Dukung Pemerintah, Sejumlah Provider Telekomunikasi di kota Prabumulih Mulai Tertibkan Kabel Semrawut

Perusahaan provider mulai menata kabel-kabel internet yang semrawut di kota Prabumulih. Selengkapnya..

Bupati Edison Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional

Bupati Muara Enim, Edison melantik Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional Pemerintah Kabupaten Muara Enim, pada Kamis (19/2/2026)

SPPG Srimenanti Resmi Diluncurkan, Targetkan Pemenuhan Gizi bagi 3000 Siswa

SPPG Srimenanti Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan, resmi diluncurkan pada Rabu (18/2/2026).

Jalan Santai & Pengundian Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Prabumulih

 



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Prabumulih menggelar Penyaringan Undian Tabungan Pesirah  periode Januari - Desember 2025, sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah sekaligus mendorong peningkatan budaya menabung masyrakat.

Undian tabungan pesirah dibuka langsung Walikota Prabumulih, H. Arlan, Wawako Franky Nasril Nasril, S,Kom, MM dan Pimpinan Cabang (Pincab) Bank Sumsel Babel Prabumulih, Izzudin.

Kegiatan undian dilakukan secara terbuka dan transparan, disaksikan oleh unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum serta notaris, bertempat di Taman Prabujaya, Prabumulih, Minggu, (12/4/2026).

Pengundian berlangsung meriah disambut antusias ribuan nasabah diawali dengan jalan santai, hiburan musik, stan UMKM, pembagian door prize dan terakhir pembacaan pemenang undian Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel.

Satu unit mobil Toyota Rush berhasil diraih oleh Darma Yanti nasabah BSB Cabang Prabumulih, setelah namanya keluar sebagai pemenang hadiah utama dari total 8.129 nasabah.

Pincab BSB Prabumulih, Izzudin, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk apresiasi atas loyalitas nasabah yang setia menabung. “Selamat kepada Ibu Darma Yanti yang berhasil meraih grand prize. Ini merupakan wujud komitmen kami dalam memberikan penghargaan kepada nasabah,” ujarnya.

Selain hadiah utama berupa mobil Toyota Rush, BSB juga menyiapkan berbagai hadiah menarik lainnya seperti sepeda motor, lemari es, laptop, dan hadiah hiburan.

Izzudin menambahkan, hingga 31 Maret 2026 total dana Tabungan Pesirah di BSB Cabang Prabumulih dan Capem Gelumbang mencapai Rp153 miliar. “Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang sangat besar kepada BSB. Kami akan terus meningkatkan pelayanan serta berkontribusi bagi pembangunan daerah,” katanya.


Dalam sambutannya Wali Kota Prabumulih sangat mengapresiasi inisiatif Bank Sumsel Babel Cabang Prabumulih yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Agenda ini bukan sekadar ajang olahraga biasa, melainkan juga menjadi momentum penting bagi kita semua untuk mempererat tali silaturahmi antara Pemerintah Kota, jajaran Forkopimda, instansi Vertikal, dunia perbankan, serta seluruh elemen masyarakat. "Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat memperkuat kebersamaan antara pemerintah, dunia perbankan, serta masyarakat. Ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi demi kemajuan Kota Prabumulih," ujar Wali Kota.

Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Prabumlih mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang undian. Bagi nasabah yang belum beruntung, masih memiliki kesempatan pada periode undian berikutnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Sekda Pemkot Prabumulih, Elman ST, Wakapolres Prabumulih, Kompol Chindi Helyadi, SIK, MH, Ketua TP-PKK Prabumulih, Hj. Linda Apriana Arlan, Kepala OPD, Anggota DPRD Prabumulih diantarnya, Welizar, Suherli Berlian, Iswanto, Erwadi, Feri Alwi, M. Rizky Dermawan, SH, Fena Harianti, Dhafina Marsyah Tahira, SH, Perwakilan IKATRI Prabumulih serta undangan lainnya.(Ikb)

Share:

M Kaisar Riza Usman Rambang Sabet 2 Gelar Juara Karate Tingkat Provinsi


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Prestasi gemilang dan membanggakan berhasil ditorehkan oleh atlet muda berbakat asal kota Prabumulih, M Kaisar Riza Usman Rambang dalam ajang kejuaraan Karate tingkat Provinsi Sumatera Selatan.

