Dukung Pemerintah, Sejumlah Provider Telekomunikasi di kota Prabumulih Mulai Tertibkan Kabel Semrawut

Perusahaan provider mulai menata kabel-kabel internet yang semrawut di kota Prabumulih. Selengkapnya..

Bupati Edison Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional

Bupati Muara Enim, Edison melantik Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional Pemerintah Kabupaten Muara Enim, pada Kamis (19/2/2026)

SPPG Srimenanti Resmi Diluncurkan, Targetkan Pemenuhan Gizi bagi 3000 Siswa

SPPG Srimenanti Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan, resmi diluncurkan pada Rabu (18/2/2026).

APJI Prabumulih Peduli Korban Kebakaran, Beri Bantuan Sembako Hingga Selimut

 


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (DPC APJI) Kota Prabumulih, mengunjungi sekaligus memberikan bantuan korban kebakaran di Jalan Melati, Belakang Gereja Oikoumene atau Bedeng enam, Rabu, (10/6/2026).

Bantuan yang diberikan oleh APJI Prabumulih berupa sembako, beras 20 kilogram, telor, mie instan, minyak serta seprei dan selimut. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian APJI Prabumulih terhadap warga yang terdampak musibah dan wujud nyata kepedulian terhadap sesama.

Pengurus DPC APJI Prabumulih dipimpin langsung oleh Ketua Hj. Mariana (Rian Widot) menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak musibah kebakaran tersebut.

"Alhamdulillah kita dari APJI Prabumulih bisa memberikan bantuan sembako, seprei dan selimut untuk korban kebakaran di bedeng 6 Jln Melati", cetus Rian Widot sapaan akrab Hj. Mariana.

Rian Widot berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban kebakaran. “Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi para korban, dan ke depan keberadaan APJI semakin dirasakan oleh masyarakat, khususnya di Prabumulih” ujar Rian Widot.

Ia juga mendoakan agar para korban diberikan ketabahan serta rezeki yang lebih baik setelah musibah yang dialami.

Sedikit cerita dari Rian Widot di jalan melati lokasi kebakaran merupakan tetangga lama yang sudah dianggap dulur. "Saya pribadi ngingetke tempat ini kami masih kecik-kecik tinggal di jalan melati komplek pertamina sering main ke bedeng enam pintu ini, sedih terharu inget cerito disini, mereka sudah kami anggap dulu", ucap Rian Widot.

Salah satu korban kebakaran yang diwakili, Ketua RT 05 RW 01 menyampaikan terima kasih kepada APJI Prabumulih. "Terima kasih atas bantuannya dari APJI Prabumulih, bantuan ini sangat bermanfaat dan bisa meringankan beban kami," kata Maryati.(Ikb)

Share:

Datangi Kejari OKU Selatan, Warga Sukarami Minta Kasus Dugaan Korupsi Segera Dituntaskan

 


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Sejumlah masyarakat Desa Sukarami Kecamatan Buay Sandang Aji (BSA) Kabupaten OKU Selatan Provinsi Sumatera Selatan, mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan.

Kedatangan sejumlah perwakilan warga tersebut untuk mendesak percepatan penanganan kasus dugaan korupsi yang saat ini ditangani Kejaksaan Negeri OKU Selatan.

Percepatan penanganan perlu dilakukan lantaran menurut warga, proyek pembangunan di desa mereka mandek hingga menyebabkan infrastruktur jembatan terancam ambruk karena belum ada kepastian hukum dan perangkat desa diduga takut melakukan pembangunan. Kedatangan warga ke Kejari OKU Selatan bertujuan meminta transparansi dan kepastian hukum agar roda pembangunan di desa dapat kembali berjalan normal.


- Pembangunan Terhenti

Warga mengeluhkan mandeknya pengerjaan fasilitas publik akibat dana yang diduga bermasalah dan Infrastruktur rusak, dimana Jembatan penghubung desa saat ini dalam kondisi kritis dan terancam ambruk.

Selain itu, akses masyarakat menjadi terganggu, dimana kerusakan jembatan mengancam mobilitas harian dan perekonomian warga setempat. 

Zaini, yang merupakan perwakilan warga, meminta jaksa bergerak cepat melakukan penanganan kasus dugaan korupsi di desa Sukarami sehingga dana desa bisa segera dialokasikan untuk perbaikan jembatan.


- Respons Kejari OKU Selatan

Pihak Kejaksaan Negeri OKU Selatan menyambut baik aspirasi warga dan menegaskan komitmennya dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Jajaran Kejari beberapa waktu lalu menyebut pihaknya terus melakukan penanganan terkait kasus tersebut.

Jajaran Kejari bahkan pernah berjanji akan memberikan informasi berkala mengenai perkembangan penanganan kasus ini kepada perwakilan warga.

