Paskibraka Kabupaten OKU Selatan Dikukuhkan, Abusama : Jalankan Tugas Sebaik-baiknya & Jadilah Kebanggan

 



OKU Selatan, Portalsriwijaya.com – Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), Abusama, S.H., secara resmi mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Tahun 2026, bertempat di Gedung Kesenian Muaradua, Sabtu (15/08/2026). Pengukuhan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kabupaten OKU Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Abusama menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah mengikuti rangkaian pembinaan dan pelatihan dengan penuh disiplin, tanggung jawab, serta semangat kebangsaan.

Bupati berpesan agar para anggota Paskibraka dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, menjaga kekompakan, kedisiplinan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme. “Jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin dan rasa bangga. Jadikan kesempatan ini sebagai pengalaman berharga serta teladan bagi generasi muda lainnya,” pesan Bupati.

Pengukuhan Paskibraka ini menjadi momentum penting dalam mempersiapkan putra-putri terbaik Kabupaten OKU Selatan untuk mengemban tugas mulia pada upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, para Kepala Instansi Vertikal, para Kepala OPD, para Kepala Bagian, para Camat, Ketua MKKS SMA/MA/SMK, para pelatih dan pembina Paskibraka, serta undangan lainnya.

Dengan dikukuhkannya Paskibraka Kabupaten OKU Selatan Tahun 2026, diharapkan seluruh anggota mampu melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan menjadi generasi muda yang berkarakter, berprestasi, serta memiliki semangat cinta Tanah Air.(FR86)

Share:

Wako Prabumulih Kukuhkan Paskibraka, Harapkan Jadi Tauladan Generasi Muda


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Suasana khidmat menyelimuti Pendopoan Rumah Dinas Walikota Prabumulih provinsi Sumatra Selatan, Minggu (16/8/2026) malam. Di bawah tatapan penuh haru dari para orangtua dan pelatih, puluhan pelajar yang terpilih secara resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Prabumulih yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam pengukuhan itu, Walikota Prabumulih H Arlan didampingi Wakil Walikota Prabumulih Franky Nasril SKom MM memimpin langsung prosesi sakral tersebut. Pengukuhan ini menandai puncak dari perjuangan panjang para generasi muda yang telah menghilangkan waktu santai mereka demi menjalani penggemblengan fisik dan mental selama berbulan-bulan untuk mengibarkan sang saka merah putih 

Pada kegiatan itu, Walikota Prabumulih H Arlan menekankan bahwa momentum pengukuhan ini bukan sekadar sebuah ritual seremonial tahunan menjelang 17 Agustus semara, namun merupakan penyerahan tongkat estafet tanggung jawab moral kepada generasi penerus bangsa.

"Hari ini merupakan momentum yang sangat penting dan membanggakan. Kalian bukan sekadar dikukuhkan sebagai pasukan pengibar bendera, tetapi juga diberikan amanah dan kepercayaan untuk menjadi teladan bagi generasi muda Kota Prabumulih," ujar Arlan di hadapan peserta.

Orang nomor satu di kota Prabumulih itu mengatakan, menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah prestasi yang menuntut pengorbanan besar, terlebih mereka merupakan hasil penyaringan ketat dari ribuan pelajar di seluruh penjuru kota. 

Proses seleksi yang transparan dan akuntabel menguji aspek ketahanan fisik, stabilitas emosi, hingga wawasan kebangsaan. " Menjadi anggota Paskibraka bukanlah sesuatu yang mudah. Kalian telah melalui proses seleksi, latihan, pembinaan, serta berbagai tahapan yang membutuhkan kedisiplinan, ketekunan, kekuatan fisik, mental dan semangat kebersamaan," katanya.

Sebagai kepala daerah, Arlan menaruh harapan besar agar nilai-nilai yang didapatkan selama masa karantina dan latihan tidak luntur begitu tugas pengibaran bendera selesai, namun diharapkan menjadi laboratorium mini pembentukan karakter pemimpin masa depan.

Pria akrab disapa Cak Arlan itu berpesan agar seluruh anggota Paskibraka senantiasa menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, sekolah dan nama baik Kota Prabumulih dalam kehidupan sehari-hari. Pengalaman berharga ini harus ditransformasikan menjadi fondasi kepribadian yang kokoh saat mereka terjun ke masyarakat kelak.

Dalam kegiatan itu, hadir Ketua DPRD Kota Prabumulih, Kapolres Kota Prabumulih, Kajari Kota Prabumulih, Ketua Pengadilan Negeri Kota Prabumulih, Ketua Pengadilan Agama Prabumulih, Dan yon Zipur 2 Samara Grawira, Pabung Kota Prabumulih, Danramil Prabumulih dan Perwakilan Dansubdenpom.

Selain itu juga hadir para Kepala Instansi Vertikal, Kepala Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Ketua Ikatri Kota Prabumulih, Ketua Bayangkari Prabumulih, Ketia Dharma Yukti Karini, Ketua Persit Kartika Candra, Ketua DWP Kota Prabumulih, Sekda Kota Prabumulih, Asisten dan Staf Ahli Wali Kota Prabumulih, Kepala SMA/SMK se Kota Prabumulih.(Ikb)

Share:

Memukau ! Ribuan Warga OKU Selatan Tumpah Ruah Saksikan Lomba Balap Rakit HUT ke 81 RI



OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Dalam rangka Memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, kawasan Pasar Lama, Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan menjadi lautan manusia. Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan Lomba Balap Rakit yang digelar pada Minggu (16/8/2026) pagi.

Acara dibuka secara resmi oleh Camat Muaradua. Turut hadir menyaksikan Kapolsek Muaradua dan perwakilan KNPI Kabupaten OKU Selatan bersama jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan.

Lomba tradisional ini diikuti puluhan tim dari berbagai desa dan kelurahan di OKU Selatan. Menariknya, peserta juga turut memeriahkan dari Lingkungan Simpang Pedagan, Kelurahan Pasar Lama. Dengan semangat kemerdekaan, para peserta menggunakan rakit bambu sederhana dan adu kecepatan serta kekompakan menyusuri aliran sungai di depan Pasar Lama.

Dalam sambutannya, Camat Muaradua mengapresiasi semangat warga. "Lomba Balap Rakit ini kami gelar dalam rangka HUT RI ke-81 sebagai wujud syukur dan untuk melestarikan budaya sungai. Saya bangga melihat antusiasme masyarakat dari desa sampai Lingkungan Pasar Lama dan Simpang Pedagan. Semoga kegiatan seperti ini terus mempererat persatuan kita," ujarnya.

Kapolsek Muaradua dan KNPI Kabupaten OKU Selatan juga menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan positif yang melibatkan pemuda dan masyarakat. Antusiasme warga luar biasa. Sejak pukul 08.00 WIB, bantaran sungai sudah dipadati penonton yang membawa bendera Merah Putih. Sorakan "Merdeka!" mengiringi setiap tim yang melintas garis start.

Selain lomba, suasana kemerdekaan semakin terasa dengan adanya lapak kuliner,  UMKM, dan pembagian hadiah bertema Merah Putih.

Lomba di menangkan oleh tim  dari Lingkungan Simpang Pedagan Kecamatan Muaradua. Pembagian hadiah akan di gelar malam tanggal 19 di Lingkungan Pasar Lama atau Batu Kodok. Acara berjalan lancar dan aman dengan pengamanan dari TNI, Polri. (FR86))

Share:

Ketua DPRD Prabumulih Hadiri Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Peringati HUT ke 81 RI

 


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Kesuma Bangsa, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, pada Sabtu (15/8/2026) tengah malam. Di bawah kegelapan malam yang hanya diterangi obor dan pelita, jajaran petinggi Pemerintah Kota Prabumulih menggelar apel kehormatan dan renungan suci guna memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Hadir dalam upacara sakral tersebut Ketua DPRD Kota Prabumulih H Deni Victoria SH MSi, Wali Kota Prabumulih H Arlan, serta Wakil Wali Kota Prabumulih Franky Nasril S.Kom MM. Kehadiran tiga pimpinan tertinggi daerah ini menegaskan komitmen bersama untuk melanjutkan estafet perjuangan para pahlawan melalui pembangunan daerah.

Upacara yang dimulai tepat pukul 00.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto S.I.K M.H M.Tr.Mil selaku pembina upacara. Di hadapan ratusan pusara para pejuang, AKBP Gunarto membacakan naskah renungan suci dengan penuh penghayatan, memberikan penghormatan tertinggi bagi para pahlawan yang tidak dikenal, baik nama maupun tempatnya, dari segala angkatan bersenjata serta golongan.

"Kami menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan saudara-saudara sebagai pahlawan terhadap perjuangan demi kebahagiaan negara dan bangsa. Kami berdoa agar jiwa saudara-saudara diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa di tempat yang sewajarnya," ujar Gunarto di tengah keheningan malam yang menusuk.

Prosesi pelita dan pembakaran obor yang mengitari area makam menambah atmosfer sakral. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi nasional demi memperkuat persatuan bangsa di tengah tantangan zaman yang semakin dinamis.

Ketua DPRD Prabumulih, Deni Victoria, seusai upacara menyampaikan bahwa api semangat para martir kemerdekaan tidak boleh padam. Pengorbanan para pahlawan harus menjadi bahan bakar bagi generasi masa kini untuk terus mengabdi, merawat persatuan, dan memajukan roda perekonomian serta infrastruktur di Kota Nanas tersebut.

Senada dengan hal itu, Wali Kota Prabumulih H Arlan menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif, legislatif, dan seluruh elemen masyarakat. Menurut dia, tantangan kemerdekaan hari ini adalah mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kualitas pendidikan, serta menjaga stabilitas daerah.

