Persidiwa FC Pangkul Jadi Desa Pertama Tantang Persipra FC, Serasa Main Di Lapangan Internasional

Tim sepak bola kebanggan kota Prabumulih yakni Persipra mengajak tim Persidiwa FC Pangkul bermain sepak bola, Sabtu (20/2/2021)

KPU OKU Selatan Tetapkan Popo Ali-Sholihien Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) OKU Selatan langsung menetapkan Bupati dan Wakil bupati terpilih Kabupaten OKU Selatan yakni Popo Ali M B Commerce dan Sholihien Abuasir

Ridho Minta Dukungan Gubernur Realisasikan Program Pusat di Kota Nanas

Kota Prabumulih akan mendapatkan sejumlah pembangunan proyek infrastruktur dari pemerintah pusat.

Kumpulkan Sisa Makanan hajatan Pria Asal OKU Hasilkan Ratusan Ribu Perbulan



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Berawal dari mengikuti pelatihan yang diadakan PT Pertamina PHE Ogan Komering Ulu Warga Desa Mekartitama Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ilir ini bisa menghasilkan ratusan ribu dalam perbulan hanya dengan mengumpulkan maggot dari sisa sampah organik.


Dengan berpenghasilan 300 ribu rupiah yang dilakukan selama 15 hari Pria asal Jawa Barat (48) bernama Didik ini bisa menghasilkan tambahan dengan mengumpulkan sisa makanan dari hajatan dan sampah organik yang dimanfaatkan sebagai pakan ternak ayam dan lainnya.


Adapun Latar belakang berawal dari pelatihan yang diadakan PT Pertamina PHE Ogan Komering Ulu dengan mengumpulkan maggot atau dengan kata lain ulat dari sisa hajatan dan di budidayakan menjadi Maggot sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar untuk pakan ternak.


Dari penghasilan tambahan ini beliau memasarkan Maggot dengan harga 10 ribu rupiah perkilo yang sering dibeli oleh Masyarakat untuk pakan ternak.


"Alhamdulillah berawal dri petani sayur diajak Pertamina mengikuti pelatihan maggot yang bisa didaur ulang sehingga menghasilkan tambahan akhirnya saya pelajari dan berhasil saya jalani dengan memproses maggot selama 15 hari dan menghasilkan tambahan uang 600 ribu per bulan," ucap didik selaku ketua Kelompok Tani Kompas Lestari Ogan Komering Ulu.


"Tak hanya itu Didik juga berharap agar PT Pertamina PHE Ogan Komering Ulu dapat membantu Fasilitas dikarenakan sangat belum memadai,". Harapnya.(Ing)

Share:

Khairil Anam Petani Sukses Kembalikan Denyut Nadi Hampir Mati Di Air Talas

 



Prabumulih - Bermodal berani dan pantang menyerah, Khairil Anam (42) berhasil menyelamatkan ratusan bahkan ribuan hektar lahan jeruk para petani di Desa Air Talas Kecamatan Rambang Niru Kabupaten Muaraenim Provinsi Sumatera Selatan.


Pada 2003 sebanyak ratusan hektar lahan jeruk milik masyarakat didesa tersebut tidak ada buah dan nyaris mati akibat terserang jamur CVPD. 


Namun kini justru menjadi pusat agrowisata dan sekitar 45 hektar sampai 50 hektare lahan jeruk berhasil dibudidayakan serta dimembuat ekonomi petani jeruk menjadi berhasil.


Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari Khairul Anam, yang pertama kali mengembangkan Agen Hayati Trikodarma. Keberhasilam tersebut bermula ketika Khairul Anam yang prihatin dengan kondisi puluhan petani yang gagal panen serta tanaman jeruk nyaris mati.


Khairul memulai dengan berkali-kali belajar dan menemukan jika harus menanam tanaman yang tahan cuaca ekstrim dan bisa menghasilkan jamur baiknya untuk mengatasi jamur CVPD.


