Dukung Pemerintah, Sejumlah Provider Telekomunikasi di kota Prabumulih Mulai Tertibkan Kabel Semrawut

Perusahaan provider mulai menata kabel-kabel internet yang semrawut di kota Prabumulih. Selengkapnya..

Bupati Edison Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional

Bupati Muara Enim, Edison melantik Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional Pemerintah Kabupaten Muara Enim, pada Kamis (19/2/2026)

SPPG Srimenanti Resmi Diluncurkan, Targetkan Pemenuhan Gizi bagi 3000 Siswa

SPPG Srimenanti Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan, resmi diluncurkan pada Rabu (18/2/2026).

Ada Sosok Petugas Penting Saat UAS Turun Dari Helikopter di Muara Enim, Siapakah Dia?



Muara Enim, Portalsriwijaya.com - Terdapat sosok penting seorang petugas yang kapasitasnya bertugas memandu jalanya helikopter saat turun (landing) dan berangkat (take -off), dari lapangan Stadion Olahraga Sekundang Bara Muara Enim yang memandu seorang pilot saat menurunkan sosok seorang Ustad Abdul Somad (UAS) dalam rangka memenuhi undangan dari Pemkab Muara Enim dalam acara Tablik Akbar pada Sabtu (14/03/2026) dilapangan merdeka Muara Enim tersebut. 

Siapakah nama sosok petugas landing helikopter dan take off saat memandu jalannya pilot helikopter tersebut, sebut saja namanya "Pangestu S'' petugas dari Sarana Prasarana (Sapras) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Muara Enim yang telah dipercaya tugasnya dari Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Muara Enim H Junaidi SH dan Kabid Sapras Dishub Muara Enim Ir Ramad Yurestra ST MM, untuk memandu jalannya seorang pilot helikopter tersebut saat menurunkan Ustad Abdul Somad (UAS) maupun para pejabat penting seperti Gubernur Sumsel serta para pejabat penting lainya.

Saat dibincangi media ini usai bertugas sebagai lending dan take off helikopter tersebut, Pangestu sosok petugas dari Sapras Dishub Muara Enim tersebut mengungkapkan, bahwa kesannya saat bertugas memandu seorang pilot helikopter landing dan take off tentunya sudah berkerja secara profesional serta sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah diterapkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) atau secara spesifik dalam operasi helipad/lepas disebut Helicopter Landing Officer (HLO).

Lanjut Pangestu, bahwa sebagai petugas pemandu helikopter maupun pesawat (Marshaller) tugas utama adalah mengarahkan pilot helikopter untuk mendarat, parkir, dan berangkat dari apron atau helipad. Adapun cara kerja menggunakan isyarat tangan (marshalling signals) yang distandarisasi secara internasional untuk berkomunikasi dengan pilot dengan tujuan memastikan keselamatan operasional, menghindari tabrakan dengan benda sekitar, dan menempatkan helikopter di posisi yang tepat. "Alhamdulillah saat bertugas memandu Helikopter Landing Officer (HLO) melalui tugas yang selama ini telah terlatih berjalan aman dan lancar," ungkap Pangestu selaku petugas Sapras Dishub Muara Enim saat dibincangi media ini (14/03).

Dikatakan Pangestu, bahwa selama ini sebagai petugas yang bertanggung jawab saat helikopter landing dan Take off seperti saat memandu pilot menurunkan sosok seorang Ustad Abdul Somad (UAS) maupun terdapat para pejabat penting lainya saat berkunjung diwilayah Kabupaten Muara Enim tersebut, tentunya telah kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab atas keamanan dan efesiensi operasi helikopter, terutama di fasilitasi operasi helikopter untuk memandu pendaratan karena beroperasi di area terbatas dan padat. "Sebagai pemandu pilot helikopter saat sukses landing dan take off tentunya merasa bangga sekali, terlebih lagi saat menurunkan sosok seorang Ustad kondang Ustad Abdul Somad dan pernah juga Gubenur Sumsel" tutup Pangestu petugas Sapras Dishub Muara Enim tersebut.(Nov)

Share:

Pengurasan Pipa Bakung dengan Teknik Flushing: Langkah Strategis Tirta Raja untuk Layanan Air Lebih Baik


Baturaja, Portalsriwijaya.com - Endapan kerak lumpur yang menumpuk bertahun-tahun di jalur pipa distribusi air di wilayah Bakung segera akan dibersihkan secara menyeluruh. Rencana strategis ini diungkapkan oleh Direktur Utama Perumda Tirta Raja, Bertho Darmo Poedjo Asmanto, saat diwawancarai pada kegiatan peninjauan Water Treatment Plant (WTP) Bakung, Jumat (13/3/2026) siang.

