Dukung Pemerintah, Sejumlah Provider Telekomunikasi di kota Prabumulih Mulai Tertibkan Kabel Semrawut

Perusahaan provider mulai menata kabel-kabel internet yang semrawut di kota Prabumulih. Selengkapnya..

Bupati Edison Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional

Bupati Muara Enim, Edison melantik Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional Pemerintah Kabupaten Muara Enim, pada Kamis (19/2/2026)

SPPG Srimenanti Resmi Diluncurkan, Targetkan Pemenuhan Gizi bagi 3000 Siswa

SPPG Srimenanti Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan, resmi diluncurkan pada Rabu (18/2/2026).

Wako-Wawako Prabumulih Salat Idul Adha 1447 H bersama Warga, Salurkan Puluhan Sapi Termasuk Sapi Presiden Prabowo Subianto



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Walikota Prabumulih H Arlan dan Wakil Walikota Prabumulih Franky Nasril SKom MM serta jajaran pejabat Pemerintah kota Prabumulih melaksanakan salat Idul Adha 1447 Hijriah bersama masyarakat kota Prabumulih, pada Rabu (27/5/2026).

Walikota Prabumulih H Arlan bersama Ketua TP PKK Hj Linda Apriana Arlan menunaikan salat ied bersama ribuan masyarakat kota Prabumulih di Masjid Islamic Center di Jalan Lingkar Timur Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih. 

Sedangkan Wakil Walikota Franky Nasril SKom MM dan Staf Ahli TP PKK Nuning Mulya Franky menunaikan salat ied bersama warga di masjid Nurul Falah Kelurahan Sidogede Kecamatan Prabumulih Utara dan Sekda H Elman ST MM di masjid Al Ikhlas Kelurahan Tanjung Rambang Kecamatan RKT kota Prabumulih.

Dalam momen Idul Adha 1447 Hijriah, Walikota Prabumulih H Arlan mengucapkan selamat Idul Adha dan mohon maaf lahir bathin atas nama pribadi maupun Pemerintah kota Prabumulih. Arlan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah qurban tahun ini, baik dari unsur pemerintah, perusahaan, organisasi, maupun masyarakat umum. 

Semangat gotong royong dan kebersamaan seperti inilah yang harus terus kita jaga demi mewujudkan Kota Prabumulih yang religius, harmonis, dan sejahtera. "Saya juga mengajak seluruh masyarakat Kota Prabumulih untuk terus menjaga persatuan, keamanan dan kerukunan. Mari bersama-sama kita bangun daerah yang kita cintai ini dengan semangat kebersamaan, kerja keras dan nilai-nilai keagamaan yang kuat," ujarnya.

Pada kesempatan yang berbahagia itu, Walikota Prabumulih H Arlan juga menyerahkan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan dari Pemerintah kota Prabumulih maupun hewan kurban pribadi. Pemberian hewan kurban kepada masyarakat itu sebagai bentuk kepedulian serta kebersamaan dengan masyarakat sehingga dapat memberikan manfaat, keberkahan dan mempererat tali silaturahmi antar sesama.

Turut Hadir Ketua DPRD Kota Prabumulih H Deni Victoria SH MH, Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana SH SIK MSi, Kajari Prabumulih Asvera Primadona SH MH, Kepala Pengadilan Negeri Sugiri Wiryandono SH MHum, Wakapolres Kota Prabumulih, Danramil, Seluruh Kepala BUMN dan BUMD Se - Kota Prabumulih dan Seluruh Organisasi Keagamaan serta Kemasyarakatan. (Ikb)

Share:

Pembangunan Siluman Pagar Makam di Simpang Pendagan, Tidak Terpasang Papan Informasi Proyek


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Pembangunan pagar makam yang berada di Simpang Pendagan, Kelurahan Pasar Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, menjadi sorotan masyarakat dan wartawan karena diduga tidak memasang papan informasi proyek di lokasi pekerjaan.

Saat wartawan melakukan pantauan langsung ke lokasi pada Minggu (24/05/2026), proyek pembangunan pagar makam tersebut terlihat masih dalam tahap pengerjaan. Namun, di area proyek tidak ditemukan papan anggaran maupun informasi kegiatan sebagaimana lazimnya proyek pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah.

Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya dari berbagai pihak terkait sumber anggaran dan pelaksanaan proyek tersebut. Selain itu, proses pengerjaan di lapangan juga terlihat masih dilakukan secara manual tanpa menggunakan mesin molen untuk pengadukan material.dan menggunakan batu kali

Seorang pria yang mengaku sebagai pemborong proyek saat dikonfirmasi wartawan menyampaikan bahwa para pekerja sudah dua hari melakukan pekerjaan di lokasi tersebut.

“Kalau untuk upah semuanya sudah diborongkan dengan pekerja, nilainya Rp20 juta,” ujarnya singkat kepada wartawan.

Dari pantauan di lapangan, sebagian masyarakat juga mempertanyakan kualitas pembangunan pagar makam tersebut. Pasalnya, pekerjaan dinilai kurang rapi sehingga menimbulkan dugaan pengerjaan dilakukan secara asal-asalan demi meraup keuntungan lebih besar.

Pakar pengadaan barang/jasa menegaskan: tidak memasang papan proyek adalah pelanggaran Perpres No. 16 Tahun 2018 jo. Perpres 12/2021. Apalagi jika ini uang negara, UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik sudah dilanggar telak.

