Dukung Pemerintah, Sejumlah Provider Telekomunikasi di kota Prabumulih Mulai Tertibkan Kabel Semrawut

Perusahaan provider mulai menata kabel-kabel internet yang semrawut di kota Prabumulih. Selengkapnya..

Bupati Edison Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional

Bupati Muara Enim, Edison melantik Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional Pemerintah Kabupaten Muara Enim, pada Kamis (19/2/2026)

SPPG Srimenanti Resmi Diluncurkan, Targetkan Pemenuhan Gizi bagi 3000 Siswa

SPPG Srimenanti Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan, resmi diluncurkan pada Rabu (18/2/2026).

Gelar Samling di Desa Karangan, Kapolres Prabumulih Resmikan Satkamling KARLA


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Polres Prabumulih kembali menggelar kegiatan Sambang Satkamling Keliling (Samling) guna memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan kali ini berpusat di Pos Satkamling Desa Karangan Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih, pada Jumat malam (15/5/2026).

Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana memimpin langsung jalannya kegiatan yang dimulai pukul 21.10 WIB tersebut. Kehadiran Kapolres didampingi oleh Wakapolres Kompol Chindi Helyadi, Kasat Binmas AKP Sardinata, dan Kapolsek RKT IPDA Wendy Kurniawan. Turut hadir Camat RKT Satria Karsa, Kepala Desa Karangan Yayan Kurniawan, perangkat desa, tokoh masyarakat, anggota linmas, serta warga setempat. 

Peresmian Satkamling KARLA

Dalam suasana penuh kehangatan, Kepala Desa Karangan, Yayan Kurniawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan dari pihak kepolisian. Ia mengumumkan bahwa pos keamanan di wilayahnya kini resmi diberi nama Satkamling KARLA (Karangan Lama).

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Prabumulih beserta jajaran yang telah bersilaturahmi. Kami siap terus menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif," ujar Yayan.

Apresiasi dan Evaluasi Kapolres

Kapolres AKBP Bobby Kusumawardhana memberikan pujian tinggi kepada warga Desa Karangan yang dinilai aktif menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan secara mandiri. Menurutnya, satkamling merupakan garda terdepan dalam mencegah gangguan keamanan.

Meski demikian, Kapolres memberikan catatan evaluasi terkait aspek keselamatan petugas jaga. Mengingat posisi Pos Satkamling KARLA berada terlalu dekat dengan jalan lintas yang ramai, ia menyarankan agar posisinya digeser sedikit ke belakang demi keamanan.

"Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang aktif menghidupkan kembali Satkamling. Kami juga berharap masyarakat tetap aktif bersinergi dengan bhabinkamtibmas dan pihak kepolisian," tegas AKBP Bobby.

Penyerahan Sarana Pendukung Pos Ronda

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keamanan swakarsa, Kapolres meresmikan Satkamling KARLA sekaligus menyerahkan bantuan operasional berupa dispenser dan senter untuk menunjang kebutuhan petugas ronda malam.

Kegiatan Samling ini berakhir pada pukul 22.30 WIB dengan sesi foto bersama. Melalui program ini, sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan semakin solid demi mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman di wilayah RKT.(Ikb)

Share:

115 Lansia Desa Pangkul Diwisuda S3, Wako Harapkan Program Diterapkan di Desa Lainnya



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Sebanyak 115 ibu-ibu dan bapak-bapak lanjut usia (Lansia) resmi di wisuda usai menjalani pendidikan resmi di Sekolah Lansia Tangguh Harapan Bunda Desa Pangkul Kecamatan Cambai Kota Prabumulih, Selasa (12/5/2026).

Wisuda Sekolah Lansia Standar 1 (S1) Standar 2 (S2) Standar 3 (S3) itu yang digelar di Gedung Serba Guna Desa Pangkul itu dihadiri langsung Walikota Prabumulih H Arlan dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel, Dr Anos Saplis. Turut hadir Ketua TP PKK Hj Linda Apriana Arlan, Staf Ahli TP PKK Nuning Mulya, Kepala Desa Pangkul Zakaria Yadi SH MM dan pejabat lainnya.

Dalam sambutannya, Walikota Prabumulih H Arlan mengaku menyambut baik program pendidikan Sekolah Lansia Tangguh Harapan Bunda tersebut. Arlan mengaku dengan adanya program sekolah itu membuat para lansia tetap aktif dalam mengisi masa tua dan tidak hanya diam di rumah.

"Pemerintah kota Prabumulih menyambut baik program sekolah lansia BKKBN ini, kami berharap dengan adanya program ini para lansia selalu aktif dan produktif sehingga tubuh menjadi sehat," ujarnya seraya mengatakan jika selama ini hanya diam saja di rumah menjadi ada kegiatan.

Arlan berharap program sekolah lansia tidak hanya ada di desa Pangkul namun dapat terus berkembang dan hadir di desa-desa lainnya di wilayah Kota Prabumulih. "Adanya sekolah lansia ini sangat  bermanfaat besar bagi mereka, tidak hanya bagi kesehatan fisik para lansia tetapi juga kesehatan mental dan sosial mereka," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pangkul, Zakaria Yadi SH MM menjelaskan bahwa Sekolah Lansia Tangguh Harapan Bunda dibentuk sebagai wadah pembelajaran dan pemberdayaan bagi masyarakat lanjut usia di desa tersebut. Program ini bertujuan menciptakan lansia yang tangguh, mandiri, sehat, dan tetap produktif di usia senja. "Kami berharap para lansia tetap aktif, produktif dan mandiri. Mereka tidak merasa sendiri dan tetap memiliki aktivitas yang positif di masa tua mereka," ujarnya.

Lebih lanjut pria akrab disapa Jaka ini menuturkan untuk materi pembelajaran yang diberikan di sekolah lansia disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan para peserta. Materi tersebut mencakup edukasi kesehatan, aktivitas fisik ringan, pembinaan mental spiritual, keterampilan sederhana, hingga pembelajaran sosial yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia.

"Pelajaran yang diberikan tentunya disesuaikan dengan usia mereka. Para pengajar juga merupakan orang-orang yang memang memiliki pengalaman dalam memberikan edukasi kepada lansia," jelasnya seraya mengatakan keberadaan sekolah lansia memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Pangkul dan membantu menjaga kesehatan dan kebugaran para lansia.(Ikb)

Share:

Pedagang Hewan Kurban Mulai Ramai Jelang Idul Adha, Dinas Pertanian Imbau Jual Sesuai Syariat


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Menjelang hari raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pedagang hewan kurban di Kota Prabumulih mulai ramai menjajakan dagangannya di berbagai sudut kota. Pantauan di lapangan pada Selasa (12/5/2026), para pedagang hewan kurban mulai membuka lapak dagangan di kawasan Cambai, Jalan Lingkar Timur, pasar Prabumulih dan sejumlah titik lainnya.

Hewan kurban jenis sapi dan kambing dijual dengan harga bervariasi menyesuaikan ukuran tubuh serta usia, untuk kambing dijual mulai harga Rp 2 juta per ekor hingga harga Rp 5 juta bahkan lebih. Sedangkan untuk hewan kurban jenis sapi dijual mulai harga Rp 14 juta hingga mencapai Rp 50 juta lebih.

Berbagai promo diterapkan para pedagang dalam menjual hewan kurban mulai promo harga murah, promo beli 3 sapi gratis kambing untuk konsumsi panitia kurban dan promo lainnya. Hal itu yang membuat warga mulai ramai membeli hewan kurban baik jenis sapi maupun kambing.

Eki, satu diantara pedagang hewan kurban ketika diwawancarai di lapak dagangan di Jalan Lingkar Timur tak jauh dari Tugu Air mancur mengaku antusiasme masyarakat tahun ini tergolong tinggi. Menurut Eki, meski hari raya masih masih cukup lama, namun banyak warga yang memilih untuk memesan hewan kurban lebih awal.

