Persidiwa FC Pangkul Jadi Desa Pertama Tantang Persipra FC, Serasa Main Di Lapangan Internasional

Tim sepak bola kebanggan kota Prabumulih yakni Persipra mengajak tim Persidiwa FC Pangkul bermain sepak bola, Sabtu (20/2/2021)

KPU OKU Selatan Tetapkan Popo Ali-Sholihien Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) OKU Selatan langsung menetapkan Bupati dan Wakil bupati terpilih Kabupaten OKU Selatan yakni Popo Ali M B Commerce dan Sholihien Abuasir

Ridho Minta Dukungan Gubernur Realisasikan Program Pusat di Kota Nanas

Kota Prabumulih akan mendapatkan sejumlah pembangunan proyek infrastruktur dari pemerintah pusat.

Bawaslu Prabumulih Lantik 37 PKD untuk Pilkada 2024, Massuryati: Jangan Makan Sogok


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Prabumulih melalui Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) melantik dan mengukuhkan sebanyak 37 orang Pengawas Kelurahan Desa (PKD) untuk pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024.


Pelantikan secara serentak 37 petugas PKD dari enam kecamatan itu diselenggarakan di aula hotel Grand Nikita Prabumulih, pada Minggu (2/6/2024).


Kegiatan dihadiri secara langsung Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan Devisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas (HP2H), Dra Massuryati, Ketua Bawaslu Prabumulih Afan Sira Oktrisma dan dua anggota komisioner Bawaslu Prabumulih yakni Lia Siska Indriani SPd CMed dan Bery Andika SE.


Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua KPU Prabumulih Marta Dinata, Kapolres Prabumulih diwakili Kasat Intel, AKP Budiono, para camat, lurah dan kades se-kota Prabumulih.


Dalam sambutanya, Anggota Komisioner Bawaslu Sumsel Devisi HP2H Dra Massuryati meminta kepada Panwascam dan PKD yang baru dilantik agar tegak lurus dengan aturan dan regulasi yang berlaku.


"Tolong tanamkan integritas karena integritas merupakan azaz pudamental bagi abdi negara, integritas harus nomor satu. Kalau jadi panwascam saja sudah makan sogok, jadi PKD saja sudah makan sogok maka tidak bakalan mau melangkah lebih tinggi jadi KPU atau Bawaslu Kabupatn kota kedapannya," ungkap Massuryati.


Ibu yang pernah menjadi Ketua KPU Kabupaten Ogan Ilir ini juga meminta dengan tegas agar penyelenggara termasuk Panwascam dan PKD agar tidak menjual diri dalam proses demokrasi yang akan diselenggarakan tahun 2024.


"Kalau mau mencari duit cari dengan cara halal misal jual getah karet atau lainnya, jangan jual diri di kancah demokrasi. Kami ingatkan juga PKD agar memahami seluruh regulasi, apa tugas PKD baik yang boleh dilakukan dan tidak, baca aturan," bebernya seraya mengatakan jangan sampai syarat jadi walikota saja tidak tahu.


Lebih lanjut Massuryati juga menuturkan dalam pemilu itu yang harus dipelajari yakni UU no 7 dan no 10, Peraturan Bawaslu 7 tentang penanganan pelanggaran yang wajib dibaca serta aturan lainnya sehingga paham.


"Jangan sampai tidak tau siapa disebut pelapor, apa temuan, syarat pelapor apa dan lainnya, itu harus dipelajari karena nanti ada penanganan pelanggaran. Kalau itu saja tidak tau malu-maluin Bawaslu, maka tolong regulasi dipelajari," harapnya.


Massuryati menerangkan Pilkada tahun 2024 adalah pilkada Gubernur, Wakil Gubernur dan Walikota/Bupati serta wakil dimana gesekan akan sangat rentan karena jika penyelenggara salah maka konflik akan terjadi. 


"Jangan sampai penyelenggara menyebabkan konflik, kita ini bekerja dalam konflik kepentingan dan kita akan digoda sana sini, diminta seperti ini dan itu, pasti. Tapi yakinlah tegak lurus dengan regulasi dan tegak lurus dengan aturan insyaallah aman," bebernya.