“Setiap rupiah uang rakyat wajib transparan. Papan proyek itu bukan hiasan, itu bentuk pertanggungjawaban. Kalau tidak ada, patut diduga ada yang disembunyikan,” tegas Andi Lala, pengamat kebijakan publik Sumsel.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai sumber anggaran proyek maupun alasan tidak dipasangnya papan informasi proyek di lokasi pembangunan.

Masyarakat berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan dugaan negatif di tengah publik serta memastikan pembangunan dilakukan sesuai standar yang berlaku.

Ironisnya, Kepala Lingkungan Simpang Pendagan Edy Susanto ketika di konfirmasi Wartawan mengungkapkan, bahwa proyek pembangunan pagar makam di Lingkungan Simpang Pendagan tersebut tidak di ketahui ya sama sekali,bahkan dirinya sangat kaget. " Masak ada kegiatan pembangunan sebesar itu tidak ada memberi informasi, bagaimana bila ada peristiwa yang tidak kita inginkan terjadi,Terangnya heran. (Fr86)

Share:

Peduli Warga, TP PKK Prabumulih Tinjau Rumah Warga Tak Layak Huni


Prabumulih, Portalsriwijaya.comKetua TP PKK Kota Prabumulih, Hj. Linda Apriana Arlan, meninjau langsung dua rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga yang hidup sebatang kara pada Minggu (24/05/2026). Didampingi Staf Ahli TP PKK Nuning Mulya Franky dan Sekretaris Posyandu Hj. Reni Indayani Fikri, SKm., M.Si., rombongan melihat langsung kondisi memprihatinkan yang dialami oleh Buang, warga RT 02 RW 03 Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Selatan, serta Asmi, warga Kelurahan Payuputat, Kecamatan Prabumulih Barat.

Hidup Memprihatinkan Sebatang KaraKedua warga lansia tersebut diketahui memiliki nasib yang serupa. Selain kondisi tempat tinggal yang sudah tidak layak, mereka hidup dalam keterbatasan ekonomi dan sangat bergantung pada belas kasihan serta bantuan dari tetangga sekitar untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Sinergi Lintas Sektor untuk Bantuan Sosial

Kegiatan peninjauan lapangan ini diinisiasi oleh TP Posyandu Kota Prabumulih bersama tim 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang melibatkan berbagai instansi strategis, yaitu Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Turut hadir dalam kunjungan tersebut Lurah Sukaraja, Lurah Payuputat, serta para kader Posyandu dari masing-masing kecamatan.

Dorong Percepatan Bantuan Pemerintah

Di sela-sela kunjungannya, Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Hj. Linda Apriana Arlan, menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas kondisi kedua warganya tersebut. Ia meminta instansi terkait untuk segera mendistribusikan bantuan sosial demi meringankan beban mereka. "Kita turut prihatin dengan kondisi dialami warga kita ini, kami berharap instansi terkait dapat memberikan bantuan kepada warga tersebut," ujar Linda.

Aksi nyata ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Prabumulih dan TP PKK dalam mendeteksi warga yang membutuhkan bantuan, sekaligus memperkuat kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.(Ikb)

Share:

DPRD Prabumulih Sahkan Dua Raperda, Wako Apresiasi Kinerja Legislatif


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Ketua DPRD Kota Prabumulih, H. Deni Victoria, S.H., M.Si., bersama Wakil Ketua I Aryono, S.T., memimpin jalannya Rapat Paripurna ke-XXI Masa Persidangan ke-III DPRD Kota Prabumulih Tahun 2026 bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Prabumulih, Kamis (21/5/2026).

Rapat ini dihadiri langsung oleh Walikota Prabumulih H. Arlan, Wakil Walikota Franky Nasril, S.Kom., M.M., jajaran Kepala OPD, Camat, serta Lurah se-Kota Prabumulih.

Agenda utama rapat paripurna kali ini berfokus pada pengambilan keputusan besar bagi regulasi daerah, dengan agenda :

- Penyampaian laporan Hasil Kerja Pansus terhadap Pembahasan 3 (Tiga) Raperda Kota Prabumulih Tahun 2026.

- Pengambilan Persetujuan Anggota DPRD Kota Prabumulih.

- Penyampaian Pendapat Akhir Walikota Prabumulih.

- Penandatanganan Keputusan Bersama terhadap Pengesahan Raperda.

Dari pembahasan tersebut, Anggota DPRD Kota Prabumulih resmi memberikan persetujuan dan menyepakati keputusan bersama atas sejumlah Raperda strategis, di antaranya:

- Rancangan Peraturan Daerah tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi Penanaman Modal di Kota Prabumulih.

- Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.

Deni Victoria menyampaikan Pengesahan Raperda ini merupakan bentuk komitmen nyata DPRD dalam mengawal pembangunan kota. "Dengan adanya payung hukum yang jelas mengenai insentif investasi, kita berharap roda ekonomi Prabumulih bergerak lebih cepat. Begitu juga dengan raperda penanggulangan bencana, ini adalah langkah preventif kita untuk memberikan rasa aman yang lebih optimal bagi seluruh masyarakat."ujar DV

Dalam Pendapat Akhirnya Walikota Prabumulih menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasinya pada Jajaran DPRD Kota Prabumulih. 

