Dukung Pemerintah, Sejumlah Provider Telekomunikasi di kota Prabumulih Mulai Tertibkan Kabel Semrawut

Perusahaan provider mulai menata kabel-kabel internet yang semrawut di kota Prabumulih. Selengkapnya..

Bupati Edison Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional

Bupati Muara Enim, Edison melantik Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional Pemerintah Kabupaten Muara Enim, pada Kamis (19/2/2026)

SPPG Srimenanti Resmi Diluncurkan, Targetkan Pemenuhan Gizi bagi 3000 Siswa

SPPG Srimenanti Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan, resmi diluncurkan pada Rabu (18/2/2026).

Pembangunan Siluman Pagar Makam di Simpang Pendagan, Tidak Terpasang Papan Informasi Proyek


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Pembangunan pagar makam yang berada di Simpang Pendagan, Kelurahan Pasar Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, menjadi sorotan masyarakat dan wartawan karena diduga tidak memasang papan informasi proyek di lokasi pekerjaan.

Saat wartawan melakukan pantauan langsung ke lokasi pada Minggu (24/05/2026), proyek pembangunan pagar makam tersebut terlihat masih dalam tahap pengerjaan. Namun, di area proyek tidak ditemukan papan anggaran maupun informasi kegiatan sebagaimana lazimnya proyek pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah.

Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya dari berbagai pihak terkait sumber anggaran dan pelaksanaan proyek tersebut. Selain itu, proses pengerjaan di lapangan juga terlihat masih dilakukan secara manual tanpa menggunakan mesin molen untuk pengadukan material.dan menggunakan batu kali

Seorang pria yang mengaku sebagai pemborong proyek saat dikonfirmasi wartawan menyampaikan bahwa para pekerja sudah dua hari melakukan pekerjaan di lokasi tersebut.

“Kalau untuk upah semuanya sudah diborongkan dengan pekerja, nilainya Rp20 juta,” ujarnya singkat kepada wartawan.

Dari pantauan di lapangan, sebagian masyarakat juga mempertanyakan kualitas pembangunan pagar makam tersebut. Pasalnya, pekerjaan dinilai kurang rapi sehingga menimbulkan dugaan pengerjaan dilakukan secara asal-asalan demi meraup keuntungan lebih besar.

Pakar pengadaan barang/jasa menegaskan: tidak memasang papan proyek adalah pelanggaran Perpres No. 16 Tahun 2018 jo. Perpres 12/2021. Apalagi jika ini uang negara, UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik sudah dilanggar telak.

“Setiap rupiah uang rakyat wajib transparan. Papan proyek itu bukan hiasan, itu bentuk pertanggungjawaban. Kalau tidak ada, patut diduga ada yang disembunyikan,” tegas Andi Lala, pengamat kebijakan publik Sumsel.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai sumber anggaran proyek maupun alasan tidak dipasangnya papan informasi proyek di lokasi pembangunan.

Masyarakat berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan dugaan negatif di tengah publik serta memastikan pembangunan dilakukan sesuai standar yang berlaku.

Ironisnya, Kepala Lingkungan Simpang Pendagan Edy Susanto ketika di konfirmasi Wartawan mengungkapkan, bahwa proyek pembangunan pagar makam di Lingkungan Simpang Pendagan tersebut tidak di ketahui ya sama sekali,bahkan dirinya sangat kaget. " Masak ada kegiatan pembangunan sebesar itu tidak ada memberi informasi, bagaimana bila ada peristiwa yang tidak kita inginkan terjadi,Terangnya heran. (Fr86)

Share:

Peduli Warga, TP PKK Prabumulih Tinjau Rumah Warga Tak Layak Huni


Prabumulih, Portalsriwijaya.comKetua TP PKK Kota Prabumulih, Hj. Linda Apriana Arlan, meninjau langsung dua rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga yang hidup sebatang kara pada Minggu (24/05/2026). Didampingi Staf Ahli TP PKK Nuning Mulya Franky dan Sekretaris Posyandu Hj. Reni Indayani Fikri, SKm., M.Si., rombongan melihat langsung kondisi memprihatinkan yang dialami oleh Buang, warga RT 02 RW 03 Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Selatan, serta Asmi, warga Kelurahan Payuputat, Kecamatan Prabumulih Barat.