Namun perjuangan Khairul tidak mudah, ia harus merasakan kegagalan hingga 10 kali dalam mengembangkan jamur Trikoderma dan menjadi Agen Hayati.


Jamur CVPD tersebut jik menyerang jeruk akan mati dan jika sudah menyerang maka harus ada kekosongan 9 tahun untuk tidak membudidayakan jeruk agar bisa menanam lagi.


Lalu pada 2011 ada yang uji coba budidaya 3000 tanaman namun hanya bertahan 6 bulan dan jeruk kembali mati lagi. 


Bahkan sempat menanam 7000-9000 tanaman budidaya jeruk manis syam pejakula namun masih mengalami  kendala. "Puncaknya pada 2019 atau saat covid ada lagu jamur menyerang dan dari 150 hektar jeruk sebanyak 80 persen terserang jamur sehingga petani harus beralih fungsi menanam sawit," ungkap Khairil Anam ketika diwawancarai, Rabu (28/2/2023).


Kemudian tahun 2019 Pertamina masuk memperkenalkan dan memberi owngajaran dan kemudian pada tahun 2021 dan tahun 2022 kemudian mensosialisasikan agen hayati.


"Dengan Signifikan masuk ke petani dan banyak jamur bisa diatas sehingga alhamdulillah bertahan di 70 hektare dan komoditi jeruk berangsur membaik. Dulu yang tak ada penghasilam menjadi ada penghasilan," kenangnya.


Pertamina juga memberikan bantuan yang diberikan dari bibit berlebel bebas penyakit, sarana prasarana pembuatan agen hayati, pembuatan rumah studi dan mendatangkan narasumber dari IPB dan IGM.


"Akhirnya petani menjadi paham dan tak tertarik menjadi tertatik dengan agen hayati. Lahan yang 85 persen rusak kita beri agen hayati kemudian normal," katanya mengapresiasi Pertamina.


Saat ini kata Khairil ada sekitar 24 orsng dengan 12 ribu tanaman atau di lahan 45 hektare sampai 50 hektare yang berhasil bertani jeruk. "Bahkan petani yang sebelumnya beralih ke sawit menebang sawitnya kembali ke jeruk," katanya.


Untuk pemasaran sendiri kata Khairil pihaknya tidak memasarkan ke luar nun membuat agrowosata dan warga bisa beli jeruk sekaligus memetik dan memakan jeruk sepuasnya.


"Penghasil jeruk termanis di Muaraenim kini menjadi andalan, kita jual per kilo Rp 15 ribu dan bisa makan sepuasnya di batangnya dsn desa kami menjadi ramai," bebernya.(edison)

Share:

Partai Demokrat Pecahkan Rekor Pileg Prabumulih, Raih Suara Terbanyak 5 Kursi


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Keberhasilan partai demokrat kota Prabumulih patut diacungi jempol. Pasalnya, partai yang dipimpin oleh Deni Victoria SH MSi berhasil mengukir sejarah dan menjadi partai pemenang di Bumi Seinggok Sepemunyian.


Bagaimana tidak, partai Demokrat kota Prabumulih yang hanya meraih satu kursi di DPRD Prabumulih, pada pemilihan legislatif tahun 2024 ini berhasil meraih lima kursi.


Tidak hanya itu, partai pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono ini bahkan memecahkan rekor mendapat suara tetinggi mencapai sekitar 19 ribu suara dalam Pileg 2024. 


Jika pada pileg 2019 Demokrat hanya meraih satu kursi dengan perolehan suara 2089 suara, pada Pileg 2024 Demokrat Prabumulih mendapat sekitar 19.879 suara. 


Lima kursi yang diraih Demokrat Prabumulih antara lain, kursi pertama diraih Deni Victoria dengan total perolehan suara peibadi mencapai sekitar 6.987 suara, kursi kedua diraih Iswanto dengan total suara pribadi sekitar 2.041 suara, ketiga Anisa Meida Shafira dengan suara pribadi sekitar 1.625 suara.