Ramaja yang akrab disapa Kaisar ini berhasil menunjukkan performa terbaiknya dan berhasil membawa pulang dua gelar juara sekaligus dari kategori yang berbeda. Dua gelar diperoleh itu yakni Juara 1 Kategori KUMITE (pertarungan atau tarung) dan Juara 2 Kategori KATA (Kerapian dan Keindahan Gerakan).

Dalam kategori Kumite (pertarungan atau tarung), remaja kelahiran Prabumulih 16 Agustus 2014 itu berhasil menunjukkan kemampuan bela diri, kecepatan, ketepatan serangan serta strategi tempur yang sangat matang hingga berhasil mengalahkan lawan-lawannya dan keluar sebagai pemenang tertinggi.

Tidak hanya tangguh di atas tatami saat bertarung, Kaisar juga menunjukkan kesempurnaan teknik dalam kategori Kata. Penilaian juri melihat kedisiplinan, kerapian gerakan, kekuatan, serta keindahan alur gerakan yang sangat apik dan penuh konsentrasi.

 

Kaisar sendiri berasal dari Dojo Zipur 2 Kota Prabumulih dan merupakan pemegang sabuk hitam yang kini masih duduk di bangku kelas VIII SMP Islahul Ummah kota Prabumulih. Keberhasilan Kaisar ini tidak hanya membanggakan keluarga maupun kerabat dan teman, namun juga warga kota Prabumulih lantaran berhasil mengharumkan nama kota Prabumulih diajang tingkat Provinsi.

"Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala nikmat, kesehatan dan kemenangan yang telah diberikan. Semua ini adalah anugerah terindah dari sang maha pencipta," ujarnya penuh haru ketika dibincangi wartawan Tribun Sumsel, Minggu (12/4/2026).

Kaisar mengungkapkan keberhasilan tersebut tentu tidak diraih dengan mudah namun dipersiapkan melalui katihan yang matang dan terus berupaya menimba ilmu dari para pelatih. Oleh sebab itu, dirinya menyampaikan rasa terima kasih yang setulus-tulusnya kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanannya. "Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga tercinta, pelatih dan kawan-kawan sekalian yang selalu mendoakan, memberikan semangat, dan dukungan moril maupun materil. Tanpa doa dan dukungan kalian, prestasi ini tidak akan bisa terwujud," tambahnya.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa kerja keras, latihan yang disiplin, dan doa yang tulus akan membuahkan hasil yang manis. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi lebih tinggi lagi di tingkat nasional maupun internasional di masa depan.(05)

 

 

Share:

Kades Banjar Agung Bantah Anaknya Todongkan Pistol, Lapor Balik ke Polres

 


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Kepala Desa Banjar Agung, Alimudin mengambil langkah hukum dengan melaporkan balik terkait tuduhan yang menyebutkan anak kandungnya diduga membawa dan mengancam menggunakan senjata api jenis pistol. Isu yang sempat viral di media sosial pada Jumat, 10 April 2026 itu dibantah habis-habisan oleh pihak Kades.

Kades Alimudin resmi melapor balik ke Polres OKU Selatan atas tuduhan palsu yang dialamatkan kepada anaknya, Jumat, 10 April 2026. Usai pelaporan balik, Kades Banjar Agung ini memaparkan kronologi sebenarnya kepada awak media. "Perihal senjata yang disebutkan pelapor atas anaknya adalah tuduhan semena-mena," ujarnya menjelaskan.

Menurut Kades, kejadian bermula ketika dirinya dan istri, didampingi perangkat desa, bersilaturahmi ke rumah seseorang warga berinisial MN. Hal ini biasa ia lakukan pada setiap warganya dalam rangka silahturahmi pamong desa ke warga.

"Awalnya saya dan istri didampingi perangkat desa berkunjung ke rumah MN untuk bersilaturahmi. Selaku pamong desa, hal tersebut wajar dilakukan dan sesampainya di sana (rumah warga tersebut), kami berbincang-bincang,"  jelas Kades Alimudin menguraikan kronologi awal.