Upacara renungan suci ini juga diikuti secara komplet oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Prabumulih, Sekretaris Daerah Kota Prabumulih, Asisten I dan II, serta seluruh jajaran birokrat mulai dari Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Bagian, hingga Camat dan Lurah se-Kota Prabumulih. 

Kehadiran seluruh aparatur sipil negara ini menyimbolkan kesiapan penuh birokrasi dalam memberikan pelayanan terbaik demi kemajuan Indonesia.(Ikb)

Share:

Peringati HUT RI, Polsek RKT Gelar Serangkaian Lomba


Prabumulih, Portalsriwijaya.com
- Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polsek Rambang Kapak Tengah (RKT) menggelar kegiatan semarak peringatan HUT RI dengan tema “Nusantara Baru, Indonesia Maju”, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan berlangsung di Mapolsek Rambang Kapak Tengah, Kecamatan Rambang Kapak Tengah, Kota Prabumulih, mulai pukul 09.00 WIB.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme sekaligus mempererat kebersamaan antara personel kepolisian, keluarga besar Polsek RKT, dan masyarakat yang berada di sekitar Mapolsek Rambang Kapak Tengah.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., didampingi Wakapolres Prabumulih Kompol Idham Haris Sugiono, S.E., M.M. Turut hadir Kasat Intelkam Polres Prabumulih Iptu Kiki Herry Kiswanto, S.Sos., Kasat Narkoba Polres Prabumulih Iptu Fitrawadi, S.H., Kasi Propam Polres Prabumulih Iptu Apris Siswanto, serta Kasikum Polres Prabumulih Iptu Darmawan, S.H, Kasat Lantas Polres Prabumulih Diwakili Kanit Kamsel IPDA JONI ALIAS, S. H. 

Selain itu, kegiatan juga dihadiri Kapolsek Rambang Kapak Tengah Ipda Wendy Kurniawan, S.Psi., M.H., Camat Rambang Kapak Tengah, Sekretaris Desa Karang Bindu, para Kanit Polsek RKT, personel Polsek RKT bersama Bhayangkari dan anak-anak, serta masyarakat di sekitar Mapolsek Rambang Kapak Tengah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Kapolsek Rambang Kapak Tengah dan sambutan Kapolres Prabumulih. Seluruh rangkaian acara berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kemerdekaan.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan seluruh peserta. Kemudian, suasana semakin meriah dengan pelaksanaan berbagai perlombaan khas peringatan HUT Kemerdekaan RI yang melibatkan personel kepolisian, keluarga besar Polsek RKT, serta masyarakat.

Berbagai perlombaan yang digelar antara lain lomba makan kerupuk, balap karung helm, tarik tambang, lomba sarung, estafet air, serta lomba menyanyi. Perlombaan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana membangun kekompakan, sportivitas, dan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., dalam kesempatan tersebut turut memberikan dukungan terhadap kegiatan yang dilaksanakan Polsek RKT. Semarak peringatan kemerdekaan diharapkan dapat menjadi momentum untuk terus memperkuat persatuan dan meningkatkan hubungan yang harmonis antara Polri dengan masyarakat.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Semangat perjuangan tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui rasa cinta tanah air, nasionalisme, persatuan, serta kepedulian untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju.

Selain memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan ini juga bertujuan mempererat kebersamaan internal personel Polsek Rambang Kapak Tengah beserta keluarga. Kehadiran masyarakat sekitar turut memberikan warna tersendiri sehingga tercipta suasana yang akrab, guyub, dan penuh kekeluargaan.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Rambang Kapak Tengah juga berharap silaturahmi antara personel kepolisian dengan masyarakat semakin kuat. Kedekatan dan komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat dinilai penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta kondusif.

Semangat “Nusantara Baru, Indonesia Maju” diharapkan tidak hanya menjadi tema dalam perayaan HUT RI, tetapi juga menjadi semangat bersama untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan daerah.

Sekitar pukul 11.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan semarak peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Mapolsek Rambang Kapak Tengah selesai dilaksanakan. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif.(Ikb)

Share:

Sekda OKU Selatan Ucapkan Selamat Hari Pramuka ke-65, Ajak Anggota Dukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Memperingati Hari Pramuka ke-65 yang jatuh pada tanggal 14 Agustus 2026, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan H.M Rahmatullah SSTP,MM menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan strategis bagi seluruh insan kepanduan, khususnya Kwartir Cabang (Kwarcab) OKU Selatan.

Dalam momentum peringatan yang penuh khidmat ini, Sekda OKU Selatan menyoroti pentingnya peran Gerakan Pramuka sebagai agen perubahan dalam menyukseskan program-program prioritas pemerintah.

"Selamat Hari Pramuka ke-65 untuk seluruh anggota Gerakan Pramuka di Kabupaten OKU Selatan. Mari kita jadikan momentum peringatan tahun ini untuk bersama-sama Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045," tegas Sekda dalam keterangannya, Jumat (14/8).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tema ketahanan pangan sangat relevan dengan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka, khususnya tentang cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, serta rajin, terampil, dan gembira. Gerakan Pramuka dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak sektor pertanian dan perkebunan di kalangan generasi muda.

"Pramuka bukan sekadar tentang baris-berbaris atau berkemah, melainkan wadah pembentukan karakter dan kemandirian. Dengan potensi alam OKU Selatan yang agraris, anggota Pramuka harus hadir sebagai pelopor kemandirian pangan, mulai dari pemanfaatan lahan pekarangan hingga inovasi pertanian di desa masing-masing," tambahnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan Gerakan Pramuka, Sekda meyakini bahwa langkah-langkah organisasi kepanduan akan semakin mantap dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang tangguh. Keterlibatan aktif generasi muda dalam ketahanan pangan adalah salah satu kunci utama untuk mengantarkan bangsa ini menuju visi besar Indonesia Emas 2045.

Menutup pesannya, Sekda OKU Selatan mengajak seluruh pembina, pelatih, dan anggota Pramuka dari tingkat Siaga hingga Pandega untuk terus berbakti tanpa henti, menjaga kekompakan, dan terus berkarya nyata bagi masyarakat. "Satu Pramuka, untuk satu Indonesia. Salam Pramuka!" tutup Rahmatullah. (Fr86)

Share:

Dugaan Kecurangan Distributor Pupuk Subsidi PT Pollaris Utama di OKU Selatan: Muatan Disunat dan Tidak Sesuai SOP



OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Distribusi pupuk bersubsidi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU Selatan) diterpa isu tak sedap. PT Pollaris Utama, selaku distributor resmi pupuk bersubsidi di wilayah tersebut, diduga melakukan sejumlah pelanggaran teknis penyaluran yang menguntungkan pihak internal distributor secara sepihak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, armada pengangkut pupuk bersubsidi yang seharusnya bisa membawa muatan berkapasitas 9 ton per armada, diduga hanya dimuat sebanyak 8 ton per armada. Pengurangan muatan ini menimbulkan pertanyaan terkait transparansi tonase yang didistribusikan ke wilayah sasaran.

Tak hanya persoalan tonase, pola penyaluran pupuk bersubsidi tersebut juga disinyalir menyalahi standar operasional. Truk angkutan terpantau langsung melakukan bongkar muat di kios-kios pengecer, tanpa melalui proses transit atau bongkar muat terlebih dahulu di gudang resmi distributor.

Praktek pintas ini diduga kuat sengaja dilakukan untuk menekan operasional distributor. Dengan langsung menurunkan barang di tingkat kios, distributor menghemat biaya buruh bongkar muat di gudang yang menjadi kewajibannya, sehingga efisiensi biaya tersebut berpotensi menjadi keuntungan pribadi oknum distributor.

Fenomena penyaluran langsung dari gudang produsen ke kios pengecer tanpa mengendap di gudang distributor memicu spekulasi terkait kemampuan finansial perusahaan. Muncul dugaan apakah PT Pollaris Utama tidak memiliki kecukupan modal untuk melakukan penyetokan (stocking) pupuk di gudang resmi, atau sengaja menerapkan skema menunggu penebusan tunai dari kios sebelum menembuskan dana tersebut ke pihak produsen.

Hingga berita ini diturunkan, Direktur PT Pollaris Utama berinisial IJ belum memberikan konfirmasi atau tanggapan terkait dugaan pengurangan muatan dan penyimpangan jalur distribusi tersebut. Upaya konfirmasi yang dilayangkan kepada pihak produsen PT Pupuk Indonesia terkait juga belum membuahkan jawaban.(FR86)

Share:

Kormi Prabumulih Dilantik, Fokus Alihkan Generasi Muda dari Ketergantungan Gawai



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Prabumulih periode 2026–2030 resmi dilantik dengan misi utama menekan kecanduan gawai pada generasi muda melalui pemasyarakatan olahraga tradisional dan rekreasi.

Ketua KORMI Sumatra Selatan, Hj Samanta Tivani Herman Deru, menyampaikan arahan tersebut saat melantik kepengurusan baru di Gedung Kesenian Walikota Prabumulih, Kamis (13/6/2026). Puspita Sugiartie resmi menakhodai KORMI Kota Prabumulih untuk empat tahun ke depan. Acara ini turut dihadiri Staf Ahli Walikota Prabumulih, H Abdullah Abadi, yang hadir mewakili jajaran pemerintah daerah.

Sosialisasi Massal ke Sekolah

Dalam sambutannya, Samanta menyoroti pergeseran perilaku anak muda saat ini yang cenderung pasif akibat menghabiskan terlalu banyak waktu di depan layar gawai. KORMI Prabumulih diharapkan mampu menjadi motor penggerak untuk mengembalikan minat fisik generasi muda.