"Alhamdulillah saat ini pembeli sudah mulai ramai. Dari total 30 ekor hewan yang kami sediakan, saat ini sudah lebih dari separuhnya laku terjual dipesan masyarakat," ujar Eki saat ditemui di lapak dagangannya.

Eki menuturkan, pihaknya akan kembali menambah stok dagangan sebanyak 25 hewan kurban untuk dijual karena melihat animo masyarakat untuk membeli cukup banyak. "Hewan kurban ini kita datangkan dari peternak-peternak di kota Prabumulih dan dari Lampung. Untuk kualitas, kami menjamin seluruh hewan yang dijualnya dalam kondisi sehat dan memenuhi kriteria syariat Islam untuk dijadikan hewan kurban," ungkapnya.


Hal ini lanjut Eki, menjadi prioritas utama guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi para calon pekurban. Sedangkan untuk urusan harga, masyarakat memiliki pilihan yang cukup beragam. 

Hewan jenis kambing dibanderol mulai dari harga Rp2 juta hingga Rp4,5 juta per ekor. Sementara untuk sapi, harga dipatok mulai dari Rp14 juta hingga menembus angka Rp30 juta, tergantung ukuran dan bobot hewan.

"Untuk harga kita murah meriah, harga itu termasuk gratis mengurus dan gratis antar hingga jelang penyembelihan, hewan kami jamin dirawat dan diantar sesuai keinginan pembeli," katanya seraya mengajak warga Prabumulih yang sedang mencari hewan kurban dengan kualitas terjamin bisa datang ke lapak Eki Prabu di Jalan Lingkar Timur tak jauh dari tugu air mancur Prabumulih. 

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Iswan Hadi ketika dikomfirmasi mengakui saat ini pedagang hewan kurban mulai ramai dan pihaknya terus melakukan pendataan tidak hanya ke pedagang namun juga jumlah hewan. 

"Meskipun keterbatasan anggaran namun tim kita tetap turun lapangan melakukan pendataan hewan-hewan kurban dan pedagang hewan kurban di kota Prabumulih," ujarnya. Iswan Hadi mengimbau kepada para pedagang untuk menyediakan hewan kurban sesuai syariat baik kesehatan, umur dan lainnya sehingga masyarakat yang membeli tidak merasa tertipu. "Kepada para pembeli juga hendaknya membeli itu memperhatikan hewan sudah sesuai syariat atau belum, jangan tergiur harga murah dan tidak memperdulikan kesehatan hewan, umur hewan dan syarat kurban lainnya," imbau Iswan. (05)

Share:

Gelar Perkara di Polda Sumsel,Kasus Tuduhan Pemerasan Wartawan Memasuki Babak Baru


Palembang, Portalsriwijaya.com - Portal Sriwijaya.com Kasus tuduhan pemerasan serta dugaan tindakan intimidasi yang melibatkan Kepala Desa Talang Padang terhadap sejumlah wartawan, yang berlangsung di Balai Desa Tanjung Jaya, Kabupaten OKU Selatan, kembali dibahas dalam rapat gelar perkara di Markas Besar Polda Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan undangan resmi dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel dengan nomor surat B/208/V/HUK.11.1/2026/Ditreskrimum tertanggal 4 Mei 2026. Dalam surat tersebut, pelapor diminta hadir pada pukul 10.00 WIB di Ruang Gelar Bagian Wassidik Ditreskrimum Polda Sumsel.

Kasus ini bermula dari laporan dengan nomor LP/B/15/1/2026/SPKT/RES OKUS/POLDA SUMSEL tertanggal 8 Januari 2026. Artinya, hingga gelar perkara digelar, kasus ini sudah berjalan selama empat bulan dan selama penanganan di tingkat Polres OKU Selatan belum terlihat adanya perkembangan yang berarti.

Rapat gelar perkara dihadiri oleh unsur pimpinan dan penyidik Ditreskrimum Polda Sumsel, ahli hukum pidana, serta pejabat dan penyidik dari Polres OKU Selatan. Turut hadir pula terlapor, Sulaidi (Kades Talang Padang), dan Yeti Tarwiyah (Kades Tanjung Jaya) yang hadir sebagai saksi dari pihak terlapor.

 

Dalam keterangannya di hadapan tim penyidik, Sulaidi membenarkan bahwa kedatangannya ke Balai Desa Tanjung Jaya adalah atas undangan Kades setempat. Namun, penjelasan Sulaidi justru mempertegas dugaan sikap arogansinya terhadap awak media. Saat ditanya oleh salah satu anggota tim gelar, Kompol Biladi Ostin, terkait makna ucapannya berulang kali dalam bahasa daerah “lah galak” yang ditujukan kepada wartawan, Sulaidi menjawab singkat: “Ngajak belago.”

Ungkapan tersebut diucapkan Sulaidi tepat setelah ia melontarkan tuduhan pemerasan tanpa dasar yang jelas kepada tiga orang wartawan yang saat itu sedang bertugas melakukan peliputan dan konfirmasi terkait program ketahanan pangan serta pembagian bibit jagung di Desa Tanjung Jaya. Jarak antara Desa Talang Padang dengan Desa Tanjung Jaya tercatat sejauh 25 kilometer.

Dalam gelar perkara tersebut, Kanit Pidum Polres OKU Selatan juga memutar rekaman video kejadian asli. Rekaman itu secara gamblang memperlihatkan sikap dan perlakuan semena-mena dari Sulaidi yang sama sekali tidak menghargai aturan hukum maupun tugas pokok dan fungsi awak media sebagai kontrol sosial masyarakat. Pelapor dalam kasus ini hadir didampingi oleh rekan sejawatnya yang juga menjadi korban tindakan arogansi tersebut. 

Hingga berita ini diturunkan, publik dan insan pers di Sumsel masih menunggu langkah hukum selanjutnya. Masyarakat berharap kasus yang sudah cukup lama menjadi sorotan ini segera menemukan titik terang, memperoleh kepastian hukum yang adil, serta menjadi bukti nyata perlindungan negara terhadap profesi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.(Tim)

Share:

Pasar Murah 2026 Digelar di Gunung Ibul Barat, Warga Ramai Menyerbu



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Pemerintah Kota Prabumulih melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DISPERINDAG) Kota Prabumulih menggelar kegiatan Pasar Murah Tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Kantor Lurah Gunung Ibul Barat, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Hj Linda Apriana Arlan, serta Pimpinan Cabang Bulog atau yang mewakili. Turut hadir pula sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mendampingi, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Bagian Perekonomian, Camat Prabumulih Timur, serta Lurah Gunung Ibul Barat.
Pasar murah ini diselenggarakan sebagai upaya membantu masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pangan di tengah masyarakat. Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur dan bahan pangan lainnya disediakan dengan harga subsidi.
Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Hj Linda Apriana Arlan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pasar murah ini karena sangat membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Beliau juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Masyarakat terlihat antusias mengikuti kegiatan pasar murah tersebut. Sejak pagi hari warga telah memadati lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasar pada umumnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Prabumulih berharap dapat meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan daerah.(Ikb)
Share:

Membanggakan! Bhayangkari OKU Selatan Sabet Juara 2 Lomba SPPG Se-Sumsel di HUT ke-46 YKB


Palembang, Portalsriwijaya.comSeragam pink Bhayangkari Cabang OKU Selatan kembali mengharumkan nama daerah. Tim SPPG Polres OKU Selatan sukses meraih  dalam rangka HUT ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari Tahun 2026.

Prestasi ini diumumkan saat acara Syukuran HUT ke-46 YKB di Palembang, Jumat (8/5/2026). Deretan piala dan piagam yang digenggam ibu-ibu Bhayangkari jadi bukti kerja keras dan kekompakan mereka.

