Dukung Pemerintah, Sejumlah Provider Telekomunikasi di kota Prabumulih Mulai Tertibkan Kabel Semrawut

Perusahaan provider mulai menata kabel-kabel internet yang semrawut di kota Prabumulih. Selengkapnya..

Bupati Edison Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional

Bupati Muara Enim, Edison melantik Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional Pemerintah Kabupaten Muara Enim, pada Kamis (19/2/2026)

SPPG Srimenanti Resmi Diluncurkan, Targetkan Pemenuhan Gizi bagi 3000 Siswa

SPPG Srimenanti Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan, resmi diluncurkan pada Rabu (18/2/2026).

Gelar Samling di Desa Karangan, Kapolres Prabumulih Resmikan Satkamling KARLA


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Polres Prabumulih kembali menggelar kegiatan Sambang Satkamling Keliling (Samling) guna memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan kali ini berpusat di Pos Satkamling Desa Karangan Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih, pada Jumat malam (15/5/2026).

Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana memimpin langsung jalannya kegiatan yang dimulai pukul 21.10 WIB tersebut. Kehadiran Kapolres didampingi oleh Wakapolres Kompol Chindi Helyadi, Kasat Binmas AKP Sardinata, dan Kapolsek RKT IPDA Wendy Kurniawan. Turut hadir Camat RKT Satria Karsa, Kepala Desa Karangan Yayan Kurniawan, perangkat desa, tokoh masyarakat, anggota linmas, serta warga setempat. 

Peresmian Satkamling KARLA

Dalam suasana penuh kehangatan, Kepala Desa Karangan, Yayan Kurniawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan dari pihak kepolisian. Ia mengumumkan bahwa pos keamanan di wilayahnya kini resmi diberi nama Satkamling KARLA (Karangan Lama).

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Prabumulih beserta jajaran yang telah bersilaturahmi. Kami siap terus menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif," ujar Yayan.

Apresiasi dan Evaluasi Kapolres

Kapolres AKBP Bobby Kusumawardhana memberikan pujian tinggi kepada warga Desa Karangan yang dinilai aktif menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan secara mandiri. Menurutnya, satkamling merupakan garda terdepan dalam mencegah gangguan keamanan.

Meski demikian, Kapolres memberikan catatan evaluasi terkait aspek keselamatan petugas jaga. Mengingat posisi Pos Satkamling KARLA berada terlalu dekat dengan jalan lintas yang ramai, ia menyarankan agar posisinya digeser sedikit ke belakang demi keamanan.

"Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang aktif menghidupkan kembali Satkamling. Kami juga berharap masyarakat tetap aktif bersinergi dengan bhabinkamtibmas dan pihak kepolisian," tegas AKBP Bobby.

Penyerahan Sarana Pendukung Pos Ronda

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keamanan swakarsa, Kapolres meresmikan Satkamling KARLA sekaligus menyerahkan bantuan operasional berupa dispenser dan senter untuk menunjang kebutuhan petugas ronda malam.

Kegiatan Samling ini berakhir pada pukul 22.30 WIB dengan sesi foto bersama. Melalui program ini, sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan semakin solid demi mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman di wilayah RKT.(Ikb)

Share:

115 Lansia Desa Pangkul Diwisuda S3, Wako Harapkan Program Diterapkan di Desa Lainnya



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Sebanyak 115 ibu-ibu dan bapak-bapak lanjut usia (Lansia) resmi di wisuda usai menjalani pendidikan resmi di Sekolah Lansia Tangguh Harapan Bunda Desa Pangkul Kecamatan Cambai Kota Prabumulih, Selasa (12/5/2026).

Wisuda Sekolah Lansia Standar 1 (S1) Standar 2 (S2) Standar 3 (S3) itu yang digelar di Gedung Serba Guna Desa Pangkul itu dihadiri langsung Walikota Prabumulih H Arlan dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel, Dr Anos Saplis. Turut hadir Ketua TP PKK Hj Linda Apriana Arlan, Staf Ahli TP PKK Nuning Mulya, Kepala Desa Pangkul Zakaria Yadi SH MM dan pejabat lainnya.

Dalam sambutannya, Walikota Prabumulih H Arlan mengaku menyambut baik program pendidikan Sekolah Lansia Tangguh Harapan Bunda tersebut. Arlan mengaku dengan adanya program sekolah itu membuat para lansia tetap aktif dalam mengisi masa tua dan tidak hanya diam di rumah.

"Pemerintah kota Prabumulih menyambut baik program sekolah lansia BKKBN ini, kami berharap dengan adanya program ini para lansia selalu aktif dan produktif sehingga tubuh menjadi sehat," ujarnya seraya mengatakan jika selama ini hanya diam saja di rumah menjadi ada kegiatan.