"Kami atas nama jajaran eksekutif mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota dewan. Sinergi yang baik ini membuktikan bahwa kita memiliki visi yang sama. Regulasi investasi dan mitigasi bencana ini akan segera kita implementasikan demi kesejahteraan warga Kota Prabumulih." ungkap Cak Arlan. (Ikb)

Share:

Kisah Inspiratif Kades Tanjung Bulan Ulu, Sukses Bertani Cabe, Anak dapat Beasiswa Kuliah Kairo Mesir


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Kepala Desa (Kades) Tanjung Bulan Ulu Kabupaten OKU Selatan, Putra Nagawani sukses menjadi teladan nyata bagi warganya dalam sektor pertanian. Di sela kesibukannya memimpin desa, pria yang akrab disapa Naga ini aktif mengelola kebun cabai merah panjang keriting di lima lokasi berbeda.

Saat ditemui di salah satu lahan pertaniannya yang berada tidak jauh dari kediamannya, Naga mengungkapkan optimismenya terhadap hasil musim tanam kali ini. Salah satu dari lima titik lahan yang ia kelola berada di Desa Tanjung Kari dan diproyeksikan segera memasuki masa panen.

"Alhamdulillah untuk tahun ini kami membuka lahan di lima lokasi. Mudah-mudahan semua berhasil sukses sesuai harapan. Bulan depan, lahan kami yang di Tanjung Kari insyaallah sudah mulai panen," ujar Naga didampingi sang istri, Nuraida, kepada Media Portal Sriwijaya, Jumat (22/5/2026).


Berkah Konsistensi Sejak Bujang

Hobi berkebun cabai ini bukan hal baru bagi Naga. Ia telah menekuni dunia pertanian sejak sebelum berkeluarga. Ketekunannya berbuah manis pada musim panen tahun lalu, di mana ia berhasil meraup omset hingga Rp850 juta berkat lonjakan harga pasar yang menyentuh Rp70.000 per kilogram.

Mantan tenaga honorer di Humas Protokol Pemkab OKU Selatan ini mengaku sangat bersyukur atas pencapaian tersebut. Hasil dari bertani cabai tersebut bahkan mampu ia alokasikan untuk membangun rumah tinggal bagi keluarganya.

Harmoni Keluarga dan Prestasi Anak

Kesuksesan Naga di ladang berbanding lurus dengan keharmonisan rumah tangganya. Sang istri, Nuraida, merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kantor Camat Pulau Beringin. 

Pasangan ini dikaruniai dua orang anak yaitu Rafian Tara dan Nada Khaira Putri yang saat ini duduk di bangku kelas 3 SD. Putra sulung mereka, Rafian Tara merupakan seorang Hafiz Al-Qur'an yang tengah menimba ilmu di Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. 

Rafian tidak hanya dijadwalkan mewakili Kabupaten OKU Selatan dalam Festival MTQ bulan depan, tetapi juga telah dinyatakan lulus untuk melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir, melalui jalur prestasi keagamaan.

"Alhamdulillah, anak bujang kami sudah diterima di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir dari jalur prestasi Hafiz Al-Qur'an," ungkap Nuraida dengan penuh rasa bangga.

Melalui kombinasi kerja keras di bidang pertanian dan perhatian besar terhadap pendidikan keluarga, figur Kepala Desa Tanjung Bulan Ulu ini diharapkan dapat terus menginspirasi masyarakat luas untuk mengoptimalkan potensi lokal yang ada.(Fauzi Rahman)

Share:

Lapas Muaradua Gelar Upacara Harkitnas ke-118, Tegaskan Komitmen Jaga Tunas Bangsa


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muaradua menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di halaman lapas, Rabu [20/5/2026]. Upacara mengusung tema nasional “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.

Upacara diikuti seluruh pejabat struktural, staf, petugas pengamanan, CPNS, dan peserta magang. Rangkaian acara diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan teks Pancasila, UUD 1945, dan doa untuk mengenang jasa para pahlawan.

Kepala Lapas Muaradua, Hero Sulistiyono, bertindak sebagai inspektur upacara. Ia membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital yang menekankan bahwa Harkitnas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat persatuan dan gotong royong menghadapi tantangan bangsa.

Tema ‘Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara’ merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui perlindungan para tunas bangsa, ujar Hero saat membacakan sambutan.

Hero juga menegaskan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi kemandirian bangsa diwujudkan melalui program strategis nasional yang menyentuh kebutuhan dasar rakyat.

Ia menambahkan, peringatan Harkitnas menjadi sarana memperkuat solidaritas internal lapas. Seluruh jajaran diharapkan terus bersinergi menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, profesional, dan humanis.

Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap 20 Mei untuk mengenang berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada 1908, tonggak awal pergerakan nasional Indonesia.(FR86)

Share:

Gelar Samling di Desa Karangan, Kapolres Prabumulih Resmikan Satkamling KARLA


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Polres Prabumulih kembali menggelar kegiatan Sambang Satkamling Keliling (Samling) guna memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan kali ini berpusat di Pos Satkamling Desa Karangan Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih, pada Jumat malam (15/5/2026).

Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana memimpin langsung jalannya kegiatan yang dimulai pukul 21.10 WIB tersebut. Kehadiran Kapolres didampingi oleh Wakapolres Kompol Chindi Helyadi, Kasat Binmas AKP Sardinata, dan Kapolsek RKT IPDA Wendy Kurniawan. Turut hadir Camat RKT Satria Karsa, Kepala Desa Karangan Yayan Kurniawan, perangkat desa, tokoh masyarakat, anggota linmas, serta warga setempat. 

Peresmian Satkamling KARLA

Dalam suasana penuh kehangatan, Kepala Desa Karangan, Yayan Kurniawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan dari pihak kepolisian. Ia mengumumkan bahwa pos keamanan di wilayahnya kini resmi diberi nama Satkamling KARLA (Karangan Lama).

