Dukung Pemerintah, Sejumlah Provider Telekomunikasi di kota Prabumulih Mulai Tertibkan Kabel Semrawut

Perusahaan provider mulai menata kabel-kabel internet yang semrawut di kota Prabumulih. Selengkapnya..

Bupati Edison Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional

Bupati Muara Enim, Edison melantik Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional Pemerintah Kabupaten Muara Enim, pada Kamis (19/2/2026)

SPPG Srimenanti Resmi Diluncurkan, Targetkan Pemenuhan Gizi bagi 3000 Siswa

SPPG Srimenanti Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan, resmi diluncurkan pada Rabu (18/2/2026).

Gelar Perkara di Polda Sumsel,Kasus Tuduhan Pemerasan Wartawan Memasuki Babak Baru


Palembang, Portalsriwijaya.com - Portal Sriwijaya.com Kasus tuduhan pemerasan serta dugaan tindakan intimidasi yang melibatkan Kepala Desa Talang Padang terhadap sejumlah wartawan, yang berlangsung di Balai Desa Tanjung Jaya, Kabupaten OKU Selatan, kembali dibahas dalam rapat gelar perkara di Markas Besar Polda Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan undangan resmi dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel dengan nomor surat B/208/V/HUK.11.1/2026/Ditreskrimum tertanggal 4 Mei 2026. Dalam surat tersebut, pelapor diminta hadir pada pukul 10.00 WIB di Ruang Gelar Bagian Wassidik Ditreskrimum Polda Sumsel.

Kasus ini bermula dari laporan dengan nomor LP/B/15/1/2026/SPKT/RES OKUS/POLDA SUMSEL tertanggal 8 Januari 2026. Artinya, hingga gelar perkara digelar, kasus ini sudah berjalan selama empat bulan dan selama penanganan di tingkat Polres OKU Selatan belum terlihat adanya perkembangan yang berarti.

Rapat gelar perkara dihadiri oleh unsur pimpinan dan penyidik Ditreskrimum Polda Sumsel, ahli hukum pidana, serta pejabat dan penyidik dari Polres OKU Selatan. Turut hadir pula terlapor, Sulaidi (Kades Talang Padang), dan Yeti Tarwiyah (Kades Tanjung Jaya) yang hadir sebagai saksi dari pihak terlapor.

 

Dalam keterangannya di hadapan tim penyidik, Sulaidi membenarkan bahwa kedatangannya ke Balai Desa Tanjung Jaya adalah atas undangan Kades setempat. Namun, penjelasan Sulaidi justru mempertegas dugaan sikap arogansinya terhadap awak media. Saat ditanya oleh salah satu anggota tim gelar, Kompol Biladi Ostin, terkait makna ucapannya berulang kali dalam bahasa daerah “lah galak” yang ditujukan kepada wartawan, Sulaidi menjawab singkat: “Ngajak belago.”

Ungkapan tersebut diucapkan Sulaidi tepat setelah ia melontarkan tuduhan pemerasan tanpa dasar yang jelas kepada tiga orang wartawan yang saat itu sedang bertugas melakukan peliputan dan konfirmasi terkait program ketahanan pangan serta pembagian bibit jagung di Desa Tanjung Jaya. Jarak antara Desa Talang Padang dengan Desa Tanjung Jaya tercatat sejauh 25 kilometer.

Dalam gelar perkara tersebut, Kanit Pidum Polres OKU Selatan juga memutar rekaman video kejadian asli. Rekaman itu secara gamblang memperlihatkan sikap dan perlakuan semena-mena dari Sulaidi yang sama sekali tidak menghargai aturan hukum maupun tugas pokok dan fungsi awak media sebagai kontrol sosial masyarakat. Pelapor dalam kasus ini hadir didampingi oleh rekan sejawatnya yang juga menjadi korban tindakan arogansi tersebut. 

