Dukung Pemerintah, Sejumlah Provider Telekomunikasi di kota Prabumulih Mulai Tertibkan Kabel Semrawut

Perusahaan provider mulai menata kabel-kabel internet yang semrawut di kota Prabumulih. Selengkapnya..

Bupati Edison Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional

Bupati Muara Enim, Edison melantik Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional Pemerintah Kabupaten Muara Enim, pada Kamis (19/2/2026)

SPPG Srimenanti Resmi Diluncurkan, Targetkan Pemenuhan Gizi bagi 3000 Siswa

SPPG Srimenanti Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan, resmi diluncurkan pada Rabu (18/2/2026).

TPP OKU Selatan Ikuti OJT Pelaporan Dana Desa, Optimalkan Kerja


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Untuk lebih mengoptimalkan kerja pendampingan dan pelaporan pelaksanaan kegiatan Dana Desa (DD) di wilayah Kabupaten OKU Selatan, jajaran tenaga ahli (TAPM) TPP Kabupaten OKU Selatan melakukan On the Job Training (OJT) terhadap seluruh tenaga Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) se-Kabupaten OKU Selatan. 

OJT ini dibagi 6 titik yang dipusatkan di Kecamatan BPR Ranau Tengah, Pulau Beringin, Buay Rawan, Muaradua, Kisam Ilir dan Runjung Agung. OJT ini dipandu oleh PIC Pemanfaatan DD Kabupaten OKU Selatan Sri Mulyanto.

Koordinator TA Kabupaten OKU Selatan, Fery Antoni mengatakan OJT yang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan kinerja para pendamping desa dalam melaksanakan tugas-tugas pendampingan khususnya dalam penyajian pelaporan kegiatan dana desa berdasarkan format pelaporan yang telah ditentukan oleh Kementerian Desa.

‘’OJT ini kita fokuskan agar TPP bisa menyajikan pelaporan rutin setiap minggu secara berjenjang mulai dari PLD, PD hingga TA Kabupaten. Dan selanjutnya, menjadi pelaporan Kabupaten OKU Selatan ,’’ ujarnya.

Menurut Fery Antoni, melalui OJT ini diharapkan seluruh TPP OKU Selatan dapat menyusun dan menyampaikan pelaporan berjenjang secara rutin dan terupdate. Dengan seringnya dilakukan OJT ini juga diharapkan semua TPP dapat melaksanakan tugas pendampingan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) yakni mendampingi, memfasilitasi dan mengawal penyelenggaraan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat.

‘’Setiap TPP kami berharap dapat memastikan program berjalan partisipatif, transparan dan akuntabel sesuai regulasi Kementerian Desa,’’ harapnya. (02)

Share:

Memprihatinkan ! Jembatan Desa Kuripan OKU Selatan Rusak Parah, Warga Bergantian Meniti Sekeping Papan


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Akses warga Desa Kuripan Kecamatan Tiga Dihaji Kabupaten OKU Selatan Provinsi Sumatera Selatan, kembali disorot karena kondisi jembatan yang memprihatinkan.

Jembatan penghubung di Desa Kuripan mengalami kerusakan cukup parah karena kondisi plat besi lantai jembatan sudah lepas dengan kondisi tajam.

Untuk melintas, lantai plat besi yang telah mengangkat ditimpa warga menggunakan papan dan balok kayu, sehingga warga bisa melintasi jembatan. Namun untuk kendaraan roda dua yang selama ini bisa melintas, saat ini sama sekali tak bisa melintas.

Kondisi ini sangat menyulitkan masyarakat dua desa bahkan warga di Kecamatan di Tiga Dihaji. Padahal jembatan tersebut menjadi akses utama waega yang dilalui setiap pagi dan sore.

Jembatan menjadi akses utama anak sekolah, petani, sampai ibu-ibu yang ke pasar harus antre bergantian di atas papan sekeping tersebut untuk menyeberang. Parahnya, saat hujan kondisi papan sangat licin dan dengan kondisi jembatan yang goyang membuat warga takut jatuh ke sungai.

