Dukung Pemerintah, Sejumlah Provider Telekomunikasi di kota Prabumulih Mulai Tertibkan Kabel Semrawut

Perusahaan provider mulai menata kabel-kabel internet yang semrawut di kota Prabumulih. Selengkapnya..

Bupati Edison Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional

Bupati Muara Enim, Edison melantik Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional Pemerintah Kabupaten Muara Enim, pada Kamis (19/2/2026)

SPPG Srimenanti Resmi Diluncurkan, Targetkan Pemenuhan Gizi bagi 3000 Siswa

SPPG Srimenanti Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan, resmi diluncurkan pada Rabu (18/2/2026).

Terpilih Jadi Tim Formatur, Evi Susanti Berpeluang Duduki Kursi PPP Prabumulih

 



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Setelah menjalani dinamika persidangan hingga pleno ke VII, akhirnya Evi Susanti SE terpilih menjadi satu diantara anggota formatur dan berpeluang menduduki kursi Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan Kota Prabumulih.

Hal itu diketahui setelah partai berlambang Kakbah tersebut menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke VI di Fave Hotel Prabumulih, pada Selasa (5/5/2026). Pelaksanaan Muscab yang digelar alot hingga pleno ke VII dan berakhir pukul 16.00 WIB tersebut dihadiri secara langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Sumatera Selatan, H Ahmad Palo SE dan jajaran pengurus DPW lainnya.

Dalam muscab tersebut terpilih tiga anggota tim formatur antara lain dari pengurus harian DPC yakni Evi Susanti, dua dari pengurus Partai Anak Cabang (PAC) yakni Dalison dan Sumiarna. Sedangkan dua formatur lainnya dari DPW yakni Ketua DPW Sumsel H Ahmad Palo dan daei DPP yakni Wakil Sekretaris Jendral DPP Jabal Idris sebagai ketua Formatur. 

"Tim formatur ini nantinya akan menyusun seluruh struktur kepengurusan mulai dari ketua hingga pengurus. Kami memiliki waktu satu minggu sejak hari ini untuk menyusun kepengurusan, tapi kami telah meminta waktu satu minggu ke Wasekjen dan diberi waktu setidaknya hingga akhir Mei 2026 selesai," ungkap Ketua DPW Sumsel H Ahmad Palo SE ketika diwawancarai usai Mucab. 

Diainggung apakah yang terpilih menjadi anggota formatur secara otomatis akan terpilih jadi ketua DPC, pria yang juga anggota DPRD Sumsel ini mengatakan yang terpilih harus jadi ketua DPC namun ada kebiasaan yang ada dalam format formatur mencerminkan mereka mendapat dukungan dari pengurus untuk dijadikan ketua DPC. 

"Tentu ini akan menjadi pertimbangan baik oleh formatur DPW hingga formatur pusat. Secara tersirat begitu (Evi Susanti terpilih-red) tapi kami tidak akan mendahului karena mekanisme PPP kami menentukan formatur, bisa jadi yang tepilih formatur dan bisa jadi juga diluar tapi kebiasaan jarang terjadi," tegasnya. 

Palo berharap dengan selesainya Muscab tersebut seluruh jajaran DPC PPP Prabumulih akan makin kompak, makin solid serta makin merangkul. "Pelaksanaan muscab yang aman dan tertib ini menunjukkan seluruh pengurus kompak dan solid. Harapan kedepan, apa yang menjadi cita-cita PPP seperti yang diharapkan teman-teman kedepan PPP masuk lagi ke pimpinan DPRD insyaallah terkabul," harapnya. 

Sementara itu, Evi Susanti SE mengaku dengan terbentuknya formatur ini kedepan akan menyusun kepengurusan dan dirinya berharap PPP Prabumulih kedepan makin solid, bersatu dan menghilangkan perbedaan. 

"Pastinya kami harus bekerjasama menyatukan visi misi bersama kader-kader PPP. Muscab telah selesai, saatnya kami konsolidasi bersama, bersatu, menghilangkan perbedaan demi tercapainya tujuan kami seperti pendahulu kami," tegasnya.

