Polres OKU Selatan Panggil Saksi dan Terlapor Kasus Dugaan Intimidasi Dilakukan Oknum Kades Ketua Forum Buay Pemaca


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Polres OKU Selatan melakukan penyidikan terkait dugaan intimidasi dan ajakan duel terhadap wartawan PM oleh oknum Kepala Desa Talang Padang pada 6 Januari 2026 di Desa Tanjung Baru Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan.

Kasat Reskrim Polres OKU Selatan, AKP Aston Sinaga, menyatakan telah melakukan pemeriksaan terhadap PM dan akan memanggil saksi-saksi untuk klarifikasi lebih lanjut. "Siapa pun yang terbukti salah akan kami tindak sesuai peraturan hukum, sesuai fakta realita di lapangan, apakah masuk delik Pengancaman dan Pencemaran nama baik atau Menghalangi tugas-tugas jurnalistik," tegasnya. 


Seperti diketahui, tindakan perlakuan tidak baik dan dihalang-halangi dalam bekerja diterima sejumlah wartawan di Kabupaten OKU Selatan Provinsi Sumatera Selatan. Para awak media menjadi korban dalam peristiwa dugaan Perbuatan Kriminalisansi dan dihalang-halangi tugasnya sebagai Wartawan oleh Oknum Kepala Desa Talang Padang Kecamatan Buay Pemaca bernama Sulaidi.

Peristiwa dugaan intimidasi, tidak baik dan menghalang-halani kerja wartawan itu bermula ketika beberapa awak media tengah berdialog dengan Kepala Desa Tanjung Jaya Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan bersama suami kades yakni Pulung. Para wartawan mempertanyakan terkait pengelolaan bibit jagung program ketahanan pangan yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat.


Tak lama berselang, Oknum Kepala Desa Talang Padang yakni Sulaidi tiba-tiba datang ke lokasi dan tanpa mengetahui konteks pembicaraan, langsung menuduh salah seorang wartawan melakukan pemerasan terhadap Kepala Desa Tanjung Jaya. Tuduhan itu disampaikan dengan nada tinggi disertai ucapan, "Ngapo kau meras kades Tanjung Jaya" sambil menunjuk ke arah wartawan yang bersangkutan.


Sulaidi bahkan mengaku sebagai "Preman pelindung" Kepala Desa Tanjung Jaya dan menyatakan dirinya dipanggil untuk bertanggung jawab serta mengusir awak media dari lokasi. Situasi semakin memanas ketika ia menantang wartawan untuk berduel dengan mengatakan, "Payo kito duel bae di belakang (kantor desa)" sembari terlihat hendak menarik sesuatu dari bagian pinggangnya.(Fr86)

Share:

0 comments:

Posting Komentar





Portalsriwijaya.com

Arsip