"Sudah beberapa kali hampir jatuh. Kami sering bertengkar juga gara-gara rebutan mau lewat duluan karena hanya papan sekeping yang bisa dilewati, sangat berbahaya sekali tapi inilah jalan tercepat untuk menyeberang," ungkap warga Tiga Dihaji kepada wartawan.

Warga berharap pemerintah Kabupaten OKU Selatan maupun Pemerintah desa untuk melakukan upaya perbaikan sehingga masyarakat dapat melintas dengan tenang serta nyaman ketika menyeberang.

"Kami mengharapkan bantuan pemerintah kabupaten, kecamatan dan desa memperbaiki, jangan sampai menunggu ada korban jatuh dulu baru bertindak," kata warga lainnya.

Jika tidak ada tindak lanjut perbaikan, warga berharap Kejaksaan Negeri OKU Selatan untuk mengaudit penggunaan Dana Desa di desa tersebut khususnya berkaitan dengan infrastruktur karena memperbaiki jembatan dinilai masuk dalam pembangunan desa. 

"Harapan kita ketika seperti inilah dana desa itu digunakan, jangan harus menunggu warga jatuh baru mau memperbaiki," keluh warga seraya berharap jaksa mengaudit penggunaan dana desa di desa setempat. (FR86)

Share:

Santri Al-Ittifaqiah Kuripan Diterima di Kairo Mesir, 6 Santri Jebol Tes Jalur SPAN UM-PTKIN


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Prestasi gemilang terus dicetak Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ittifaqiah Kampus Kuripan, Kecamatan Tiga Dihaji, Kabupaten OKU Selatan bagi para santri/ti. Pada wisuda dan haflah yang ke-6 ini, salah satu santri berhasil diterima untuk melanjutkan study di perguruan tinggi ke Kairo Mesir. Santri tersebut, Rafliandi Afdal bin Toni Afrizon, berasal dari Pulau Panggung, Tanggamus, Lampung.

Mudir Al-Itifaqiah Kuripan, Ilhammudin Mhum juga menyebutkan, untuk tahun ini juga enam orang santri berhasil lulus ke perguruan tinggi negeri melalui tes jalur SPAN UM-PTKIN. Keenam santri masing-masing Aldi Riansah, Jonatan, Feril Tri Ziandino, Zakia Delisa, Serli Rumaisa dan M Arif Hiyatullah. 

‘’Keenam santri ini lulus di UIN Randen Fatah Palembang dan UIN Raden Intan Lampung,’’ ujarnya pada acara Haflah dan Wisuda Santri/ti tahun ajaran 2025-2026 yang berlangsung Rabu (17/6) lalu. 

Acara haflah dan wisuda dihadiri Bupati OKU Selatan Abusama SH, Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, Mudir’Am Ponpes Al Ittifaqiah Indralaya Dr Drs Mudrik Qori Nuri serta para orang tua wali santri/ti. Kegiatan ini berlangsung cukup meriah dengan adanya berbagai macam suguhan hiburan kesenian dan kebudayaan hingga malam hari.


 Lebih lanjut Ilhammudin mengatakan, jebolan Al Ittifaqiah juga telah melakukan tes di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta. ‘’Dan mudah-mudahan juga akan lulus dan kembali melanjutkan study ke perguruan tinggi. Prestasi demi prestasi yang ditorehkan para santri ini tentunya sebuah kebanggaan yang tak terhingga bagi Al Ittifaqiah,’’ jelasnya.

 Terlebih lagi, jebolan Al Ittifaqiah tidak hanya masuk di berbagai perguruan tinggi. Akan tetapi berkiprah dan menjalani pendidikan menjadi Abdi Negara. ‘’Salah seorang alumni tahun sebelumnya, Rio Alfarizi, juga lulus di TNI AD dan kini masih menjalani pendidikan,’’ tambahnya.  