Untuk diketahui, puluhan warga Desa Sukarami Kecamatan Buay Sandang Aji Kabupaten OKU Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU Selatan pada Senin (13/10/2025). Warga meminta Kejari OKU Selatan segera menangkap kepala desa Sukarami inisial CA karena diduga telah melakukan tindak pidana korupsi. Selain tuntutan itu, puluhan warga juga menuntut berbagai persoalan lainnya di desa tersebut. Kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan dan terus ditangani Kejaksaan Negeri OKU Selatan. 

Jajaran Kejari OKU Selatan bahkan telah memanggil dan memeriksa sejumlah saksi baik dari perangkat desa, karang taruna hingga warga desa Sukarami namun hingga saat ini belum ada perkembangan kasus. (FR86)

Share:

Komitmen Pemkab OKU, Dua Hak ASN Cair Beruntun di Awal Juni 2026


Baturaja, Portalsriwijaya.com - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) memastikan pencairan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) bulan Juni 2026 dan Gaji ke-13 dilakukan secara berurutan pada awal Juni 2026.

Sesuai jadwal, gaji ASN bulan Juni akan dicairkan tepat waktu pada 1 Juni 2026. Setelah proses pembayaran gaji reguler selesai, BKAD langsung melanjutkan pencairan Gaji ke-13 yang mulai disalurkan pada 2 Juni 2026.

Pencairan dua hak ASN secara berurutan tersebut menjadi bukti komitmen dan kesiapan Pemerintah Kabupaten OKU dalam mengelola keuangan daerah sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak-hak pegawai secara tepat waktu.

Kepala BKAD Kabupaten OKU, Setiawan, mengatakan seluruh proses administrasi dan kesiapan kas daerah telah dipersiapkan dengan matang sehingga pembayaran dapat dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

"Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten OKU melalui BKAD telah menyiapkan seluruh tahapan pembayaran dengan baik. Gaji ASN bulan Juni 2026 akan cair tepat waktu pada 1 Juni 2026, kemudian dilanjutkan dengan pencairan Gaji ke-13 mulai 2 Juni 2026," kata Setiawan. 

Menurut Setiawan, Hal ini sesuai dengan kebijakan dan komitmen dari Bapak Bupati OKU H Teddy Meilwansyah dan Wakil Bupati OKU H Marjito Bachri dalam memenuhi hak-hak ASN secara tepat waktu dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menjelaskan, Bidang Perbendaharaan BKAD telah memastikan seluruh tahapan pembayaran berjalan tertib dan sesuai prosedur, mulai dari proses pengajuan, verifikasi dokumen, penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM), hingga penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).

Menurut Setiawan, pencairan Gaji ke-13 memiliki arti penting bagi ASN dan keluarganya, terutama menjelang tahun ajaran baru yang biasanya diikuti dengan meningkatnya kebutuhan pendidikan anak.

"Kami berharap pencairan Gaji ke-13 ini dapat memberikan manfaat bagi ASN dan keluarganya, khususnya untuk mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak serta kebutuhan lainnya. BKAD akan terus berupaya memberikan pelayanan pengelolaan keuangan daerah yang profesional, responsif, akuntabel, dan tepat waktu," tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan pencairan gaji dan Gaji ke-13 secara berurutan merupakan hasil sinergi dan koordinasi yang baik antara BKAD dengan seluruh perangkat daerah terkait dalam menjaga kelancaran pengelolaan keuangan daerah.

Dengan pencairan yang dilakukan tepat waktu tersebut, diharapkan ASN dapat lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus semakin termotivasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Komitmen ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten OKU dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.(SMSI OKU).

Share:

Wako-Wawako Prabumulih Salat Idul Adha 1447 H bersama Warga, Salurkan Puluhan Sapi Termasuk Sapi Presiden Prabowo Subianto



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Walikota Prabumulih H Arlan dan Wakil Walikota Prabumulih Franky Nasril SKom MM serta jajaran pejabat Pemerintah kota Prabumulih melaksanakan salat Idul Adha 1447 Hijriah bersama masyarakat kota Prabumulih, pada Rabu (27/5/2026).

Walikota Prabumulih H Arlan bersama Ketua TP PKK Hj Linda Apriana Arlan menunaikan salat ied bersama ribuan masyarakat kota Prabumulih di Masjid Islamic Center di Jalan Lingkar Timur Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih. 

Sedangkan Wakil Walikota Franky Nasril SKom MM dan Staf Ahli TP PKK Nuning Mulya Franky menunaikan salat ied bersama warga di masjid Nurul Falah Kelurahan Sidogede Kecamatan Prabumulih Utara dan Sekda H Elman ST MM di masjid Al Ikhlas Kelurahan Tanjung Rambang Kecamatan RKT kota Prabumulih.