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Prabumulih beserta jajaran yang telah bersilaturahmi. Kami siap terus menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif," ujar Yayan.

Apresiasi dan Evaluasi Kapolres

Kapolres AKBP Bobby Kusumawardhana memberikan pujian tinggi kepada warga Desa Karangan yang dinilai aktif menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan secara mandiri. Menurutnya, satkamling merupakan garda terdepan dalam mencegah gangguan keamanan.

Meski demikian, Kapolres memberikan catatan evaluasi terkait aspek keselamatan petugas jaga. Mengingat posisi Pos Satkamling KARLA berada terlalu dekat dengan jalan lintas yang ramai, ia menyarankan agar posisinya digeser sedikit ke belakang demi keamanan.

"Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang aktif menghidupkan kembali Satkamling. Kami juga berharap masyarakat tetap aktif bersinergi dengan bhabinkamtibmas dan pihak kepolisian," tegas AKBP Bobby.

Penyerahan Sarana Pendukung Pos Ronda

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keamanan swakarsa, Kapolres meresmikan Satkamling KARLA sekaligus menyerahkan bantuan operasional berupa dispenser dan senter untuk menunjang kebutuhan petugas ronda malam.

Kegiatan Samling ini berakhir pada pukul 22.30 WIB dengan sesi foto bersama. Melalui program ini, sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan semakin solid demi mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman di wilayah RKT.(Ikb)

Share:

115 Lansia Desa Pangkul Diwisuda S3, Wako Harapkan Program Diterapkan di Desa Lainnya



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Sebanyak 115 ibu-ibu dan bapak-bapak lanjut usia (Lansia) resmi di wisuda usai menjalani pendidikan resmi di Sekolah Lansia Tangguh Harapan Bunda Desa Pangkul Kecamatan Cambai Kota Prabumulih, Selasa (12/5/2026).

Wisuda Sekolah Lansia Standar 1 (S1) Standar 2 (S2) Standar 3 (S3) itu yang digelar di Gedung Serba Guna Desa Pangkul itu dihadiri langsung Walikota Prabumulih H Arlan dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel, Dr Anos Saplis. Turut hadir Ketua TP PKK Hj Linda Apriana Arlan, Staf Ahli TP PKK Nuning Mulya, Kepala Desa Pangkul Zakaria Yadi SH MM dan pejabat lainnya.

Dalam sambutannya, Walikota Prabumulih H Arlan mengaku menyambut baik program pendidikan Sekolah Lansia Tangguh Harapan Bunda tersebut. Arlan mengaku dengan adanya program sekolah itu membuat para lansia tetap aktif dalam mengisi masa tua dan tidak hanya diam di rumah.

"Pemerintah kota Prabumulih menyambut baik program sekolah lansia BKKBN ini, kami berharap dengan adanya program ini para lansia selalu aktif dan produktif sehingga tubuh menjadi sehat," ujarnya seraya mengatakan jika selama ini hanya diam saja di rumah menjadi ada kegiatan.

Arlan berharap program sekolah lansia tidak hanya ada di desa Pangkul namun dapat terus berkembang dan hadir di desa-desa lainnya di wilayah Kota Prabumulih. "Adanya sekolah lansia ini sangat  bermanfaat besar bagi mereka, tidak hanya bagi kesehatan fisik para lansia tetapi juga kesehatan mental dan sosial mereka," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pangkul, Zakaria Yadi SH MM menjelaskan bahwa Sekolah Lansia Tangguh Harapan Bunda dibentuk sebagai wadah pembelajaran dan pemberdayaan bagi masyarakat lanjut usia di desa tersebut. Program ini bertujuan menciptakan lansia yang tangguh, mandiri, sehat, dan tetap produktif di usia senja. "Kami berharap para lansia tetap aktif, produktif dan mandiri. Mereka tidak merasa sendiri dan tetap memiliki aktivitas yang positif di masa tua mereka," ujarnya.

Lebih lanjut pria akrab disapa Jaka ini menuturkan untuk materi pembelajaran yang diberikan di sekolah lansia disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan para peserta. Materi tersebut mencakup edukasi kesehatan, aktivitas fisik ringan, pembinaan mental spiritual, keterampilan sederhana, hingga pembelajaran sosial yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia.

"Pelajaran yang diberikan tentunya disesuaikan dengan usia mereka. Para pengajar juga merupakan orang-orang yang memang memiliki pengalaman dalam memberikan edukasi kepada lansia," jelasnya seraya mengatakan keberadaan sekolah lansia memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Pangkul dan membantu menjaga kesehatan dan kebugaran para lansia.(Ikb)

Share:

Pedagang Hewan Kurban Mulai Ramai Jelang Idul Adha, Dinas Pertanian Imbau Jual Sesuai Syariat


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Menjelang hari raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pedagang hewan kurban di Kota Prabumulih mulai ramai menjajakan dagangannya di berbagai sudut kota. Pantauan di lapangan pada Selasa (12/5/2026), para pedagang hewan kurban mulai membuka lapak dagangan di kawasan Cambai, Jalan Lingkar Timur, pasar Prabumulih dan sejumlah titik lainnya.

Hewan kurban jenis sapi dan kambing dijual dengan harga bervariasi menyesuaikan ukuran tubuh serta usia, untuk kambing dijual mulai harga Rp 2 juta per ekor hingga harga Rp 5 juta bahkan lebih. Sedangkan untuk hewan kurban jenis sapi dijual mulai harga Rp 14 juta hingga mencapai Rp 50 juta lebih.