Saat berbincang dengan tuan rumah, tiba-tiba saudara MN masuk ke dapur sembari membawa senjata tajam jenis kapak. "Melihat situasi sudah tidak kondusif dan membahayakan, maka kami memutuskan untuk segera pulang," tutupnya.

Tiga orang saksi mata yang berada di lokasi kejadian juga membantah tuduhan atas senjata jenis pistol yang dituduhkan pada anaknya. " Kami yang berada di lokasi saat kejadian, kami tidak pernah melihat anak Kepala Desa Banjar Agung membawa ataupun mengeluarkan senjata api yang dituduhkan, ini bentuk fitnah dan kebohongan," ujar para saksi menegaskan. (Fr86)

Share:

Datangi Rumah Warga, Anak Kades Banjar Agung Diduga Todongkan Pistol, Korban Lapor Polisi


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Belum selesai kasus asusila yang diduga menimpa Oknum Kades AM, sudah menambah kasus baru yakni penodongan menggunakan senjata api jenis pistol oleh anak kandungnya kepada warga. 

Peristiwa tragis hampir merenggut nyawa korbannya itu terjadi di Desa Banjar Agung Kecamatan Buay Rawan Kabupaten OKU Selatan. Kejadian terjadi di rumah Korban Mat Nur tepatnya pada Kamis (9/04/2026) sekira pukul 18.30 WIB.

Korban penodongan senjata api jenis pistol itu bernama Sulis (20) yang merupakan anak Mat Nur, Warga Banjar Agung Kecamatan Buay Rawan. Dalam keterangannya, korban mengungkapkan bahwa peristiwa bermula seusai magrib di rumah Mat Nur orang tua Sulis kedatangan tamu tak diundang. 

Tamu itu merupakan rombongan Kades Alimudin bersama Istri kades, anak dan perangkat Desa berjumlah 6 orang datang ke rumah Mat Nur. Belum diketahui pasti apa alasan rombongan Kades bertamu, namun diduga hendak membahas dan meminta maaf terkait kasus dugaan asusila. Melihat para tamu itu Mat Nur langsung lari ke belakang entah akan mengambil parang atau mau kabur. 


Anak korban Sulis dan istrinya melihat itu langsung berteriak dan meminta rombongan itu keluar rumah disusul Sulis ke halaman rumah. Namun tiba-tiba anak Kades mengeluarkan dan mengacungkan senjata api jenis pistol diduga mengancam hendak menembak ke arah korban dan keluarganya. Melihat anak kades mencacungkan pistol itu, Sulis yang keluar rumah mengantar rombongan kades menjadi takut dan trauma karena khawatir menjadi korban penembakan. Khawatir dengan keselamatan keluarga, Mat Nur bersama anak istri dan kerabat kemudian melaporkan apa yang dialaminya tersebut ke Satreskrim Polres OKU Selatan.

Keluarga korban Hairul Asnawi (55) menyampaikan minta kepada Aparat Penegak Hukum untuk menegakkan hukum yang berlaku dan meminta permasalahan tersebut diusut tuntas. Terlebih apakah masyarakat bisa bebas membawa senjata api terlebih itu digunakan diduga untuk mengancam. "Kami berharap petugas kepolisian segera mengamankan terlapor yang membawa dan memiliki senjata api itu, apalagi untuk menakut-nakuti dan mengancam orang lain," katanya.

Sementara itu, Kades Banjar Agung, Alimudin mengungkapkan bahwa dirinya datang selaku Kepala Desa bukan untuk mengaku salah dan untuk saling memaafkan. "Nyak ratong selaku Kepala Desa nyak Haga kilu maaf, ain nyak Haga ngaku salah. Madaki niku wargaku Mak ku tegor (saya datang selaku Kades mau meminta maaf, bukan mengaku salah. Masa wargaku sendiri tidak ku tegur-red)," tegas Alimudin.

Terpisah, Sirin ( 41) warga Banjar Agung mengungkapkan kepada wartawan, bahwa pernah melihat Kepala Desa Alimudin menunjukkan pistol kepada dirinya. Pada saat itu Kades meminta kepada Sirin untuk tidak memberitahukan kepada orang banyak.

