Dukung Pemerintah, Sejumlah Provider Telekomunikasi di kota Prabumulih Mulai Tertibkan Kabel Semrawut

Perusahaan provider mulai menata kabel-kabel internet yang semrawut di kota Prabumulih. Selengkapnya..

Bupati Edison Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional

Bupati Muara Enim, Edison melantik Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional Pemerintah Kabupaten Muara Enim, pada Kamis (19/2/2026)

SPPG Srimenanti Resmi Diluncurkan, Targetkan Pemenuhan Gizi bagi 3000 Siswa

SPPG Srimenanti Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan, resmi diluncurkan pada Rabu (18/2/2026).

Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Sukarami Masuk Penyidikan, APIP Tunggu Gelar Perkara dari Kejari OKU Selatan

 


OKU Selatan, Portalsriwijaya.comKejaksaan Negeri OKU Selatan resmi menaikkan status penanganan kasus dugaan korupsi Dana Desa Sukarami ke tahap penyidikan. Kasus ini menyangkut pengelolaan Dana Desa Sukarami tahun anggaran 2022 sampai 2024.

Kepala Inspektorat OKU Selatan, Ardiansyah SH CIAP plt, menyampaikan bahwa sekitar dua minggu lalu pihaknya melalui APIP telah menerima surat permintaan dari Kejaksaan untuk melakukan audit terhadap dana desa tersebut.  

"APIP sudah menerima surat permintaan dari Kejaksaan untuk mengaudit Dana Desa Sukarami dari tahun 2022 sampai tahun 2024. Tim saat ini sedang mempersiapkan untuk menghitung potensi kerugian negara," ujarnya kepada wartawan.

Lebih lanjut Ardiansyah mengatakan, pihaknya juga telah melayangkan surat kepada Kejaksaan untuk menanyakan kapan gelar perkara atau ekspos terkait kasus ini akan dilaksanakan. Namun hingga saat ini belum ada jawaban tegas dari Kejaksaan.  "Kami sudah bersurat ke Kejaksaan menanyakan jadwal gelar perkara atau ekspos. Tapi belum ada jawaban yang pasti kapan waktunya," kata Ardiansyah.

Di sisi lain, Kasi Intel Kejari OKU Selatan Alman menyatakan penyidik saat ini masih mendalami alur penggunaan anggaran dan memeriksa saksi-saksi. Hasil audit dari Inspektorat akan menjadi salah satu alat bukti penting dalam proses penyidikan.  

"Benar, kasus Dana Desa Sukarami sudah masuk tahap penyidikan. Kami bekerja profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum," ujarnya.


Sementara itu, warga desa Sukarami Kecamatan Buay Sandang Aji beberapa waktu lalu melakukan musyawarah terkait kasus dugaan korupsi di desa mereka. Bahkan dalam rapa tersebut sempat dibahas rencana unjuk rasa lanjutan terkait kelanjutan kasus tersebut.

Zaini, Warga Desa Sukarami berharap proses hukum berjalan cepat, adil, dan transparan. Mereka juga berharap pengelolaan dana desa ke depan bisa lebih diawasi agar tepat sasaran untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. (TimFr86)

Share:

BRI Gelar Program "Matcha Late", Nasabah Bisa Dapat Sembako hingga Air Cooler Gratis Lewat Top Up Fresh Fund


Prabumulih, Portalsriwijaya.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali memanjakan para nasabah setianya melalui program loyalitas terbaru. Kali ini, BRI Unit Prabumulih menghadirkan program bertajuk "Matcha Late" (Manfaatkan Cuannya Hadiah Langsung Terima) yang menawarkan berbagai hadiah menarik tanpa diundi bagi nasabah yang melakukan penambahan dana baru (Top Up Fresh Fund).

Program ini berlangsung selama dua bulan penuh, mulai dari 1 Juni 2026 hingga 31 Juli 2026. Melalui program ini, nasabah berkesempatan membawa pulang hadiah langsung mulai dari kebutuhan pokok (sembako), voucer belanja, hingga peralatan elektronik rumah tangga berukuran besar.

Skema nominal Top Up Fresh Fund beserta jenis hadiah langsung yang bisa didapatkan oleh nasabah antara lain:

- Nominal Top Up Rp 10 Juta bisa meraih hadiah Sembako (Minyak Goreng / Gula / Terigu)

- Nominal Rp 25 Juta bisa meraih hadiah Pecah Belah / Voucher Indomaret

- Rp 50 Juta bisa meraih hadiah Teko Listrik / Setrika

- Rp 100 Juta bisa merahi hadiah Mixer / Blender / Kipas Angin / Tea Set

- Nominal Rp 250 Juta bisa meraih Rice Cooker / Kompor / Slow Juicer

- Nominal Rp 500 Juta bisa meraih Air Cooler / Speaker Multimedia

Pemimpin Cabang (Branch Manager) BRI Kantor Cabang (KC) Prabumulih R.P Rafi Rafsanjani mengatakan, program "Matcha Late" ini berlaku khusus bagi nasabah BRI Unit dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. "Dengan program ini nasabah berkesempatan membawa pulang hadiah langsung mulai dari kebutuhan pokok (sembako), voucer belanja, hingga peralatan elektronik rumah tangga berukuran besar," ungkapnya kepada wartawan.