Kepala Kepolisian Resor OKU Selatan melalui akun resminya mengucapkan selamat atas raihan tersebut. SPPG atau Seksi Pelayanan dan Pengembangan Gizi Bhayangkari memang jadi garda terdepan dalam urusan pangan sehat keluarga Polri. "Ini bukti Bhayangkari OKU Selatan tak hanya hebat di rumah, tapi juga berprestasi di tingkat provinsi. Juara 2 se-Sumsel bukan hal mudah," tulis ucapan selamat dari Kapolres OKU Selatan.

Dua srikandi SPPG Polres OKUS yang tampil di depan berhasil mencuri perhatian juri. Dengan senyum dan piala di tangan, mereka jadi simbol bahwa Bhayangkari juga petarung di bidang inovasi dan pelayanan.

Lomba SPPG tahun ini jadi salah satu rangkaian paling bergengsi di HUT ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari. Seluruh Polres se-Sumsel mengirim tim terbaik. Persaingan ketat, tapi OKU Selatan berhasil tembus dua besar. "Kemenangan ini untuk seluruh anggota Bhayangkari OKUS. Terima kasih atas dukungan Kapolres dan semua pihak. Semoga tahun depan bisa juara 1," ujar salah satu perwakilan tim.

Capaian ini sekaligus menegaskan peran strategis Bhayangkari dalam mendukung tugas Polri lewat ketahanan keluarga dan inovasi pelayanan gizi.(FR86)



Share:

Kepsek SDN 15 OKU Bantah Tudingan Dana BOS Fiktif: "Semua Sudah Diaudit Inspektorat"



Baturaja (OKU), Portalsriwijaya.com - Kepala Sekolah SD Negeri 15 Ogan Komering Ulu (OKU), Afriani, akhirnya angkat bicara guna memberikan klarifikasi tegas terkait isu miring yang menerpa institusinya. Langkah ini diambil menyusul adanya pemberitaan dari salah satu media lokal di OKU yang menuding adanya praktik mark-up serta penggunaan anggaran fiktif pada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Pernyataan resmi ini dikeluarkan untuk menjaga integritas sekolah dan meluruskan persepsi publik yang mulai terdistorsi.

Dalam sesi wawancara khusus dengan tim awak media pada Jumat (08/05/2026), Apriani menegaskan bahwa seluruh tuduhan yang dialamatkan kepada sekolahnya sama sekali tidak berdasar. Ia membantah keras narasi yang menyebutkan adanya penggunaan dana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan atau "piktif". Menurutnya, setiap rupiah dari dana BOS tahun anggaran 2025 telah direalisasikan sesuai dengan perencanaan yang telah disepakati bersama.

"Kami sangat menyayangkan adanya pemberitaan sepihak tersebut. Saya tegaskan bahwa apa yang diberitakan oleh salah satu media itu tidak benar. Kami telah bekerja sesuai dengan koridor hukum dan seluruh item pekerjaan yang dituduhkan fiktif itu sebenarnya sudah dikerjakan di lapangan," ungkap Apriani dengan nada bicara yang tegas di hadapan wartawan.

Lebih lanjut, Apriani menjelaskan bahwa mekanisme penggunaan dana BOS di SDN 15 OKU bersifat transparan dan selalu berada di bawah pengawasan ketat. Ia menekankan bahwa laporan penggunaan dana tersebut tidak hanya menjadi dokumen internal sekolah, melainkan telah melewati verifikasi berlapis. Hal ini membuktikan bahwa manajemen keuangan sekolah dilakukan secara profesional dan akuntabel tanpa ada yang ditutup-tutupi.


Sebagai bukti kuat untuk mematahkan tudingan tersebut, Afriani memaparkan bahwa penggunaan dana BOS untuk tahun anggaran 2025, khususnya periode bulan Januari hingga Juni, telah melalui proses audit resmi. Pihak Inspektorat Kabupaten OKU selaku lembaga pengawas internal pemerintah daerah telah melakukan pemeriksaan mendalam terhadap laporan pertanggungjawaban (LPJ) maupun fisik pekerjaan yang ada di sekolah.

"Bulan Januari sampai Juni tahun 2025 itu sudah diaudit secara langsung oleh tim Inspektorat OKU. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pengerjaannya telah sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP). Jadi, tuduhan bahwa anggaran itu fiktif sangatlah keliru dan menyudutkan pihak sekolah secara tidak adil," tambahnya lagi.

Apriani menilai bahwa munculnya tudingan mark-up ini kemungkinan besar disebabkan oleh kurangnya pemahaman atau tidak adanya upaya konfirmasi yang mendalam sebelum berita tersebut dipublikasikan. Ia mengimbau kepada seluruh rekan media untuk menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan berimbang, agar tidak menciptakan kegaduhan di lingkungan pendidikan yang sedang fokus mencerdaskan siswa.

Menutup keterangannya, pihak SDN 15 OKU menyatakan tetap terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun selama didasarkan pada fakta yang valid. Dengan adanya hasil audit dari Inspektorat, Apriani berharap polemik mengenai dana BOS ini dapat berakhir, sehingga pihak sekolah dapat kembali fokus pada program peningkatan mutu pendidikan dan kenyamanan belajar bagi seluruh siswa di Kabupaten OKU.(Tim)

Share:

Gedung Selesai Dibangun, KMP Pangkul Terima Dua Unit Motor Roda Tiga


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Koperasi Merah Putih (KMP) di desa Pangkul Kecamatan Cambai kota Prabumulih telah selesai dibangun dan kini telah mendapat bantuan dua unit sepeda motor roda tiga dari pemerintah pusat.

Selain dua unit motor tersebut, untuk mendukung operasional koperasi merah putih itu kedepannya juga akan dibantu satu unit mobil Pickup dan satu unit truk. Hal itu diungkapkan Kepala Desa Pangkul, Zakaria Yadi SH MM ketika diwawancarai sejumlah wartawan di kantor desa Pangkul pada Rabu (6/5/2026).

"Alhamdulillah saat ini bangunan KMP telah selesai dibangun dan kita juga telah menerima dua unit motor roda tiga untuk operasional koperasi merah putih, bantuan motor diberikan pada Jumat 10 April 2026 lalu ke kita," ungkapnya.

Zakaria mengatakan pihaknya saat ini masih menunggu persemian gedung KMP dan setelah itu nantinya akan mulai operasional secara bertahap. "Untuk pengurus juga sudah terbentuk, sudah siap semuanya tinggap operasional saja," katanya.

Lebih lanjut pria akrab disapa Jaka ini menuturkan, untik bantuan terhadap operasional KMP tidak hanya berhenti sampai di situ namun dukungan dari pihak swasta khususnya PT Agrinas akan terus berlanjut dalam waktu dekat.

"Insyaallah dalam waktu dekat dari PT Agrinas akan ada tambahan 1 unit truk dan 1 unit mobil pickup sejenis L300 yang akan segera dikirim ke Desa Pangkul," jelasnya.

Dengan adanya tambahan kendaraan operasional tersebut, diharapkan kapasitas dan jangkauan usaha koperasi akan semakin meningkat terutama dalam hal distribusi barang dalam skala lebih besar serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa.

"Adanya koperasi ini menjadi harapan baru bagi masyarakat desa Pangkul dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa serta meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan," tambahnya.(05)

Share:

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bantuan Tani, Tokoh Masyarakat Sukarami Bakal Polisikan Kades


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Suasana Desa Sukarami, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) memanas. Kepala Desa Sukarami, Cik Ani terancam dilaporkan ke pihak berwajib atas dugaan tindak pidana pemalsuan tanda tangan dalam penyaluran bantuan pertanian yang bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2022-2023.

Rencana laporan ke Polres OKU Selatan ini mencuat setelah salah satu tokoh masyarakat setempat berinisial PA menemukan adanya kejanggalan administratif yang fatal. Hal tersebut terungkap saat PA memenuhi panggilan penyidik Kejari OKU Selatan untuk memberikan keterangan sebagai saksi pada Selasa (28/4/2026).

