Dukung Pemerintah, Sejumlah Provider Telekomunikasi di kota Prabumulih Mulai Tertibkan Kabel Semrawut

Perusahaan provider mulai menata kabel-kabel internet yang semrawut di kota Prabumulih. Selengkapnya..

Bupati Edison Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional

Bupati Muara Enim, Edison melantik Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional Pemerintah Kabupaten Muara Enim, pada Kamis (19/2/2026)

SPPG Srimenanti Resmi Diluncurkan, Targetkan Pemenuhan Gizi bagi 3000 Siswa

SPPG Srimenanti Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan, resmi diluncurkan pada Rabu (18/2/2026).

Lahan Warga Penuh Limbah & Diduga Diserobot Perusahaan, Ketua DPRD Prabumulih Desak DLH Turun Lapangan


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Sejumlah warga Kelurahan Gunung Kemala dan Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat kota Prabumulih bersama LSM Masyarakat Rambang Lubai Bersatu (MRLB) mendatangi gedung DPRD Prabumulih. Kedatangan perwakilan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi tersebut disambut secara langsung oleh Ketua DPRD Prabumulih, H Deni Victoria SH MSi di ruang kerjanya.

Dalam kesempatan itu, warga pemilik lahan menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait masalah lahan mereka yang mengalami kerusakan akibat aktivitas tiga perusahaan yakni PT GHEMMI Indonesia, PT Musi Prima Coal (MPC), dan PT Lematang Coal Lestari (LEL).

Warga menyebutkan lahan mereka mengalami kerusakan akibat dipenuhi limbah perusahaan dan lahan diduga diserobot oleh perusahaan yang bergerak dibidang batubara tersebut. Tidak hanya itu, dugaan penyerobotan lahan tersebut diduga juga disebabkan karena lahan milik warga mengandung batubara dibawahnya.

Terkait itu perwakilan warga dan LSM MRLB meminta dan memohon kepada unsur pimpinan dan Komisi III terkait selaku membidangi lingkungan hidup untuk cepat menyelesaikan permasalahan tersebut dan meminta perusahaan agar menganti rugi akibat pencemaran limbah yang ditimbulkan.

"Saya mewakili dari pemilik lahan yang terdampak pencemaran limbah meminta kepada DPRD Prabumulih selaku wakil rakyat untuk mendesak dinas terkait," ujar Sastra Amiadi SE yang merupakan Ketua LSM Masyarakat Rambang  Lubai Bersatu (MRLB).


Perwakilan warga pemilik lahan ini juga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Tata Pemerintah (TAPEM) Pemkot Prabumulih untuk menindaklanjuti dan menyelesaikan permasalahan pencemaran lingkungan di Gunung Kemala dan Payuputat

Menanggapi itu, Ketua DPRD Prabumulih H Deni Victoria menyampaikan akan menindaklanjuti keluhan tersebut dan akan berkoordinasi dengan Komisi III untuk meninjau ke lapangan melihat langsung kondisinya di Gunung Kemala dan Payuputat.

"Kita sudah mendengar langsung keluhan warga selaku pemilik lahan yang terdampak kerusakan lahan dari perusahaan, kami akan berkoordinasi dengan unsur pimpinan dan Komisi III untuk turun ke lapangan meninjau langsung lokasi tersebut," ujar Deni Victoria.

Selain itu juga Pakwo DV (sapaan akrabnya-red) menyatakan akan segera memanggil DLH dan Tapem Pemkot Prabumulih untuk menyesuaikan permasalahan adanya dugaan penyerobotan lahan oleh perusahaan.

"Mendengar keluhan warga ini disertai bukti-bukti berupa peta dan hasil dokumen lainnya, DLH dan TAPEM akan kita panggil untuk menyesuaikan masalah ini karena adanya dugaan Ngembet," tegas Pakwo DV.(Ikb)

Share:

Marak Rokok Ilegal, Ketua DPRD Prabumulih Minta Pemerintah dan APH Tindak Tegas


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Maraknya peredaran rokok ilegal di kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan, mendapat perhatian serius Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prabumulih, H Deni Victoria SH MSi. Politisi partai Demokrat itu mengaku prihatin dengan banyaknya peredaran rokok ilegal yang tanpa pita cukai yang jelas-jelas merugikan negara karena tidak membayar pajak tersebut.

"Kita prihatin, dan ini harus ditindak tegas oleh aparat dan pemerintah. Apalagi rokok ilegal tidak membayar pajak karena tidak ada cukai, tentu merugikan negara karena tidak ada pemasukan pajak untuk negara dan daerah," tegas Ketua DPRD Prabumulih H Deni Victoria kepada wartawan.

Deni menegaskan dirinya meminta dinas perdagangan bersama pihak-pihak terkait seperti Satpol PP dan aparat penegak hukum untuk melakukan razia karena rokok ilegal jelas merugikan. "Dinas perdagangan harus turun, berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Jika perlu mengandeng pihak bea cukai untuk merazia dan menertibkan," tegasnya.