- Target Utama: Mengikis kecenderungan adiksi gawai melalui kampanye olahraga aktif.

- Strategi Gerakan: Masuk ke sekolah-sekolah untuk memperkenalkan variasi olahraga masyarakat.

- Sinergi Wilayah: KORMI Prabumulih akan bergerak bersama KORMI Sumsel secara terstruktur.

Persiapan Menuju Agenda Besar 2026

Selain fokus pada edukasi generasi muda, tantangan olahraga prestasi di tingkat rekreasi juga sudah menanti di depan mata. Samanta memaparkan dua agenda krusial yang harus segera direspons oleh pengurus baru:

- November 2026: Pekan olahraga masyarakat tingkat provinsi di Kabupaten Muara Enim.

Agenda Nasional: Pengiriman delegasi terpilih ke ajang nasional demi mempertahankan posisi Sumsel di peringkat 10 besar.

Pemerintah Kota Prabumulih melalui H Abdullah Abadi menyatakan apresiasi penuh dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk siap bersinergi mengucurkan dukungan program kerja.

Olahraga Penggerak Ekonomi Kreatif

Ketua KORMI Kota Prabumulih terpilih, Puspita Sugiartie, menegaskan bahwa lembaganya tidak hanya sekadar mengajak masyarakat bergerak. Ia berkomitmen menghadirkan inovasi agar olahraga tradisional bisa berdampak lebih luas.

Pembangunan Karakter: Menjadikan olahraga rekreasi sebagai ruang perekat persaudaraan.

Ekonomi Kreatif: Mengemas ajang olahraga masyarakat agar mampu menggerakkan roda ekonomi lokal.

Soliditas Internal: Menuntut profesionalisme pengurus agar mengutamakan organisasi di atas kepentingan pribadi.(05)

Share:

BBM Ilegal dan Kilang Illegal Ditertibkan, Lifting Minyak di Sumbagsel Meningkat - SKK Migas Sumbagsel Apresiasi Polda Sumsel


Palembang, Portalsriwijaya.com - Perwakilan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak (SKK Migas) Wilayah Sumatera Bagian Selatan memberikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Selatan atas tindakan tegas menertibkan BBM Illegal hasil produksi kilang minyak illegal dan penutupan kilang minyak illegal.

Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Bambang Dwi Djanuarto dalam siaran persnya, pada Rabu (12/8/2026).

"Kami apresiasi sebesar-besarnya Bapak Kapolda Sumatera Selatan dan seluruh jajaran yang telah mengambil tindakan tegas dengan menindak semua pelaku pendistribusian BBM Illegal hasil illegal refinery dan juga menutup illegal refinery karena hal tersebut sangat berdampak terhadap peningkatan Lifting dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Langkah tegas yang dilakukan Kapolda Sumsel beserta jajaran tersebut telah berhasil meningkatkan produksi minyak dari Sumur Masyarakat. Polda Sumsel dan jajaran sepanjang Januari - Juli 2026 telah berhasil melakukan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM Illegal dengan barang bukti minyak sebanyak 1.387.184 liter.

"Sejalan dengan penegakan hukum oleh Bapak Kapolda Sumsel dan jajaran, volume pengiriman minyak dari sumur masyarakat yang dikelola BUMD, Koperasi dan UMKM di Wilayah Sumatera Selatan dan Jambi yang telah berkontrak dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) juga mengalami kenaikan. Dampak penertiban dan penegakan hukum sangat terasa memberikan efek pada peningkatan Lifting dan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.

Pengiriman minyak sumur masyarakat dari Wilayah Sumatera Selatan dan Jambi mengalami kenaikan signifikan setiap bulannya pada pada periode Januari - Agustus 2026. Rata-rata pengiriman minyak sumur masyarakat bulan Mei tahun 2026 sebesar 402 barel minyak per hari, naik menjadi 1.911 barel per hari pada rata - rata bulan Juli tahun 2026 dan rata - rata awal Agustus tahun 2026 melonjak menjadi sebesar 2.391 barel minyak per hari.

Langkah ini merupakan upaya menjaga ketersediaan pasokan energi bagi masyarakat khususnya di wilayah Sumatera Selatan sekaligus mencegah adanya penyimpangan distribusi BBM bersubsidi yang sering kali dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab, Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menunjukkan komitmen yang patut diacungi jempol. Hal tersebut terbukti dengan langkah yang sangat agresif dalam pengungkapkan kasus penyalahgunaan BBM dalam beberapa tahun terakhir. 

Penertiban dan penangkapan ini juga merupakan tindak lanjut dari program prioritas Presiden RI terkait Ketahanan Energi Nasional melalui Permen ESDM No. 14 Tahun 2025 yang memberikan payung hukum resmi bagi pengelolaan sumur masyarakat. Hal tersebut juga sejalan dengan peran Sumatera Selatan yang mengoperasikan serta melaksanakan uji coba secara langsung terkait program tata kelola sumur rakyat secara terintegrasi yang melibatkan para pemangku kebijakan di tingkat Provinsi yakni Gubernur Sumsel, Polda Sumatera Selatan, Kodam II/Sriwijaya, Kejaksaan Tinggi, Pengadilan Tinggi bersama SKK Migas, KKKS Pertamina dan Medco. 


Secara lebih rinci pada semester I tahun 2026, tangkapan Polda Sumsel dikatakan Bambang Dwi sangat jelas menunjukkan kinerja Kepolisian yang sangat serius dalam menjaga komitmennya untuk penertiban dan penegakan hokum.

Terdapat total 107 Laporan Polisi meliputi 96 laporan penangkapan BBM, 11 laporan penangkapan Illegal Refinery. Dengan total tersangka sebanyak 142 orang yang terdiri dari 129 orang pada kasus BBM dan 13 orang pada kasus Illegal Refinery. Total kendaraan disita sebanyak 111 unit yang terdiri dari 107 unit dari kasus BBM dan 4 unit dari kasus Illegal Refinery terbakar. 

Sementara itu, total barang bukti minyak sebanyak 1.387.184 liter dari kasus BBM dan Illegal Refinery. Informasi ini juga disampaikan langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr Sandi Nugroho SIK SH MHum kepada awak media saat konfrensi pers yang diselenggarakan di UPPKB Kertapati (Terminal Timbangan Kramasan) 27 Juli 2026 lalu. 

Pada konfrensi pers tersebut juga ditampilkan Barang Bukti kendaraan total 51 unit meliputi kendaraan roda 4 sebanyak 9 unit, roda 6 sebanyak 26 unit dan roda 10 sebanyak 16 unit yang didistribusikan dari Ditkrimsus, Ditkrimum, Ditpolairud, Satbrimob serta Polres Banyuasin, Musi Banyuasin, Musi Rawas Utara, Lahat, OKI, OKU dan OKU Selatan.

Melalui gambaran pencapaian penertiban ini juga kedepannya diharapkan dapat terus terjaga ketahanan energi nasional, tercipta dengan baik perlindungan terhadap aset milik negara serta tercipta pula stabilitas keamanan dan iklim investasi yang kondusif guna terwujudnya kesejahteraan masyarakat.(05/ril)

Share:

Gudang Nihil Aktivitas Bongkar Muat, PT Bumi Sriwijaya Utama Diduga Ambil Keuntungan Angkutan Pupuk Subsidi di OKU Selatan


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Tata kelola dan distribusi pupuk bersubsidi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan tengah mendapat sorotan tajam. Salah satu perusahaan distributor resmi, PT Bumi Sriwijaya Utama, diindikasikan melakukan praktik manipulasi logistik demi mengambil keuntungan sepihak dari ongkos angkutan pupuk.

Dugaan ini mencuat setelah adanya laporan dan pantauan di lapangan yang menunjukkan bahwa gudang penyimpanan milik PT Bumi Sriwijaya Utama selalu dalam keadaan sepi. Anehnya, tidak pernah terlihat adanya aktivitas bongkar muat pupuk di gudang tersebut layaknya prosedur operasional standar sebuah distributor.

Berdasarkan pedoman umum tata niaga pupuk bersubsidi, alur distribusi semestinya mewajibkan pupuk dari produsen (Lini II) dibongkar dan diinapkan terlebih dahulu di gudang distributor (Lini III), sebelum akhirnya disalurkan ke kios-kios pengecer (Lini IV). Ketiadaan aktivitas bongkar muat ini memunculkan kecurigaan kuat bahwa pihak distributor memotong kompas alur pengiriman langsung ke pengecer, namun disinyalir tetap mengeklaim biaya angkut, biaya bongkar muat, serta sewa gudang secara penuh.

"Gudangnya terpantau kosong dari aktivitas. Tidak ada buruh yang bongkar muat atau truk tonase besar yang transit. Tentu ini jadi tanda tanya, bagaimana bisa statusnya distributor tapi tidak ada pergerakan fisik barang di gudangnya? Ada indikasi mereka hanya mengambil keuntungan dari selisih klaim ongkos angkutan saja," ungkap sumber di lapangan.


* Konfirmasi PT Pupuk Indonesia Terkesan Ditutupi

Upaya untuk mencari kejelasan dan mengonfirmasi dugaan penyimpangan ini justru menemui jalan buntu. Saat awak media dan pihak terkait mencoba meminta keterangan dari petugas perwakilan PT Pupuk Indonesia di wilayah tersebut yang berinisial AF, respons yang diberikan jauh dari kata memuaskan.