Kepada awak media, PA mengaku sangat terkejut ketika diperlihatkan dokumen berita acara penerimaan bantuan oleh penyidik. Namanya tercantum sebagai penerima manfaat, namun ia merasa tidak pernah menandatangani dokumen tersebut.

"Tanda tangan saya diduga kuat dipalsukan oleh oknum kepala desa. Saya baru mengetahui hal ini setelah diperiksa dan melihat langsung dokumennya di hadapan penyidik. Secara tegas saya sampaikan, saya tidak pernah menandatangani berita acara penerimaan bantuan apa pun," ungkap PA dengan nada kecewa.

PA menjelaskan bahwa program tersebut menyasar sekitar 160 petani dengan alokasi bantuan berupa 50 kg bibit (padi) dan 50 kg bibit jagung per anggota kelompok tani. Meski secara administratif data menunjukkan bantuan telah tersalurkan 100 persen, fakta di lapangan menunjukkan adanya dugaan manipulasi data melalui pemalsuan tanda tangan penerima.

Menurutnya, tindakan ini bukan sekadar pelanggaran administrasi, melainkan sudah masuk ke ranah tindak pidana murni yang merugikan hak-hak masyarakat tani di Desa Sukarami.

"Kami meminta Polres OKUS mengusut tuntas dugaan pemalsuan dokumen ini. Bantuan negara yang seharusnya menyejahterakan petani tidak boleh disalahgunakan atau dijadikan ajang manipulasi untuk kepentingan pribadi," tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Sukarami, Cik Ani, belum memberikan tanggapan atau klarifikasi resmi terkait tudingan serius yang dialamatkan kepadanya.(FR86)

Share:

Terpilih Jadi Tim Formatur, Evi Susanti Berpeluang Duduki Kursi PPP Prabumulih

 



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Setelah menjalani dinamika persidangan hingga pleno ke VII, akhirnya Evi Susanti SE terpilih menjadi satu diantara anggota formatur dan berpeluang menduduki kursi Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan Kota Prabumulih.

Hal itu diketahui setelah partai berlambang Kakbah tersebut menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke VI di Fave Hotel Prabumulih, pada Selasa (5/5/2026). Pelaksanaan Muscab yang digelar alot hingga pleno ke VII dan berakhir pukul 16.00 WIB tersebut dihadiri secara langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Sumatera Selatan, H Ahmad Palo SE dan jajaran pengurus DPW lainnya.

Dalam muscab tersebut terpilih tiga anggota tim formatur antara lain dari pengurus harian DPC yakni Evi Susanti, dua dari pengurus Partai Anak Cabang (PAC) yakni Dalison dan Sumiarna. Sedangkan dua formatur lainnya dari DPW yakni Ketua DPW Sumsel H Ahmad Palo dan daei DPP yakni Wakil Sekretaris Jendral DPP Jabal Idris sebagai ketua Formatur. 

"Tim formatur ini nantinya akan menyusun seluruh struktur kepengurusan mulai dari ketua hingga pengurus. Kami memiliki waktu satu minggu sejak hari ini untuk menyusun kepengurusan, tapi kami telah meminta waktu satu minggu ke Wasekjen dan diberi waktu setidaknya hingga akhir Mei 2026 selesai," ungkap Ketua DPW Sumsel H Ahmad Palo SE ketika diwawancarai usai Mucab. 

Diainggung apakah yang terpilih menjadi anggota formatur secara otomatis akan terpilih jadi ketua DPC, pria yang juga anggota DPRD Sumsel ini mengatakan yang terpilih harus jadi ketua DPC namun ada kebiasaan yang ada dalam format formatur mencerminkan mereka mendapat dukungan dari pengurus untuk dijadikan ketua DPC. 

"Tentu ini akan menjadi pertimbangan baik oleh formatur DPW hingga formatur pusat. Secara tersirat begitu (Evi Susanti terpilih-red) tapi kami tidak akan mendahului karena mekanisme PPP kami menentukan formatur, bisa jadi yang tepilih formatur dan bisa jadi juga diluar tapi kebiasaan jarang terjadi," tegasnya. 

Palo berharap dengan selesainya Muscab tersebut seluruh jajaran DPC PPP Prabumulih akan makin kompak, makin solid serta makin merangkul. "Pelaksanaan muscab yang aman dan tertib ini menunjukkan seluruh pengurus kompak dan solid. Harapan kedepan, apa yang menjadi cita-cita PPP seperti yang diharapkan teman-teman kedepan PPP masuk lagi ke pimpinan DPRD insyaallah terkabul," harapnya. 

Sementara itu, Evi Susanti SE mengaku dengan terbentuknya formatur ini kedepan akan menyusun kepengurusan dan dirinya berharap PPP Prabumulih kedepan makin solid, bersatu dan menghilangkan perbedaan. 

"Pastinya kami harus bekerjasama menyatukan visi misi bersama kader-kader PPP. Muscab telah selesai, saatnya kami konsolidasi bersama, bersatu, menghilangkan perbedaan demi tercapainya tujuan kami seperti pendahulu kami," tegasnya.

Usai pelaksanaan Muscab para kader dan pengurus memberikan ucapan selamat kepada Evi Susanti lantaran terpilih menjadi tim formatur berpeluang menjadi ketua DPC PPP Prabumulih. (05)

Share:

Diduga Selewengkan Pupuk Bersubsidi, Distributor di Simpang Martapura Jual Stok ke Luar OKU Selatan

PUPUK - Mobil Pick up diduga bermuatan pupuk subsidi ketika dibawa ke arah kota Baturaja


OKU SELATAN, Portalsriwijaya.com - Praktik penyalahgunaan penyaluran pupuk bersubsidi diduga merambah hingga ke wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan Provinsi Sumatera Selatan. Sebuah distributor pupuk di kawasan Simpang Martapura disinyalir menjual pupuk jenis Phonska dan Urea bersubsidi ke luar wilayah tugasnya, yang jelas melanggar ketentuan distribusi nasional.
Berdasarkan pantauan lapangan, aktivitas mencurigakan ini terendus saat dua unit mobil pick-up terlihat mengangkut pupuk dari gudang distributor milik seorang pengusaha berinisial A di Simpang Martapura. Bukannya didistribusikan ke petani lokal di OKU Selatan, kendaraan tersebut justru bergerak menuju arah Kota Baturaja.
Tim investigasi media sempat melakukan pengejaran untuk memastikan arah tujuan pupuk tersebut. Kedua mobil terpantau melaju hingga melintasi perbatasan dan memasuki wilayah Desa Umpam Kecamatan Lengkiti Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Menurut penuturan warga sekitar lokasi gudang yang meminta identitasnya dirahasiakan, aktivitas pengangkutan pupuk oleh mobil-mobil pick-up ini memang sering terjadi, bahkan hingga menimbulkan antrean di badan jalan lintas.
"Sering terlihat pak. Kalau sedang mengantri (mengambil pupuk), mobil-mobil pick-up itu sampai ke jalan besar ini," ungkap sumber tersebut.
Tindakan menjual pupuk bersubsidi keluar dari wilayah peruntukan yang telah ditetapkan pemerintah merupakan pelanggaran berat bagi distributor. Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih menelusuri total volume pupuk yang diduga telah diselewengkan tersebut.
Sementara itu, pihak dinas terkait belum dapat dikonfirmasi namun menurut penuturan beberapa pihak di dinas pertanian OKU Selatan nenyebutkan jika praktik tersebut disinyalir menyalahi aturan dan ketentuan namun perlu dipastikan terlebih dahulu kebenarannya. (FR86)
Share:

Jelang Musda DV Tegaskan Siap Dukung Kembali H Cik Ujang, "Kepemimpinan Beliau Demokrat Sumsel Solid dan Berkembang"

 


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan, dinamika dukungan mulai menguat dari berbagai Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Salah satu dukungan tegas datang dari DPC Partai Demokrat Kota Prabumulih.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Prabumulih, H Deni Victoria SH MSi menyatakan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan penuh kepada H Cik Ujang untuk kembali memimpin DPD Partai Demokrat Sumatera Selatan. Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen dan konsistensi kader dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan partai di tingkat provinsi.