Lalu kursi keempat Demokrat atas nama Erwandi dengan perolehan suara pribadi 1.523 suara dan kursi ke 5 Demokrat Prabumulih atas nama Nicko Adha Pranata dengan perolehan suara 1.316 suara.


Keberhasilan ini tidak terlepas dari perjuangan keras dan semangat ketua DPC Partai Demokrat Prabumulih, Deni Victoria SH MSi yang terus aktif turun untuk masyarakat.


Bahkan seluruh kader digerakkan untuk menarik hati masyarakat dengan turun langsung ke rumah-rumah warga dan lebih dekat dengan hati rakyat. Tidak hanya door to door mendekati hati rakyat, Demokrat bahkan memberi berbagai jenis bantuan serta peduli dengan rakyat tidak mampu.


Hal itulah yang membuat nama Partai Demokrat dan nama suami dari Leni Kartika tersebut harum ditengah masyarakat.


"Alhamdulillah kemenangam Demokrat ini adalah kemenangan untuk semua, kemenangan untuk masyarakat dan untuk kader, kami mengucapkan terimakasih kepada semua masyarakat kota Prabumulih yang percaya dengan Demokrat Prabumulih," ungkap Ketua DPC Demokrat Prabumulih, Deni Victoria SH MSi kepada wartawan, Senin (27/2/2024).


Deni berharap kedepan partai Demokrat kota Prabumulih dapat terus berbuat baik untuk masyarakat dan dapat lebih perhatian untuk masyarakat kota Prabumulih. "Kami terus memohon doa dan dukungan semua masyarakat kota Prabumulih semoga kedepan amanah yang diberikan masyarakat untuk melayani masyarakat dapat terus kami lakukan," harapnya. (Ing)

Share:

Insan Pers Kota Prabumulih Berduka, Jurnalis SMI Meninggal, Kasat Lantas Kunjungi Rumah Duka


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Sebagai wujud kepedulian Polres Prabumulih melalui Satuan Lalu Lintas Polres Prabumulih AKP Muthemainah selaku Kasat Lantas Polres Prabumulih menyalurkan santunan kepada Keluarga Almarhum Sunaresi selama ini sebagai Wartawan Mitra Polres Prabumulih yang menjadi korban kecelakaan lalulintas, Jum'at (23/02/2024).


Duka yang mendalam tak hanya dirasakan keluarga namun juga merupakan kabar duka yang mendalam di dunia Insan Pers Kota Prabumulih yang mengejutkan dan Almarhum dikenal sebagai sosok yang baik dan rendah hati semasa hidupnya.


Kasat lantas Polres Prabumulih AKP Muthemainah didampingi Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Prabumulih Ipda Reno Oktarua, S.H serta turut hadir Ketua PWI Kota Prabumulih Mulwadi bersama insan Pers lainnya mengunjungi rumah duka yang berada Di Desa Sugihwaras Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim.


Menurut Kasat Lantas Polres Prabumulih AKP Muthemainah almarhum dikenal sebagai orang yang baik dan sering menyampaikan berbagai informasi yang positif kepada Masyarakat melalui berita yang ia tulis.


“Korban Alm Sunaresi sendiri merupakan salah satu rekan media kami yang cukup baik dalam kesehariannya baik dalam pergaulan secara pribadi maupun dalam tugasnya sebagai media, Almarhum sangat membantu menyampaikan informasi-informasi positif kepada masyarakat melalui berita yang di tulisnya,” kata Kasatlantas Polres Prabumulih.


AKP Muthe berharap, bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga korban. 


”Kita semua berharap dengan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat, bisa membantu meringankan beban korban kecelakaan lalu lintas, apalagi di kondisi seperti saat ini,” lanjutnya.