Alih-alih memberikan penjelasan yang terbuka berdasarkan data distribusi (T-Pubers) dan hasil verifikasi lapangan, AF justru terkesan menutup-nutupi masalah ini. Keterangan yang diberikan cenderung berbelit-belit dan tidak transparan mengenai fungsi pengawasan yang seharusnya dijalankan oleh pihak produsen terhadap distributor nakal.

Sikap tertutup dari perwakilan PT Pupuk Indonesia ini tentu sangat disayangkan dan justru semakin memperkuat asumsi publik adanya pembiaran terhadap indikasi kecurangan tersebut.

Hingga kini, publik dan para pemerhati pertanian di OKU Selatan mendesak Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) tingkat kabupaten, Dinas Pertanian, hingga Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan. Audit menyeluruh terhadap aliran logistik dan administrasi PT Bumi Sriwijaya Utama harus segera dilakukan agar alokasi pupuk bersubsidi bagi para petani tidak dijadikan celah bancakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.(FR86)

Share:

Perkuat Roda Pemerintahan yang Bersih, Ketua DPRD Prabumulih Deni Victoria Ikuti FGD Strategis Bersama Kejari



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Langkah taktis diambil oleh Ketua DPRD Kota Prabumulih, Deni Victoria, dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Demi mewujudkan sinergi instansi yang kokoh, Deni Victoria memenuhi undangan khusus dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih, Asvera Primadona. Keduanya hadir bersama dalam forum nasional yang sangat strategis, yaitu Konsolidasi dan Focus Group Discussion (FGD) Jaksa Agung Muda Tahun 2026.

Pertemuan lintas lembaga tingkat tinggi ini digelar secara daring melalui platform Zoom Meeting. Meskipun dilaksanakan secara virtual, esensi dan dinamika diskusi tetap berjalan dengan bobot yang tinggi. Forum ini dirancang khusus untuk mempertemukan unsur korps adhyaksa dengan para pemangku kepentingan di daerah, dengan agenda utama menyelaraskan langkah antara penegak hukum dan lembaga legislatif di tingkat kabupaten serta kota seluruh Indonesia.

Komitmen Sinergi Lintas Sektoral

Kehadiran Deni Victoria di tengah padatnya agenda legislatif menunjukkan komitmen tinggi DPRD Prabumulih untuk membuka ruang komunikasi yang intens dengan aparat penegak hukum. Langkah ini dinilai krusial untuk menciptakan sistem pengawasan legislatif yang selaras dengan koridor hukum yang berlaku.

Sinergi antara lembaga legislatif, pemerintah daerah, dan kejaksaan merupakan kunci utama dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah. Kolaborasi ini memastikan seluruh kebijakan publik, penganggaran, dan regulasi yang dilahirkan di Kota Prabumulih berjalan di atas rel peraturan perundang-undangan, sekaligus meminimalisir risiko pelanggaran hukum sejak dini.

Dihadiri Tokoh Nasional dan Bahas Isu Strategis

FGD ini tidak hanya menjadi agenda koordinasi biasa, melainkan sebuah forum dengan skala cakupan yang luas. Hal ini terbukti dengan kehadiran langsung Ketua Dewan Pengurus Nasional Asosiasi DPRD Kabupaten/Kota se-Indonesia. Kehadiran tokoh-tokoh penting ini memberikan bobot tersendiri pada ruang diskusi nasional tersebut.

Pembahasan di dalam forum berfokus pada penguatan komunikasi dua arah antara jajaran kejaksaan dan lembaga DPRD di berbagai wilayah nusantara. Melalui wadah FGD ini, para peserta saling berbagi sudut pandang, memetakan potensi hambatan hukum di daerah, serta merumuskan solusi preventif demi terciptanya iklim pemerintahan yang kondusif, bersih, dan berorientasi sepenuhnya pada kesejahteraan masyarakat.(Ikb)

Share:

Enam Kali Beraksi, Jambret Bermotor di Prabumulih Diberi Hadiah Timah Panas di Kaki


Prabumulih, Portalsriwijaya.com – Jajaran Polsek Prabumulih Barat Polres Prabumulih berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Patih Galung Kota Prabumulih.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial RA (27), warga Talang Jawa Kelurahan Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim. Pelaku diamankan oleh Team URC WESTER 838 Polsek Prabumulih Barat setelah dilakukan serangkaian penyelidikan terhadap kasus yang dilaporkan korban melalui Laporan Polisi Nomor: LP/B/50/V/2026/SPKT/Polsek Prabumulih Barat/Polres Prabumulih/Polda Sumsel, tanggal 13 Mei 2026.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 13 Mei 2026, sekira pukul 07.50 WIB, di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Patih Galung, tepatnya di depan Kantor Pengadilan Agama Kota Prabumulih.

Korban diketahui bernama Martina (30), seorang bidan, warga Mutiara Prabu Residence Blok E 13 RT 001 RW 001, Kelurahan Muara Dua, Kota Prabumulih. Saat kejadian, korban sedang seorang diri dalam perjalanan menuju tempat bekerja dengan mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna putih.

Ketika melintas di lokasi kejadian, korban tiba-tiba dipepet dari arah belakang oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor. Pelaku kemudian menarik tas milik korban.Korban sempat mempertahankan tas tersebut, namun pelaku secara paksa menariknya hingga tas berhasil dikuasai pelaku. Di dalam tas tersebut terdapat satu unit telepon genggam Vivo Y400 warna ungu, KTP dan STNK sepeda motor.

Setelah berhasil mengambil barang milik korban, pelaku langsung melarikan diri ke arah Tugu Nanas. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 3 juta dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Prabumulih Barat untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Team URC WESTER 838 Polsek Prabumulih Barat melakukan penyelidikan dan pengumpulan informasi di lapangan. Dari hasil penyelidikan, petugas memperoleh informasi bahwa pelaku diduga berada di wilayah Kota Tanjung Enim.

Pada Senin, 10 Agustus 2026, sekira pukul 14.00 WIB, Kapolsek Prabumulih Barat IPTU. Thomas Siswo Purnomo SH memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Prabumulih Barat IPDA Andrie SE MM bersama Team URC WESTER 838 Polsek Prabumulih Barat untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Setibanya di wilayah Tanjung Enim, petugas mendapatkan informasi bahwa pelaku telah berpindah lokasi. Tim kemudian memperoleh informasi terbaru bahwa pelaku berada di wilayah Desa Muara Lawai Kabupaten Muara Enim.

Petugas selanjutnya bergerak cepat menuju lokasi dan pada sekira pukul 21.00 WIB, tim yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Prabumulih Barat IPDA Andrie SE MM berhasil mengamankan pelaku berinisial RA.

Saat dilakukan pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya. Dari hasil interogasi, pelaku juga mengaku telah melakukan aksi pencurian dengan kekerasan sebanyak enam kali, dengan rincian tiga aksi berhasil dan tiga aksi gagal. Pelaku juga mengaku dalam melakukan aksinya tersebut seorang diri.

Selanjutnya, pelaku bersama barang bukti dibawa ke Kota Prabumulih untuk diamankan di Polsek Prabumulih Barat guna menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yakni Satu unit handphone Vivo Y400 warna ungu, Satu buah baju kaos yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya.

Atas perbuatannya, pelaku saat ini diproses hukum dan disangkakan melanggar Pasal 479 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian yang didahului, disertai, atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan. Ketentuan Pasal 479 ayat (1) memuat ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun.

Kapolsek Prabumulih Barat IPTU Thomas Siswo Purnomo SH menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengungkapan terhadap setiap tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polsek Prabumulih Barat. "Kami terus melakukan penyelidikan secara maksimal terhadap setiap laporan masyarakat. Begitu identitas dan keberadaan pelaku berhasil diketahui, personel langsung bergerak untuk mengamankan yang bersangkutan," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, khususnya ketika membawa barang berharga. "Apabila masyarakat mengetahui adanya tindak pidana atau aktivitas yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian sehingga dapat ditindaklanjuti dengan cepat," lanjutnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Prabumulih Barat IPDA Andrie menyampaikan bahwa proses penyidikan terhadap pelaku masih terus dilakukan untuk mendalami seluruh rangkaian aksi yang diakui pelaku. "Kami masih melakukan pendalaman terhadap pengakuan pelaku, termasuk tiga kejadian yang disebut berhasil dan tiga kejadian yang disebut gagal. Hal ini akan kami verifikasi dengan hasil penyelidikan dan alat bukti yang ada," jelasnya.

Polsek Prabumulih Barat juga mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan setiap kejadian kriminal kepada kepolisian agar dapat segera dilakukan penanganan. Polres Prabumulih berkomitmen memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat serta menindak tegas setiap pelaku tindak pidana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.(Ikb)

Share:

Kerja Keras Olahraga Rutin, Strategi Karyawan BRI Prabumulih Jaga Stamina

 


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Ditengah padatnya rutinitas pelayanan perbankan dan tuntutan performa kerja yang tinggi, menjaga kondisi fisik tetap prima menjadi sebuah keharusan. 

Menyadari pentingnya aspek kesehatan tersebut, segenap karyawan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Prabumulih secara konsisten menggelar kegiatan olahraga rutin. Salah satu program yang paling diminati dan aktif berjalan adalah latihan futsal bersama.

Aktivitas olahraga ini diselenggarakan setiap hari pasca-jam operasional kantor, bertempat di salah satu lapangan futsal di Kota Prabumulih provinsi Sumatra Selatan.

Kehadiran para pegawai di lapangan hijau ini mencerminkan komitmen tinggi untuk menyeimbangkan antara beban kerja profesional (work-life balance) dengan gaya hidup sehat. Komitmen para pekerja yang akrab disapa Insan Brilian ini ternyata tidak hanya terbatas pada olahraga futsal semata. Guna mengakomodasi minat dan hobi yang beragam dari seluruh lini pegawai, pihak BRI Cabang Prabumulih juga memfasilitasi berbagai jenis olahraga lainnya. 