Hingga berita ini diturunkan, publik dan insan pers di Sumsel masih menunggu langkah hukum selanjutnya. Masyarakat berharap kasus yang sudah cukup lama menjadi sorotan ini segera menemukan titik terang, memperoleh kepastian hukum yang adil, serta menjadi bukti nyata perlindungan negara terhadap profesi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.(Tim)

Share:

Pasar Murah 2026 Digelar di Gunung Ibul Barat, Warga Ramai Menyerbu



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Pemerintah Kota Prabumulih melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DISPERINDAG) Kota Prabumulih menggelar kegiatan Pasar Murah Tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Kantor Lurah Gunung Ibul Barat, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Hj Linda Apriana Arlan, serta Pimpinan Cabang Bulog atau yang mewakili. Turut hadir pula sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mendampingi, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Bagian Perekonomian, Camat Prabumulih Timur, serta Lurah Gunung Ibul Barat.
Pasar murah ini diselenggarakan sebagai upaya membantu masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pangan di tengah masyarakat. Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur dan bahan pangan lainnya disediakan dengan harga subsidi.
Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Hj Linda Apriana Arlan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pasar murah ini karena sangat membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Beliau juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Masyarakat terlihat antusias mengikuti kegiatan pasar murah tersebut. Sejak pagi hari warga telah memadati lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasar pada umumnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Prabumulih berharap dapat meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan daerah.(Ikb)
Share:

Membanggakan! Bhayangkari OKU Selatan Sabet Juara 2 Lomba SPPG Se-Sumsel di HUT ke-46 YKB


Palembang, Portalsriwijaya.comSeragam pink Bhayangkari Cabang OKU Selatan kembali mengharumkan nama daerah. Tim SPPG Polres OKU Selatan sukses meraih  dalam rangka HUT ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari Tahun 2026.

Prestasi ini diumumkan saat acara Syukuran HUT ke-46 YKB di Palembang, Jumat (8/5/2026). Deretan piala dan piagam yang digenggam ibu-ibu Bhayangkari jadi bukti kerja keras dan kekompakan mereka.

Kepala Kepolisian Resor OKU Selatan melalui akun resminya mengucapkan selamat atas raihan tersebut. SPPG atau Seksi Pelayanan dan Pengembangan Gizi Bhayangkari memang jadi garda terdepan dalam urusan pangan sehat keluarga Polri. "Ini bukti Bhayangkari OKU Selatan tak hanya hebat di rumah, tapi juga berprestasi di tingkat provinsi. Juara 2 se-Sumsel bukan hal mudah," tulis ucapan selamat dari Kapolres OKU Selatan.

Dua srikandi SPPG Polres OKUS yang tampil di depan berhasil mencuri perhatian juri. Dengan senyum dan piala di tangan, mereka jadi simbol bahwa Bhayangkari juga petarung di bidang inovasi dan pelayanan.

Lomba SPPG tahun ini jadi salah satu rangkaian paling bergengsi di HUT ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari. Seluruh Polres se-Sumsel mengirim tim terbaik. Persaingan ketat, tapi OKU Selatan berhasil tembus dua besar. "Kemenangan ini untuk seluruh anggota Bhayangkari OKUS. Terima kasih atas dukungan Kapolres dan semua pihak. Semoga tahun depan bisa juara 1," ujar salah satu perwakilan tim.

Capaian ini sekaligus menegaskan peran strategis Bhayangkari dalam mendukung tugas Polri lewat ketahanan keluarga dan inovasi pelayanan gizi.(FR86)



Share:

Kepsek SDN 15 OKU Bantah Tudingan Dana BOS Fiktif: "Semua Sudah Diaudit Inspektorat"



Baturaja (OKU), Portalsriwijaya.com - Kepala Sekolah SD Negeri 15 Ogan Komering Ulu (OKU), Afriani, akhirnya angkat bicara guna memberikan klarifikasi tegas terkait isu miring yang menerpa institusinya. Langkah ini diambil menyusul adanya pemberitaan dari salah satu media lokal di OKU yang menuding adanya praktik mark-up serta penggunaan anggaran fiktif pada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Pernyataan resmi ini dikeluarkan untuk menjaga integritas sekolah dan meluruskan persepsi publik yang mulai terdistorsi.

Dalam sesi wawancara khusus dengan tim awak media pada Jumat (08/05/2026), Apriani menegaskan bahwa seluruh tuduhan yang dialamatkan kepada sekolahnya sama sekali tidak berdasar. Ia membantah keras narasi yang menyebutkan adanya penggunaan dana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan atau "piktif". Menurutnya, setiap rupiah dari dana BOS tahun anggaran 2025 telah direalisasikan sesuai dengan perencanaan yang telah disepakati bersama.

"Kami sangat menyayangkan adanya pemberitaan sepihak tersebut. Saya tegaskan bahwa apa yang diberitakan oleh salah satu media itu tidak benar. Kami telah bekerja sesuai dengan koridor hukum dan seluruh item pekerjaan yang dituduhkan fiktif itu sebenarnya sudah dikerjakan di lapangan," ungkap Apriani dengan nada bicara yang tegas di hadapan wartawan.

