Persidiwa FC Pangkul Jadi Desa Pertama Tantang Persipra FC, Serasa Main Di Lapangan Internasional

Tim sepak bola kebanggan kota Prabumulih yakni Persipra mengajak tim Persidiwa FC Pangkul bermain sepak bola, Sabtu (20/2/2021)

KPU OKU Selatan Tetapkan Popo Ali-Sholihien Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) OKU Selatan langsung menetapkan Bupati dan Wakil bupati terpilih Kabupaten OKU Selatan yakni Popo Ali M B Commerce dan Sholihien Abuasir

Ridho Minta Dukungan Gubernur Realisasikan Program Pusat di Kota Nanas

Kota Prabumulih akan mendapatkan sejumlah pembangunan proyek infrastruktur dari pemerintah pusat.

Kontraktor Proyek Lapangan Bola Mini Kemenpora, Zainal Abidin & 11 Kades Dikabarkan Ditahan Ditreskrimsus Polda Sumsel

 

Zainal Abidin saat jadi saksi sidang Tipikor di PN Palembang


Palembang, Portalsriwijaya.com - Seorang kontraktor bernama Zainal Abidin dikabarkan ditahan oleh penyidik Derektorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel.


Dari informasi beredar, Zainal Abidin dikabarkan ditahan pada Kamis (30/6/2022) oleh penyidik usai dilakukan pemeriksaan cukup lama di Polda Sumsel.


Zainal Abidin ditahan penyidik Polda Sumsel dalam kasus dugaan korupsi yang ditangani yakni proyek pembangunan lapangan sepak bola mini di beberapa kabupaten kota di Provinsi Sumatera Selatan.


Proyek itu diketahui merupakan bantuan dari Kementerian Olahraga menggunakan dana APBN tahun 2015.


Selain Zainal Abidin, juga dikabarkan turut ditahan sebanyak 11 kepala desa diduga dari Kabupaten Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir (OKI).


"Iya benar dia ditahan dalam rangka untuk proses penyelidikan," ujar Dirkrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Barly Ramadhani seperti yang di lansir dari Sriwijaya Pos terbit Sabtu (2/6/2022).


Namun saat ditanya terkait kasus apa Zainal Abidin ditahan di Polda Sumsel, Barly belum memberikan keterangan lebih lanjut. "Nanti akan kami sampaikan saat rilis," jelas Kombes Pol Barly.


Ditanya apakah Zainal Abidin tersangkut dugaan kasus korupsi proyek pembangunan lapangan sepak bola mini dari Kemenpora melalui APBN 2015, Barly enggan menyampaikan lebih lanjut.


"Silahkan tanyakan saja ke Kabid Humas," katanya singkat melalui pesan singkat.


Seperti diketahui, Zainal Abidin beberapa kali menjadi saksi di persidangan kasus korupsi proyek pembangunan lapangan sepak bola mini di beberapa kabupaten kota di Provinsi Sumatera Selatan.


Zainal Abidin dari keterangan sejumlah terdakwa menjadi kontraktor yang bawahi beberapa kabupaten dan kota.


Zainal Abidin diketahui juga dalam persidangan merupakan pengurus salah satu partai di Provinsi Sumatera Selatan. (05) 

Share:

Sri Wahyuningsih Terpilih Pimpin Srikandi PP OKU Selatan, Siap Bersinergi Dengan Pemerintah

 



Muaradua, Portalsriwijaya.com - Srikandi Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten OKU Selatan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) II di Pondok Bambu Jalan Ranau Tebing Gading Muara Dua Kabupaten OKU Selatan, Rabu (22/06/2022).


Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPW Srikandi PP Provinsi Sumsel DR (c) Hj Sunnah NBU SH MH yang diwakili oleh Wakil Ketua I Leni Mardiana, Sekwil DPW Henny Rahayu SH, Wakil Ketua IV Ir Hj Nyayu Nurbaiti, Kabid OK Darmi Fitria, Anggota Korcab III Lusi Any Sari Dewi AMd dan Anggraini Selaku Satgas.


Muscab dengan tema 'Kita Tingkatkan Peran Serta Srikandi Pemuda Pancasila Dalam Kemandirian Kaum Perempuan' itu turut dihadiri para Pengurus DPC Srikandi dan Srikandi Sekecamatan OKU Selatan.


Dalam Muscab itu, Sri Wahyuningsih terpilih sebagai Ketua DPC Srikandi PP Kabupaten OKU Selatan Periode 2022 -2026 secara Aklamasi.


Acara diisi dengan penyerahan Surat Keputusan dan penyerahan bendera Petaka Srikandi dari Pengurus DPW Srikandi PP Provinsi Sumsel kepada Ketua Terpilih Sri Wahyuningsih.