Berbagai promo diterapkan para pedagang dalam menjual hewan kurban mulai promo harga murah, promo beli 3 sapi gratis kambing untuk konsumsi panitia kurban dan promo lainnya. Hal itu yang membuat warga mulai ramai membeli hewan kurban baik jenis sapi maupun kambing.

Eki, satu diantara pedagang hewan kurban ketika diwawancarai di lapak dagangan di Jalan Lingkar Timur tak jauh dari Tugu Air mancur mengaku antusiasme masyarakat tahun ini tergolong tinggi. Menurut Eki, meski hari raya masih masih cukup lama, namun banyak warga yang memilih untuk memesan hewan kurban lebih awal.

"Alhamdulillah saat ini pembeli sudah mulai ramai. Dari total 30 ekor hewan yang kami sediakan, saat ini sudah lebih dari separuhnya laku terjual dipesan masyarakat," ujar Eki saat ditemui di lapak dagangannya.

Eki menuturkan, pihaknya akan kembali menambah stok dagangan sebanyak 25 hewan kurban untuk dijual karena melihat animo masyarakat untuk membeli cukup banyak. "Hewan kurban ini kita datangkan dari peternak-peternak di kota Prabumulih dan dari Lampung. Untuk kualitas, kami menjamin seluruh hewan yang dijualnya dalam kondisi sehat dan memenuhi kriteria syariat Islam untuk dijadikan hewan kurban," ungkapnya.


Hal ini lanjut Eki, menjadi prioritas utama guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi para calon pekurban. Sedangkan untuk urusan harga, masyarakat memiliki pilihan yang cukup beragam. 

Hewan jenis kambing dibanderol mulai dari harga Rp2 juta hingga Rp4,5 juta per ekor. Sementara untuk sapi, harga dipatok mulai dari Rp14 juta hingga menembus angka Rp30 juta, tergantung ukuran dan bobot hewan.

"Untuk harga kita murah meriah, harga itu termasuk gratis mengurus dan gratis antar hingga jelang penyembelihan, hewan kami jamin dirawat dan diantar sesuai keinginan pembeli," katanya seraya mengajak warga Prabumulih yang sedang mencari hewan kurban dengan kualitas terjamin bisa datang ke lapak Eki Prabu di Jalan Lingkar Timur tak jauh dari tugu air mancur Prabumulih. 

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Iswan Hadi ketika dikomfirmasi mengakui saat ini pedagang hewan kurban mulai ramai dan pihaknya terus melakukan pendataan tidak hanya ke pedagang namun juga jumlah hewan. 

"Meskipun keterbatasan anggaran namun tim kita tetap turun lapangan melakukan pendataan hewan-hewan kurban dan pedagang hewan kurban di kota Prabumulih," ujarnya. Iswan Hadi mengimbau kepada para pedagang untuk menyediakan hewan kurban sesuai syariat baik kesehatan, umur dan lainnya sehingga masyarakat yang membeli tidak merasa tertipu. "Kepada para pembeli juga hendaknya membeli itu memperhatikan hewan sudah sesuai syariat atau belum, jangan tergiur harga murah dan tidak memperdulikan kesehatan hewan, umur hewan dan syarat kurban lainnya," imbau Iswan. (05)

Share:

Gelar Perkara di Polda Sumsel,Kasus Tuduhan Pemerasan Wartawan Memasuki Babak Baru


Palembang, Portalsriwijaya.com - Portal Sriwijaya.com Kasus tuduhan pemerasan serta dugaan tindakan intimidasi yang melibatkan Kepala Desa Talang Padang terhadap sejumlah wartawan, yang berlangsung di Balai Desa Tanjung Jaya, Kabupaten OKU Selatan, kembali dibahas dalam rapat gelar perkara di Markas Besar Polda Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan undangan resmi dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel dengan nomor surat B/208/V/HUK.11.1/2026/Ditreskrimum tertanggal 4 Mei 2026. Dalam surat tersebut, pelapor diminta hadir pada pukul 10.00 WIB di Ruang Gelar Bagian Wassidik Ditreskrimum Polda Sumsel.

Kasus ini bermula dari laporan dengan nomor LP/B/15/1/2026/SPKT/RES OKUS/POLDA SUMSEL tertanggal 8 Januari 2026. Artinya, hingga gelar perkara digelar, kasus ini sudah berjalan selama empat bulan dan selama penanganan di tingkat Polres OKU Selatan belum terlihat adanya perkembangan yang berarti.

Rapat gelar perkara dihadiri oleh unsur pimpinan dan penyidik Ditreskrimum Polda Sumsel, ahli hukum pidana, serta pejabat dan penyidik dari Polres OKU Selatan. Turut hadir pula terlapor, Sulaidi (Kades Talang Padang), dan Yeti Tarwiyah (Kades Tanjung Jaya) yang hadir sebagai saksi dari pihak terlapor.

 

Dalam keterangannya di hadapan tim penyidik, Sulaidi membenarkan bahwa kedatangannya ke Balai Desa Tanjung Jaya adalah atas undangan Kades setempat. Namun, penjelasan Sulaidi justru mempertegas dugaan sikap arogansinya terhadap awak media. Saat ditanya oleh salah satu anggota tim gelar, Kompol Biladi Ostin, terkait makna ucapannya berulang kali dalam bahasa daerah “lah galak” yang ditujukan kepada wartawan, Sulaidi menjawab singkat: “Ngajak belago.”