Menurut H Deni Victoria, kepemimpinan H Cik Ujang selama ini dinilai mampu membawa Partai Demokrat di Sumatera Selatan semakin solid dan berkembang. Ia menilai bahwa keberhasilan tersebut menjadi alasan kuat bagi DPC Prabumulih untuk kembali memberikan kepercayaan kepada H. Cik Ujang pada Musda mendatang.

“Kami dari DPC Partai Demokrat Kota Prabumulih siap mendukung kembali H Cik Ujang untuk memimpin DPD Partai Demokrat Sumatera Selatan. Kepemimpinan beliau telah terbukti mampu menjaga soliditas partai serta meningkatkan kepercayaan masyarakat,” ujar Deni.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dukungan ini bukan hanya bersifat simbolis, melainkan merupakan aspirasi dari seluruh kader di tingkat DPC yang menginginkan keberlanjutan program dan strategi politik yang telah berjalan.

Musyawarah Daerah DPD Partai Demokrat Sumatera Selatan sendiri dijadwalkan akan berlangsung dalam waktu dekat dan menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan partai ke depan. Sejumlah pihak menilai bahwa soliditas dukungan dari DPC akan menjadi faktor penentu dalam proses pemilihan ketua DPD.

Dengan adanya dukungan dari DPC Kota Prabumulih, posisi H Cik Ujang dinilai semakin kuat dalam kontestasi Musda kali ini. Para kader berharap, siapapun yang terpilih nantinya mampu membawa Partai Demokrat semakin maju dan berkontribusi bagi pembangunan di Sumatera Selatan.

Musda ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepemimpinan, tetapi juga momentum konsolidasi untuk memperkuat struktur partai hingga ke tingkat akar rumput.(Ikb)

Share:

Walikota Prabumulih Terima Penghargaan Pemerintah Berprestasi 2026 dari Mendagri, Berhasil Tekan Angka Inflasi Daerah



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Walikota Prabumulih H Arlan menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri atas keberhasilannya menekan angka inflasi di Kota Prabumulih. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Mendagri Prof Drs HM Tito Karnavian MA PhD dalam acara yang digelar di Wyndham Palembang, pada Sabtu (25/4/2026). 

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada daerah yang dinilai berhasil menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di wilayahnya. Upaya tersebut dinilai penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta menjaga daya beli masyarakat. 

H Arlan dalam kesempatan itu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan Mendagri itu. Walikota Prabumulih menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerjasama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), hingga dukungan seluruh masyarakat kota Prabumulih. 

"Penghargaan ini bukan hanya untuk pemerintah kota Prabumulih, tetapi untuk seluruh masyarakat Prabumulih yang telah bersama-sama menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok," ujarnya.

Orang nomor satu di kota Prabumulih itu menambahkan bahwa Pemerintah Kota Prabumulih akan terus berkomitmen menjaga inflasi tetap terkendali melalui berbagai langkah strategis, seperti penguatan distribusi bahan pangan, operasi pasar, serta koordinasi intensif dengan instansi terkait. 

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri H Tito Karnavian dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengendalikan inflasi. 

Mendagri mengapresiasi daerah-daerah yang mampu menjaga stabilitas ekonomi di tengah berbagai tantangan global. Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi pemerintah daerah lainnya untuk terus meningkatkan kinerja dalam pengendalian inflasi serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah.(Ikb)

Share:

Lahan Warga Penuh Limbah & Diduga Diserobot Perusahaan, Ketua DPRD Prabumulih Desak DLH Turun Lapangan


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Sejumlah warga Kelurahan Gunung Kemala dan Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat kota Prabumulih bersama LSM Masyarakat Rambang Lubai Bersatu (MRLB) mendatangi gedung DPRD Prabumulih. Kedatangan perwakilan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi tersebut disambut secara langsung oleh Ketua DPRD Prabumulih, H Deni Victoria SH MSi di ruang kerjanya.

Dalam kesempatan itu, warga pemilik lahan menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait masalah lahan mereka yang mengalami kerusakan akibat aktivitas tiga perusahaan yakni PT GHEMMI Indonesia, PT Musi Prima Coal (MPC), dan PT Lematang Coal Lestari (LEL).

Warga menyebutkan lahan mereka mengalami kerusakan akibat dipenuhi limbah perusahaan dan lahan diduga diserobot oleh perusahaan yang bergerak dibidang batubara tersebut. Tidak hanya itu, dugaan penyerobotan lahan tersebut diduga juga disebabkan karena lahan milik warga mengandung batubara dibawahnya.

Terkait itu perwakilan warga dan LSM MRLB meminta dan memohon kepada unsur pimpinan dan Komisi III terkait selaku membidangi lingkungan hidup untuk cepat menyelesaikan permasalahan tersebut dan meminta perusahaan agar menganti rugi akibat pencemaran limbah yang ditimbulkan.

"Saya mewakili dari pemilik lahan yang terdampak pencemaran limbah meminta kepada DPRD Prabumulih selaku wakil rakyat untuk mendesak dinas terkait," ujar Sastra Amiadi SE yang merupakan Ketua LSM Masyarakat Rambang  Lubai Bersatu (MRLB).


Perwakilan warga pemilik lahan ini juga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Tata Pemerintah (TAPEM) Pemkot Prabumulih untuk menindaklanjuti dan menyelesaikan permasalahan pencemaran lingkungan di Gunung Kemala dan Payuputat

Menanggapi itu, Ketua DPRD Prabumulih H Deni Victoria menyampaikan akan menindaklanjuti keluhan tersebut dan akan berkoordinasi dengan Komisi III untuk meninjau ke lapangan melihat langsung kondisinya di Gunung Kemala dan Payuputat.

"Kita sudah mendengar langsung keluhan warga selaku pemilik lahan yang terdampak kerusakan lahan dari perusahaan, kami akan berkoordinasi dengan unsur pimpinan dan Komisi III untuk turun ke lapangan meninjau langsung lokasi tersebut," ujar Deni Victoria.

Selain itu juga Pakwo DV (sapaan akrabnya-red) menyatakan akan segera memanggil DLH dan Tapem Pemkot Prabumulih untuk menyesuaikan permasalahan adanya dugaan penyerobotan lahan oleh perusahaan.

"Mendengar keluhan warga ini disertai bukti-bukti berupa peta dan hasil dokumen lainnya, DLH dan TAPEM akan kita panggil untuk menyesuaikan masalah ini karena adanya dugaan Ngembet," tegas Pakwo DV.(Ikb)

Share:

Marak Rokok Ilegal, Ketua DPRD Prabumulih Minta Pemerintah dan APH Tindak Tegas


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Maraknya peredaran rokok ilegal di kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan, mendapat perhatian serius Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prabumulih, H Deni Victoria SH MSi. Politisi partai Demokrat itu mengaku prihatin dengan banyaknya peredaran rokok ilegal yang tanpa pita cukai yang jelas-jelas merugikan negara karena tidak membayar pajak tersebut.

"Kita prihatin, dan ini harus ditindak tegas oleh aparat dan pemerintah. Apalagi rokok ilegal tidak membayar pajak karena tidak ada cukai, tentu merugikan negara karena tidak ada pemasukan pajak untuk negara dan daerah," tegas Ketua DPRD Prabumulih H Deni Victoria kepada wartawan.