Kabid OK DPW Srikandi PP Provinsi Sumsel Darmi Fitria didalam sambutannya mengucapkan selamat kepada ketua Srikandi PP terpilih serta mengharapkan ketua terpilih bisa bersinergi dengan pemerintah daerah setempat dan melakukan pendataan Kepengurusan barunya dan dapat mengembangkan Srikandi PP di setiap daerah didalam Kabupaten OKU Selatan.


"Saya meminta kepada ketua terpilih dapat memberikan data kepengurusan barunya dan mengarahkan anggota Srikandi untuk melengkapi keanggotaannya dengan KTA (Kartu Tanda Anggota), terus kibarkan bendera Srikandi ke Daerah yang ada di OKU Selatan ini," tegasnya.


"Kami juga meminta agar bisa berkolaborasi dan sinergi dengan Pemerintah dan Mudah-mudahan dalam tugas Srikandi kedepan bisa lancar," tutup Darmi Fitria Kabid OK DPW Srikandi PP Provinsi Sumsel.


Sementara itu, didalam kata sambutannya, Sri Wahyuningsih mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader Srikandi Pemuda Pancasila yang telah memilihnya untuk memegang amanah sebagai ketua. Sri berjanji akan berusaha membesarkan Srikandi Pemuda Pancasila di Kabupaten OKU Selatan.


"Saya berjanji akan menjalankan amanah dan jabatan yang diberikan kepada saya. Dan saya akan menjalankan roda organisasi sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga dan mengajak seluruh kader untuk dapat bekerja sama membesarkan Srikandi sampai ke tingkat basis," ucapnya.


Ditambahkanya, Srikandi PP OKU Selatan siap berkerjasama dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan.


"Insya Allah, dibawah kepemimpinan saya sebagai ketua Srikandi PP Kab OKU Selatan, siap berkolaborasi dan sinergi dengan Pemerintahan," ujarnya .


"Srikandi PP OKU Selatan untuk kedepannya akan lebih baik lagi, santun dan bersahaja, dan akan terus maju menjadi Srikandi yang kuat," tutup Sri Wahyuningsih. (FR86)

Share:

Ditikam Teman Sendiri Mamat Meregang Nyawa, Tak Sampai 24 Jam Pelaku Ditangkap

 



Muba, Portalsriwijaya.com - Naas yang dialami seorang Crew Orgen Tunggal bernama Mahamat (29) warga kelurahan Ngulak I, ia meregang nyawa akibat menerima dua luka tusukan dari teman seprofesinya


Kejadian tersebut terjadi, di desa Keban II, kecamatan Sanga Desa sekira Pukul 16.00 Wib, Senin (20/6/2022) Kemarin. Adapun tersangka penusukan adalah Cucu (19) warga desa Ngulak II.


Korban Mahamat, ditemukan oleh warga sekitar dalam kondisi bersimbah darah dan sudah tidak bernyawa lagi dengan luka menganga pada bagian leher.


Dari informasi yang didapat wartawan koran ini di lapangan diduga peristiwa tersebut dilatarbelakangi oleh ketidaksenangan tersangka Cucu atas perbuatan korban Mamat yang telah menggadaikan sepeda motor milik tersangka tanpa sepengetahuannya.


Kronologi kejadian sendiri berawal saat tersangka Cucu dan korban Mamat bersama-sama menggadaikan motor milik tersangka. Namun tanpa sepengetahuan tersangka rupanya korban menambah jumlah uang gadai motor tersebut.


Sehingga saat tersangka ingin menebus motor miliknya, masih ditolak oleh warga tempat mereka menggadai tersebut dengan alasan uangnya masih kurang.


Selanjutnya, tersangka kemudian mencari korban untuk menanyakan perihal uang gadai tersebut yang berujung timbulnya pertengkaran antara keduanya. Tersangka Cucu yang gelap mata kemudian langsung menikam korban sebanyak dua kali ke arah leher dan samping kanan tubuh korban.


Aparat kepolisian Polsek Sanga Desa yang mendapatkan laporan mengenai peristiwa pembunuhan tersebut kemudian bergerak cepat dan dapat meringkus pelaku dikediaman keluarganya, kurang dari 2 jam setelah kejadian.


Kapolsek Sanga Desa IPTU Imam Dipsa Maulana STrk melalui Kanitreskrim IPDA Nasirin SH saat dikonfirmasi membenarkan mengenai kejadian pembunuhan yang terjadi di Desa Keban I.


"Ya, tersangka sudah kita amankan. Untuk sementara terhadap tersangka kita kenakan pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan," ujar Kanit.


Terpisah, Kemis (63) orangtua korban mengaku sangat tidak menyangka putra satu-satunya dari 5 bersaudara tersebut harus meninggal dengan cara tragis.