Lebih lanjut, Apriani menjelaskan bahwa mekanisme penggunaan dana BOS di SDN 15 OKU bersifat transparan dan selalu berada di bawah pengawasan ketat. Ia menekankan bahwa laporan penggunaan dana tersebut tidak hanya menjadi dokumen internal sekolah, melainkan telah melewati verifikasi berlapis. Hal ini membuktikan bahwa manajemen keuangan sekolah dilakukan secara profesional dan akuntabel tanpa ada yang ditutup-tutupi.


Sebagai bukti kuat untuk mematahkan tudingan tersebut, Afriani memaparkan bahwa penggunaan dana BOS untuk tahun anggaran 2025, khususnya periode bulan Januari hingga Juni, telah melalui proses audit resmi. Pihak Inspektorat Kabupaten OKU selaku lembaga pengawas internal pemerintah daerah telah melakukan pemeriksaan mendalam terhadap laporan pertanggungjawaban (LPJ) maupun fisik pekerjaan yang ada di sekolah.

"Bulan Januari sampai Juni tahun 2025 itu sudah diaudit secara langsung oleh tim Inspektorat OKU. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pengerjaannya telah sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP). Jadi, tuduhan bahwa anggaran itu fiktif sangatlah keliru dan menyudutkan pihak sekolah secara tidak adil," tambahnya lagi.

Apriani menilai bahwa munculnya tudingan mark-up ini kemungkinan besar disebabkan oleh kurangnya pemahaman atau tidak adanya upaya konfirmasi yang mendalam sebelum berita tersebut dipublikasikan. Ia mengimbau kepada seluruh rekan media untuk menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan berimbang, agar tidak menciptakan kegaduhan di lingkungan pendidikan yang sedang fokus mencerdaskan siswa.

Menutup keterangannya, pihak SDN 15 OKU menyatakan tetap terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun selama didasarkan pada fakta yang valid. Dengan adanya hasil audit dari Inspektorat, Apriani berharap polemik mengenai dana BOS ini dapat berakhir, sehingga pihak sekolah dapat kembali fokus pada program peningkatan mutu pendidikan dan kenyamanan belajar bagi seluruh siswa di Kabupaten OKU.(Tim)

Share:

Gedung Selesai Dibangun, KMP Pangkul Terima Dua Unit Motor Roda Tiga


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Koperasi Merah Putih (KMP) di desa Pangkul Kecamatan Cambai kota Prabumulih telah selesai dibangun dan kini telah mendapat bantuan dua unit sepeda motor roda tiga dari pemerintah pusat.

Selain dua unit motor tersebut, untuk mendukung operasional koperasi merah putih itu kedepannya juga akan dibantu satu unit mobil Pickup dan satu unit truk. Hal itu diungkapkan Kepala Desa Pangkul, Zakaria Yadi SH MM ketika diwawancarai sejumlah wartawan di kantor desa Pangkul pada Rabu (6/5/2026).

"Alhamdulillah saat ini bangunan KMP telah selesai dibangun dan kita juga telah menerima dua unit motor roda tiga untuk operasional koperasi merah putih, bantuan motor diberikan pada Jumat 10 April 2026 lalu ke kita," ungkapnya.

Zakaria mengatakan pihaknya saat ini masih menunggu persemian gedung KMP dan setelah itu nantinya akan mulai operasional secara bertahap. "Untuk pengurus juga sudah terbentuk, sudah siap semuanya tinggap operasional saja," katanya.

Lebih lanjut pria akrab disapa Jaka ini menuturkan, untik bantuan terhadap operasional KMP tidak hanya berhenti sampai di situ namun dukungan dari pihak swasta khususnya PT Agrinas akan terus berlanjut dalam waktu dekat.

"Insyaallah dalam waktu dekat dari PT Agrinas akan ada tambahan 1 unit truk dan 1 unit mobil pickup sejenis L300 yang akan segera dikirim ke Desa Pangkul," jelasnya.

Dengan adanya tambahan kendaraan operasional tersebut, diharapkan kapasitas dan jangkauan usaha koperasi akan semakin meningkat terutama dalam hal distribusi barang dalam skala lebih besar serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa.

"Adanya koperasi ini menjadi harapan baru bagi masyarakat desa Pangkul dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa serta meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan," tambahnya.(05)

Share:


Portalsriwijaya.com

Arsip