Usai pelaksanaan Muscab para kader dan pengurus memberikan ucapan selamat kepada Evi Susanti lantaran terpilih menjadi tim formatur berpeluang menjadi ketua DPC PPP Prabumulih. (05)

Share:

Diduga Selewengkan Pupuk Bersubsidi, Distributor di Simpang Martapura Jual Stok ke Luar OKU Selatan

PUPUK - Mobil Pick up diduga bermuatan pupuk subsidi ketika dibawa ke arah kota Baturaja


OKU SELATAN, Portalsriwijaya.com - Praktik penyalahgunaan penyaluran pupuk bersubsidi diduga merambah hingga ke wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan Provinsi Sumatera Selatan. Sebuah distributor pupuk di kawasan Simpang Martapura disinyalir menjual pupuk jenis Phonska dan Urea bersubsidi ke luar wilayah tugasnya, yang jelas melanggar ketentuan distribusi nasional.
Berdasarkan pantauan lapangan, aktivitas mencurigakan ini terendus saat dua unit mobil pick-up terlihat mengangkut pupuk dari gudang distributor milik seorang pengusaha berinisial A di Simpang Martapura. Bukannya didistribusikan ke petani lokal di OKU Selatan, kendaraan tersebut justru bergerak menuju arah Kota Baturaja.
Tim investigasi media sempat melakukan pengejaran untuk memastikan arah tujuan pupuk tersebut. Kedua mobil terpantau melaju hingga melintasi perbatasan dan memasuki wilayah Desa Umpam Kecamatan Lengkiti Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Menurut penuturan warga sekitar lokasi gudang yang meminta identitasnya dirahasiakan, aktivitas pengangkutan pupuk oleh mobil-mobil pick-up ini memang sering terjadi, bahkan hingga menimbulkan antrean di badan jalan lintas.
"Sering terlihat pak. Kalau sedang mengantri (mengambil pupuk), mobil-mobil pick-up itu sampai ke jalan besar ini," ungkap sumber tersebut.
Tindakan menjual pupuk bersubsidi keluar dari wilayah peruntukan yang telah ditetapkan pemerintah merupakan pelanggaran berat bagi distributor. Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih menelusuri total volume pupuk yang diduga telah diselewengkan tersebut.
Sementara itu, pihak dinas terkait belum dapat dikonfirmasi namun menurut penuturan beberapa pihak di dinas pertanian OKU Selatan nenyebutkan jika praktik tersebut disinyalir menyalahi aturan dan ketentuan namun perlu dipastikan terlebih dahulu kebenarannya. (FR86)
Share:

Jelang Musda DV Tegaskan Siap Dukung Kembali H Cik Ujang, "Kepemimpinan Beliau Demokrat Sumsel Solid dan Berkembang"

 


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan, dinamika dukungan mulai menguat dari berbagai Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Salah satu dukungan tegas datang dari DPC Partai Demokrat Kota Prabumulih.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Prabumulih, H Deni Victoria SH MSi menyatakan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan penuh kepada H Cik Ujang untuk kembali memimpin DPD Partai Demokrat Sumatera Selatan. Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen dan konsistensi kader dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan partai di tingkat provinsi.

Menurut H Deni Victoria, kepemimpinan H Cik Ujang selama ini dinilai mampu membawa Partai Demokrat di Sumatera Selatan semakin solid dan berkembang. Ia menilai bahwa keberhasilan tersebut menjadi alasan kuat bagi DPC Prabumulih untuk kembali memberikan kepercayaan kepada H. Cik Ujang pada Musda mendatang.

“Kami dari DPC Partai Demokrat Kota Prabumulih siap mendukung kembali H Cik Ujang untuk memimpin DPD Partai Demokrat Sumatera Selatan. Kepemimpinan beliau telah terbukti mampu menjaga soliditas partai serta meningkatkan kepercayaan masyarakat,” ujar Deni.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dukungan ini bukan hanya bersifat simbolis, melainkan merupakan aspirasi dari seluruh kader di tingkat DPC yang menginginkan keberlanjutan program dan strategi politik yang telah berjalan.

Musyawarah Daerah DPD Partai Demokrat Sumatera Selatan sendiri dijadwalkan akan berlangsung dalam waktu dekat dan menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan partai ke depan. Sejumlah pihak menilai bahwa soliditas dukungan dari DPC akan menjadi faktor penentu dalam proses pemilihan ketua DPD.

Dengan adanya dukungan dari DPC Kota Prabumulih, posisi H Cik Ujang dinilai semakin kuat dalam kontestasi Musda kali ini. Para kader berharap, siapapun yang terpilih nantinya mampu membawa Partai Demokrat semakin maju dan berkontribusi bagi pembangunan di Sumatera Selatan.

Musda ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepemimpinan, tetapi juga momentum konsolidasi untuk memperkuat struktur partai hingga ke tingkat akar rumput.(Ikb)

Share:

Walikota Prabumulih Terima Penghargaan Pemerintah Berprestasi 2026 dari Mendagri, Berhasil Tekan Angka Inflasi Daerah



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Walikota Prabumulih H Arlan menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri atas keberhasilannya menekan angka inflasi di Kota Prabumulih. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Mendagri Prof Drs HM Tito Karnavian MA PhD dalam acara yang digelar di Wyndham Palembang, pada Sabtu (25/4/2026). 