"Tidak menyangka sekali pak, tiba-tiba saya dijemput orang saat sedang di sawah. Anak saya meninggal dibunuh. Saya berharap pelaku dapat hukuman setimpal," tukasnya.(Des)

Share:

TK Bunda Kurnia Sadau Jaya Adakan Pelepasan Siswa, Kades : Pendidikan Anak Usia Dini Harus Jadi Perhatian Serius



Muaradua, Portalsriwijaya.com - Desa Sadau Jaya Kecamatan Sungai Are Kabupaten OKU Selatan mengadakan Perpisahan dengan siswa TK yang sudah mengenyam pengenalan pendidikan dan bermain di Taman Kanak-kanak TK Bunda Kurnia.

Dengan jumlah guru 3 orang TK Bunda Kurnia mengadakan pelepasan siswa Taman Kanak-kanak berjumlah 12 orang akan memasuki Sekolah Dasar.

Kepala Desa Sadau Jaya, Jamrul ketika berbincang dengan wartawan media ini mengungkapkan rasa kepedulian dan kebanggaan yang tinggi terhadap dunia pendidikan di desanya.


"Saya selaku kepala desa sangat mendukung selalu di dalam pendidikan agama maupun pendidikan yang umum. Pendidikan usia dini sangat penting bagi tumbuh kembang anak- anak kita dan ini harus menjadi perhatian kita semua, karena mereka akan menjadi pemimpin-pemimpin kita dimasa mendatang," terangnya kepada Portal Sriwijaya.

Jamrul menambahkan, pihaknya bertekad selama diberi amanah dari masyarakat akan selalu berjuang sebatas kemampuan dan insyaallah selalu amanah dalam menjalankan tugas.

"Semoga kedepan anak-anak Desa ini akan semakin cerdas dan menjadi kebanggaan kedua orang tuanya. Intinya saya ingin meninggalkan kenangan yang terbaik selama mengemban tugas jabatan sebagai Kepala Desa Sadau Jaya yang tercinta," tutur Jamrul menutup pembicaraan. (FR86)
Share:

Diduga Ngantuk, Truk Minyak Goreng Terguling Ke Semak



Muaradua, Portalsriwijaya.com - Kecelakaan tunggal terjadi di Desa Bandar tepatnya di jalan Jaga Raga Pemda Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Kecamatan Buana Pemaca, Senin (13/06/2022) sekira pukul 15.00 WIB.


Satu unit mobil dengan nomor polisi BG 8292 UK yang melaju dari arah Baturaja (OKU) menuju Kecamatan Muaradua menabrak pembatas jalan, hingga masuk ke semak-semak.


Kasatlantas Polres OKU Selatan Iptu Joko Edy Santoso STK SIK melalui Kanit Lakalantas Polres OKU Selatan Saparudin MB SH mengatakan, penyebab kecelakaan tunggal truk bermuatan minyak goreng, diduga karena sopir mengantuk setelah melakukan perjalanan dari Kota Baturaja menuju Kota Muaradua.



"Pengemudi, Reki (37) melakukan perjalanan dari Kota Baturaja (OKU-red) menuju Pasar Saka Selabung Kecamatan Muaradua untuk menyuplai minyak goreng," ungkap Saparudin Kanit Lakalantas.


"Namun saat di perjalanan melewati tikungan Desa Bandar tepatnya di jalan Jagaraga-Pemda, Reki tidak bisa mengendalikan kendaraannya karena kondisi mengantuk sehingga terjadi kecelakaan tunggal," terang Saparudin pada Media.


"Tiba di tikungan ini, Reki mengemudi dalam kondisi mengantuk tidak bisa mengendalikan mobil yang dibawanya sehingga terjadi Lakalantas tunggal," ungkapnya


Semula Reki menabrak pembatas jalan, kemudian mobilnya masuk ke semak-semak sebelah kanan jalan.


"Alhamdulillah pengemudinya hanya mengalami luka ringan," ucapnya.


Dikatakan Kanit, mengetahui ada kecelakaan di desa Bandar, Reka langsung mendapat pertolongan dari warga dan kepala desa setempat.


Atas kejadian kecelakaan tunggal tersebut, Kanit lakalantas Polres OKU Selatan Saparudin MB SH menghimbau para pengemudi lintas daerah agar mempersiapkan diri dengan istirahat secukupnya sebelum melakukan perjalanan jarak jauh.


"Kalau mengemudi kondisi mengantuk sebaiknya berhenti istirahat secukupnya, pastikan saat mengemudi konsentrasi penuh dan kendaraan siap dipakai perjalanan jarak jauh," pungkasnya. (FR86)

Share:

Portalsriwijaya.com