 

Pengurasan jalur pipa distribusi di Bakung menjadi langkah terobosan dan strategis dalam pemeliharaan infrastruktur Perumda Tirta Raja. Upaya ini merupakan wujud komitmen nyata perusahaan untuk menjaga kualitas air dan kelancaran distribusi kepada seluruh pelanggan.

 

Berbeda dengan pengurasan rutin yang biasa dilakukan di WTP dan Reservoir, pengurasan jalur pipa distribusi kali ini akan menggunakan teknik Flushing. Metode ini dirancang khusus untuk merontokkan kerak dan endapan yang telah menempel di dinding pipa selama bertahun-tahun. "Pengurasan jalur pipa ini merupakan yang pertama kalinya kita lakukan sejak jaringan pipa ini dibangun. WTP Bakung menjadi lokasi percontohan atau pilot project dari rencana pengurasan pipa secara menyeluruh di seluruh Baturaja. WTP ini melayani sekitar 3.500 pelanggan," jelas Bertho.

 

Setelah konsisten melakukan pengurasan rutin di semua WTP dan Reservoir, Tirta Raja kini bertekad memperluas upaya pembersihan ke jalur perpipaan. "Kami mulai dari jalur Bakung dulu, kemudian akan menyusul di wilayah lain, dengan tetap mengkaji dan memperhatikan kondisi setiap jalur pipa yang ada. Khusus untuk Bakung, pengurasan akan dilakukan sepanjang 3 KM, mulai dari WTP Bakung hingga simpang Perumahan Guru Jalan Lintas Sumatera. Kami sudah mengkaji secara mendalam, dan insya Allah struktur pipa aman," tambahnya.

 

Dijadwalkan, kegiatan pengurasan jalur pipa di kawasan WTP Bakung akan dilaksanakan setelah perayaan Idul Fitri 1447 H. "Insya Allah kami laksanakan setelah Lebaran, dengan estimasi proses pembersihan yang mudah-mudahan tidak memakan waktu lama," ujar Bertho.

 

Program ini diharapkan memberikan dampak positif yang besar bagi para pelanggan. Setelah pengurasan, kualitas air yang didistribusikan akan menjadi lebih jernih dan berkualitas, aliran air akan lebih lancar, serta volume debit air yang diterima pelanggan akan meningkat. Hal ini dikarenakan sumbatan akibat endapan besi dan lumpur di dalam pipa telah hilang. "Jika uji coba pengurasan di Bakung ini sukses, metode yang sama akan diterapkan di seluruh wilayah pelayanan untuk menstandarisasi kualitas air bersih yang lebih baik," tegasnya.

 

Selain program pengurasan, Bertho juga menambahkan bahwa ini hanyalah awal dari rencana besar Perumda Tirta Raja. Ke depannya, pihaknya berencana melakukan proses Uprating di WTP Bakung untuk meningkatkan kapasitas produksi air. "Kami berencana melakukan Uprating di WTP Bakung guna meningkatkan kapasitas produksi, namun hal ini akan dilakukan secara bertahap karena memerlukan biaya yang cukup besar," pungkas Bertho.(FR86)

Share:

Paguyuban Pujasuma Berbagi Ratusan Takjil Kepada Masyarakat

 



Muara Enim, Portalsriwijaya.com - Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Paguyuban Putra Jawa Sumatera (Pujasuma) Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim menggelar kegiatan berbagi takjil jelang berbuka puasa yang mana Paguyuban Pujasuma tersebut, telah melaksanakan bagi-bagi takjil selama satu Minggu penuh.


Ketua Paguyuban Pujasuma Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim Adi Suranto, bersama para pengurus Paguyuban Pujasuma tersebut, mengungkapkan bahwa kegiatan berbagi takjil selama bulan ramadhan jelang berbuka puasa ini sudah menjadi agenda rutin pada setiap tahunya. Lanjut Adi Suranto, bahwa kegiatan bagi-bag takjil Ramadhan merupakan rangkaian kegiatan Pujasuma yang sekaligus menjadikan kegiatan pereratan ikatan silaturahmi bersama masyarakat serta berharap mendapatkan barokah dari Allah SWT.