Deni menegaskan dirinya meminta dinas perdagangan bersama pihak-pihak terkait seperti Satpol PP dan aparat penegak hukum untuk melakukan razia karena rokok ilegal jelas merugikan. "Dinas perdagangan harus turun, berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Jika perlu mengandeng pihak bea cukai untuk merazia dan menertibkan," tegasnya.

Lebih lanjut suami Hj Leni Kartika SE MSi ini mengatakan DPRD Prabumulih mengukung pemerintah dalam penindakan tegas peredaran rokok ilegal di tengah masyarakat. Selain itu, Deni juga mengatakan pentingnya edukasi di tengah masyarakat akan bahaya mengkonsumsi rokok ilegal dan kesadaran semua pihak untuk menekan peredaran rokok tersebut. "Karena kita tidak tau bahan apa yang dicampur di tembakaunya dan perlunya kesadaran akan pentingnya sesuatu yang legal apalagi dapat memberi pemasukan untuk negara. Kalau masyarakat tidak membeli otomatis penjualan mereka berkurang dan peredaran berkurang," tuturnya.

Lebih lanjut peraih suara tertinggi di pileg 2024 di kota Prabumulih ini mengharapkan koordinasi dan sinergitas yang baik antara pemerintah daerah, masyarakat dan aparat penegak hukum sehingga peredaran rokok ilegal di kota Prabumulih dapat berkurang.


Untuk diketahui, peredaran rokok ilegal di kota Prabumulih diketahui marak setelah adanya kasus dugaan KDRT oleh seorang suami diduga bersama selingkuhannya kepada istrinya. Usai kasus itu viral, beredar kabar jika pelaku merupakan bos rokok ilegal di kota Prabumulih dengan omset miliaran.

Banyak masyarakat dan netizen menyebut jika hal itulah yang membuat pelaku dugaan KDRT itu tidak tersentuh, lantaran ada oknum-oknum diduga dibawah kendali bos rokok ilegal tersebut. Sementara pantauan di lapangan, hampir semua warung di kota Prabumulih menjual rokok-rokok ilegal tanpa cukai. Rokok-rokok ilegal tersebut memang dijual lebih murah dari rokok yang memiliki lebel pita cukai. Perbandingannya, jika disetarakan harga satu rokok legal atau bercukai setara dengan dua bahkan tiga rokok ilegal.(Ikb)

Share:

Sekda Prabumulih Hadiri Hari Jadi ke 13 Kabupaten PALI

 


PALI, Portalsriwijaya.com - Wali Kota Prabumulih H Arlan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Prabumulih, H Elman ST MM menghadiri secara langsung Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-13 Kabupaten PALI Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten PALI tersebut berjalan khidmat dan penuh semangat kebersamaan, serta dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Dr H Herman Deru SH MM bersama jajaran pejabat daerah lainnya, Rabu (22/4/2026).
Kehadiran Sekretaris Daerah Kota Prabumulih dalam forum legislatif tertinggi di Kabupaten PALI ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus representasi komitmen Pemerintah Kota Prabumulih dalam menjalin dan memperkuat hubungan kerja sama yang harmonis dengan daerah tetangga. Kabupaten PALI sebagai wilayah yang berbatasan langsung memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan pembangunan kawasan di Sumatera Selatan.
Rapat Paripurna dalam rangka hari jadi ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten PALI untuk memaparkan berbagai capaian pembangunan yang telah diraih selama satu tahun terakhir. Selain itu, disampaikan pula evaluasi kinerja pemerintah daerah serta arah kebijakan dan visi pembangunan ke depan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan infrastruktur.
Dalam suasana yang penuh khidmat, seluruh tamu undangan yang hadir turut menyimak rangkaian acara yang sarat makna tersebut. Momentum peringatan hari jadi ini tidak hanya menjadi ajang refleksi atas perjalanan pembangunan Kabupaten PALI, tetapi juga menjadi sarana memperkuat sinergi dan kolaborasi antar daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.
Kehadiran para kepala daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota legislatif, serta tamu undangan dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Selatan semakin menegaskan pentingnya kebersamaan dan koordinasi lintas wilayah dalam mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan.(Ikb)
Share:

GOW Prabumulih Resmi Dilantik, Nuning Mulya Jabat Ketua Harapkan Dukungan Semua Pihak

  


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Organisasi wanita yang terhimpun dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Prabumulih diharapkan tidak hanya sekedar perkumpulan semata namun dapat berperan aktif dan turut membantu pemerintah kota Prabumulih dalam mensukseskan pembangunan.

Hal itu diungkapkan Walikota Prabumulih H Arlan saat melantik dan mengukuhkan Ketua serta Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Prabumulih periode 2025-2030 di hall 1 Siang Malam Prabumulih, pada Rabu (22/4/2026). Dalam kesempatan itu, Nuning Mulya Franky yang merupakan istri Wakil Walikota Prabumulih Franky Nasril SKom MM secara resmi dilantik menjadi Ketua GOW kota Prabumulih periode 2025-2030.

"Kami ucapkan kepada ibu Nuning Mulya Franky dan jajaran telah dilantik, semoga kedepan makin sukses dan harapan kami GOW dapat bersama-sama berkontribusi dalam membangun daerah," ungkap Walikota Prabumulih.

Pria akrab disapa Cak Arlan itu menuturkan GOW merupakan perhimpunan dan wadah berbagai organisasi wanita di kota Prabumulih, tercatat ada sebanyak 30 organisasi wanita yang dihimpun dalam organisasi ini. "Dengan adanya GOW ini diharap dapat menyalurkan aspirasi perjuangan hak perempuan, dapat meningkatkan peran dan kualitas perempuan dalam pembangunan," katanya.

Selain itu kehadiran GOW juga diharap dapat meningkatkan kualitas wawasan dan peran perempuan sebagai mitra sejajar dalam pembangunan, sebagai wadah aspirasi yang menghimpun organisasi-organisasi wanita dan menjadi mitra pemerintah dalam menjalankan program pembangunan.

"Menggabungkan banyak organisasi dalam satu wadah bukanlah pekerjaan mudah, akan banyak tantangan dan dilema organisasi yang akan dihadapi. Untuk itu sebagai walikota saya berharap pengurus GOW Prabumulih dapat bekerjasama, solid dan menjaga kekompakan selalu sehingga tujuan organisasi dapat tercapai dan hasilnya bisa dirasakan," tambahnya seraya berharap fokus pemberdayaan perempuan harus utama.


Sementara itu, Ketua GOW Prabumulih Nuning Mulya Franky mengungkapkan pihaknya akan berkoordinasi serta berkolaborasi dengan pemerintah dalam mewujudkan visi misi pemerintah yakni Prabumulih MAS. "Saya mengajak segenap organisasi yang tergabung dalam GOW Prabumulih agar terus menerus menjalin kerjasama dan komunikasi yang baik serta harmonis demi terwujudnya program dan cita-cita sesuai visi misi GOW Prabumulih," ujarnya.

Nuning Mulya berharap kehadiran GOW Prabumulih diharap dapat turut membantu menuntaskan berbagai program pembangunan daerah kota Prabumulih. "GOW Prabumulih akan mengambil peran dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya meningkatkan peran wanita dalam mensejahterakan keluarga," tuturnya.

Dalam pelantikan itu turut dihadiri para pejabat Forkopimda kota Prabumulih, para asisten dan kepala OPD di lingkungan pemerintah kota Prabumulih serta tamu undangan lainnya.(Ikb)

Share:

Kasus Dugaan Korupsi Sukarami Terus Berlanjut, Puluhan Saksi dari Guru Paud Hingga Poktan Diperiksa


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Kasus Dugaan Tindak pidana Korupsi Desa Sukarami Kecamatan Buay Sandang Aji Kabupaten OKU Selatan saat ini kembali bergulir. 