Bagi nasabah yang ingin meningkatkan saldo tabungannya sekaligus mendapatkan keuntungan hadiah langsung ini, informasi lebih lanjut dapat diakses melalui layanan kontak resmi BRI di 1500017, asisten virtual Sabrina di nomor WhatsApp 0812 1214 017, atau dengan mengunjungi situs resmi www.bri.co.id.(05)

Share:

Usai Heboh Dugaan Potong BLT, Oknum Kades Danau Jaya Diduga Jual Tanah & Bangunan Polindes


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Oknum Kepala Desa (Kades) Danau Jaya Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan berinisial RZ diduga telah melelang atau menjual tanah bangunan polindes atau perumahan Bidan Desa.

Informasi terkait penjualan tanah Polindes atau perumahan Bidan Desa tersebut disampaikan langsung oleh masyarakat desa setempat kepada sejumlah wartawan, belum lama ini.

Kepada wartawan, sumber yang meminta namanya tidak disebutkan itu membeberkan jika tanah bangunan berikut Kantor polindes Bidan Desa diduga sudah dijual oleh oknum Kepala Desa. Tanah Polindes tersebut menurut informasi didapat dijual kepada warga desa setempat dan saat ini dibuatkan Sumur Bor.

"Oknum kades kami diduga jual tanah Polindes ke warga, terbukti sekarang ini tanah itu sudah dibangun sumur bor milik warga yang membeli," ungkap sumber tersebut kepada wartawan.

Tidak sampai disana saja, sumber itu menyebutkan jika dugaan penjualan tanah  berikut bangunan Polindes itu tanpa ada musyawarah dengan masyarakat termasuk dan BPD serta Perangkat Desa. "Penjualan lahan bangunan ini tidak transparan dan ini diduga jelas melanggar hukum," tutur warga.


Selain dugaan menjual lahan dan bangunan tersebut, oknum kepala desa sempat dikeluhkan warga karena diduga melakukan pemotongan Dana BLT pada tahun 2023-2024.

Oknum Kepala Desa serta perangkat Desa melakukan pemotongan Dana Bantuan Langsung Tunai ( BLT) dengan nilai bervariasi mulai dari Rp 100 ribu bahkan Rp 200 ribu. "Besaranya bervariasi, ini terjadi tepatnya di dusun 7 Desa Danau Jaya," terang Warga yang siap bersaksi di depan APH jika dibutuhkan.

Terpisah, Oknum Kepala Desa berinisal RZ ketika dikonfirmasi wartawan terkait dugaan penjualan Lahan Polindes, dirinya membantah sudah menjualkan lahan tersebut. "Lahan itu masih ada di situ kang, idak kemano-mano," jelas Kades dalam sambungan telp kepada wartawan.

Kemudian saat di ditanya tentang pemotongan Dana BLT, dirinya juga membantah bahkan menanyakan pada bulan berapa dana tersebut di potong, sebab dirinya baru menjabat sejak Mei tahun 2023.

Dan tentang Dana Ketahanan Pangan yang di peruntukkan untuk Sapi yang pertanyakan masyarakat, di jelaskan oleh Kepala Desa memang benar ada pembelian sapi sebanyak 5 ekor. "Namun sebenarnya anggaran pada Dana Desa hanya 4 Ekor. Berhubung masih ada dana sisa makanan di belikan satu ekor anak sapi," tegas Kades pada Media Portal Sriwijaya.

Masyarakat berharap kepada pihak berwenang untuk turun mengecek laporan masyarakat tersebut dan berharap Oknum Kepala Desa tidak bertindak semena-mena dan Arogan.(Tim)

Share:

Puspita Sugiartie Resmi Pimpin KORMI Prabumulih: Siap Bikin Warga Sehat dan Gembira!


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Prabumulih resmi memiliki nahkoda baru. Puspita Sugiartie, S.Tr.Kep., terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KORMI Kota Prabumulih periode 2026–2030 dalam Musyawarah Kota (Muskot) yang digelar di Aula Disnaker, Kamis (9/7/2026).

Acara ini dihadiri oleh Staf Ahli Wali Kota Abdullah Abadi (mewakili Wali Kota H Arlan), Sekretaris KORMI Sumsel Eko Agus Sugianto, Kepala Disporapar Joko Firdaus, serta para ketua Induk Organisasi Olahraga Masyarakat (Inorga).