"Karyawan kita pasca jam kerja rutin menggelar olahraga bersama khususnya olahraga futsal," ungkap Branch Office Head BRI Prabumulih, RP Rafi Rafsanjani kepada wartawan, Selasa (11/8/2026).

Rafi Rafsanjani mengatakan, tidak hanya olahraga futsal namun para karyawan juga kerab melakukan kegiatan olahraga lain untuk tetap menjaga stamina meskipun sudah seharian bekerja di kantor.

Variasi cabang olahraga ini dijadwalkan secara bergantian setiap harinya, mulai dari olahraga kardio hingga permainan ketangkasan, sehingga seluruh elemen karyawan dapat berpartisipasi aktif tanpa merasa jenuh. Secara filosofis, agenda olahraga harian ini mengusung misi ganda yang sangat krusial bagi keberlangsungan organisasi.

"Kami mengapresiasi para karyawan yang terus menjaga stamina dan tetap bekerja keras melayani para nasabah. Melalui olahraga ini diharapkan selain badan sehat, juga sebagai wadah untuk terus mempererat kekompakan dan kekeluargaan," tuturnya.

Tujuan utama yang ingin dicapai tentu saja adalah aspek kesehatan jangka panjang, memastikan imunitas tubuh para pekerja tetap terjaga di tengah cuaca dan tekanan kerja yang dinamis. Tubuh yang bugar diyakini menjadi modal utama dalam memberikan pelayanan prima dan ramah kepada para nasabah setia BRI. (05)

Share:

Hutama Karya Dukung Gerakan Nasional Zero ODOL Melalui Kampanye Selamat Sampai Tujuan (SETUJU)


Jakarta, Portalsriwijaya.com - Sejalan dengan semangat "Terhubung Melayani, Bergerak untuk Negeri" yang diusung Kementerian Perhubungan, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung Gerakan Nasional Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) melalui pelaksanaan Operasi ODOL secara rutin di ruas-ruas tol yang dikelola. Inisiatif tersebut merupakan bagian dari kampanye keselamatan SETUJU (Selamat Sampai Tujuan) untuk Zero ODOL yang mengedepankan kepatuhan terhadap ketentuan dimensi dan muatan kendaraan sebagai bagian dari upaya mewujudkan perjalanan yang lebih aman, menjaga keandalan layanan jalan tol, serta mendukung sistem transportasi nasional yang berkelanjutan.

Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan bahwa kendaraan ODOL masih menjadi salah satu tantangan dalam penyelenggaraan jalan tol karena berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan serta berdampak terhadap keberlanjutan kualitas layanan infrastruktur jalan tol.

"Kendaraan ODOL tidak hanya melanggar ketentuan yang berlaku, tetapi juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami kegagalan pengereman, kehilangan kendali, hingga terguling yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya. Selain itu, kendaraan yang melebihi ketentuan dimensi dan muatan memberikan beban yang lebih besar terhadap perkerasan jalan, jembatan, dan struktur pendukung lainnya sehingga berpotensi mengurangi umur layanan infrastruktur jalan tol. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap regulasi ODOL merupakan bagian penting dalam menciptakan ekosistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan," ujar Hamdani.

Selain membahayakan keselamatan pengguna jalan, kendaraan ODOL juga berdampak terhadap keberlanjutan kualitas layanan infrastruktur jalan tol. Beban kendaraan yang melebihi kapasitas desain meningkatkan tekanan pada perkerasan jalan, jembatan, dan struktur pendukung lainnya sehingga berpotensi mengurangi umur layanan infrastruktur serta meningkatkan kebutuhan pemeliharaan. Dari sisi keselamatan, kendaraan ODOL memiliki jarak pengereman yang lebih panjang, tingkat stabilitas yang lebih rendah, serta risiko lebih tinggi mengalami kehilangan kendali maupun terguling yang dapat memicu kecelakaan lalu lintas.

Sebagai upaya meningkatkan keselamatan berkendara sekaligus menjaga keandalan layanan jalan tol, Hutama Karya secara konsisten memperkuat pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang melalui Operasi ODOL yang dilaksanakan bersama Kementerian Perhubungan, Korps Lalu Lintas Polri, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, serta pemangku kepentingan lainnya di berbagai ruas tol yang dikelola.

Sepanjang periode Januari–Juli 2026, melalui pelaksanaan Operasi ODOL, Hutama Karya telah menjaring 1.280 kendaraan angkutan barang. Dari jumlah tersebut, 775 kendaraan dinyatakan memenuhi ketentuan dimensi dan muatan, sedangkan 505 kendaraan terindikasi melanggar ketentuan ODOL sehingga ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku. Operasi ODOL tersebut dilaksanakan di sejumlah ruas tol yang dikelola Hutama Karya, antara lain Jalan Tol Binjai–Langsa, Indrapura–Kisaran, Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat, Pekanbaru–XIII Koto Kampar, Palembang–Indralaya, Indralaya–Prabumulih, Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Tol Bengkulu-Taba Penanjung, Tol Pekanbaru-Dumai, Tol Betung-Jambi, Tol Sigli-Banda Aceh, Tol Padang–Sicincin, Tol JORR Seksi S, dan Akses Tanjung Priok.

Pada periode yang sama, Hutama Karya juga memperkuat pengawasan melalui penerapan sistem Weigh in Motion (WIM) sebagai bagian dari upaya preventif dalam mendukung Gerakan Nasional Zero ODOL. Selama periode Januari–Juli 2026, sistem WIM telah mengidentifikasi sebanyak 342.748 kendaraan angkutan barang yang terindikasi tidak memenuhi ketentuan dimensi dan/atau muatan.


"Pengawasan terhadap kendaraan ODOL melalui Operasi ODOL maupun sistem WIM bukan semata-mata merupakan bentuk penegakan kepatuhan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keselamatan pengguna jalan serta keandalan layanan jalan tol. Karena itu, kami terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung implementasi Gerakan Nasional Zero ODOL," tambah Hamdani.

Hutama Karya mengajak seluruh pelaku usaha angkutan barang, perusahaan logistik, maupun pengemudi kendaraan barang untuk memastikan kendaraan yang dioperasikan memenuhi ketentuan dimensi dan batas muatan sesuai regulasi yang berlaku. Kepatuhan terhadap ketentuan tersebut tidak hanya melindungi infrastruktur jalan tol dari kerusakan dini, tetapi juga mengurangi potensi kecelakaan akibat kegagalan pengereman, kendaraan kehilangan kendali, maupun kendaraan terguling.

Selain memastikan kendaraan memenuhi ketentuan dimensi dan muatan, seluruh pengguna jalan juga diimbau untuk selalu mematuhi batas kecepatan yang berlaku di jalan tol, yaitu minimum 60 km/jam dan maksimum 100 km/jam pada jalan tol luar kota serta maksimum 80 km/jam pada jalan tol dalam kota, menjaga jarak aman antar kendaraan, menggunakan lajur sesuai peruntukannya, memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, serta tidak berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat.

Sebagai bagian dari implementasi kampanye SETUJU (Selamat Sampai Tujuan), Hutama Karya terus memperkuat edukasi mengenai bahaya kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL) melalui berbagai media komunikasi perusahaan. Edukasi dilakukan melalui Variable Message Sign (VMS), spanduk, media sosial, media massa, siaran pers, hingga penyampaian imbauan secara langsung melalui public address di gerbang tol maupun rest area. Melalui kampanye SETUJU, Hutama Karya terus menggaungkan pesan "SETUJU untuk Zero ODOL" sebagai ajakan kepada seluruh pengguna jalan dan pelaku usaha angkutan barang untuk bersama-sama mewujudkan jalan tol yang lebih aman, tertib, dan berkelanjutan.

"Melalui pengawasan yang konsisten, edukasi yang berkelanjutan, serta sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, Hutama Karya berkomitmen mendukung implementasi Gerakan Nasional Zero ODOL. Kami mengajak seluruh pelaku usaha angkutan barang dan pengguna jalan untuk mematuhi ketentuan yang berlaku agar tercipta perjalanan yang lebih aman, infrastruktur jalan tol yang tetap andal, serta distribusi logistik nasional yang semakin efisien," tutup Hamdani.

Untuk mendukung perjalanan yang lebih aman dan nyaman, Hutama Karya juga menghadirkan aplikasi Mozy yang menyediakan berbagai informasi layanan jalan tol, mulai dari tarif tol, kondisi lalu lintas melalui CCTV, lokasi rest area dan SPBU, rekomendasi kuliner, hingga fitur tombol darurat (SOS) yang dapat digunakan saat menghadapi kondisi tertentu di jalan tol. Apabila pengguna jalan membutuhkan bantuan atau informasi selama melintas di ruas tol yang dikelola Hutama Karya, dapat menghubungi Call Center Terintegrasi Jalan Tol Hutama Karya di 150-700 atau melalui WhatsApp 0811-2777-000.(05)

Share:

Pemkot Prabumulih Gelar Apel Siap Siaga Karhutla, Arlan Minta Semua Bersinergi


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Pemerintah Kota Prabumulih bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dalam rangka mengantisipasi dampak fenomena El Nino, Rabu (5/8/2026). 

Apel yang digelar di halaman Kantor Pemkot Prabumulih tersebut dipimpin langsung oleh Walikota Prabumulih H Arlan dan diikuti unsur TNI, Polri, instansi vertikal, organisasi perangkat daerah, hingga para camat, lurah, dan kepala desa se-Kota Prabumulih.