Ungkapan tersebut diucapkan Sulaidi tepat setelah ia melontarkan tuduhan pemerasan tanpa dasar yang jelas kepada tiga orang wartawan yang saat itu sedang bertugas melakukan peliputan dan konfirmasi terkait program ketahanan pangan serta pembagian bibit jagung di Desa Tanjung Jaya. Jarak antara Desa Talang Padang dengan Desa Tanjung Jaya tercatat sejauh 25 kilometer.

Dalam gelar perkara tersebut, Kanit Pidum Polres OKU Selatan juga memutar rekaman video kejadian asli. Rekaman itu secara gamblang memperlihatkan sikap dan perlakuan semena-mena dari Sulaidi yang sama sekali tidak menghargai aturan hukum maupun tugas pokok dan fungsi awak media sebagai kontrol sosial masyarakat. Pelapor dalam kasus ini hadir didampingi oleh rekan sejawatnya yang juga menjadi korban tindakan arogansi tersebut. 

Hingga berita ini diturunkan, publik dan insan pers di Sumsel masih menunggu langkah hukum selanjutnya. Masyarakat berharap kasus yang sudah cukup lama menjadi sorotan ini segera menemukan titik terang, memperoleh kepastian hukum yang adil, serta menjadi bukti nyata perlindungan negara terhadap profesi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.(Tim)

Share:

Pasar Murah 2026 Digelar di Gunung Ibul Barat, Warga Ramai Menyerbu



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Pemerintah Kota Prabumulih melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DISPERINDAG) Kota Prabumulih menggelar kegiatan Pasar Murah Tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Kantor Lurah Gunung Ibul Barat, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Hj Linda Apriana Arlan, serta Pimpinan Cabang Bulog atau yang mewakili. Turut hadir pula sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mendampingi, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Bagian Perekonomian, Camat Prabumulih Timur, serta Lurah Gunung Ibul Barat.
Pasar murah ini diselenggarakan sebagai upaya membantu masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pangan di tengah masyarakat. Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur dan bahan pangan lainnya disediakan dengan harga subsidi.
Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Hj Linda Apriana Arlan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pasar murah ini karena sangat membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Beliau juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Masyarakat terlihat antusias mengikuti kegiatan pasar murah tersebut. Sejak pagi hari warga telah memadati lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasar pada umumnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Prabumulih berharap dapat meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan daerah.(Ikb)
Share:

Membanggakan! Bhayangkari OKU Selatan Sabet Juara 2 Lomba SPPG Se-Sumsel di HUT ke-46 YKB


Palembang, Portalsriwijaya.comSeragam pink Bhayangkari Cabang OKU Selatan kembali mengharumkan nama daerah. Tim SPPG Polres OKU Selatan sukses meraih  dalam rangka HUT ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari Tahun 2026.

Prestasi ini diumumkan saat acara Syukuran HUT ke-46 YKB di Palembang, Jumat (8/5/2026). Deretan piala dan piagam yang digenggam ibu-ibu Bhayangkari jadi bukti kerja keras dan kekompakan mereka.

Kepala Kepolisian Resor OKU Selatan melalui akun resminya mengucapkan selamat atas raihan tersebut. SPPG atau Seksi Pelayanan dan Pengembangan Gizi Bhayangkari memang jadi garda terdepan dalam urusan pangan sehat keluarga Polri. "Ini bukti Bhayangkari OKU Selatan tak hanya hebat di rumah, tapi juga berprestasi di tingkat provinsi. Juara 2 se-Sumsel bukan hal mudah," tulis ucapan selamat dari Kapolres OKU Selatan.

Dua srikandi SPPG Polres OKUS yang tampil di depan berhasil mencuri perhatian juri. Dengan senyum dan piala di tangan, mereka jadi simbol bahwa Bhayangkari juga petarung di bidang inovasi dan pelayanan.

Lomba SPPG tahun ini jadi salah satu rangkaian paling bergengsi di HUT ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari. Seluruh Polres se-Sumsel mengirim tim terbaik. Persaingan ketat, tapi OKU Selatan berhasil tembus dua besar. "Kemenangan ini untuk seluruh anggota Bhayangkari OKUS. Terima kasih atas dukungan Kapolres dan semua pihak. Semoga tahun depan bisa juara 1," ujar salah satu perwakilan tim.

Capaian ini sekaligus menegaskan peran strategis Bhayangkari dalam mendukung tugas Polri lewat ketahanan keluarga dan inovasi pelayanan gizi.(FR86)



Share:

Kepsek SDN 15 OKU Bantah Tudingan Dana BOS Fiktif: "Semua Sudah Diaudit Inspektorat"



Baturaja (OKU), Portalsriwijaya.com - Kepala Sekolah SD Negeri 15 Ogan Komering Ulu (OKU), Afriani, akhirnya angkat bicara guna memberikan klarifikasi tegas terkait isu miring yang menerpa institusinya. Langkah ini diambil menyusul adanya pemberitaan dari salah satu media lokal di OKU yang menuding adanya praktik mark-up serta penggunaan anggaran fiktif pada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Pernyataan resmi ini dikeluarkan untuk menjaga integritas sekolah dan meluruskan persepsi publik yang mulai terdistorsi.

Dalam sesi wawancara khusus dengan tim awak media pada Jumat (08/05/2026), Apriani menegaskan bahwa seluruh tuduhan yang dialamatkan kepada sekolahnya sama sekali tidak berdasar. Ia membantah keras narasi yang menyebutkan adanya penggunaan dana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan atau "piktif". Menurutnya, setiap rupiah dari dana BOS tahun anggaran 2025 telah direalisasikan sesuai dengan perencanaan yang telah disepakati bersama.