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada daerah yang dinilai berhasil menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di wilayahnya. Upaya tersebut dinilai penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta menjaga daya beli masyarakat. 

H Arlan dalam kesempatan itu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan Mendagri itu. Walikota Prabumulih menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerjasama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), hingga dukungan seluruh masyarakat kota Prabumulih. 

"Penghargaan ini bukan hanya untuk pemerintah kota Prabumulih, tetapi untuk seluruh masyarakat Prabumulih yang telah bersama-sama menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok," ujarnya.

Orang nomor satu di kota Prabumulih itu menambahkan bahwa Pemerintah Kota Prabumulih akan terus berkomitmen menjaga inflasi tetap terkendali melalui berbagai langkah strategis, seperti penguatan distribusi bahan pangan, operasi pasar, serta koordinasi intensif dengan instansi terkait. 

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri H Tito Karnavian dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengendalikan inflasi. 

Mendagri mengapresiasi daerah-daerah yang mampu menjaga stabilitas ekonomi di tengah berbagai tantangan global. Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi pemerintah daerah lainnya untuk terus meningkatkan kinerja dalam pengendalian inflasi serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah.(Ikb)

Share:

Lahan Warga Penuh Limbah & Diduga Diserobot Perusahaan, Ketua DPRD Prabumulih Desak DLH Turun Lapangan


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Sejumlah warga Kelurahan Gunung Kemala dan Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat kota Prabumulih bersama LSM Masyarakat Rambang Lubai Bersatu (MRLB) mendatangi gedung DPRD Prabumulih. Kedatangan perwakilan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi tersebut disambut secara langsung oleh Ketua DPRD Prabumulih, H Deni Victoria SH MSi di ruang kerjanya.

Dalam kesempatan itu, warga pemilik lahan menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait masalah lahan mereka yang mengalami kerusakan akibat aktivitas tiga perusahaan yakni PT GHEMMI Indonesia, PT Musi Prima Coal (MPC), dan PT Lematang Coal Lestari (LEL).

Warga menyebutkan lahan mereka mengalami kerusakan akibat dipenuhi limbah perusahaan dan lahan diduga diserobot oleh perusahaan yang bergerak dibidang batubara tersebut. Tidak hanya itu, dugaan penyerobotan lahan tersebut diduga juga disebabkan karena lahan milik warga mengandung batubara dibawahnya.

Terkait itu perwakilan warga dan LSM MRLB meminta dan memohon kepada unsur pimpinan dan Komisi III terkait selaku membidangi lingkungan hidup untuk cepat menyelesaikan permasalahan tersebut dan meminta perusahaan agar menganti rugi akibat pencemaran limbah yang ditimbulkan.

"Saya mewakili dari pemilik lahan yang terdampak pencemaran limbah meminta kepada DPRD Prabumulih selaku wakil rakyat untuk mendesak dinas terkait," ujar Sastra Amiadi SE yang merupakan Ketua LSM Masyarakat Rambang  Lubai Bersatu (MRLB).


Perwakilan warga pemilik lahan ini juga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Tata Pemerintah (TAPEM) Pemkot Prabumulih untuk menindaklanjuti dan menyelesaikan permasalahan pencemaran lingkungan di Gunung Kemala dan Payuputat

Menanggapi itu, Ketua DPRD Prabumulih H Deni Victoria menyampaikan akan menindaklanjuti keluhan tersebut dan akan berkoordinasi dengan Komisi III untuk meninjau ke lapangan melihat langsung kondisinya di Gunung Kemala dan Payuputat.

"Kita sudah mendengar langsung keluhan warga selaku pemilik lahan yang terdampak kerusakan lahan dari perusahaan, kami akan berkoordinasi dengan unsur pimpinan dan Komisi III untuk turun ke lapangan meninjau langsung lokasi tersebut," ujar Deni Victoria.

Selain itu juga Pakwo DV (sapaan akrabnya-red) menyatakan akan segera memanggil DLH dan Tapem Pemkot Prabumulih untuk menyesuaikan permasalahan adanya dugaan penyerobotan lahan oleh perusahaan.

"Mendengar keluhan warga ini disertai bukti-bukti berupa peta dan hasil dokumen lainnya, DLH dan TAPEM akan kita panggil untuk menyesuaikan masalah ini karena adanya dugaan Ngembet," tegas Pakwo DV.(Ikb)

Share:


Portalsriwijaya.com

Arsip