Hidup Memprihatinkan Sebatang KaraKedua warga lansia tersebut diketahui memiliki nasib yang serupa. Selain kondisi tempat tinggal yang sudah tidak layak, mereka hidup dalam keterbatasan ekonomi dan sangat bergantung pada belas kasihan serta bantuan dari tetangga sekitar untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Sinergi Lintas Sektor untuk Bantuan Sosial

Kegiatan peninjauan lapangan ini diinisiasi oleh TP Posyandu Kota Prabumulih bersama tim 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang melibatkan berbagai instansi strategis, yaitu Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Turut hadir dalam kunjungan tersebut Lurah Sukaraja, Lurah Payuputat, serta para kader Posyandu dari masing-masing kecamatan.

Dorong Percepatan Bantuan Pemerintah

Di sela-sela kunjungannya, Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Hj. Linda Apriana Arlan, menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas kondisi kedua warganya tersebut. Ia meminta instansi terkait untuk segera mendistribusikan bantuan sosial demi meringankan beban mereka. "Kita turut prihatin dengan kondisi dialami warga kita ini, kami berharap instansi terkait dapat memberikan bantuan kepada warga tersebut," ujar Linda.

Aksi nyata ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Prabumulih dan TP PKK dalam mendeteksi warga yang membutuhkan bantuan, sekaligus memperkuat kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.(Ikb)

Share:

DPRD Prabumulih Sahkan Dua Raperda, Wako Apresiasi Kinerja Legislatif


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Ketua DPRD Kota Prabumulih, H. Deni Victoria, S.H., M.Si., bersama Wakil Ketua I Aryono, S.T., memimpin jalannya Rapat Paripurna ke-XXI Masa Persidangan ke-III DPRD Kota Prabumulih Tahun 2026 bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Prabumulih, Kamis (21/5/2026).

Rapat ini dihadiri langsung oleh Walikota Prabumulih H. Arlan, Wakil Walikota Franky Nasril, S.Kom., M.M., jajaran Kepala OPD, Camat, serta Lurah se-Kota Prabumulih.

Agenda utama rapat paripurna kali ini berfokus pada pengambilan keputusan besar bagi regulasi daerah, dengan agenda :

- Penyampaian laporan Hasil Kerja Pansus terhadap Pembahasan 3 (Tiga) Raperda Kota Prabumulih Tahun 2026.

- Pengambilan Persetujuan Anggota DPRD Kota Prabumulih.

- Penyampaian Pendapat Akhir Walikota Prabumulih.

- Penandatanganan Keputusan Bersama terhadap Pengesahan Raperda.

Dari pembahasan tersebut, Anggota DPRD Kota Prabumulih resmi memberikan persetujuan dan menyepakati keputusan bersama atas sejumlah Raperda strategis, di antaranya:

- Rancangan Peraturan Daerah tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi Penanaman Modal di Kota Prabumulih.

- Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.

Deni Victoria menyampaikan Pengesahan Raperda ini merupakan bentuk komitmen nyata DPRD dalam mengawal pembangunan kota. "Dengan adanya payung hukum yang jelas mengenai insentif investasi, kita berharap roda ekonomi Prabumulih bergerak lebih cepat. Begitu juga dengan raperda penanggulangan bencana, ini adalah langkah preventif kita untuk memberikan rasa aman yang lebih optimal bagi seluruh masyarakat."ujar DV

Dalam Pendapat Akhirnya Walikota Prabumulih menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasinya pada Jajaran DPRD Kota Prabumulih. 

"Kami atas nama jajaran eksekutif mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota dewan. Sinergi yang baik ini membuktikan bahwa kita memiliki visi yang sama. Regulasi investasi dan mitigasi bencana ini akan segera kita implementasikan demi kesejahteraan warga Kota Prabumulih." ungkap Cak Arlan. (Ikb)

Share:

Kisah Inspiratif Kades Tanjung Bulan Ulu, Sukses Bertani Cabe, Anak dapat Beasiswa Kuliah Kairo Mesir


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Kepala Desa (Kades) Tanjung Bulan Ulu Kabupaten OKU Selatan, Putra Nagawani sukses menjadi teladan nyata bagi warganya dalam sektor pertanian. Di sela kesibukannya memimpin desa, pria yang akrab disapa Naga ini aktif mengelola kebun cabai merah panjang keriting di lima lokasi berbeda.