Dalam amanatnya, Walikota Prabumulih H Arlan menegaskan, kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan merupakan ancaman serius yang harus diantisipasi secara bersama-sama. Arlan mengaku, dampak Karhutla tidak hanya merusak ekosistem dan lingkungan hidup, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat, proses pendidikan, aktivitas perekonomian, hingga sektor transportasi akibat kabut asap yang ditimbulkan.

"Untuk itu kami mengingatkan seluruh unsur pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menjelang puncak musim kemarau yang diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September khususnya di wilayah Sumatera Selatan ini," ungkapnya. 

Arlan juga meminta, seluruh pihak untuk terus melakukan langkah-langkah pencegahan sedini mungkin agar potensi kebakaran dapat diminimalisasi sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar. 

Pemkot Prabumulih bersama Polres dan jajaran terkait bahkan telah memastikan kesiapan personel, peralatan pemadam kebakaran, serta ketersediaan sumber air yang menjadi fokus utama guna memastikan penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat dan efektif apabila terjadi titik api.


Dalam kesempatan tersebut, Walikota juga kembali mengingatkan bahwa telah diterbitkan Maklumat Bersama Kapolda Sumatera Selatan, Pangdam II/Sriwijaya, dan Gubernur Sumatera Selatan mengenai larangan membakar hutan, kebun, dan lahan di seluruh wilayah Sumatera Selatan, termasuk Kota Prabumulih. 

"Maklumat tersebut menjadi pedoman yang wajib dipatuhi seluruh masyarakat, mengingat tindakan pembakaran lahan selain membahayakan lingkungan juga memiliki konsekuensi hukum yang tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya.

Melalui Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla ini, sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi terkait, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. 

Dengan komitmen bersama, Kota Prabumulih diharapkan mampu menjadi daerah yang bebas dari kabut asap, tetap hijau, sehat, serta memberikan lingkungan yang aman dan nyaman bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota Prabumulih Franky Nasril, Ketua DPRD Kota Prabumulih H Deni Victoria, Kajari Prabumulih Asvera Primadona, serta Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto diwakili Kabag SDM Polres Prabumulih AKBP Tamimi SH MM didampingi Kabag Ops Polres Prabumulih Kompol Harmianto bersama para Pejabat Utama Polres dan Kapolsek jajaran.(Ikb)

Share:

Dua Bocah SD Tenggelam Saat Memancing di OKU Selatan, Satu Korban Masih Dicari

 

Ilustrasi : Bocah tenggelam terbawa arus sungai (foto/kompas.com)


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Duka mendalam menyelimuti warga Desa Sukabumi Kecamatan Tiga Dihaji Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan Provinsi Sumatera Selatan. 

Dua pelajar kelas 4 sekolah dasar (SD) Desa Sukabumi Kecamatan Tiga Dihaji, dikabarkan tenggelam di Sungai Selabung desa Kota Agung Kecamatan Tiga Dihaji, pada Rabu (5/8) sekitar pukul 14.00 WIB.

Namun satu dari dua pelajar tersebut yakni bernama Rahmat Kuncoro (10) telah berhasil ditemukan namun dalam kondisi meninggal dunia. Sementara satu korban lainnya yakni Ardiansyah (10), masih dalam proses pencarian oleh warga dan pemerintah setempat. 

Peristiwa naas ini bermula pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Korban Rahmat dan Ardiansyah pergi memancing ke Sungai Selabung ditemani dua adik mereka yakni Andri (9) dan Nolo Apriyanto (6).

Sekira pukul 14.00 WIB, seekor ikan menyambar umpan pada alat pancing milik Ardiansyah dengan tarikan yang kuat. Sentakan tersebut membuat gagang pancing terlepas dari genggaman tangan Ardiansyah dan hanyut ke aliran sungai.

Secara spontan, Ardiansyah dan Rahmat langsung melompat ke dalam sungai untuk mengejar alat pancing tersebut. Namun, karena diduga tidak bisa berenang, kedua bocah malang tersebut langsung terseret arus dan tenggelam.

Melihat kedua kakaknya timbul tenggelam, Andri langsung berteriak meminta pertolongan. Ia berlari menghampiri seorang warga bernama Lahmudin yang kebetulan sedang mandi tidak jauh dari lokasi kejadian.

Lahmudin sempat langsung menceburkan diri ke sungai untuk melakukan penyelamatan darurat, tetapi keberadaan kedua korban gagal ditemukan. Lahmudin kemudian meminta Andri untuk berlari ke pemukiman Desa Kota Agung memberitahu warga.


Warga desa setempat segera berdatangan dan melakukan penyisiran secara manual di sepanjang aliran sungai. Setelah dua jam pencarian, tepatnya pukul 16.00 WIB, jasad Rahmat Kuncoro akhirnya ditemukan mengapung sekitar 30 meter dari titik awal lokasi mereka tenggelam.

Camat Tiga Dihaji, Muhamad Yamin mengonfirmasi bahwa pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan serta Tim SAR untuk memperluas radius pencarian darat dan perairan. Tim penyelamat dijadwalkan tiba di lokasi pada Kamis (6/8/2026) pagi untuk mengintensifkan pencarian Ardiansyah yang belum ditemukan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal oleh Tim Puskesmas Tiga Dihaji yang dipimpin Kamijo bersama Tim Identifikasi Polres OKU Selatan, fisik luar jasad Rahmat bersih dari tanda-tanda kekerasan maupun kejanggalan. Korban dipastikan murni meninggal dunia akibat kegagalan pernapasan karena tenggelam.

Saat ini jenazah Rahmat telah disemayamkan di rumah duka di Desa Sukabumi dan direncanakan dimakamkan pada hari ini di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat. 

Pihak keluarga korban menyatakan telah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah, menolak proses otopsi, serta berkomitmen tidak melakukan tuntutan hukum di kemudian hari.

Kepolisian sektor setempat saat ini masih mengamankan sejumlah barang bukti milik korban, berupa selembar baju kaos lengan panjang merah bertuliskan "Argentina" dan selembar celana panjang abu-abu, sembari melanjutkan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hingga Kamis siang, tim gabungan dari Basarnas, BPBD, serta warga setempat masih terus menyisir sepanjang aliran Sungai Selabung untuk mencari keberadaan Ardiansyah.(FR86)

Share:

Walikota Prabumulih bersama Ketua DPRD dan Kapolres Tinjau Posko-posko Karhutla di 4 Titik



Prabumulih, Portalsriwijaya.comPemerintah Kota Prabumulih bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan peninjauan ke sejumlah Posko Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang tersebar di wilayah Kota Prabumulih, Selasa (4/8/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah bersama TNI-Polri dalam memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau tahun 2026.

Rangkaian peninjauan diawali ke Posko Karhutla BPBD Kota Prabumulih yang berada di Jalan Taman Murni, Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih Timur, titik kedua ke Posko Delinom Kelurahan Karang Raja, Kecamatan Prabumulih Timur, lalu titik ketiga Posko di Patih Galung samping Polsek Prabumulih Barat, terakhir titik keempat Poskonya di Tugu Tani, Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan.

Kehadiran unsur Forkopimda menjadi bukti nyata sinergitas lintas sektor dalam memperkuat langkah antisipasi terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah rawan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Prabumulih H. Arlan, Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., Ketua DPRD Kota Prabumulih H. Deni Victoria, S.H., M.Si., Sekretaris Daerah Kota Prabumulih H. Elman, S.T., Pejabat Utama Polres Prabumulih, Danramil 404-02 yang diwakili Serma Dea Aghesta, Kepala BPBD Kota Prabumulih Sriyono, SH.


Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Prabumulih bersama Forkopimda melakukan pengecekan secara langsung terhadap kesiapan peralatan pemadam kebakaran milik BPBD, sekaligus memastikan kesiapan personel yang disiagakan di Posko Karhutla. Pemeriksaan meliputi kondisi kendaraan operasional, perlengkapan pendukung pemadaman, hingga kesiapan personel dalam menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran lahan.

Adapun sarana yang disiagakan di posko antara lain satu unit mobil pemadam kebakaran serta Posko Penanggulangan Karhutla Polres Prabumulih yang telah dipersiapkan sebagai pusat koordinasi apabila terjadi keadaan darurat. Kesiapan tersebut diharapkan mampu mempercepat respons petugas dalam melakukan penanganan apabila ditemukan titik api di wilayah hukum Polres Prabumulih.

Disetiap lokasi, Forkopimda memastikan seluruh personel tetap siaga, perlengkapan berada dalam kondisi siap pakai, serta koordinasi antarinstansi berjalan dengan baik guna mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil. mengatakan bahwa pengecekan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan Karhutla benar-benar siap menghadapi situasi di lapangan. Menurutnya, keberhasilan penanggulangan Karhutla tidak hanya bergantung pada kesiapan personel dan peralatan, tetapi juga membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan serta dukungan masyarakat.

"Kami bersama Pemerintah Kota Prabumulih, TNI, BPBD, dan seluruh stakeholder terus memperkuat koordinasi dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena selain melanggar hukum, tindakan tersebut dapat menimbulkan dampak yang sangat luas terhadap lingkungan, kesehatan, dan keselamatan masyarakat. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin," tegas AKBP Gunarto.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian peninjauan di sejumlah Posko Karhutla berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui pengecekan ini diharapkan kesiapsiagaan seluruh unsur penanggulangan Karhutla di Kota Prabumulih semakin optimal sehingga mampu meminimalisasi risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta menjaga keamanan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan di wilayah Kota Prabumulih. (Ikb)

Share:

Andie Dinialdie Terpilih Aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumsel, Bahlil : Apresiasi Kader Sumsel Kompak


Palembang, Portalsriwijaya.com - Andie Dinialdie resmi terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumsel secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah XI Partai Golkar Sumatera Selatan (Sumsel) yang berlangsung pada 1–2 Agustus 2026 di Hotel Aryaduta Palembang.