 Berkaitan dengan Wisuda Santri/ti tahun ini, Ilhammudin juga menjelaskan, pihaknya juga telah mewisuda 65 santri Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah. Tak hanya itu, pihaknya juga mewisuda 17 orang santri/ti tahfidz Al Quran mulai dari 1-15 jus. Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi para santri yang telah menghafal Al-Quran serta menjadi juara favorit tersebut, pihak Ponpes juga memberikan piala dan uang pembinaaan. 

 Menurut Ilhammudin, dalam masa setahun terakhir pihaknya juga terus berupaya untuk menyempurnakan berbagai sarana dan prasarana penunjang yang ada di lingkungan ponpes. Hal ini tentunya demi untuk membuat para santri/ti agar dapat nyaman dan sehat tinggal di Ponpes sesuai dengan standar pendidikan nasional. 

 Sementara itu, Bupati OKU Selatan Abusama SH pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Ponpes Al Ittifaqiah yang terus berkomitmen dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta pemahaman agama yang kuat.

 ‘’Pondok Pesantren memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan menjadi benteng moral bagi generasi muda di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis,’’ ujarnya.

 Bupati juga berharap para santri dapat menjadikan ilmu yang diperoleh dalam menempuh pendidikan di Ponpes menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi maupun mengabdi di tengah masyarakat. ‘’Semoga para santri dapat menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa dan masyarakat,’’ jelasnya.

Haflah tahun ini juga ditandai dengan pengguntingan pita sebagai tanda diresmikannya Ikon Al Ittifaqiah Kampus Kuripan oleh Bupati OKU Selatan Abusama SH didampingi Mudir Al Ittifaqiah dan para pejabat yang hadir.(tim)

Share:

Arlan Lepas 159 Petugas Sensus, Kepala BPS Sumsel Minta Dukungan Semua Pihak


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Sebanyak 159 petugas dilepas Badan Pusat Statistik (BPS) bersama Pemerintah kota Prabumulih untuk Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Bumi Seinggok Sepemunyian, Minggu (14/6/2026).

Pelepasan ratusan petugas yang digelar di Taman Kota Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur itu dilakukan langsung oleh Kepala BPS Provinsi Sumatera Selatan Moh Wahyu Yulianto SSi SST MSi bersama Walikota Prabumulih H Arlan.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Kepala BPS Kota Prabumulih, Jupni Amnus SE MM, Sekretaris Daerah H Elman ST MM, Ketua DPRD Deni Victoria SH MSi, Ketua TP PKK Prabumulih Hj Linda Apriana Arlan, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.

Sebanyak 159 petugas akan melaksanakan pendataan lapangan secara door to door ke rumah warga untuk menanyakan berbagai aktivitas usaha di Kota Prabumulih selama periode 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 mendatang.

Kepala BPS Sumatera Selatan Moh Wahyu Yulianto mengatakan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan statistik nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali untuk memotret kondisi dunia usaha, mulai dari usaha mikro hingga usaha besar.

Menurut Wahyu, data yang dihasilkan akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, penguatan sektor usaha, dan penciptaan lapangan kerja. Selain itu Wahyu juga menekankan pentingnya profesionalisme petugas, dukungan pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat demi keberhasilan sensus.

"Para petugas kami harap bekerja dengan profesional dan kami juga mengharapkan bantuan serta dukungan pemerintah daerah sehingga dalam pelaksanaannya berjalan lancar tanpa kendala," ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Prabumulih H Arlan menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan langkah strategis dalam menyediakan data yang akurat dan terpercaya untuk mendukung pembangunan daerah.

Untuk itu Arlan mengajak seluruh RT dan RW untuk turut menyosialisasikan pelaksanaan sensus kepada masyarakat dan pelaku usaha, serta mengimbau agar memberikan data yang benar kepada petugas karena kerahasiaannya dijamin oleh undang-undang.

"Kalian adalah ujung tombak keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sekaligus bagian penting dalam kemajuan Kota Prabumulih. Hari ini secara resmi saya melepas petugas untuk melaksanakan tugas pendataan di lapangan," ujar H Arlan.