Saat ditemui di salah satu lahan pertaniannya yang berada tidak jauh dari kediamannya, Naga mengungkapkan optimismenya terhadap hasil musim tanam kali ini. Salah satu dari lima titik lahan yang ia kelola berada di Desa Tanjung Kari dan diproyeksikan segera memasuki masa panen.

"Alhamdulillah untuk tahun ini kami membuka lahan di lima lokasi. Mudah-mudahan semua berhasil sukses sesuai harapan. Bulan depan, lahan kami yang di Tanjung Kari insyaallah sudah mulai panen," ujar Naga didampingi sang istri, Nuraida, kepada Media Portal Sriwijaya, Jumat (22/5/2026).


Berkah Konsistensi Sejak Bujang

Hobi berkebun cabai ini bukan hal baru bagi Naga. Ia telah menekuni dunia pertanian sejak sebelum berkeluarga. Ketekunannya berbuah manis pada musim panen tahun lalu, di mana ia berhasil meraup omset hingga Rp850 juta berkat lonjakan harga pasar yang menyentuh Rp70.000 per kilogram.

Mantan tenaga honorer di Humas Protokol Pemkab OKU Selatan ini mengaku sangat bersyukur atas pencapaian tersebut. Hasil dari bertani cabai tersebut bahkan mampu ia alokasikan untuk membangun rumah tinggal bagi keluarganya.

Harmoni Keluarga dan Prestasi Anak

Kesuksesan Naga di ladang berbanding lurus dengan keharmonisan rumah tangganya. Sang istri, Nuraida, merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kantor Camat Pulau Beringin. 

Pasangan ini dikaruniai dua orang anak yaitu Rafian Tara dan Nada Khaira Putri yang saat ini duduk di bangku kelas 3 SD. Putra sulung mereka, Rafian Tara merupakan seorang Hafiz Al-Qur'an yang tengah menimba ilmu di Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. 

Rafian tidak hanya dijadwalkan mewakili Kabupaten OKU Selatan dalam Festival MTQ bulan depan, tetapi juga telah dinyatakan lulus untuk melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir, melalui jalur prestasi keagamaan.

"Alhamdulillah, anak bujang kami sudah diterima di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir dari jalur prestasi Hafiz Al-Qur'an," ungkap Nuraida dengan penuh rasa bangga.

Melalui kombinasi kerja keras di bidang pertanian dan perhatian besar terhadap pendidikan keluarga, figur Kepala Desa Tanjung Bulan Ulu ini diharapkan dapat terus menginspirasi masyarakat luas untuk mengoptimalkan potensi lokal yang ada.(Fauzi Rahman)

Share:

Lapas Muaradua Gelar Upacara Harkitnas ke-118, Tegaskan Komitmen Jaga Tunas Bangsa


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muaradua menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di halaman lapas, Rabu [20/5/2026]. Upacara mengusung tema nasional “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.

Upacara diikuti seluruh pejabat struktural, staf, petugas pengamanan, CPNS, dan peserta magang. Rangkaian acara diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan teks Pancasila, UUD 1945, dan doa untuk mengenang jasa para pahlawan.

Kepala Lapas Muaradua, Hero Sulistiyono, bertindak sebagai inspektur upacara. Ia membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital yang menekankan bahwa Harkitnas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat persatuan dan gotong royong menghadapi tantangan bangsa.

Tema ‘Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara’ merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui perlindungan para tunas bangsa, ujar Hero saat membacakan sambutan.

Hero juga menegaskan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi kemandirian bangsa diwujudkan melalui program strategis nasional yang menyentuh kebutuhan dasar rakyat.

Ia menambahkan, peringatan Harkitnas menjadi sarana memperkuat solidaritas internal lapas. Seluruh jajaran diharapkan terus bersinergi menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, profesional, dan humanis.

Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap 20 Mei untuk mengenang berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada 1908, tonggak awal pergerakan nasional Indonesia.(FR86)

Share:


Portalsriwijaya.com

Arsip