklumi dengan kondisi sekarang yang mengharuskan untuk tidak keluar rumah selama virus ini masih merebak," ungkapnya.(Ing)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar


Portalsriwijaya.com

Arsip