Dukung Pemerintah, Sejumlah Provider Telekomunikasi di kota Prabumulih Mulai Tertibkan Kabel Semrawut
Perusahaan provider mulai menata kabel-kabel internet yang semrawut di kota Prabumulih. Selengkapnya..
Bupati Edison Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional
Bupati Muara Enim, Edison melantik Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional Pemerintah Kabupaten Muara Enim, pada Kamis (19/2/2026)
SPPG Srimenanti Resmi Diluncurkan, Targetkan Pemenuhan Gizi bagi 3000 Siswa
SPPG Srimenanti Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan, resmi diluncurkan pada Rabu (18/2/2026).
Diduga Selewengkan Pupuk Bersubsidi, Distributor di Simpang Martapura Jual Stok ke Luar OKU Selatan
Jelang Musda DV Tegaskan Siap Dukung Kembali H Cik Ujang, "Kepemimpinan Beliau Demokrat Sumsel Solid dan Berkembang"
Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan, dinamika dukungan mulai menguat dari berbagai Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Salah satu dukungan tegas datang dari DPC Partai Demokrat Kota Prabumulih.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Prabumulih, H Deni Victoria SH MSi menyatakan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan penuh kepada H Cik Ujang untuk kembali memimpin DPD Partai Demokrat Sumatera Selatan. Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen dan konsistensi kader dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan partai di tingkat provinsi.
Menurut H Deni Victoria, kepemimpinan H Cik Ujang selama ini dinilai mampu membawa Partai Demokrat di Sumatera Selatan semakin solid dan berkembang. Ia menilai bahwa keberhasilan tersebut menjadi alasan kuat bagi DPC Prabumulih untuk kembali memberikan kepercayaan kepada H. Cik Ujang pada Musda mendatang.
“Kami dari DPC Partai Demokrat Kota Prabumulih siap mendukung kembali H Cik Ujang untuk memimpin DPD Partai Demokrat Sumatera Selatan. Kepemimpinan beliau telah terbukti mampu menjaga soliditas partai serta meningkatkan kepercayaan masyarakat,” ujar Deni.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dukungan ini bukan hanya bersifat simbolis, melainkan merupakan aspirasi dari seluruh kader di tingkat DPC yang menginginkan keberlanjutan program dan strategi politik yang telah berjalan.
Musyawarah Daerah DPD Partai Demokrat Sumatera Selatan sendiri dijadwalkan akan berlangsung dalam waktu dekat dan menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan partai ke depan. Sejumlah pihak menilai bahwa soliditas dukungan dari DPC akan menjadi faktor penentu dalam proses pemilihan ketua DPD.
Dengan adanya dukungan dari DPC Kota Prabumulih, posisi H Cik Ujang dinilai semakin kuat dalam kontestasi Musda kali ini. Para kader berharap, siapapun yang terpilih nantinya mampu membawa Partai Demokrat semakin maju dan berkontribusi bagi pembangunan di Sumatera Selatan.
Musda ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepemimpinan, tetapi juga momentum konsolidasi untuk memperkuat struktur partai hingga ke tingkat akar rumput.(Ikb)
Walikota Prabumulih Terima Penghargaan Pemerintah Berprestasi 2026 dari Mendagri, Berhasil Tekan Angka Inflasi Daerah
Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Walikota Prabumulih H Arlan menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri atas keberhasilannya menekan angka inflasi di Kota Prabumulih. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Mendagri Prof Drs HM Tito Karnavian MA PhD dalam acara yang digelar di Wyndham Palembang, pada Sabtu (25/4/2026).
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada daerah yang dinilai berhasil menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di wilayahnya. Upaya tersebut dinilai penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta menjaga daya beli masyarakat.
H Arlan dalam kesempatan itu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan Mendagri itu. Walikota Prabumulih menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerjasama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), hingga dukungan seluruh masyarakat kota Prabumulih.
"Penghargaan ini bukan hanya untuk pemerintah kota Prabumulih, tetapi untuk seluruh masyarakat Prabumulih yang telah bersama-sama menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok," ujarnya.
Orang nomor satu di kota Prabumulih itu menambahkan bahwa Pemerintah Kota Prabumulih akan terus berkomitmen menjaga inflasi tetap terkendali melalui berbagai langkah strategis, seperti penguatan distribusi bahan pangan, operasi pasar, serta koordinasi intensif dengan instansi terkait.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri H Tito Karnavian dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengendalikan inflasi.
Mendagri mengapresiasi daerah-daerah yang mampu menjaga stabilitas ekonomi di tengah berbagai tantangan global. Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi pemerintah daerah lainnya untuk terus meningkatkan kinerja dalam pengendalian inflasi serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah.(Ikb)
Lahan Warga Penuh Limbah & Diduga Diserobot Perusahaan, Ketua DPRD Prabumulih Desak DLH Turun Lapangan
Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Sejumlah warga Kelurahan Gunung Kemala dan Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat kota Prabumulih bersama LSM Masyarakat Rambang Lubai Bersatu (MRLB) mendatangi gedung DPRD Prabumulih. Kedatangan perwakilan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi tersebut disambut secara langsung oleh Ketua DPRD Prabumulih, H Deni Victoria SH MSi di ruang kerjanya.
Dalam kesempatan itu, warga pemilik lahan menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait masalah lahan mereka yang mengalami kerusakan akibat aktivitas tiga perusahaan yakni PT GHEMMI Indonesia, PT Musi Prima Coal (MPC), dan PT Lematang Coal Lestari (LEL).
