Dukung Pemerintah, Sejumlah Provider Telekomunikasi di kota Prabumulih Mulai Tertibkan Kabel Semrawut

Perusahaan provider mulai menata kabel-kabel internet yang semrawut di kota Prabumulih. Selengkapnya..

Bupati Edison Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional

Bupati Muara Enim, Edison melantik Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional Pemerintah Kabupaten Muara Enim, pada Kamis (19/2/2026)

SPPG Srimenanti Resmi Diluncurkan, Targetkan Pemenuhan Gizi bagi 3000 Siswa

SPPG Srimenanti Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan, resmi diluncurkan pada Rabu (18/2/2026).

Tak Kuat Nanjak, Bus Rombongan Keluarga Resepsi dari Lampung Terbalik di Tanjakan Danau Ranau


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Sebuah bus terbalik di Tanjakan Danau Ranau tepatnya di Desa Subik Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah Kabupaten OKU Selatan pada Sabtu, tanggal 28 Maret 2026 sekira pukul 17.00 WIB.

Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana,SH Sik Mik melalui Kasatlantas AKP Hendri Rozin SP Msi mengungkapkan, korban luka berat ada tiga orang dan telah dirawat di Puskesmas Simpang Sender. 

Adapun identitias tiga korban yakni Nurhayati (33 Tahun) dan Ernita (40 Tahun), keduanya warga Desa Lubuk Rukam Kecamatan Hulu Sungkai Kabupaten Lampung Utara. Lalu Nurjanah (25 Tahun) Desa Gedung Makripat Kecamatan Hulu Sungkai Kabupaten Lampung Utara. Ketiganya mengalami luka berat, sementara penumpang lain mengalami luka ringan dan diperbolehkan pulang.


Adapun kronologis kejadian, kendaraan Mitsubishi Micro Bus warna Putih BE7403BU yang dikemudikan oleh Kardi alias Mangju membawa penumpang sekitar 28 orang, melaju dari arah Banding Agung hendak ke arah Simpang Pusri. Setibanya di TKP pada saat melewati jalan yang menanjak dan menikung kendaraan tersebut mengalami kesulitan, lalu Agus Andita selaku kernet kendaraan Bus tersebut bersama beberapa penumpang mengganjal kendaraan menggunakan batu.

Kendaraan tersebut berhasil kembali melaju namun diduga tidak kuat menanjak dan hilang kendali sehingga mudur lalu terguling dibadan jalan. Akibat kejadian tersebut tidak ada korban jiwa namun penumpang kendaraan yang mengalami luka-luka sebanyak 28 orang, dengan rincian 25 luka ringan (Sudah diperbolehkan pulang), 3 luka berat sedang dalam pemeriksaan di Fasilitas Kesehatan Puskesmas BPR Ranau Tengah. "Sedangkan kendaraan Bus yang kecelakaan masih dalam proses evakuasi oleh pihak Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu Selatan," jelas AKP Hendri pada Wartawan.

Setelah mendatangi TKP dan mendata Saksi dan Korban,Satlantas melakukan Olah TKP Laka Lantas dan mengamankan barang bukti, kemudian untuk selanjutnya pihak Satlantas akan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban dan Koordinasi dengan PT Jasa Raharja serta BPJS Kesehatan selanjutnya melakukan evakuasi kendaraan laka lantas. 

Camat Buay Pematang Ribu Ranau Tengah Syarnubi mengungkapkan pada wartawan, bahwa Bus yang terbalik di Tebing Desa Subik tersebut adalah rombongan keluarga dari acara resepsi di Desa Tanjung Agung Kecamatan Banding Agung di tumpangi sebanyak 28 penumpang. Informasinya sore tadi semua penumpang sedang dirawat di Puskesmas Simpang Sender, kemudian Bus tersebut akan segera di Evakuasi Satlantas Polres OKU Selatan ,terang Camat BPRRT dalam konfirmasi Whatshap. (Fr86)

Share:

Pelaku Pembunuh Maria Simaremare ASN Bawaslu OKU Selatan Diringkus, Ini Penyebab Nekat Gorok Leher Korban


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Pelaku pembunuhan terhadap Maria Simaremare yang merupakan staf ASN di Bawaslu OKU Selatan Provinsi Sumatera Selatan, akhirnya berhasil diringkus Tim gabungan Opsnal Polres OKU Selatan bersama Unit Jatanras Polda Sumsel.

Pelaku  tak lain adalah pacar korban yang berinisial SHLN (34). Pelaku yang sempat berencana kabur ke luar daerah diketahui pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB mendatangi Polsek Sukarami untuk menyerahkan diri dan mengakui perbuatannya telah melakukan pembunuhan.

Petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk handphone milik korban yang dibawa kabur oleh tersangka usai melakukan pembunuhan. Selain itu, dompet korban juga ditemukan di kawasan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang sesuai pengakuan tersangka. Sementara itu, sepeda motor dan laptop milik korban juga berhasil ditemukan di sebuah rumah kosong di Desa Karang Lantang Kecamatan Muara Jaya Kabupaten OKU.

Saat ini tersangka telah diamankan dan dibawa ke Mapolda Sumsel untuk pemeriksaan awal, sebelum selanjutnya diproses lebih lanjut di Polres OKU Selatan.

Kapolres OKUS AKBP I Made Redi Hartana SH SIK MIK melalui Kasat Reskrim AKP Aston L Sinaga SH MH menyampaikan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka berinisial SHLN (34) diketahui merupakan pacar korban dan datang ke rumah korban sejak 22 Maret 2026 lalu sempat menginap beberapa hari. 


Kemudian pada Selasa 24 Maret 2026 sekitar pukul 10.00 WIB terjadi cekcok mulut antara korban dan tersangka yang belum diketahui apa yang diributkan oleh kedua pasangan itu. Diduga ucapan korban menyinggung perasaan tersangka hingga membuatnya emosi yang memuncak. Tersangka lalu nekat melakukan aksi keji dengan mencekik korban hingga tak berdaya. Tak berhenti disitu, tersangka dengan kejamnya kemudian mengambil pisau dari dalam tasnya dan menggorok leher korban hingga menyebabkan korban meninggal dunia bersimbah darah.

Setelah memastikan korban tidak bernyawa, tersangka kemudian membersihkan diri dan mengambil sejumlah barang milik korban, di antaranya satu unit laptop merek Asus, satu unit handphone Oppo, dompet berisi uang tunai Rp700 ribu beserta identitas, serta sepeda motor Honda Beat milik korban. Tersangka kemudian meninggalkan lokasi kejadian dengan santai menggunakan motor korban.


Keesokan harinya, Rabu (25/3/2026), sekitar pukul 07.50 WIB, tetangga korban, Yuliza Andraini, merasa curiga karena korban tidak terlihat sejak sehari sebelumnya. Setelah mencoba memanggil namun tidak ada jawaban, warga bersama saksi lain membuka jendela rumah dan menemukan korban dalam kondisi mengenaskan bersimbah darah di dalam kamar.

Polisi memastikan akan menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku serta terus mendalami kemungkinan adanya motif lain dalam kasus tersebut. 

Untuk diketahui, Maria Simare-mare (38) merupakan seorang Apartur Sipil Negara (ASN) Bawaslu Republik Indonesia yang ditugaskan menjadi staf di Sekretariat Bawaslu OKU Selatan. Sejak beberapa tahun lalu Maria tinggal di Perumahan Bukit Berlian Desa Pelangki Kecamatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan. (Fr86)

Share:

Inilah Sosok Maria Simare Mare, ASN Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Tewas, Periang & Ulet Bekerja



OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Jajaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten OKU Selatan dan Bawaslu Se-Indonesia, berduka. Seorang staf di Bawaslu Kabupaten OKU Selatan yakni Maria Simare Mare, meninggal dunia dengan cara tak wajar.

Maria tewas dengan leher tersayat benda tajam dan terkapar bersimbah darah di rumah kontrakannya di perumahan Bukit Berlian di Kecamatan Muaradua Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan dan ditemukan warga pada Rabu (25/3/2026).

Sosok Maria merupakan staf yang paling semangat dan paling cekatan serta jadi andalan para komisioner Bawaslu OKU Selatan khususnya di devisinya. Maria merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ditugaskan di Bawaslu Kabupaten OKU Selatan sejak beberapa tahun lalu.  Wanita periang itu merantau ke Kabupaten OKU Selatan diketahui dari Medan dan tinggal seorang diri di kontrakanya di perumahan tersebut.

Dimata para sahabat dan staf Bawaslu, Maria terkenal berani, mandiri dan cekatan serta ulet dalam bekerja. Selain itu, Maria merupakan pribadi yang periang dan mudah bersahabat dengan siapa saja.


Seperti diberitakan sebelumnya, warga perumahan Bukit Berlian di Kecamatan Muaradua, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan mendadak gempar. Seorang wanita ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi bersimbah darah di dalam kamar rumahnya, Rabu (25/3/2026).

Kejadian ini terungkap setelah warga sekitar menaruh curiga lantaran korban, yang diketahui bernama Maria, tidak terlihat keluar rumah sejak kemarin. Merasa ada yang tidak beres, warga kemudian berinisiatif untuk mengecek kondisi korban.

Lantaran pintu rumah terkunci, warga terpaksa mencongkel jendela untuk melihat ke dalam. Saat berhasil terbuka, warga dikagetkan dengan pemandangan tragis, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan luka serius di bagian leher.

"Warga curiga karena dari kemarin korban tidak keluar. Setelah jendela dicongkel, barulah korban ditemukan sudah bersimbah darah," ujar salah satu warga di lokasi kejadian.

Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke kamar mayat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.


Berdasarkan informasi dihimpun dan keterangan warga sekitar, pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB ada pria diduga pacar korban dengan membawa tas ransel dan motor beat putih milik korban keluar dari rumah.

"Pacar korban ini keluar dengan tergesa-gesa membawa ransel dan motor korban," ungkap saksi berinisial YL yang merupakan seorang guru kepada wartawan. Dari informasi didapat juga, pelaku yang diduga pacar korban tersebut pernah jadi tukang di perumahan tempat korban tinggal tersebut. (FR86)

Share:

Rayakan Idul Fitri, Walikota Prabumulih Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan, Hadiri Open House Gubernur dan Pejabat Sumsel


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Walikota Prabumulih H Arlan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan khidmat dan meriah bersama jajaran pemerintah kota Prabumulih serta forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Prabumulih.

Walikota Prabumulih H Arlan bersama istri Hj Linda Arlan melakukan salat Idul Fitri di masjid Islamic Center Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih. Sedangkan, Wakil Walikota Prabumulih Franky Nasril SKom MM bersama istri Nuning Mulya Franky menunaikan solat Ied di masjid Agung Nur Arafah.

Pada momen itu, H Arlan mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat tali silaturahmi, memperkuat persatuan serta meningkatkan kepedulian sosial. "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Taqabbalallahu minna wa minkum, Minal Aidin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin," ungkapnya.

Orang nomor satu di kota Prabumulih itu berharap seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan selama bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT. Walikota turut mengingatkan masyarakat yang melaksanakan mudik lebaran agar senantiasa mengutamakan keselamatan dalam perjalanan. "Semoga perjalanan mudik berjalan lancar, aman dan masyarakat dapat berkumpul dengan keluarga dalam suasana penuh kebahagiaan," katanya.

Walikota juga mengajak seluruh masyarakat dan segenap komponen lapisan masyarakat untuk bersama-sama membangun Kota Prabumulih dengan penuh keikhlasan, kejujuran dan rasa tanggungjawab. "Hal itu harus dilakukan agar kemenangan yang kita raih pada hari ini, dapat lebih sempurna dan kita semua bisa menjadi manusia yang InsyaaAllah dicintai oleh Allah SWT," harapnya.

Dalam momen Idul Fitri itu, Walikota Prabumulih, Wakil Walikota Prabumulih bersama istri dan seluruh jajaran maupun Forkopimda Prabumulih juga menghadiri Open House di rumah Gubernur Sumatera Selatan, Wakil Gubernur, Pangdam, Ketua DPRD Sumsel dan para pejabat Sumsel lainnya.

Kegiatan menghadiri open house di beberapa tempat itu turut dihadiri Ketua DPRD Kota Prabumulih H Deni Victoria SH MSi, Kajari Prabumulih, Asvera Primadona SH MH, Sekda Kota Prabumulih H Elman ST MM dan apra pejabat lainnya di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih.(Adv/Ikb) 

Share:

Geger! Warga Muaradua OKU Selatan Temukan Wanita Tewas Bersimbah Darah di Dalam Kamar


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Warga perumahan Bukit Berlian di Kecamatan Muaradua, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan mendadak gempar. Seorang wanita ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi bersimbah darah di dalam kamar rumahnya, Rabu (25/3/2026).

Kejadian ini terungkap setelah warga sekitar menaruh curiga lantaran korban, yang diketahui bernama Maria, tidak terlihat keluar rumah sejak kemarin. Merasa ada yang tidak beres, warga kemudian berinisiatif untuk mengecek kondisi korban. Maria diketahui merupakan pegawai di Bawaslu Kabupaten OKU Selatan.

Lantaran pintu rumah terkunci, warga terpaksa mencongkel jendela untuk melihat ke dalam. Saat berhasil terbuka, warga dikagetkan dengan pemandangan tragis, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan luka serius di bagian leher.

"Warga curiga karena dari kemarin korban tidak keluar. Setelah jendela dicongkel, barulah korban ditemukan sudah bersimbah darah," ujar salah satu warga di lokasi kejadian.


Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke kamar mayat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, motif di balik dugaan pembunuhan tersebut masih menjadi misteri. Pihak berwajib masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelaku dan penyebab pasti kematian korban.

Namun berdasarkan informasi dihimpun dan keterangan warga sekitar, pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB ada pria diduga pacar korban dengan membawa tas ransel dan motor beat putih milik korban keluar dari rumah.

"Pacar korban ini keluar dengan tergesa-gesa membawa ransel dan motor korban," ungkap saksi berinisial YL yang merupakan seorang guru kepada wartawan.

Dari informasi didapat juga, pelaku yang diduga pacar korban tersebut pernah jadi tukang di perumahan tempat korban tinggal tersebut. (FR86)

Share:


Portalsriwijaya.com

Arsip