"Alhamdulillah berbagi takjil selama seminggu penuh selama ramadhan berjalan lancar, dan masyarakat menyambut baik atas kegiatan tersebut," ucap Adi Suranto.


Ia menambahkan, bahwa berbagi takjil dari paguyuban Pujasuma tersebut, selain beberapa titik yang kita bagikan disepanjang jalan raya lintas bagi para pengendara yang menerimanya, kita juga (Pujasuma.red), juga membagikan takjil kepada warga yang ada dibeberapa kediaman warga."Semoga berbagi takjil selama ramadhan jelang buka puasa dari Paguyuban Pujasuma tersebut, dapat dirasakan masyarakat, serta semoga menjadikan nilai tambah ibadah selama ramadhan yang penuh berkah ini, Aamin Yarobbal Alamiin," pungkas Adi Suranto, Jum'at(13/03/2026) sore tadi (Nov).

Share:

Dari Halaman Rumah Untuk Negeri : Wali Kota Prabumulih Tanam Jagung Dukung Ketahanan Pangan

 



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Komitmen terhadap ketahanan pangan tidak selalu dimulai dari lahan yang luas dan program besar. Terkadang, langkah sederhana dari seorang pemimpin dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang. Hal itulah yang dilakukan oleh Wali Kota Prabumulih, H Arlan.

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan, Wali Kota Prabumulih H Arlan melakukan penanaman jagung di lahan seluas kurang lebih satu hektare yang berada di lingkungan sekitar rumah kediamannya di Jalan Lingkar Timur Kelurahan Sukaraja Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih.


Langkah ini bukan sekadar kegiatan bercocok tanam, tetapi juga menjadi pesan kuat kepada masyarakat bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Dengan memanfaatkan lahan yang ada, masyarakat diharapkan dapat ikut berkontribusi dalam menjaga ketersediaan pangan.

Di tengah hamparan tanah yang mulai ditanami bibit jagung, Wali Kota H. Arlan menyampaikan bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat. "Kalau kita memiliki lahan yang bisa dimanfaatkan, mari kita tanami. Dari hal kecil seperti ini, kita bisa membantu menjaga ketersediaan pangan dan memberi contoh bahwa bertani adalah pekerjaan yang mulia," ujar H Arlan.


Penanaman jagung ini juga menjadi simbol bahwa pembangunan daerah tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga tentang kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan langkah sederhana namun penuh makna ini, diharapkan semakin banyak masyarakat Kota Prabumulih yang tergerak untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah mereka menjadi lahan produktif.

Di bawah terik matahari yang menyinari ladang kecil di halaman rumahnya, benih-benih jagung itu bukan hanya ditanam di tanah, tetapi juga ditanam sebagai harapan—bahwa dari tanah Prabumulih akan tumbuh kemandirian, ketahanan pangan, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakatnya.(Ikb)

Share:

Kecamatan Buay Pemaca Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg, Masyarakat Bersyukur

 



OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan melalui Kecamatan Buay Pemaca kembali menggelar Operasi Pasar LPG 3 Kilogram di Aula Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan. Kegiatan ini berlangsung tertib dan lancar. 


Masyarakat sangat bersyukur mendapat Gas LPG murah, dan terlihat dari antusias masyarakat berbondong-bondong hadir membeli. Camat Buay Pemaca, Sainan Sagiman mengungkapkan ada sebanyak 560 tabung gas LPG ukuran 3 kilogram yang dijual murah kepada masyarakat. "Kegiatan Operasi pasar ini disalurkan sebanyak 560 tabung LPG 3 Kg harga Rp22.500 per tabung, sesuai ketentuan yang telah ditetapkan," ungkapnya pada wartawan, Jumat (13/3/2026).


Sainan menjelaskan, Operasi pasar ini adalah bentuk kehadiran Pemerintah di tengah masyarakat, untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat akan LPG 3 Kg. "Kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan LPG 3 Kg dengan harga terjangkau," jelasnya.


Lebih lanjut disampaikan, masyarakat diimbau untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan baik dan tidak melakukan penimbunan, semoga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga LPG 3 Kg di pasaran, serta mencegah terjadinya kelangkaan. "Kami akan terus melakukan pengawasan dan monitoring untuk memastikan ketersediaan LPG 3 Kg di masyarakat,dan OP ini akan di lakukan Pemerintah secara berkala di seluruh wilayah Kabupaten OKU Selatan" tegas Sainan Sagiman.(Fr86)

Share:


Portalsriwijaya.com

Arsip