Warga menyebutkan lahan mereka mengalami kerusakan akibat dipenuhi limbah perusahaan dan lahan diduga diserobot oleh perusahaan yang bergerak dibidang batubara tersebut. Tidak hanya itu, dugaan penyerobotan lahan tersebut diduga juga disebabkan karena lahan milik warga mengandung batubara dibawahnya.
Terkait itu perwakilan warga dan LSM MRLB meminta dan memohon kepada unsur pimpinan dan Komisi III terkait selaku membidangi lingkungan hidup untuk cepat menyelesaikan permasalahan tersebut dan meminta perusahaan agar menganti rugi akibat pencemaran limbah yang ditimbulkan.
"Saya mewakili dari pemilik lahan yang terdampak pencemaran limbah meminta kepada DPRD Prabumulih selaku wakil rakyat untuk mendesak dinas terkait," ujar Sastra Amiadi SE yang merupakan Ketua LSM Masyarakat Rambang Lubai Bersatu (MRLB).
Perwakilan warga pemilik lahan ini juga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Tata Pemerintah (TAPEM) Pemkot Prabumulih untuk menindaklanjuti dan menyelesaikan permasalahan pencemaran lingkungan di Gunung Kemala dan Payuputat
Menanggapi itu, Ketua DPRD Prabumulih H Deni Victoria menyampaikan akan menindaklanjuti keluhan tersebut dan akan berkoordinasi dengan Komisi III untuk meninjau ke lapangan melihat langsung kondisinya di Gunung Kemala dan Payuputat.
"Kita sudah mendengar langsung keluhan warga selaku pemilik lahan yang terdampak kerusakan lahan dari perusahaan, kami akan berkoordinasi dengan unsur pimpinan dan Komisi III untuk turun ke lapangan meninjau langsung lokasi tersebut," ujar Deni Victoria.
Selain itu juga Pakwo DV (sapaan akrabnya-red) menyatakan akan segera memanggil DLH dan Tapem Pemkot Prabumulih untuk menyesuaikan permasalahan adanya dugaan penyerobotan lahan oleh perusahaan.
"Mendengar keluhan warga ini disertai bukti-bukti berupa peta dan hasil dokumen lainnya, DLH dan TAPEM akan kita panggil untuk menyesuaikan masalah ini karena adanya dugaan Ngembet," tegas Pakwo DV.(Ikb)
Marak Rokok Ilegal, Ketua DPRD Prabumulih Minta Pemerintah dan APH Tindak Tegas
Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Maraknya peredaran rokok ilegal di kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan, mendapat perhatian serius Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prabumulih, H Deni Victoria SH MSi. Politisi partai Demokrat itu mengaku prihatin dengan banyaknya peredaran rokok ilegal yang tanpa pita cukai yang jelas-jelas merugikan negara karena tidak membayar pajak tersebut.
"Kita prihatin, dan ini harus ditindak tegas oleh aparat dan pemerintah. Apalagi rokok ilegal tidak membayar pajak karena tidak ada cukai, tentu merugikan negara karena tidak ada pemasukan pajak untuk negara dan daerah," tegas Ketua DPRD Prabumulih H Deni Victoria kepada wartawan.
Deni menegaskan dirinya meminta dinas perdagangan bersama pihak-pihak terkait seperti Satpol PP dan aparat penegak hukum untuk melakukan razia karena rokok ilegal jelas merugikan. "Dinas perdagangan harus turun, berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Jika perlu mengandeng pihak bea cukai untuk merazia dan menertibkan," tegasnya.
Lebih lanjut suami Hj Leni Kartika SE MSi ini mengatakan DPRD Prabumulih mengukung pemerintah dalam penindakan tegas peredaran rokok ilegal di tengah masyarakat. Selain itu, Deni juga mengatakan pentingnya edukasi di tengah masyarakat akan bahaya mengkonsumsi rokok ilegal dan kesadaran semua pihak untuk menekan peredaran rokok tersebut. "Karena kita tidak tau bahan apa yang dicampur di tembakaunya dan perlunya kesadaran akan pentingnya sesuatu yang legal apalagi dapat memberi pemasukan untuk negara. Kalau masyarakat tidak membeli otomatis penjualan mereka berkurang dan peredaran berkurang," tuturnya.
Lebih lanjut peraih suara tertinggi di pileg 2024 di kota Prabumulih ini mengharapkan koordinasi dan sinergitas yang baik antara pemerintah daerah, masyarakat dan aparat penegak hukum sehingga peredaran rokok ilegal di kota Prabumulih dapat berkurang.
Untuk diketahui, peredaran rokok ilegal di kota Prabumulih diketahui marak setelah adanya kasus dugaan KDRT oleh seorang suami diduga bersama selingkuhannya kepada istrinya. Usai kasus itu viral, beredar kabar jika pelaku merupakan bos rokok ilegal di kota Prabumulih dengan omset miliaran.
Banyak masyarakat dan netizen menyebut jika hal itulah yang membuat pelaku dugaan KDRT itu tidak tersentuh, lantaran ada oknum-oknum diduga dibawah kendali bos rokok ilegal tersebut. Sementara pantauan di lapangan, hampir semua warung di kota Prabumulih menjual rokok-rokok ilegal tanpa cukai. Rokok-rokok ilegal tersebut memang dijual lebih murah dari rokok yang memiliki lebel pita cukai. Perbandingannya, jika disetarakan harga satu rokok legal atau bercukai setara dengan dua bahkan tiga rokok ilegal.(Ikb)