Seluruh pemegang hak suara dari DPD Kabupaten dan Kota se-Sumatera Selatan beserta organisasi pendiri dan yang didirikan sepakat memberikan dukungan penuh kepada Andie untuk memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut.

Pelaksanaan Musda XI ini dibuka secara langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan turut dihadiri oleh Plt Ketua DPD Golkar Sumsel Wihaji sekaligus Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga serta Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) beserta jajaran pengurus pusat dan pimpinan daerah.

Dalam sambutannya, Bahlil mengapresiasi tinggi soliditas seluruh kader Golkar di Sumsel yang berhasil melahirkan kepemimpinan baru melalui musyawarah mufakat. Ia berharap kepemimpinan Andie Dinialdie mampu membawa Golkar Sumsel semakin solid, responsif terhadap aspirasi rakyat, dan sukses memenangkan agenda-agenda politik mendatang.


Terpilihnya Andie Dinialdie yang juga merupakan Ketua DPRD Sumsel itu disambut hangat dan penuh optimisme oleh para kader di daerah, salah satunya dari Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Palembang, Fahrie Adianto. "Saya sebagai Ketua DPC Golkar Kecamatan Jakabaring dan anggota Fraksi Golkar DPRD kota Palembang mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya Andie Dinialdie, secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumsel dalam Musda XI di Hotel Aryaduta Palembang," kata Fahrie dibincangi usai acara, Minggu (2/8/2026) malam kepada wartawan.

Menurutnya, keputusan ini menunjukkan betapa kuatnya rasa persatuan dan soliditas seluruh kader di Sumsel. "Kami siap mendukung penuh setiap kebijakan pimpinan, dan bergerak serentak demi kejayaan Partai Golkar," tutup Fahrie.

Untuk diketahui, hingga batas akhir penutupan pendaftaran bakal calon Ketua DPD pada Sabtu (1/8/2026), Andie Dinialdie menjadi satu-satunya kader yang mengambil sekaligus mengembalikan formulir pendaftaran.

Kondisi tersebut dikonfirmasi langsung oleh Ketua Tim Verifikasi Pencalonan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Sumsel, Surya R, ia menegaskan tidak ada berkas calon lain yang masuk hingga tenggat waktu yang ditentukan. (FR86)

Share:

Amhar Yusaimi Anggota dan Pengurus PWI Sumsel Tutup Usia, Dimakamham di TPU Kebun Bunga Palembang


Palembang, Portalsriwijaya.com - Kabar duka menyelimuti keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan. Anggota sekaligus pengurus PWI Sumsel, Amhar Yusaimi (Amhar Black), meninggal dunia pada Kamis  (30/7) dalam usia 63 tahun.

Almarhum mengembuskan napas terakhir dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, rekan sesama wartawan, serta seluruh keluarga besar PWI Sumatera Selatan.

Semasa hidupnya, Amhar Yusaimi dikenal sebagai sosok yang berdedikasi dan memiliki komitmen tinggi terhadap organisasi PWI Sumsel. Selain aktif di dunia jurnalistik dan organisasi kewartawanan, almarhum juga dikenal aktif dalam kegiatan kemasyarakatan.

Di tengah masyarakat, Amhar Yusaimi dipercaya sebagai Ketua Umum Kerukunan Keluarga Marga Danau. Melalui organisasi tersebut, almarhum turut berperan dalam mempererat tali silaturahmi dan hubungan kekeluargaan di tengah masyarakat.

Bagi rekan-rekan dan orang-orang yang mengenalnya, Amhar Yusaimi dikenal sebagai pribadi yang sederhana, humoris, dan mudah bergaul. Sikapnya yang terbuka dan bersahabat membuat almarhum mudah dekat dengan berbagai kalangan.

Jenazah almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebun Bunga Palembang pada Jumat (31/7) sekitar pukul 14.00 WIB. Sebelum dimakamkan, jenazah disemayamkan di rumah duka yang berada di Jalan Panca Usaha, belakang SMP Negeri 44, Mantri Terusan Ujung RT 46 Kelurahan Seberang Ulu IKecamatan Seberang Ulu I Kota Palembang.

Mewakili pihak keluarga, disampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian, menyampaikan belasungkawa, serta mendoakan almarhum.

Pihak keluarga juga memohon kepada seluruh masyarakat, sahabat, rekan kerja, dan orang-orang yang mengenal almarhum untuk memaafkan segala kesalahan dan kekhilafan Amhar Yusaimi selama menjalani kehidupan, baik dalam bermasyarakat maupun saat menjalankan aktivitas pekerjaan dan organisasi.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian dan ucapan duka cita yang telah disampaikan dari banyak pihak. Kami juga memohon agar segala kesalahan dan kekhilafan almarhum selama hidup, baik dalam bermasyarakat maupun bekerja, dapat dimaafkan. Mohon doa agar seluruh amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT," demikian disampaikan pihak keluarga.

Kepergian Amhar Yusaimi menjadi kehilangan bagi keluarga, organisasi, serta insan pers di Sumatera Selatan yang selama ini mengenal sosoknya. Keluarga besar PWI Sumatera Selatan melalui Ketua Kurnaidi, ST  menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum.

Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kesalahan almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, utamanya sang istri  dan 4 putra/putrinya semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi duka atas kepergian almarhum. (*)

Share:

Usai Heboh Diperiksa Kejari, Kepala Desa Sukarami OKU Selatan Inisial CA Mengundurkan Diri dari Jabatannya

Foto : Karikatur/ilustrasi

OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Kepala Desa Sukarami Kecamatan Buay Sandang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan Provinsi Sumatera Selatan berinisial CA, secara resmi menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya.

Kepastian yang bersangkutan mundur, setelah beredar surat pernyataan tertulis yang diduga dibuat langsung oleh yang bersangkutan tersebar di tengah masyarakat. Dalam surat pengunduran diri tersebut ditujukan kepada Bupati OKU Selatan melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten OKU Selatan.

Berdasarkan surat itu, keputusan pengunduran diri itu mulai terhitung sejak tanggal 29 Juli 2026. Kades inisial CA yang sedianya memiliki masa jabatan sebagai Kepala Desa Sukarami untuk periode tahun 2019 hingga 2027. Namun, sebelum masa baktinya berakhir, ia memilih melepaskan jabatan tersebut.

Surat pernyataan pengunduran diri tersebut dibubuhi meterai Rp10.000 dan ditandatanganinya sendiri yang bersangkutan. Dalam surat itu, sang kades menegaskan bahwa keputusan mundur dibuat dengan penuh kesadaran dan rasa hormat tanpa paksaan. 

Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai alasan mendasar dibalik keputusan pengunduran diri kades Sukarami tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten OKU Selatan, A Romzi SE MM membenarkan yang bersangkutan telah mengajukan surat pengunduran diri dari jabatanya.

"Untuk proses sudah naik nota dinas ke Bupati terkait pengunduran kades tersebut," ungkap Kadin PMD ketika dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp, Kamis (30/7/2026) malam.

Untuk diketahui, Kades Sukarami inisial CA saat ini masih dalam proses pemeriksaan oleh Kejari OKU Selatan, terkait pengaduan dugaan tindak pidana korupsi dana desa yang disampaikan warga Desa Sukarami beberapa bulan lalu. Konon, saat ini kasusnya telah memasuki tahap penyidikan dan informasi yang didapat menyatakan bahwa yang bersangkutan bakal ditetapkan menjadi tersangka oleh Kajari OKU Selatan.(FR86)

Share:

Ketua DPRD Prabumulih Hadiri Rakor Forkopimda, Komitmen P4GN Menuju Indonesia Emas 2045


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Pemerintah Kota Prabumulih menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Triwulan II Tahun 2026 di Ruang Rapat Lantai I Gedung Pemerintah Kota Prabumulih, Rabu (29/7/2026).

Rakor ini mengangkat "Membangun Komitmen Bersama dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba Menuju Indonesia Emas 2045."

Kegiatan dibuka langsung oleh Wali Kota Prabumulih H. Arlan menegaskan bahwa penanganan permasalahan narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi dan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, hingga masyarakat.

Sementara itu Ketua DPRD Deni Victoria menekankan, DPRD mendukung aparat menindak tegas terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan kita semua harus berperan aktif dengan kebersamaan dan sinergi untuk mewujudkan kota Prabumulih yang aman, sehat, produktif dan bersih dari penyalahgunaan narkotika.

Melalui rapat koordinasi ini diharapkan terbangun langkah-langkah strategis yang lebih efektif dalam memperkuat upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba di Kota Prabumulih.

Turut hadir dalam rakor ini, Wawako Prabumulih, Franky Nasril, Dandim 0404 Muara Enim Letkol Kav. Sahid Winagiri, S,Hub,Int, MM, Ketua BNN Prabumulih, AKBP Pauzia, S,P, M,Si Ketua Pengadilan Negeri, Sugiri Wiryan Dono, SH, M.Hum serta tamu undangan lainnya.(Ikb)

Share:

Membanggakan! Dua Putra Keturunan Desa Kuripan OKU Selatan Dilantik Jadi Perwira PAPK TNI AD


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Prestasi membanggakan datang dari Desa Kuripan Kecamatan Tiga Dihaji Kabupaten OKU Selatan Provinsi Sumatera Selatan. Dua putra terbaik desa tersebut resmi dilantik sebagai Letnan Dua TNI AD dalam upacara penutupan Pendidikan Perwira Prajurit Karier - PA PK di Mabes TNI AD Cilangkap, Jakarta Timur.