Sementara itu, Ketua Bawaslu kota Prabumulih Afan Sira Oktrisma juga mengharapkan para PKD baru dilantik untuk segera berkoordinasi dengan semua pihak di wilayah masing-masing.


"Segera berkoordinasi dengan semua pihak di wilayah masing-masing, jaga integritas sebagai penyelenggara dan pahami regulasi serta aturan yang ada," harapnya. (Ril/Ing)

Share:

Tim Nawacita Presiden Jokowi Tinjau Jalan Putus Kabupaten OKU Selatan



Muaradua, Portalsriwijaya.com - Tim Nawacita Presiden Jokowi Widodo meninjau jalan putus di Desa Pelangi Kecamatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan, pada Jumat (31/5/2024).


Dalam kunjungan meninjau itu, Ketua Team Nawacita Presiden Republik Indonesia, Ruri Jumar Saef yang diwakili Ketua Pembina Joko Daryanto didampingi oleh jajaran BPBD dan dinas perkim Kabupaten OKU Selatan.


Tak hanya menunjau jalan putus, tim juga banyak mendapat laporan terkait bencana alam lain yang ada di Kabupaten Oku Selatan. Diantaranya yakni jembatan putus di Desa Tanjung Raya Kecamatan Buay Sandang Aji, jembatan putus di desa Rowos Kecamatan Buay Rawan dan lainnya.


Dakam kunjungannya, Ruri mengungkapkan bahwa Kabupaten Oku Selatan adalah Kabupaten terhulu di provinsi Sumatera Selatan, pemerintah sedang membangun proyek bendungan Tiga Di haji nilainya mencapai 4 triliun lebih. Selain daripada itu pemerintah juga telah merealisasikan proyek gas bumi mereboisasi hutan.

Bendungan Tiga Dihaji sebagai bendungan pertama di Sumatera Selatan akan menambah kapasitas Daerah Irigasi (D.I) Komering untuk lahan pertanian seluas 18.219 hektare (Ha). Dengan begitu, hasil pertanian dari Provinsi Sumsel akan terus terjaga sepanjang tahun, karena mendapat aliran air yang baik dari bendungan ini.


Tujuan utama pembangunan Bendungan Tiga Dihaji untuk menjaga kestabilan suplai air D.I Komering di saat musim kemarau yang selama ini hanya mengandalkan Sungai Komering.


"Tantangan yang dihadapi dalam pengaturan irigasi pada musim kemarau, debit air sungai komering yang masuk ke saluran irigasi sangat kecil. Sementara pada musim hujan elevasi sungai komering naik mengakibatkan debit air sungai komering yang masuk ke saluran relatif cukup besar dan membawa cukup banyak kandungan lumpur yang mengendap di saluran," ungkapnya.


Selain untuk irigasi, Bendungan Tiga Dihaji juga diperuntukkan untuk konservasi sumber daya air, pengendalian banjir, pemenuhan kebutuhan air baku sebesar 0,30 m3/detik, pembangkit listrik sebesar 4×10 MW, dan sarana pariwisata serta olahraga. konstruksi bendungan dengan kapasitas tampung sebesar 104 juta m3


Pekerjaan pembangunan Bendungan Tiga Dihaji di Provinsi Sumatera Selatan terdiri atas 4 paket yakni Paket 1 senilai Rp 1,07 triliun dengan kontraktor PT Hutama Karya (Persero) dan PT Basuki Rahmanta Putra. Paket 2 senilai Rp 1,34 triliun, dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero), PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama, Tbk, dan PT SAC Nusantara. Paket 3 dengan nilai kontrak Rp 629,94 miliar, oleh PT Nindya Karya dan PT Taruna Putra Pertiwi. Paket 4 dengan nilai Rp 690,71 miliar oleh PT Wijaya Karya dan PT Rudy Jaya.


Selain Bendungan Tiga Dihaji, di Provinsi Sumsel Kementerian PUPR juga akan membangun Jaringan Irigasi D.I. Lematang sepanjang 34,4 km untuk 3.000 ha area irigasi,rencana lelang akhir Agustus dan kontrak September 2021 dengan alokasi anggaran Rp 619,6 miliar pada 2021 – 2023.