Dalam kegiatan itu, Kasat Lantas Polres Prabumulih AKP Muthemainah, juga memberikan edukasi pentingnya tertib berlalu lintas untuk mengurangi dampak fatalitas kecelakaan.


“Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Prabumulih untuk selalu tertib dan taat para aturan lalu lintas saat berkendara di jalan raya guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya.(Ing)

Share:

Heboh !! KPPS Izinkan Warga Bogor Milih Dewan, KPU Prabumulih Gelar PSU di Satu TPS



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Akibat kelalaian petugas KPPS yang memberikan lima jenis surat suara beralamat luar daerah, membuat KPU Prabumulih akan menggelar Pemilihan Suara Ulang (PSU).


PSU akan digelar pada Sabtu (24/02/2024) di TPS 18 Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih yang merupakan Daerah Pemilihan (Dapil) 3 yakni Prabumulih Utara dan Cambai.


Adapun kronologis sehingga dilakukan PSU yakni Pengawas Kecamatan (Panwascam) Prabumulih Utara menemukan jika adanya seorang pemilih merupakan warga di luar Prabumulih yakni Kota Bogor mencoblos 5 surat suara.


Padahal semestinya warga yang ber-KTP luar hanya mendapat surat suara Presiden namun karena KPPS lalai diberi 5 jenis surat suara. Terkait temuan itu, Panwascam merekomendasikan agar dilakukan pemilihan suara ulang ke Bawaslu. 


Selanjutnya Bawaslu Kota Prabumulih meneruskan rekomendasi tersebut ke KPU kota Prabumulih agar dilakukan pemilihan suara ulang.


Ketua KPU Kota Prabumulih, Marta Dinata telah smemanggil Ketua dan Anggota KPPS TPS 18 Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara atas kelalaian yang dilakukan sehingga membuat Pemungutan Suara Ulang (PSU).


"Berdasarkan surat rekomendasi dari Bawaslu Kota Prabumulih terkait dengan Pemungutan Suara Ulang (PSU) jadi kami punya kewajiban untuk menjalankannya dengan dasar form A Panwascam Prabumulih Utara," ungkap Marta Dinata kepada Portal Sriwijaya, Jumat (23/2/2024) malam.


Marta mengaku dari bukti-bukti adanya pemilih yang tidak berdomisili di Kelurahan tersebut telah menggunakan hak suara nya dengan mendapatkan 5 surat suara yang ber E-KTP di kota Bogor.


"Kami sebelumnya telah melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) mulai dari PPK, PPS hingga KPPS namun tidak tahu kenapa bisa begini. Dan untuk warga itu sendiri sudah kita panggil dan melakukan klarifikasi," beber Marta.


Sementaea itu Ketua Bawaslu Kota Prabumulih, Afan Sira Oktrisma membenarkan jika Sabtu (24/2/2024) akan diadakan pemilihan ulang berdasarkan hasil investigasi oleh Panwascam Utara.


"Terkait dengan adanya Pemungutan Suara Ulang memang benar dan kami hanya meneruskan hasil rekomendasi dari investigasi Panwascam Utara bahwa telah ditemukan adanya pemilih yang dimasukkan oleh Kpps menjadi DPT (Daftar Pemilih Tetap) dengan memberikan 5 surat suara diantaranya Presiden dan Wakil presiden, DPR RI, DPD RI, Provinsi, dan Kabupaten atau Kota, padahal pemilih tersebut ber-KTP di Bogor tanpa adanya surat rekomendasi dari KPU Kota Prabumulih dan ini sama sekali tidak diperbolehkan makanya kita rekomendasikan PSU," tegasnya.


Lanjutnya, kami mengharapkan kedepannya agar kelalaian tersebut jangan terulang lagi dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus benar memperhatikan KPPS agar memahami dari Bimtek yang selama ini dilakukan.(Ing)

Share:


Portalsriwijaya.com