Lebih lanjut suami Hj Leni Kartika SE MSi ini mengatakan DPRD Prabumulih mengukung pemerintah dalam penindakan tegas peredaran rokok ilegal di tengah masyarakat. Selain itu, Deni juga mengatakan pentingnya edukasi di tengah masyarakat akan bahaya mengkonsumsi rokok ilegal dan kesadaran semua pihak untuk menekan peredaran rokok tersebut. "Karena kita tidak tau bahan apa yang dicampur di tembakaunya dan perlunya kesadaran akan pentingnya sesuatu yang legal apalagi dapat memberi pemasukan untuk negara. Kalau masyarakat tidak membeli otomatis penjualan mereka berkurang dan peredaran berkurang," tuturnya.

Lebih lanjut peraih suara tertinggi di pileg 2024 di kota Prabumulih ini mengharapkan koordinasi dan sinergitas yang baik antara pemerintah daerah, masyarakat dan aparat penegak hukum sehingga peredaran rokok ilegal di kota Prabumulih dapat berkurang.


Untuk diketahui, peredaran rokok ilegal di kota Prabumulih diketahui marak setelah adanya kasus dugaan KDRT oleh seorang suami diduga bersama selingkuhannya kepada istrinya. Usai kasus itu viral, beredar kabar jika pelaku merupakan bos rokok ilegal di kota Prabumulih dengan omset miliaran.

Banyak masyarakat dan netizen menyebut jika hal itulah yang membuat pelaku dugaan KDRT itu tidak tersentuh, lantaran ada oknum-oknum diduga dibawah kendali bos rokok ilegal tersebut. Sementara pantauan di lapangan, hampir semua warung di kota Prabumulih menjual rokok-rokok ilegal tanpa cukai. Rokok-rokok ilegal tersebut memang dijual lebih murah dari rokok yang memiliki lebel pita cukai. Perbandingannya, jika disetarakan harga satu rokok legal atau bercukai setara dengan dua bahkan tiga rokok ilegal.(Ikb)

Share:

Sekda Prabumulih Hadiri Hari Jadi ke 13 Kabupaten PALI

 


PALI, Portalsriwijaya.com - Wali Kota Prabumulih H Arlan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Prabumulih, H Elman ST MM menghadiri secara langsung Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-13 Kabupaten PALI Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten PALI tersebut berjalan khidmat dan penuh semangat kebersamaan, serta dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Dr H Herman Deru SH MM bersama jajaran pejabat daerah lainnya, Rabu (22/4/2026).
Kehadiran Sekretaris Daerah Kota Prabumulih dalam forum legislatif tertinggi di Kabupaten PALI ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus representasi komitmen Pemerintah Kota Prabumulih dalam menjalin dan memperkuat hubungan kerja sama yang harmonis dengan daerah tetangga. Kabupaten PALI sebagai wilayah yang berbatasan langsung memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan pembangunan kawasan di Sumatera Selatan.
Rapat Paripurna dalam rangka hari jadi ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten PALI untuk memaparkan berbagai capaian pembangunan yang telah diraih selama satu tahun terakhir. Selain itu, disampaikan pula evaluasi kinerja pemerintah daerah serta arah kebijakan dan visi pembangunan ke depan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan infrastruktur.
Dalam suasana yang penuh khidmat, seluruh tamu undangan yang hadir turut menyimak rangkaian acara yang sarat makna tersebut. Momentum peringatan hari jadi ini tidak hanya menjadi ajang refleksi atas perjalanan pembangunan Kabupaten PALI, tetapi juga menjadi sarana memperkuat sinergi dan kolaborasi antar daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.
Kehadiran para kepala daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota legislatif, serta tamu undangan dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Selatan semakin menegaskan pentingnya kebersamaan dan koordinasi lintas wilayah dalam mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan.(Ikb)
Share:

GOW Prabumulih Resmi Dilantik, Nuning Mulya Jabat Ketua Harapkan Dukungan Semua Pihak

  


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Organisasi wanita yang terhimpun dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Prabumulih diharapkan tidak hanya sekedar perkumpulan semata namun dapat berperan aktif dan turut membantu pemerintah kota Prabumulih dalam mensukseskan pembangunan.

Hal itu diungkapkan Walikota Prabumulih H Arlan saat melantik dan mengukuhkan Ketua serta Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Prabumulih periode 2025-2030 di hall 1 Siang Malam Prabumulih, pada Rabu (22/4/2026). Dalam kesempatan itu, Nuning Mulya Franky yang merupakan istri Wakil Walikota Prabumulih Franky Nasril SKom MM secara resmi dilantik menjadi Ketua GOW kota Prabumulih periode 2025-2030.

"Kami ucapkan kepada ibu Nuning Mulya Franky dan jajaran telah dilantik, semoga kedepan makin sukses dan harapan kami GOW dapat bersama-sama berkontribusi dalam membangun daerah," ungkap Walikota Prabumulih.