Untuk diketahui, Sensus Ekonomi 2026 ini merupakan sensus ekonomi kelima yang dilaksanakan di Indonesia. Kegiatan ini digelar setiap 10 tahun sekali dan telah berlangsung sejak tahun 1986, kemudian 1996, 2006, 2016, dan kini 2026.

Melalui pelaksanaan sensus ini, diharapkan tersedia data ekonomi yang akurat, lengkap, dan mutakhir sebagai dasar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta pembangunan yang lebih tepat sasaran khususnya di Kota Prabumulih.(Ikb)

Share:

Pemkot Prabumulih Mulai Terapkan Regrouping Sekolah, Sebanyak 33 Sekolah Digabung Jadi 11 Sekolah

 

Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Pemerintah kota Prabumulih melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tahun ini akan mulai menerapkan kebijakan regrouping atau penggabungan Sekolah Dasar (SD).

Berdasarkan data Disdikbud kota Prabumulih ada 33 Sekolah Dasar (SD) di kota Prabumulih yang akan digabung menjadi sebanyak 11 sekolah. Hal itu diungkapkan Kepala Disdikbud Prabumulih, A Darmadi kepada wartawan ketika diwawancarai di ruang kerjanya, belum lama ini.

"Benar, ada 33 sekolah di Prabumulih yang tergabung di 11 titik, nantinya akan dilakukan penggabungan. Insyaallah tahun ini akan kita selesaikan sebanyak 10 sekolah yang akan dijadikan empat sekolah," ungkap Darmadi kepada wartawan.

Darmadi menjelaskan, 10 sekolah yang akan digabung menjadi 4 sekolah antara lain SDN 3 dan SDN 4 akan digabung jadi SDN 3, lalu SDN 8 dan SDN 31 akan digabung jadi SDN 31, dan SDN 30 serta SDN 41 akan digabung jadi SDN 30.

"Lalu keempat yakni SDN 9 yang merupakan gabungan SDN 44, SDN 36, SDN 26 dan SDN 9. Untuk kepala sekolah masing-masing SDN nantinya akan dipindahkan jadi kepala sekolah yang memasuki masa pensiun," bebernya dari 33 sekolah akan digabung jadi 11 sekolah namun bertahap setiap tahun.

Disinggung apa tujuan penggabungan itu, Darmadi mengaku jangan sampai ada sekolah-sekolah di kota Prabumulih tidak memiliki gedung dan pemerintah kota Prabumulih ingin memastikan tiap sekolah memiliki gedung sendiri. "Tidak akan terjadi penumpukan guru dengan penggabungan ini karena kita kan tidak mengurangi kelas tapi kelas tetap hanya sekolah saja digabung, karena ada beberapa sekolah di satu komplek bangunan," jelasnya.

Disinggung bagaimana dengan data dapodik siswa, Darmadi mengaku tentu hal itu akan dimutasi ke sekolah yang akan tergabung sehingga tidak mengalami kendala. "Proses penggabungan sekolah ini kita targetkan selama tiga tahun, kita tidak ingin ada gejolak di sekolah makanya dilakukan selama tiga tahun. Kenapa tiga tahun karena kita menunggu kepala sekolah SD lain pensiun lalu diganti kepala sekolah yang digabung sehingga tidak gejolak," tuturnya.

Untuk diketahui, regrouping sekolah akam dilakukan Pemkot Prabumulih itu dengan tujuan untuk mendukung pemerataan tenaga pendidik dan meningkatkan efektivitas proses pembelajaran di sekolah. Selain itu, regrouping juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi anggaran dan pemerataan layanan pendidikan. Dengan penggabungan sekolah, pemeliharaan sarana dan prasarana dinilai lebih optimal, sementara tenaga pendidik dapat dimanfaatkan secara lebih efektif untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran di sekolah dasar.(05)

Share:


Portalsriwijaya.com

Arsip