Dalam momen Idul Adha 1447 Hijriah, Walikota Prabumulih H Arlan mengucapkan selamat Idul Adha dan mohon maaf lahir bathin atas nama pribadi maupun Pemerintah kota Prabumulih. Arlan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah qurban tahun ini, baik dari unsur pemerintah, perusahaan, organisasi, maupun masyarakat umum. 

Semangat gotong royong dan kebersamaan seperti inilah yang harus terus kita jaga demi mewujudkan Kota Prabumulih yang religius, harmonis, dan sejahtera. "Saya juga mengajak seluruh masyarakat Kota Prabumulih untuk terus menjaga persatuan, keamanan dan kerukunan. Mari bersama-sama kita bangun daerah yang kita cintai ini dengan semangat kebersamaan, kerja keras dan nilai-nilai keagamaan yang kuat," ujarnya.

Pada kesempatan yang berbahagia itu, Walikota Prabumulih H Arlan juga menyerahkan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan dari Pemerintah kota Prabumulih maupun hewan kurban pribadi. Pemberian hewan kurban kepada masyarakat itu sebagai bentuk kepedulian serta kebersamaan dengan masyarakat sehingga dapat memberikan manfaat, keberkahan dan mempererat tali silaturahmi antar sesama.

Turut Hadir Ketua DPRD Kota Prabumulih H Deni Victoria SH MH, Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana SH SIK MSi, Kajari Prabumulih Asvera Primadona SH MH, Kepala Pengadilan Negeri Sugiri Wiryandono SH MHum, Wakapolres Kota Prabumulih, Danramil, Seluruh Kepala BUMN dan BUMD Se - Kota Prabumulih dan Seluruh Organisasi Keagamaan serta Kemasyarakatan. (Ikb)

Share:

Pembangunan Siluman Pagar Makam di Simpang Pendagan, Tidak Terpasang Papan Informasi Proyek


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Pembangunan pagar makam yang berada di Simpang Pendagan, Kelurahan Pasar Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, menjadi sorotan masyarakat dan wartawan karena diduga tidak memasang papan informasi proyek di lokasi pekerjaan.

Saat wartawan melakukan pantauan langsung ke lokasi pada Minggu (24/05/2026), proyek pembangunan pagar makam tersebut terlihat masih dalam tahap pengerjaan. Namun, di area proyek tidak ditemukan papan anggaran maupun informasi kegiatan sebagaimana lazimnya proyek pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah.

Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya dari berbagai pihak terkait sumber anggaran dan pelaksanaan proyek tersebut. Selain itu, proses pengerjaan di lapangan juga terlihat masih dilakukan secara manual tanpa menggunakan mesin molen untuk pengadukan material.dan menggunakan batu kali

Seorang pria yang mengaku sebagai pemborong proyek saat dikonfirmasi wartawan menyampaikan bahwa para pekerja sudah dua hari melakukan pekerjaan di lokasi tersebut.

“Kalau untuk upah semuanya sudah diborongkan dengan pekerja, nilainya Rp20 juta,” ujarnya singkat kepada wartawan.

Dari pantauan di lapangan, sebagian masyarakat juga mempertanyakan kualitas pembangunan pagar makam tersebut. Pasalnya, pekerjaan dinilai kurang rapi sehingga menimbulkan dugaan pengerjaan dilakukan secara asal-asalan demi meraup keuntungan lebih besar.

Pakar pengadaan barang/jasa menegaskan: tidak memasang papan proyek adalah pelanggaran Perpres No. 16 Tahun 2018 jo. Perpres 12/2021. Apalagi jika ini uang negara, UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik sudah dilanggar telak.

“Setiap rupiah uang rakyat wajib transparan. Papan proyek itu bukan hiasan, itu bentuk pertanggungjawaban. Kalau tidak ada, patut diduga ada yang disembunyikan,” tegas Andi Lala, pengamat kebijakan publik Sumsel.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai sumber anggaran proyek maupun alasan tidak dipasangnya papan informasi proyek di lokasi pembangunan.

Masyarakat berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan dugaan negatif di tengah publik serta memastikan pembangunan dilakukan sesuai standar yang berlaku.

Ironisnya, Kepala Lingkungan Simpang Pendagan Edy Susanto ketika di konfirmasi Wartawan mengungkapkan, bahwa proyek pembangunan pagar makam di Lingkungan Simpang Pendagan tersebut tidak di ketahui ya sama sekali,bahkan dirinya sangat kaget. " Masak ada kegiatan pembangunan sebesar itu tidak ada memberi informasi, bagaimana bila ada peristiwa yang tidak kita inginkan terjadi,Terangnya heran. (Fr86)

Share:


Portalsriwijaya.com

Arsip