"Kami sangat menyayangkan adanya pemberitaan sepihak tersebut. Saya tegaskan bahwa apa yang diberitakan oleh salah satu media itu tidak benar. Kami telah bekerja sesuai dengan koridor hukum dan seluruh item pekerjaan yang dituduhkan fiktif itu sebenarnya sudah dikerjakan di lapangan," ungkap Apriani dengan nada bicara yang tegas di hadapan wartawan.

Lebih lanjut, Apriani menjelaskan bahwa mekanisme penggunaan dana BOS di SDN 15 OKU bersifat transparan dan selalu berada di bawah pengawasan ketat. Ia menekankan bahwa laporan penggunaan dana tersebut tidak hanya menjadi dokumen internal sekolah, melainkan telah melewati verifikasi berlapis. Hal ini membuktikan bahwa manajemen keuangan sekolah dilakukan secara profesional dan akuntabel tanpa ada yang ditutup-tutupi.


Sebagai bukti kuat untuk mematahkan tudingan tersebut, Afriani memaparkan bahwa penggunaan dana BOS untuk tahun anggaran 2025, khususnya periode bulan Januari hingga Juni, telah melalui proses audit resmi. Pihak Inspektorat Kabupaten OKU selaku lembaga pengawas internal pemerintah daerah telah melakukan pemeriksaan mendalam terhadap laporan pertanggungjawaban (LPJ) maupun fisik pekerjaan yang ada di sekolah.

"Bulan Januari sampai Juni tahun 2025 itu sudah diaudit secara langsung oleh tim Inspektorat OKU. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pengerjaannya telah sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP). Jadi, tuduhan bahwa anggaran itu fiktif sangatlah keliru dan menyudutkan pihak sekolah secara tidak adil," tambahnya lagi.

Apriani menilai bahwa munculnya tudingan mark-up ini kemungkinan besar disebabkan oleh kurangnya pemahaman atau tidak adanya upaya konfirmasi yang mendalam sebelum berita tersebut dipublikasikan. Ia mengimbau kepada seluruh rekan media untuk menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan berimbang, agar tidak menciptakan kegaduhan di lingkungan pendidikan yang sedang fokus mencerdaskan siswa.

Menutup keterangannya, pihak SDN 15 OKU menyatakan tetap terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun selama didasarkan pada fakta yang valid. Dengan adanya hasil audit dari Inspektorat, Apriani berharap polemik mengenai dana BOS ini dapat berakhir, sehingga pihak sekolah dapat kembali fokus pada program peningkatan mutu pendidikan dan kenyamanan belajar bagi seluruh siswa di Kabupaten OKU.(Tim)

Share:

Gedung Selesai Dibangun, KMP Pangkul Terima Dua Unit Motor Roda Tiga


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Koperasi Merah Putih (KMP) di desa Pangkul Kecamatan Cambai kota Prabumulih telah selesai dibangun dan kini telah mendapat bantuan dua unit sepeda motor roda tiga dari pemerintah pusat.

Selain dua unit motor tersebut, untuk mendukung operasional koperasi merah putih itu kedepannya juga akan dibantu satu unit mobil Pickup dan satu unit truk. Hal itu diungkapkan Kepala Desa Pangkul, Zakaria Yadi SH MM ketika diwawancarai sejumlah wartawan di kantor desa Pangkul pada Rabu (6/5/2026).

"Alhamdulillah saat ini bangunan KMP telah selesai dibangun dan kita juga telah menerima dua unit motor roda tiga untuk operasional koperasi merah putih, bantuan motor diberikan pada Jumat 10 April 2026 lalu ke kita," ungkapnya.

Zakaria mengatakan pihaknya saat ini masih menunggu persemian gedung KMP dan setelah itu nantinya akan mulai operasional secara bertahap. "Untuk pengurus juga sudah terbentuk, sudah siap semuanya tinggap operasional saja," katanya.

Lebih lanjut pria akrab disapa Jaka ini menuturkan, untik bantuan terhadap operasional KMP tidak hanya berhenti sampai di situ namun dukungan dari pihak swasta khususnya PT Agrinas akan terus berlanjut dalam waktu dekat.

"Insyaallah dalam waktu dekat dari PT Agrinas akan ada tambahan 1 unit truk dan 1 unit mobil pickup sejenis L300 yang akan segera dikirim ke Desa Pangkul," jelasnya.

Dengan adanya tambahan kendaraan operasional tersebut, diharapkan kapasitas dan jangkauan usaha koperasi akan semakin meningkat terutama dalam hal distribusi barang dalam skala lebih besar serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa.

"Adanya koperasi ini menjadi harapan baru bagi masyarakat desa Pangkul dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa serta meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan," tambahnya.(05)

Share:

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bantuan Tani, Tokoh Masyarakat Sukarami Bakal Polisikan Kades


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Suasana Desa Sukarami, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) memanas. Kepala Desa Sukarami, Cik Ani terancam dilaporkan ke pihak berwajib atas dugaan tindak pidana pemalsuan tanda tangan dalam penyaluran bantuan pertanian yang bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2022-2023.

Rencana laporan ke Polres OKU Selatan ini mencuat setelah salah satu tokoh masyarakat setempat berinisial PA menemukan adanya kejanggalan administratif yang fatal. Hal tersebut terungkap saat PA memenuhi panggilan penyidik Kejari OKU Selatan untuk memberikan keterangan sebagai saksi pada Selasa (28/4/2026).