Kedua perwira muda tersebut yakni Letda Cke Sofyan Ar Rasyid SKom dan Letda Inf Rahul Kadafi SP. Keduanya merupakan pemuda kelahiran dan keturunan desa Kuripan Kecamatan Tiga Dihaji Kabupaten OKU Selatan.

Letda Cke Sofyan Ar Rasyid SKom merupakan putra kedua dari enam bersaudara pasangan Akmal Jailani SH dan Eni Nuraini. Sofyan memiliki darah keturunan dari Kuripan Haji dari sang ayah yang merupakan warga asli Kuripan 2 atau Kual.

Sofyan Ar Rasyid sejak kecil memang telah memiliki cita-cita sebagai abdi negara dan ia merupakan alumnus UIN Raden Patah Palembang jurusan Teknik Informatika.

Sedangkan Rahul merupakan anak dari pasangan Murhasan dan Sulastri. Rahul memiliki darah Kuripan Haji dari sang ibu yakni Sulastri yang asli kelahiran Desa Kuripan.


Akmal Jailani, selaku orang tua dari Letda Cke Sofyan Ar Rasyid SKom ketika dibincangi mengaku sangat bersyukur dengan keberhasilan sang anak yang telah dilantik menjadi perwira TNI Angkatan Darat.

"Alhamdulillah, saya merasa bersyukur dan bangga atas karunia dari Allah SWT untuk anak saya. Semoga Sofyan bisa amanah, disiplin, dan terus mengabdi untuk bangsa dan negara," harap pria yang pernah menjadi ketua DPC PKB Kabupaten OKU Selatan itu.

Keberhasilan dua putra keturunan desa Kuripan ini diharapkan menjadi motivasi bagi pemuda di Kecamatan Tiga Dihaji untuk terus berprestasi dan mengabdi kepada NKRI. 

Terpisah, Kepala Desa Kuripan 1, Anas dan Kepala Desa Kuripan 2, Cokro Pranolo ketika dibincangi wartawan menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian dua pemuda kelahiran desa mereka tersebut.  

" Kami atas nama Pemerintah Desa Kuripan 1 dan Kuripan 2 beserta seluruh masyarakat Kecamatan Tiga Dihaji mengucapkan selamat. Ini kebanggaan kita bersama, semoga amanah dalam bertugas dan menjadi teladan bagi generasi muda," ujar kedua Kades.(Fr86)

Share:

DPRD Prabumulih Sahkan Raperda LPJ Pelaksanaan APBD Prabumulih Tahun Anggaran 2025


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - DPRD Prabumulih resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD Prabumulih Tahun Anggaran 2025 menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna ke-XXVI Masa Persidangan III yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Prabumulih, Selasa (28/7/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Prabumulih, H. Deni Victoria, SH, M.Si, didampingi Wakil Ketua I Aryono, ST dan Wakil Ketua II Ir. Dipe Anom. Turut hadir Wali Kota Prabumulih H. Arlan, Wawako Franky Nasril, S.Kom, MM, Sekda Elman ST, anggota DPRD, kepala OPD, camat, lurah, kades, serta tamu undangan lainnya.

Agenda paripurna meliputi penyampaian laporan hasil kerja Badan Anggaran (Banggar), pengambilan persetujuan DPRD terhadap Raperda LPJ APBD Tahun Anggaran 2025, penyampaian pendapat akhir Wali Kota, serta penandatanganan keputusan bersama sebagai tanda resmi disahkannya Raperda menjadi Perda.

Wali Kota Prabumulih H. Arlan menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD yang telah menyelesaikan pembahasan Raperda secara konstruktif hingga mencapai persetujuan bersama.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Prabumulih atas sinergi dan kerja sama yang baik dalam pembahasan Raperda LPJ APBD Tahun Anggaran 2025. Seluruh masukan dan rekomendasi yang diberikan akan menjadi perhatian pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar H. Arlan.

Sementara itu, Ketua DPRD Prabumulih H. Deni Victoria, SH, M.Si mengatakan, pengesahan LPJ APBD menjadi Perda merupakan bagian dari mekanisme pengawasan DPRD terhadap pengelolaan keuangan daerah sekaligus bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang akuntabel.

“Persetujuan bersama ini menunjukkan komitmen DPRD dan Pemerintah Kota Prabumulih untuk terus menjaga tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kami berharap seluruh rekomendasi DPRD dapat ditindaklanjuti demi peningkatan kinerja pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Deni Victoria.(Ikb)

Share:

Bobroknya Tata Kelola RSUD Batin Mangunang Kembali Disorot, SOP Dipertanyakan ? Pasien Rontgen Meninggal Setelah Menunggu 6 Hari


Lampung, Portalsriwijaya.com - Kualitas pelayanan dan manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batin Mangunang, Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung, kembali menuai kritik tajam. 

Setelah sebelumnya didesak untuk diaudit terkait dugaan carut-marut pengelolaan anggaran, kini rumah sakit pelat merah tersebut dikeluhkan oleh keluarga pasien akibat lambannya penanganan medis yang berujung pada hilangnya nyawa.

Romainur, perwakilan keluarga pasien menyampaikan kekecewaan mendalam atas lambannya pelayanan fasilitas rontgen di RSUD Batin Mangunang. Sepekan lalu, pamannya yang sedang dalam kondisi kritis harus menunggu hingga enam hari tanpa kepastian untuk mendapatkan tindakan rontgen. Karena tak kunjung mendapat penanganan, keluarga akhirnya memindahkan pasien ke fasilitas kesehatan lain, meski nyawa sang paman pada akhirnya tidak tertolong.

"Sekarang paman kami sudah meninggal. Setelah berselang sehari tidak dilayani dengan baik oleh RSUD Batin Mangunang, almarhum kami bawa ke Rumah Sakit Secanti Gisting. Di sana kami langsung dilayani, langsung dicek, dan hasilnya langsung diperlihatkan kepada kami," ujar Romainur.

Masih dalam suasana duka, Romainur secara tegas mempertanyakan Standar Operasional Prosedur (SOP) di RSUD Batin Mangunang. Ia merasa tidak masuk akal jika pasien kritis dibiarkan menunggu berhari-hari tanpa kejelasan dari pihak medis, operator, maupun dokter ahli.

Menurutnya, hal ini sangat ironis mengingat RSUD Batin Mangunang merupakan rumah sakit Kelas C yang menerima suntikan dana hingga puluhan miliar rupiah. Ia turut menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), operasional Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), hingga Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diterima pihak rumah sakit.

"Mereka punya anggaran untuk pengadaan dan pemeliharaan alat medis seperti USG dan rontgen. Ada juga pos sewa alat medis hingga ratusan juta, dan pengelolaan dana DAK yang nilainya miliaran. Sangat tidak rasional jika pasien harus menunggu berhari-hari hanya untuk melakukan rontgen. Uangnya ke mana?," tegasnya. Sementara, Koordinator GRAK Lampung, Chaidir, menyoroti ketidaksesuaian antara alasan pihak rumah sakit dengan dokumen anggaran yang ada.

Sebelumnya, manajemen RSUD Batin Mangunang menyatakan kedatangan Wakil Bupati Tanggamus bukanlah inspeksi mendadak, melainkan atas permintaan pihak rumah sakit akibat banyaknya sarana dan prasarana yang rusak. Namun, GRAK mencatat bahwa dalam dokumen anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tahun 2026, RSUD Batin Mangunang telah memiliki alokasi dana pemeliharaan fasilitas sebesar Rp158.032.000. "Dengan dana pemeliharaan ratusan juta tersebut, seharusnya kerusakan fasilitas sudah tertangani dan tidak perlu lagi meminta bantuan ke pemerintah daerah. Uang itu ada, tetapi penggunaannya patut dipertanyakan," ujar Chaidir dalam keterangannya.

Chaidir juga memaparkan adanya sejumlah alokasi anggaran lain pada tahun 2026 yang dinilai tidak proporsional dibandingkan dengan dana pemeliharaan fasilitas pelayanan, di antaranya:

1. Pengadaan komputer: Rp823.287.000

2. Sewa kendaraan dinas: Rp301.200.000

3. Makan dan minum rapat: Rp220.550.000

4. Alat tulis dan cetak dokumen: Rp197.791.500

Selain persoalan alokasi anggaran, GRAK juga menolak bantahan pihak manajemen terkait isu pemotongan gaji pegawai dan pungutan liar pada rekrutmen tenaga kerja baru. Menurut Chaidir, pihaknya telah menerima aduan langsung dari sumber internal rumah sakit mengenai praktik tersebut. Ia menyebutkan para pegawai enggan melapor secara terbuka karena khawatir akan ancaman pemecatan. Oleh karena itu, GRAK menilai investigasi internal oleh pihak rumah sakit tidak akan berjalan objektif.

Chaidir meminta Inspektorat Kabupaten Tanggamus untuk proaktif dan menggunakan kewenangannya dalam menyelidiki masalah ini secara menyeluruh. "Kami mengingatkan kembali komitmen Bupati Tanggamus untuk memberantas korupsi. Inspektorat harus segera turun menyelidiki dan menelusuri setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan, dimulai dari RSUD Batin Mangunang," tegasnya. (Tim)

Share:


Portalsriwijaya.com

Arsip