Berdasarkan informasi berhasil dihimpun Portalsriwijaya.com, hingga saat ini sudah puluhan saksi dipanggil dan menjalani pemeriksaan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU Selatan. Beberapa masyarakat yang dipanggil dan diperiksa oleh Kejaksaan Negeri diantaranya Guru Paud, Anggota Kelompok Tani (Poktan) dan lain-lain.

Muncul berbagai tanggapan kritis dari beberapa masyarakat yang merasa dirugikan. Betapa tidak, usai menjalani pemeriksaan beberapa saksi baru menyadari jika tanda tsngan mereka diduga dipalsukan dalam pertanggungjawaban dana desa.


Karena itu, beberapa masyarakat mengungkapkan kepada wartawan, setelah dirinya dipanggil dan diperiksa oleh Kejaksaan Negeri, mereka berniat akan melaporkan Oknum Kepala Desa yang diduga telah memalsukan tanda tangan mereka.

Salah satu di antara mereka yang mewanti-wanti tidak menyebutkan namanya berencana akan mengadukan perbuatan yang sengaja memalsukan tanda tangan mereka dalam LPJ Desa Sukarami mulai tahun 2022 sampai tahun 2024.

"Kami tidak senang pak, kami dak pernah tanda tangan, tapi kenapa kami ada tertulis di sana bertanda tangan," tegas beberapa warga pada wartawan.

Hal yang sama disampaikan warga lainnya yang merasa dirugikan dengan kejadian tersebut, lantaran harus repot dan keluar biaya menjalani pemanggilan dan pemeriksaan dari tim penyidik kejaksaan. "Orang yang dapat duitnya, kita yang kena periksanya," celetuk salah satu warga. 


Seperti diketahui, puluhan warga Desa Sukarami Kecamatan Buay Sandang Aji Kabupaten OKU Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU Selatan pada Senin (13/10/2025). 

Warga meminta Kejari OKU Selatan segera menangkap kepala desa Sukarami inisial CA karena diduga telah melakukan tindak pidana korupsi. Selain tuntutan itu, puluhan warga juga menuntut berbagai persoalan lainnya di desa tersebut. Kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan dan terus ditangani Kejaksaan Negeri OKU Selatan.(FR86)

Share:

DPRD OKUS Geram Siswi 16 Tahun Digilir: Jaharpudin Desak Eksekutif, Polisi & Tokoh Agama Turun Serentak Berantas Miras



OKU Selatan, Portalsrowijaya.com - Kasus dugaan persetubuhan terhadap siswi 16 tahun di Kecamatan Mekakau Ilir KabupatenOKU Selatan, berbuntut panjang. Anggota DPRD OKU Selatan Dapil 3, Jaharpudin SE marah besar dan mendesak pemerintah eksekutif, kepolisian serta tokoh agama turun bersama memberantas apa yang disebutnya 'penyakit masyarakat'.

"Pemerintah eksekutif dan legislatif harus bersinergi. Perilaku asusila ini penyakit masyarakat jangan sampai menular dan jadi budaya," tegas Jaharpudin via telepon, Rabu (22/4/2026).

Politikus Fraksi PKB yang juga purnawirawan TNI AD itu mengaku geram setelah membaca kronologi kejadian. Korban NS (16) dibujuk bolos sekolah, diajak ke penginapan di Banding Agung lalu dicekoki miras hingga tak sadar dan diduga disetubuhi bergilir tiga pria. Dua pelaku sudah ditangkap Polres OKUS, sementara satu pelaku lainnya masih buron.

"Ini alarm buat kita semua. Korban anak sekolah, odusnya bujuk rayu pakai miras. Kalau miras dibiarkan beredar bebas, anak kita yang jadi korban berikutnya," ujar Jaharpudin berapi-api.


Jaharpudin membeberkan tiga langkah yang harus segera dilakukan, Pemkab OKU Selatan hendaknya melakukan penyuluhan tak sekadar seremonial. "Penyuluhan hukum dan penyuluhan agama harus berkesinambungan. Masuk ke sekolah, ke desa, ke kelompok remaja. Jangan nunggu ada korban baru bergerak," katanya. Ia menyarankan Dinas Pendidikan, Dinsos, Kemenag, dan P2TP2A duduk satu meja bikin kalender penyuluhan tahunan.

Jaharpudin menyoroti miras sebagai pintu masuk kejahatan. " Faktanya di kasus ini korban dicekoki alkohol. Artinya miras sudah menyasar anak sekolah. Aparat jangan ragu. Razia warung, kafe, sampai pemasoknya. Kalau ada beking, sikat juga," tegasnya. Ia meminta Polres OKUS dan Satpol PP membuka hotline pengaduan miras.

 Jaharpudin berjanji memanfaatkan masa reses DPRD untuk turun langsung. “Nanti kita ajak Pemkab, Polres, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda. Kita gelar penyuluhan terpadu di desa-desa, terutama Mekakau Ilir dan Banding Agung. Pantau bareng penyakit masyarakat. Kalau ada yang menyimpang, tindak tegas,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemantauan tak cukup oleh aparat. “RT, RW, guru, sampai imam masjid harus jadi mata dan telinga. Anak bolos sekolah harus cepat ketahuan. Anak nongkrong sampai malam bawa miras harus ditegur.”


Kasus NS menambah daftar kekerasan seksual anak di OKU Selatan. Data P2TP2A yang dikutip Jaharpudin menyebut sepanjang 2025 ada 11 kasus anak berhadapan dengan hukum sebagai korban asusila. “Awal 2026 ini saja sudah 2 kasus. Ini darurat,” katanya.

Jaharpudin khawatir angka itu fenomena gunung es. Banyak korban takut lapor karena malu atau diancam pelaku. “Makanya negara harus hadir. Korban dilindungi, pelaku dihukum berat, miras diberantas. Kalau tidak, kita gagal jaga generasi,” ucapnya.

Ia juga meminta media ikut mengawal. “Beritakan terus. Jangan berhenti di penangkapan. Kawal sampai sidang, sampai vonis. Kawal juga janji kami di DPRD. Kalau reses nanti kami tidak turun, tagih kami," tambahnya.(Fr86)



Share:

Audiensi dengan Walikota, Lembaga Adat Prabumulih Tegaskan Siap Dukung Kebijakan Pemerintah




Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Pemerintah Kota Prabumulih menerima audiensi sekaligus silaturahmi dari Lembaga Adat Kota Prabumulih yang berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Prabumulih dihadiri langsung oleh Wali Kota Prabumulih H Arlan, Rabu (22/4/2026).

Audiensi tersebut dilaksanakan dalam rangka menyampaikan secara resmi telah dilantiknya kepengurusan baru Lembaga Adat Kota Prabumulih. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi momentum penting untuk membahas diberlakukannya Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) Nomor 2 Bulan Januari Tahun 2026, khususnya terkait peran serta lembaga adat dalam mendukung penegakan hukum dan menjaga kearifan lokal.
Dalam suasana penuh keakraban, Wali Kota Prabumulih H Arlan menyambut baik kehadiran jajaran pengurus Lembaga Adat dan menyampaikan apresiasi atas komitmen lembaga adat dalam menjaga nilai-nilai budaya serta memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat. Wali Kota juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam menciptakan stabilitas sosial serta mendukung implementasi regulasi yang berlaku.
Sementara itu, Ketua Lembaga Adat Kota Prabumulih, M R Herwadi ST MM menyampaikan harapan agar kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan, terutama dalam menghadapi dinamika sosial dan hukum di masyarakat. Mereka juga menegaskan kesiapan lembaga adat untuk berperan aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah, termasuk dalam mensosialisasikan ketentuan KUHAP yang baru kepada masyarakat.
Audiensi ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota Prabumulih dan Lembaga Adat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang harmonis, berlandaskan hukum, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan budaya lokal.(Ikb)
Share:

Sungguh Bejat, Bapak Tiri Setubuhi Anak di Pulau Beringin Kabupaten OKU Selatan

 


Muaradua, Portalsriwijaya.com - Polres OKU Selatan berhasil, mengungkap dan menangani kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang mengguncang wilayah setempat. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres OKU Selatan menggelar Press Release pada Rabu, 22 April 2026 di Gedung Aula Sertu Pol Anumerta Hadinata, dengan dihadiri Waka Polres OKU Selatan Kompol Hendro Suwarno, S.H., Kanit PPA Ipda Devi Sulastri, serta Kasi Humas Polres OKU Selatan Amir Hamzah, S.sos., M.M.