Kepada awak media, PA mengaku sangat terkejut ketika diperlihatkan dokumen berita acara penerimaan bantuan oleh penyidik. Namanya tercantum sebagai penerima manfaat, namun ia merasa tidak pernah menandatangani dokumen tersebut.

"Tanda tangan saya diduga kuat dipalsukan oleh oknum kepala desa. Saya baru mengetahui hal ini setelah diperiksa dan melihat langsung dokumennya di hadapan penyidik. Secara tegas saya sampaikan, saya tidak pernah menandatangani berita acara penerimaan bantuan apa pun," ungkap PA dengan nada kecewa.

PA menjelaskan bahwa program tersebut menyasar sekitar 160 petani dengan alokasi bantuan berupa 50 kg bibit (padi) dan 50 kg bibit jagung per anggota kelompok tani. Meski secara administratif data menunjukkan bantuan telah tersalurkan 100 persen, fakta di lapangan menunjukkan adanya dugaan manipulasi data melalui pemalsuan tanda tangan penerima.

Menurutnya, tindakan ini bukan sekadar pelanggaran administrasi, melainkan sudah masuk ke ranah tindak pidana murni yang merugikan hak-hak masyarakat tani di Desa Sukarami.

"Kami meminta Polres OKUS mengusut tuntas dugaan pemalsuan dokumen ini. Bantuan negara yang seharusnya menyejahterakan petani tidak boleh disalahgunakan atau dijadikan ajang manipulasi untuk kepentingan pribadi," tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Sukarami, Cik Ani, belum memberikan tanggapan atau klarifikasi resmi terkait tudingan serius yang dialamatkan kepadanya.(FR86)

Share:

Terpilih Jadi Tim Formatur, Evi Susanti Berpeluang Duduki Kursi PPP Prabumulih

 



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Setelah menjalani dinamika persidangan hingga pleno ke VII, akhirnya Evi Susanti SE terpilih menjadi satu diantara anggota formatur dan berpeluang menduduki kursi Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan Kota Prabumulih.

Hal itu diketahui setelah partai berlambang Kakbah tersebut menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke VI di Fave Hotel Prabumulih, pada Selasa (5/5/2026). Pelaksanaan Muscab yang digelar alot hingga pleno ke VII dan berakhir pukul 16.00 WIB tersebut dihadiri secara langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Sumatera Selatan, H Ahmad Palo SE dan jajaran pengurus DPW lainnya.

Dalam muscab tersebut terpilih tiga anggota tim formatur antara lain dari pengurus harian DPC yakni Evi Susanti, dua dari pengurus Partai Anak Cabang (PAC) yakni Dalison dan Sumiarna. Sedangkan dua formatur lainnya dari DPW yakni Ketua DPW Sumsel H Ahmad Palo dan daei DPP yakni Wakil Sekretaris Jendral DPP Jabal Idris sebagai ketua Formatur. 

"Tim formatur ini nantinya akan menyusun seluruh struktur kepengurusan mulai dari ketua hingga pengurus. Kami memiliki waktu satu minggu sejak hari ini untuk menyusun kepengurusan, tapi kami telah meminta waktu satu minggu ke Wasekjen dan diberi waktu setidaknya hingga akhir Mei 2026 selesai," ungkap Ketua DPW Sumsel H Ahmad Palo SE ketika diwawancarai usai Mucab. 

Diainggung apakah yang terpilih menjadi anggota formatur secara otomatis akan terpilih jadi ketua DPC, pria yang juga anggota DPRD Sumsel ini mengatakan yang terpilih harus jadi ketua DPC namun ada kebiasaan yang ada dalam format formatur mencerminkan mereka mendapat dukungan dari pengurus untuk dijadikan ketua DPC. 

"Tentu ini akan menjadi pertimbangan baik oleh formatur DPW hingga formatur pusat. Secara tersirat begitu (Evi Susanti terpilih-red) tapi kami tidak akan mendahului karena mekanisme PPP kami menentukan formatur, bisa jadi yang tepilih formatur dan bisa jadi juga diluar tapi kebiasaan jarang terjadi," tegasnya. 

Palo berharap dengan selesainya Muscab tersebut seluruh jajaran DPC PPP Prabumulih akan makin kompak, makin solid serta makin merangkul. "Pelaksanaan muscab yang aman dan tertib ini menunjukkan seluruh pengurus kompak dan solid. Harapan kedepan, apa yang menjadi cita-cita PPP seperti yang diharapkan teman-teman kedepan PPP masuk lagi ke pimpinan DPRD insyaallah terkabul," harapnya. 

Sementara itu, Evi Susanti SE mengaku dengan terbentuknya formatur ini kedepan akan menyusun kepengurusan dan dirinya berharap PPP Prabumulih kedepan makin solid, bersatu dan menghilangkan perbedaan. 

"Pastinya kami harus bekerjasama menyatukan visi misi bersama kader-kader PPP. Muscab telah selesai, saatnya kami konsolidasi bersama, bersatu, menghilangkan perbedaan demi tercapainya tujuan kami seperti pendahulu kami," tegasnya.

Usai pelaksanaan Muscab para kader dan pengurus memberikan ucapan selamat kepada Evi Susanti lantaran terpilih menjadi tim formatur berpeluang menjadi ketua DPC PPP Prabumulih. (05)

Share:


Portalsriwijaya.com

Arsip