Pria akrab disapa Cak Arlan itu menuturkan GOW merupakan perhimpunan dan wadah berbagai organisasi wanita di kota Prabumulih, tercatat ada sebanyak 30 organisasi wanita yang dihimpun dalam organisasi ini. "Dengan adanya GOW ini diharap dapat menyalurkan aspirasi perjuangan hak perempuan, dapat meningkatkan peran dan kualitas perempuan dalam pembangunan," katanya.

Selain itu kehadiran GOW juga diharap dapat meningkatkan kualitas wawasan dan peran perempuan sebagai mitra sejajar dalam pembangunan, sebagai wadah aspirasi yang menghimpun organisasi-organisasi wanita dan menjadi mitra pemerintah dalam menjalankan program pembangunan.

"Menggabungkan banyak organisasi dalam satu wadah bukanlah pekerjaan mudah, akan banyak tantangan dan dilema organisasi yang akan dihadapi. Untuk itu sebagai walikota saya berharap pengurus GOW Prabumulih dapat bekerjasama, solid dan menjaga kekompakan selalu sehingga tujuan organisasi dapat tercapai dan hasilnya bisa dirasakan," tambahnya seraya berharap fokus pemberdayaan perempuan harus utama.


Sementara itu, Ketua GOW Prabumulih Nuning Mulya Franky mengungkapkan pihaknya akan berkoordinasi serta berkolaborasi dengan pemerintah dalam mewujudkan visi misi pemerintah yakni Prabumulih MAS. "Saya mengajak segenap organisasi yang tergabung dalam GOW Prabumulih agar terus menerus menjalin kerjasama dan komunikasi yang baik serta harmonis demi terwujudnya program dan cita-cita sesuai visi misi GOW Prabumulih," ujarnya.

Nuning Mulya berharap kehadiran GOW Prabumulih diharap dapat turut membantu menuntaskan berbagai program pembangunan daerah kota Prabumulih. "GOW Prabumulih akan mengambil peran dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya meningkatkan peran wanita dalam mensejahterakan keluarga," tuturnya.

Dalam pelantikan itu turut dihadiri para pejabat Forkopimda kota Prabumulih, para asisten dan kepala OPD di lingkungan pemerintah kota Prabumulih serta tamu undangan lainnya.(Ikb)

Share:

Kasus Dugaan Korupsi Sukarami Terus Berlanjut, Puluhan Saksi dari Guru Paud Hingga Poktan Diperiksa


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Kasus Dugaan Tindak pidana Korupsi Desa Sukarami Kecamatan Buay Sandang Aji Kabupaten OKU Selatan saat ini kembali bergulir. 

Berdasarkan informasi berhasil dihimpun Portalsriwijaya.com, hingga saat ini sudah puluhan saksi dipanggil dan menjalani pemeriksaan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU Selatan. Beberapa masyarakat yang dipanggil dan diperiksa oleh Kejaksaan Negeri diantaranya Guru Paud, Anggota Kelompok Tani (Poktan) dan lain-lain.

Muncul berbagai tanggapan kritis dari beberapa masyarakat yang merasa dirugikan. Betapa tidak, usai menjalani pemeriksaan beberapa saksi baru menyadari jika tanda tsngan mereka diduga dipalsukan dalam pertanggungjawaban dana desa.


Karena itu, beberapa masyarakat mengungkapkan kepada wartawan, setelah dirinya dipanggil dan diperiksa oleh Kejaksaan Negeri, mereka berniat akan melaporkan Oknum Kepala Desa yang diduga telah memalsukan tanda tangan mereka.

Salah satu di antara mereka yang mewanti-wanti tidak menyebutkan namanya berencana akan mengadukan perbuatan yang sengaja memalsukan tanda tangan mereka dalam LPJ Desa Sukarami mulai tahun 2022 sampai tahun 2024.

"Kami tidak senang pak, kami dak pernah tanda tangan, tapi kenapa kami ada tertulis di sana bertanda tangan," tegas beberapa warga pada wartawan.

Hal yang sama disampaikan warga lainnya yang merasa dirugikan dengan kejadian tersebut, lantaran harus repot dan keluar biaya menjalani pemanggilan dan pemeriksaan dari tim penyidik kejaksaan. "Orang yang dapat duitnya, kita yang kena periksanya," celetuk salah satu warga. 


Seperti diketahui, puluhan warga Desa Sukarami Kecamatan Buay Sandang Aji Kabupaten OKU Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU Selatan pada Senin (13/10/2025). 

Warga meminta Kejari OKU Selatan segera menangkap kepala desa Sukarami inisial CA karena diduga telah melakukan tindak pidana korupsi. Selain tuntutan itu, puluhan warga juga menuntut berbagai persoalan lainnya di desa tersebut. Kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan dan terus ditangani Kejaksaan Negeri OKU Selatan.(FR86)

Share:


Portalsriwijaya.com

Arsip