Peristiwa memilukan ini bermula pada Desember 2025 di kediaman korban, seorang pelajar berinisial NST (17), yang tinggal di Desa Kemu Ulu, Kecamatan Pulau Beringin, OKU Selatan.

Pada siang hari sekitar pukul 15.00 Wib, tersangka DD (40), seorang petani dan pekebun asal Desa Talang Baru, Kecamatan Buay Sandang, secara paksa melakukan perbuatannya terhadap korban di ruang tamu rumah.

Tersangka mengelus kepala korban lalu mencium bibirnya selama beberapa detik, disertai kata-kata intimidasi seperti “MARAH DAK” dan “YO SUDAH AYAH NAK KEKEBON,” yang membuat korban ketakutan.

Insiden berlanjut pada malam 6 Januari 2026 sekitar pukul 23.00 Wib, saat korban tidur bersama ibunya. Tersangka kembali melakukan perbuatannya dengan memasukkan jempol ke mulut korban, dan mengelus bibir korban menggunakan jempol tersebut.

Keesokan paginya, saat berangkat ke sekolah pada pukul 07.00 Wib, korban berpamitan dan salaman dengan tersangka, namun tanpa diduga, tangan kiri tersangka langsung memeras payudara kiri korban.

Perilaku mengerikan tersangka tidak berhenti di situ. Pada akhir Januari 2026, pukul 03.00 Wib, korban terbangun akibat merasakan tepukan tidak senonoh di bibirnya.

Tersangka memanggil korban dengan kata “SINI,” lalu mencium bibir korban selama 10 detik sambil memainkan lidah, dan memaksa korban untuk membalas ciuman. Korban yang ketakutan hanya diam dan menahan diri. Malapetaka kembali terjadi sekitar pukul 02.00 Wib di hari yang sama, ketika korban berusaha menghindar dari sentuhan tersangka.

Tersangka marah dan berkata, “IDAK NIAN NURUT KAUNI, IDAK GALAK IBUK SEMBUH.” Tak lama kemudian, sekitar pukul 03.30 Wib, tersangka membangunkan korban dan memeras payudara korban sebanyak tiga kali sambil berseloroh, “SEKALIAN LAH SUDAH TERLANJUR.” Dengan penuh rasa trauma dan takut, korban berhasil menjauh dan menyelamatkan diri ke kamar.

Berdasarkan laporan polisi nomor /B/59/II/2026/SPKT/RES OKUS/POLDA SUMSEL tertanggal 09 Maret 2026 yang dibuat oleh Predy Septiawam Bin Basri Nurdin, pihak kepolisian segera melakukan penangkapan terhadap tersangka DD.

Dalam proses penyidikan, Polres OKU Selatan juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu helai kaos warna abu-abu muda kombinasi abu-abu tua dan hitam, satu helai cardigan hijau army, satu celana panjang motif kotak warna hitam kombinasi putih dan kuning, satu jilbab warna peach, satu bra warna hitam, serta dokumen Kartu Keluarga atas nama Dedi Aprizal dengan nomor 1609021302230006.

Waka Polres OKU Selatan Kompol Hendro Suwarno menegaskan, perbuatan tersangka merupakan pelanggaran terhadap hukum pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 418 Ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023, Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, yang mengancam hukuman penjara hingga 12 tahun.


Kasus ini, menyuarakan pentingnya perlindungan anak dari segala bentuk kekerasan dan pelecehan. “Polres OKU Selatan berkomitmen kuat untuk memberikan keadilan bagi korban dan menindak tegas pelaku kejahatan seksual terhadap anak, serta mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan setiap tindakan yang mencurigakan, demi masa depan anak-anak bangsa yang lebih baik dan aman dari ancaman kekerasan,” tegas Kompol Hendro Suwarno Waka Polres OKU Selatan.

Mari kita dukung penegakan hukum yang tegas dan perlindungan menyeluruh bagi anak-anak kita, agar mereka dapat tumbuh bahagia tanpa rasa takut.

Kasus ini mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD OKU Selatan Dapil 4 Harmunadi,SE. " Kami menghimbau kepada seluruh orang tua untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan anaknya. Jangan sampai hal serupa terjadi lagi di Masyarakat. Maraknya kasus Asusila di mana-mana menjadi perhatian kita bersama untuk lebih memperhatikan anak anak, jangan membiarkan anak-anak keluar rumah tanpa tujuan belajar yang jelas,Tegas Harmunadi Anggota DPRD dari PKB ini serius.

Kebebasan dunia digital dengan maraknya porno aksi yang sangat mudah di akses mungkin menjadi pengaruh.Kepada Tokoh agama harus gencar memberikan siraman rohani kepada masyarakat untuk mengantisipasi perbuatan-perbuatan tercela timbul di masyarakat, pinta Polisiti asal Desa Pematang Danau ini lugas.(FR86)

Share:

Ikuti Retret Lemhanas RI, Ketua DPRD Prabumulih : Bukan Sekedar Latihan Rutin



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Ketua DPRD Kota Prabumulih, H Deni Victoria SH MSi mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI). 

Kegiatan yang diselenggarakan di Lembah Tidar Akademi Militer (Akmil) Magelang itu telah diikuti Deni Victoria sejak Rabu (15/4/2026) lalu hingga Minggu (19/4/2026) mendatang.

Deni yang dihubungi mengungkapkan dirinya bersama para pimpinan DPRD lainnya menerima berbagai materi krusial, antara lain Geopolitik dan Strategi Nasional, Kepemimpinan Beretika, Manajemen Konflik dan Krisis, Wawasan Kebangsaan dan lainnnya.

Keikutsertaan Deni Victoria dalam kursus pemantapan ini menunjukkan komitmen serius untuk terus meningkatkan kapasitas diri demi kemajuan Kota Prabumulih. Melalui bekal ilmu dan jejaring yang dibangun bersama pimpinan daerah se-Indonesia, diharapkan sinkronisasi kebijakan antara pusat dan daerah dapat berjalan lebih harmonis. 


"Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan rutin, melainkan upaya untuk menyamakan persepsi dalam menjaga stabilitas dan mempercepat pembangunan di daerah masing-masing," ujar pria yang akrab disapa DV itu.

Ketua DPRD Prabumulih diharapkan membawa perspektif baru yang lebih segar dan strategis dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan dan penganggaran di Kota Seinggok Sepemunyian.

Untuk diketahui, sebanyak 557 Ketua DPRD Provinsi, Kota dan Kabupaten dari seluruh Indonesia mengikuti retret atau Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang digelar oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah. 

Adapun rincian peserta sebanyak 38 Ketua DPRD Provinsi, 93 Ketua DPRD Kota, dan 415 Ketua DPRD Kabupaten. Program ini dirancang sebagai wadah penguatan wawasan kebangsaan serta pemantapan nilai-nilai kepemimpinan strategis bagi para pimpinan legislatif di tingkat daerah.

Pemilihan Lembah Tidar sebagai lokasi kegiatan memiliki makna simbolis yang kuat. Sebagai "Kawah Candradimuka" para perwira TNI Angkatan Darat, lingkungan Akmil diharapkan mampu memberikan atmosfer kedisiplinan yang tinggi bagi para peserta.(Ikb)

Share:


Portalsriwijaya.com

Arsip