"Dang niku abor-aborko nyak wat senpi sa Long (jangan kamu bicarakan saya punya senjata api ini-red)," kata Sirinmenirukan kata-kata Alimudin beberapa yang waktu lalu. 

Kasat Reskrim Polres OKU Selatan, AKP Aston Sinaga membenarkan adanya laporan tersebut namun belum bisa memastikan kronologis dalam laporan lantaran masih di Polda Sumsel. Namun meski demikian, jajaran Polres OKU Selatan akan melakukan tindak lanjut dengan menangani laporan tersebut. (Fr86)

Share:

Sempat Heboh, Kadinsos OKU Selatan Akui Tak Pernah Ajak Wartawan Berkelahi, Justru Oknum Ancam Laporkan Dirinya

 


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Setelah sempat heboh, akhirnya Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Inada buka suara terkait pemberitaan yang menyebut dirinya bersikap arogan hingga mengintimidasi wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik.

Kepada sejumlah wartawan Inada menyampaikan klarifikasi dan mengaku dirinya tidak pernah memiliki niat untuk bersikap arogan, menyakiti, maupun mengintimidasi pihak mana pun khususnya wartawan yang selama ini dianggap sebagai mitra kerja.

"Jika ada wartawan yang merasa terintimidasi, saya juga tidak menduga hal tersebut karena selama ini hubungan kita sangat baik dan tidak ada niat dalam hati saya untuk bersikap arogan maupun menyakiti apalagi mengintimidasi," tutur Inada, Selasa (7/4/2026).


Pria yang pernah menjadi Camat Kecamatan Tiga Dihaji itu bahkan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka apabila dalam interaksi dengan siapa saja termasuk wartawan jika terdapat sikap yang kurang berkenan.

"Kalau pun ada sikap saya yang salah, secara pribadi dan sebagai Kepala Dinas Sosial OKU Selatan, saya mohon maaf," katanya.

Pernyataan dan klarifikasi itu disampaikan terkait berita penertiban ODGJ Mariam Sombong yang viral Kota Muaradua. Dalam pemberitaan yang beredar, disebutkan bahwa pejabat tersebut diduga mengajak dua orang wartawan untuk berkelahi.

Seorang saksi yakni Tisna Buana mengatakan saat kejadian berlangsung dirinya ada Tempat Kejadian Perkara (TKP) yaitu di dalam ruangan Kepala Dinas Sosial dan mendengar dengan jelas seluruh percakapan yang terjadi antara kedua belah pihak. 

"Berdasarkan apa yang saya dengar dan lihat secara langsung, sejauh ini saya pastikan bahwa tidak ada satu pun kalimat atau ucapan dari Kepala Dinas Sosial yang bermaksud mengajak kedua wartawan tersebut untuk berkelahi," ungkap Tisna menjelaskan fakta di lokasi.

 

Lebih jauh lagi Tisna menegaskan keseriusannya dalam memberikan keterangan ini demi kebenaran. Ia menyatakan kesiapannya untuk menjadi saksi dalam forum apa pun demi membuktikan kebenaran peristiwa tersebut.

"Saya siap dan sanggup memberikan kesaksian di mana pun dan kapan pun dibutuhkan. Keterangan yang saya sampaikan ini adalah fakta yang sebenarnya, dan saya juga bersumpah untuk mempertanggung jawabkan ucapan saya ini di atas sumpah," lanjut Tisna dengan tegas.

Di ungkapkan lebih lanjut, pada saat awal kejadian selisih paham, datangnya dua rekan Wartawan tersebut langsung masuk ke dalam ruangan Kadinsos tanpa izin terlebih dahulu dengan petugas jaga di depan kantor, hal ini di benarkan oleh dua petugas Pol Pamong Praja. 

"Kemudian oknum Wartawan inisial SF mengatakan kepada saya akan melaporkan Kadinsos dan Ernita Sriyana. Lalu dijawab Kadinsos benar bahwa apa kendak dan keinginan siap aku ladeni," tegas Tisna di benarkan Kadinsos. (Red/FR86)

Share:


Portalsriwijaya.com

Arsip