Selain itu juga akan dibangun Jaringan Irigasi D.I. Lempuing (Komering Irrigation Project Stage – III) sepanjang 73,41 km untuk melayani 8.500 ha, dengan alokasi biaya Rp 1,49 triliun untuk masa pelaksanaan 2022 – 2025, saat ini tengah dilakukan review desain dengan rencana pendanaan loan JICA.(F86)

Share:

Rutan Prabumulih Ikuti Kejurda FKI Piala Kakanwil Kemenkumham Sumsel


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Prabumulih mengikuti kegiatan pembukaan Kejuaran Daerah (Kejurda) Federasi Kempo Indonesia (FKI) di Lingkungan Kanwil Kemenkumham Sumsel, Rabu (15/5/2024).


Kegiatan pembukaan Kejuaran Daerah Federasi Kempo Indonesia tersebut berlangsung di Auditorium Lapas Kelas I Palembang diikuti oleh Kepala Rutan Prabumulih, Zulkifli Bintang yang diikuti juga oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Imigrasi se-Sumsel.


Kakanwil Kemenkumham Sumsel, Dr. Ilham Djaya dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kadivpas Kemenkumham Sumsel, Mulyadi mengatakan, kejuaran ini diselenggarakan masih dalam rangkaian Hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke-60.


"Kita cukup berbangga karena tidak semua wilayah dapat menyelenggarakan kejuaraan bela diri pada rangkaian Hari Bhakti Pemasyarakatannya. Karena hanya wilayah yang memiliki atlit-atlit ataupun kesatria-kesatria yang berlatih aktiflah yang mampu menyelenggarakan kegiatan kejuaraan tersebut," kata Ilham Djaya. 


Ia juga menyampaikan harapannya, penyelenggaraan kejuaraan ini dapat berkesinambungan setiap tahunnya. Mengingat pentingnya olah raga bela diri bagi petugas Pemasyarakatan maupun Imigrasi, dalam pelaksanaan tugasnya sehari-hari.


"Kami yakin apabila kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik dan meriah maka tidak mustahil kegiatan ini akan ditiru oleh wilayah-wilayah lainnya," ujar Ilham Djaya.


Kakanwil juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada pengurus daerah Federasi Kempo Indonesia (FKI) Sumatera Selatan, para Kepala Satuan Kerja di wilayah Sumatera Selatan, para pegawai, serta seluruh pihak yang telah bekerja bersama-sama, dalam mengembangkan olahraga Kempo hingga mampu menyelenggarakan kejuaraan.


Kegiatan tersebut berlangsung selama 2 (dua) hari dimulai dari tanggal 15 s/d 16 Mei 2024, hal ini menjadi titik temu bagi lebih dari seratus Kesatria yang mewakili berbagai UPT di Sumatera Selatan, termasuk Rutan Prabumulih yang mengirimkan 1 orang Kesatria Kempo juga ikuti berpatisipasi dalam kejuaraan ini.  (Ing)

Share:

Sambangi Panti Asuhan, Cakada Idham Tergun Fokus Pendidikan Anak & Kesehatan


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Bakal calon kepala daerah (Cakada) kota Prabumulih Drs Idham Tergun MM terus melakukan sosialisasi dan kegiatan sosial ditengah masyarakat kota Prabumulih.


Salah satu yang dilakukan politisi senior Hanura itu untuk menyambangi Yayasan Wahdini yang ada di Kelurahan Sukajadi Prabumulih Timur memberikan bantuan sosial.


Bantuan diberikan berupa beras, mie instan dan minyak goreng yang disambut langsung pengurus yayasan Jujuk Sukandi bersama santri.


"Inilah salah tujuan saya jika diberi kepercayaan untuk memimpin Prabumulih. Semoga kedepan kita bisa membantu saudara kita ini baik pemikiran, materil maupun moril sehingga mampu mendorong tumbuh kembang anak-anak disini untuk dapat setara dengan anak yang lain," tutur Idham Tergun ketika diwawancarai wartawan, Rabu (15/5/2024).