Olahraga Jadi Gaya Hidup, Bukan Sekadar Hobi

Wali Kota Prabumulih H Arlan, melalui Abdullah Abadi, berharap kepengurusan baru ini bisa menyatukan seluruh organisasi olahraga di bawah KORMI agar pembinaan lebih terarah.

"Kita berharap KORMI dapat menjadikan olahraga sebagai gaya hidup, bukan sekadar hobi. Tujuannya agar tercipta masyarakat yang sehat, unggul, berkarakter, dan bergembira," tegas Abadi. Ia juga menekankan pentingnya sinergi kuat antara pemerintah, KORMI, dan Inorga untuk menjangkau seluruh lapisan warga.

Target Besar: PORPROV Muara Enim November 2026

Apresiasi dan tantangan baru juga datang dari Sekretaris KORMI Sumsel, Eko Agus Sugianto. Selain meminta pengurus baru menyusun program kerja yang inovatif, Eko mengingatkan agenda besar yang sudah di depan mata.

KORMI Prabumulih ditargetkan segera menjaring atlet terbaik untuk berlaga di Pekan Olahraga Rekreasi Provinsi (PORPROV) di Kabupaten Muara Enim pada November 2026 mendatang. Komitmen Rangkul Semua InorgaSebagai ketua terpilih, Puspita Sugiartie berkomitmen penuh untuk merangkul semua elemen tanpa membeda-bedakan. Ia menegaskan bahwa kunci sukses KORMI adalah kerja sama tim yang solid.

"Seluruh induk organisasi di bawah KORMI akan kita tampung dan kita akan maju bersama. Kami ingin membangun KORMI menjadi organisasi yang solid, aktif, dan memberikan manfaat nyata," ujar Puspita. Ia juga membocorkan telah menyiapkan serangkaian inovasi program untuk mengajak generasi muda hingga tua aktif bergerak lewat olahraga rekreasi. (05)

Share:

Sinkronisasi Hasil Reses, Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie Dorong Percepatan Pembangunan OKU Selatan


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie SE MM bergerak cepat mengawal aspirasi warga Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Bersama Anggota Dapil V, Ketua DPRD Sumsel menggelar pertemuan strategis dengan Bupati OKU Selatan, Abusama SH untuk menyelaraskan 7 program pembangunan prioritas daerah.

Pertemuan ini digelar dalam rangka mengawal, mensinkronisasikan, serta mengharmonisasikan hasil pelaksanaan Reses Dapil V yang telah sukses dilaksanakan di 8 desa pada 3 wilayah kecamatan di Kabupaten OKU Selatan.

Langkah strategis ini diambil guna memastikan seluruh aspirasi masyarakat yang berhasil dihimpun oleh legislatif dapat selaras dengan program eksekutif di tingkat kabupaten maupun provinsi.

7 Poin Utama Aspirasi Warga OKU Selatan

Dalam audiensi tersebut, DPRD Sumsel memaparkan tujuh poin krusial yang mendesak untuk segera diakomodasi demi kemajuan daerah OKU Selatan, antara lain:

1. Infrastruktur Utama : Pemerataan dan peningkatan pembangunan jalan, jembatan, serta jaringan irigasi.

2. Kualitas Pendidikan : Peningkatan mutu layanan pendidikan bagi generasi muda.

3. Fasilitas Kesehatan : Optimalisasi kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

4. Sektor Unggulan : Peningkatan produktivitas di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.

5. Ekonomi Kerakyatan : Pengembangan lini usaha UMKM serta program pemberdayaan masyarakat.

6. Jaringan Listrik : Perluasan pemasangan tiang dan kabel listrik ke wilayah yang belum terjangkau.

7. Proyek Strategis Nasional (PSN) : Pengawalan ketat terhadap pembangunan Bendungan Tiga Dihaji yang hingga saat ini belum rampung.


Cegah Tumpang Tindih Program Kerja

Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar tidak terjadi pemborosan anggaran atau tumpang tindih program di lapangan.

"Perlu dilakukan sinkronisasi yang matang antara hasil reses DPRD Sumatera Selatan, Musrenbang, serta Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten. Kita harus memastikan semua program berjalan beriringan," ujar Andie.

Sinergi untuk Pembangunan yang Tepat SasaranMelalui audiensi hangat di kediaman bupati ini, diharapkan hasil penyelarasan program mampu meningkatkan sinergitas antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan. 

Muara dari keharmonisan ini tidak lain adalah demi mewujudkan pembangunan daerah yang jauh lebih efektif, efisien, serta tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat setempat.(Adv/FR86)

Share:


Portalsriwijaya.com

Arsip