Belum Kembalikan Dana Desa Puluhan Juta dan Asset yang Terpakai, Mantan Kades Banuayu Dipersoalkan Warga



Muaraenim, Portalsriwijaya.com - Mantan Kepala Desa Banuayu Kecamatan Niru Kabupaten Muara Enim dipersoalkan warganya akibat ulahnya diduga menahan puluhan juta uang dana desa.

Mantan kades Banuayu berinisial YD tidak mengembalikan dana desa yang ditujukan untuk penanganan pencegahan dan penanggulangan Covid 19.

Dana semestinya diserahkan kepada Badan Pemerintahan Desa (BPD) atau ke Pejabat Sementara (Pjs) Kades, namun justru hanya dikembalikan sedikit.

Tidak hanya itu, sejumlah aset desa bahkan tidak juga diserahkan mantan kepala desa kepada pemerintahan desa yang baru.

Hal itu menjadi polemik dan membuat heboh serta menimbulkan pertanyaan warga di desa Banuayu tersebut.

Ketua BPD Desa Banuayu Kabupaten Muara Enim, Edi Arafik mengatakan jika memang benar mantan kadrs belum dikembalikan sisa dana covid dan sudah diangsur 15 juta ketika PJS menjabat.

"Memang benar waktu dirapat terakhir bersama mantan kades itu tersisa Rp 41 juta dan berapa hari ketika Pjs menjabat sudah diangsur sebesar Rp 15 juta namun sisanya tak kunjung dibayar. Kami selalu menanyakan itu karena dana covid mau digunakan apalagi kita tidak tahu sampai kapan covid ini berakhir," kata Ketua BPD Desa Banuayu kepada wartawan.

Sementara Pjs Kades Banuayu, Abdul Haris Nasution mengungkapkan terkait dana covid memang belum dikembalikan mantan kades seluruhnya dan telah disurati oleh pihaknya.

"Beliau (YD-red) ketika kita surati meminta tempo 2 minggu sesudah lebaran akan dikembalikan yang tersisa Rp 41 juta dan untuk masalah Asset desa saya terima apa adanya," jelasnya.

"Sedangkan untuk dana silva itu bukan ranah saya karena sampai saat ini saya belum mengelola dana tersebut, dana desa ini dialokasikan ke dana covid dalam bentuk BLT kepada warga dengan jumlah Rp 600 ribu per KK selama 3 bulan dan untuk 2 bulan lalu dibagikan oleh mantan kades dan sisa 1 bulan baru dibagikan oleh kami," kata Abdul.

Secara terpisah, Mantan Kepala Desa Banuayu insial "YD" mengakui bahwa memang belum mengembalikan uang maupun aset desa dan dirinya meminta waktu untuk mengembalikan sisa uang tersebut.

"Ya memang belum dikembalikan dan sisanya akan dikembalikan segera," pungkasnya.(Ing)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar


Portalsriwijaya.com

Arsip