Arlan berharap program sekolah lansia tidak hanya ada di desa Pangkul namun dapat terus berkembang dan hadir di desa-desa lainnya di wilayah Kota Prabumulih. "Adanya sekolah lansia ini sangat  bermanfaat besar bagi mereka, tidak hanya bagi kesehatan fisik para lansia tetapi juga kesehatan mental dan sosial mereka," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pangkul, Zakaria Yadi SH MM menjelaskan bahwa Sekolah Lansia Tangguh Harapan Bunda dibentuk sebagai wadah pembelajaran dan pemberdayaan bagi masyarakat lanjut usia di desa tersebut. Program ini bertujuan menciptakan lansia yang tangguh, mandiri, sehat, dan tetap produktif di usia senja. "Kami berharap para lansia tetap aktif, produktif dan mandiri. Mereka tidak merasa sendiri dan tetap memiliki aktivitas yang positif di masa tua mereka," ujarnya.

Lebih lanjut pria akrab disapa Jaka ini menuturkan untuk materi pembelajaran yang diberikan di sekolah lansia disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan para peserta. Materi tersebut mencakup edukasi kesehatan, aktivitas fisik ringan, pembinaan mental spiritual, keterampilan sederhana, hingga pembelajaran sosial yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia.

"Pelajaran yang diberikan tentunya disesuaikan dengan usia mereka. Para pengajar juga merupakan orang-orang yang memang memiliki pengalaman dalam memberikan edukasi kepada lansia," jelasnya seraya mengatakan keberadaan sekolah lansia memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Pangkul dan membantu menjaga kesehatan dan kebugaran para lansia.(Ikb)

Share:

Pedagang Hewan Kurban Mulai Ramai Jelang Idul Adha, Dinas Pertanian Imbau Jual Sesuai Syariat


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Menjelang hari raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pedagang hewan kurban di Kota Prabumulih mulai ramai menjajakan dagangannya di berbagai sudut kota. Pantauan di lapangan pada Selasa (12/5/2026), para pedagang hewan kurban mulai membuka lapak dagangan di kawasan Cambai, Jalan Lingkar Timur, pasar Prabumulih dan sejumlah titik lainnya.

Hewan kurban jenis sapi dan kambing dijual dengan harga bervariasi menyesuaikan ukuran tubuh serta usia, untuk kambing dijual mulai harga Rp 2 juta per ekor hingga harga Rp 5 juta bahkan lebih. Sedangkan untuk hewan kurban jenis sapi dijual mulai harga Rp 14 juta hingga mencapai Rp 50 juta lebih.

Berbagai promo diterapkan para pedagang dalam menjual hewan kurban mulai promo harga murah, promo beli 3 sapi gratis kambing untuk konsumsi panitia kurban dan promo lainnya. Hal itu yang membuat warga mulai ramai membeli hewan kurban baik jenis sapi maupun kambing.

Eki, satu diantara pedagang hewan kurban ketika diwawancarai di lapak dagangan di Jalan Lingkar Timur tak jauh dari Tugu Air mancur mengaku antusiasme masyarakat tahun ini tergolong tinggi. Menurut Eki, meski hari raya masih masih cukup lama, namun banyak warga yang memilih untuk memesan hewan kurban lebih awal.

"Alhamdulillah saat ini pembeli sudah mulai ramai. Dari total 30 ekor hewan yang kami sediakan, saat ini sudah lebih dari separuhnya laku terjual dipesan masyarakat," ujar Eki saat ditemui di lapak dagangannya.

Eki menuturkan, pihaknya akan kembali menambah stok dagangan sebanyak 25 hewan kurban untuk dijual karena melihat animo masyarakat untuk membeli cukup banyak. "Hewan kurban ini kita datangkan dari peternak-peternak di kota Prabumulih dan dari Lampung. Untuk kualitas, kami menjamin seluruh hewan yang dijualnya dalam kondisi sehat dan memenuhi kriteria syariat Islam untuk dijadikan hewan kurban," ungkapnya.


Hal ini lanjut Eki, menjadi prioritas utama guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi para calon pekurban. Sedangkan untuk urusan harga, masyarakat memiliki pilihan yang cukup beragam. 

Hewan jenis kambing dibanderol mulai dari harga Rp2 juta hingga Rp4,5 juta per ekor. Sementara untuk sapi, harga dipatok mulai dari Rp14 juta hingga menembus angka Rp30 juta, tergantung ukuran dan bobot hewan.

"Untuk harga kita murah meriah, harga itu termasuk gratis mengurus dan gratis antar hingga jelang penyembelihan, hewan kami jamin dirawat dan diantar sesuai keinginan pembeli," katanya seraya mengajak warga Prabumulih yang sedang mencari hewan kurban dengan kualitas terjamin bisa datang ke lapak Eki Prabu di Jalan Lingkar Timur tak jauh dari tugu air mancur Prabumulih. 

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Iswan Hadi ketika dikomfirmasi mengakui saat ini pedagang hewan kurban mulai ramai dan pihaknya terus melakukan pendataan tidak hanya ke pedagang namun juga jumlah hewan. 

