Gelar Sedekah Adat, Warga Kelurahan Sindur Diberi Pemkot Prabumulih Bantuan Sapi

 


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Pemerintah Kota Prabumulih kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal. Hal itu ditunjukkan Walikota Prabumulih, H Arlan yang diwakili Asisten Walikota Bidang Administrasi Umum, Drs Amilton yang menghadiri kegiatan Sedekah Adat atau Sedekah Dusun Kelurahan Sindur dalam rangka memperingati Hari Jadi Kelurahan Sindur ke-349 Tahun.


Asisten Bidang Administrasi Umum Pemkot Prabumulih, Drs Amilton yang membacakan sambutan Walikota menegaskan bahwa tradisi sedekah adat merupakan warisan budaya yang memiliki nilai sosial dan spiritual tinggi, sekaligus menjadi sarana mempererat persatuan dan gotong royong masyarakat. "Sedekah adat harus terus dilestarikan karena menjadi sarana silaturahmi dan menjaga persatuan antar masyarakat," ungkapnya.


Tidak hanya peduli dan komitmen dengan menghadiri acara sedekah adat semata, namun sebagai bentuk dukungan nyata Pemerintah Kota Prabumulih menyerahkan bantuan satu ekor sapi kepada Kelurahan Sindur. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara merata dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kelurahan Sindur.


Kegiatan sedekah adat ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Prabumulih Hj Linda Apriana Arlan, Ketua Adat Kelurahan Sindur Hadiman beserta perangkat adat, unsur Polres Prabumulih, unsur Forkopimcam Cambai, jajaran pemerintah kelurahan, serta masyarakat Kelurahan Sindur. Perayaan hari jadi ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, menjadi bukti bahwa nilai-nilai adat dan budaya lokal tetap hidup dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Prabumulih.


Sebelumnya, Walikota Prabumulih H Arlan mengungkapkan setelah melantik kepengurusan lembaga adat tingkat kota Prabumulih akan dilanjutkan ke tingkat kelurahan dan desa. Arlan juga berharap semua lembaga adat di kota Prabumulih untuk aktif dalam menyukseskan pembangunan di kota Prabumulih dan turut menjaga serta melestarikan peninggalan-peninggalan adat di Bumi Seinggok Sepemunyian.


"Banyak warisan budaya dan adat di kota Prabumulih yang harus terus kita lestarikan, ini sebagai wadah silaturahmi, mempererat antar masyarakat dan jangan sedikit-sedikit ada masalah diselesaikan dengan melapor ke hukum tapi bisa diselesaikan secara musyawarah melalui adat istiadat," katanya. (Ikb)

Share:

0 comments:

Posting Komentar





Portalsriwijaya.com

Arsip