Pria yang juga Anggota DPRD Prabumulih dua periode ini mengaku jika Allah SWT memberikan kemampuan maka kedepan akan terus menebar kebaikan dengan berbagi setiap saat terhadap masyarakat yang membutuhkan.


"Masih banyak saudara kita yang butuh uluran tangan kita, mereka juga layak mendapatkan masa depan lebih baik," ujarnya.


Idham Tergun mengaku jika dirinya diizinkan Allah SWT terpilih menjadi walikora maka akan memprioritaskan kesehatan dan pendidikan bagi anak-anak khususnya seperti yang ada di yayasan dan panti sosial.


"Karena kita membangun sesuai kebutuhan, bukan keinginan, jadi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan kita dahulukan," katanya.


Sementara itu , ketua Yayasan Wahdini Jujuk Sukandi mengapresiasi dan menyampaikan rasa syukurnya atas kedatangan Bacalon Wakil Walikota Prabumulih, Drs Idham Tergun MM.


"Alhamdulillah dan terimakasih banyak atas kedatangan dan bantuan yang diberikan Pak Idham Tergun, dan semoga kedatangan nya bisa berlanjut, " ucapnya.


Jujuk berharap  agar Allah SWT membalas semua kebaikan dan apa yang dicintai-citakan Drs Idham Tergun dapat terwujud. "Semoga kebaikan yang bapak lakukan hari ini akan dibalas setimpal oleh Allah SWT, dan apa yang di cita-citakan bisa tercapai," harapnya. (05)

Share:

Klarifikasi Kepala Rutan Prabumulih Terkait Tahanan Titipan Bunuh Diri


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Tahanan yang tewas gantung diri dalam kamar mandi Rumah Tahanan Kelas IIB Kota Prabumulih Sumatera Selatan.


Bernama Megi Saputra (31), seorang tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB ditemukan tewas tergantung di WC Masjid. 


Tahanan tersebut baru dua bulan dibui karena kasus pencurian, dan statusnya masih tercatat sebagai tahanan karena vonisnya belum jatuh.


Megi sendiri ditemukan tewas oleh petugas Rutan Prabumulih pada Jumat (10/5/2024) sekitar pukul 13.00 WIB.


Kepala Rutan Kelas IIB Prabumulih, Zulkipli Bintang menjelaskan, Megi tercatat sebagai tahanan yang masuk pada 1 Maret 2024 atau baru 2 bulan 10 hari dibui.


Statusnya pun masih sebagai tahanan karena belum jatuh vonis dari majelis hakim. "MS ini statusnya masih tahanan karena belum jatuh vonisnya," katanya.


Sebelum jadi tahanan, Megi merupakan tersangka kasus pencurian. Megi merupakan warga Kampung IV Desa Gunung Megang Luar Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim.


Kepala Rutan Prabumulih Zulkifli Bintang mengungkapkan, Megi ditemukan meninggal dunia karena gantung diri di dalam WC masjid usai salat Jumat dengan alasan batal dan ingin mengambil air wudhu.


"Sebelum kejadian menurut kesaksian temannya, saat mau sholat Jumat beliau mengatakan jika mau mengambil air wudhu lagi dikarenakan batal karena kentut sehingga ketika itu temannya menyadari Megi tak kunjung kembali lalu dicari dan diperiksa sehingga mencari ke WC namun keadaan terkunci dan digedor tak ada jawaban sehingga mengambil inisiatif untuk mendobrak pintu WC yang berada didekat masjid ketika ternyata korban sendiri sudah dalam keadaan gantung diri dengan menggunakan baju yang ia pakai," ungkap Kepala Rutan Prabumulih.


Lanjutnya, "dari kejadian tersebut dikarenakan di WC tersebut sering dijadikan tempat para ustadz ke kamar mandi dan dari kejadian ini akan kita evaluasydan dilakukan pembongkaran agar kedepannya dapat digunakan untuk para petugas penjagaan dan napi lainnya," tandasnya.(Ing)

Share:


Portalsriwijaya.com