"Meskipun keterbatasan anggaran namun tim kita tetap turun lapangan melakukan pendataan hewan-hewan kurban dan pedagang hewan kurban di kota Prabumulih," ujarnya. Iswan Hadi mengimbau kepada para pedagang untuk menyediakan hewan kurban sesuai syariat baik kesehatan, umur dan lainnya sehingga masyarakat yang membeli tidak merasa tertipu. "Kepada para pembeli juga hendaknya membeli itu memperhatikan hewan sudah sesuai syariat atau belum, jangan tergiur harga murah dan tidak memperdulikan kesehatan hewan, umur hewan dan syarat kurban lainnya," imbau Iswan. (05)

Share:

Gelar Perkara di Polda Sumsel,Kasus Tuduhan Pemerasan Wartawan Memasuki Babak Baru


Palembang, Portalsriwijaya.com - Portal Sriwijaya.com Kasus tuduhan pemerasan serta dugaan tindakan intimidasi yang melibatkan Kepala Desa Talang Padang terhadap sejumlah wartawan, yang berlangsung di Balai Desa Tanjung Jaya, Kabupaten OKU Selatan, kembali dibahas dalam rapat gelar perkara di Markas Besar Polda Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan undangan resmi dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel dengan nomor surat B/208/V/HUK.11.1/2026/Ditreskrimum tertanggal 4 Mei 2026. Dalam surat tersebut, pelapor diminta hadir pada pukul 10.00 WIB di Ruang Gelar Bagian Wassidik Ditreskrimum Polda Sumsel.

Kasus ini bermula dari laporan dengan nomor LP/B/15/1/2026/SPKT/RES OKUS/POLDA SUMSEL tertanggal 8 Januari 2026. Artinya, hingga gelar perkara digelar, kasus ini sudah berjalan selama empat bulan dan selama penanganan di tingkat Polres OKU Selatan belum terlihat adanya perkembangan yang berarti.

Rapat gelar perkara dihadiri oleh unsur pimpinan dan penyidik Ditreskrimum Polda Sumsel, ahli hukum pidana, serta pejabat dan penyidik dari Polres OKU Selatan. Turut hadir pula terlapor, Sulaidi (Kades Talang Padang), dan Yeti Tarwiyah (Kades Tanjung Jaya) yang hadir sebagai saksi dari pihak terlapor.

 

Dalam keterangannya di hadapan tim penyidik, Sulaidi membenarkan bahwa kedatangannya ke Balai Desa Tanjung Jaya adalah atas undangan Kades setempat. Namun, penjelasan Sulaidi justru mempertegas dugaan sikap arogansinya terhadap awak media. Saat ditanya oleh salah satu anggota tim gelar, Kompol Biladi Ostin, terkait makna ucapannya berulang kali dalam bahasa daerah “lah galak” yang ditujukan kepada wartawan, Sulaidi menjawab singkat: “Ngajak belago.”

Ungkapan tersebut diucapkan Sulaidi tepat setelah ia melontarkan tuduhan pemerasan tanpa dasar yang jelas kepada tiga orang wartawan yang saat itu sedang bertugas melakukan peliputan dan konfirmasi terkait program ketahanan pangan serta pembagian bibit jagung di Desa Tanjung Jaya. Jarak antara Desa Talang Padang dengan Desa Tanjung Jaya tercatat sejauh 25 kilometer.

Dalam gelar perkara tersebut, Kanit Pidum Polres OKU Selatan juga memutar rekaman video kejadian asli. Rekaman itu secara gamblang memperlihatkan sikap dan perlakuan semena-mena dari Sulaidi yang sama sekali tidak menghargai aturan hukum maupun tugas pokok dan fungsi awak media sebagai kontrol sosial masyarakat. Pelapor dalam kasus ini hadir didampingi oleh rekan sejawatnya yang juga menjadi korban tindakan arogansi tersebut. 

Hingga berita ini diturunkan, publik dan insan pers di Sumsel masih menunggu langkah hukum selanjutnya. Masyarakat berharap kasus yang sudah cukup lama menjadi sorotan ini segera menemukan titik terang, memperoleh kepastian hukum yang adil, serta menjadi bukti nyata perlindungan negara terhadap profesi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.(Tim)

Share:

Pasar Murah 2026 Digelar di Gunung Ibul Barat, Warga Ramai Menyerbu



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Pemerintah Kota Prabumulih melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DISPERINDAG) Kota Prabumulih menggelar kegiatan Pasar Murah Tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Kantor Lurah Gunung Ibul Barat, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Hj Linda Apriana Arlan, serta Pimpinan Cabang Bulog atau yang mewakili. Turut hadir pula sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mendampingi, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Bagian Perekonomian, Camat Prabumulih Timur, serta Lurah Gunung Ibul Barat.
Pasar murah ini diselenggarakan sebagai upaya membantu masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pangan di tengah masyarakat. Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur dan bahan pangan lainnya disediakan dengan harga subsidi.
Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Hj Linda Apriana Arlan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pasar murah ini karena sangat membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Beliau juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Masyarakat terlihat antusias mengikuti kegiatan pasar murah tersebut. Sejak pagi hari warga telah memadati lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasar pada umumnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Prabumulih berharap dapat meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan daerah.(Ikb)
Share:


Portalsriwijaya.com

Arsip