Dibantu Donatur, Bayi Delfa Barqi Abbasy Bisa Dibawa Pulang Keluarga


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Bayi Delfa Barqi Abbasy yang viral karena diduga ditahan pihak Rumah Sakit Fadillah karena orang tua tak bisa bayar tunggakan, akhirnya bisa dibawa pulang oleh orang tuanya dan keluarga.

Selama tiga bulan lebih menahan rasa rindu memeluk, mencium dan menggendong anak, akhirnya sang ayah dan nenek bisa melampiaskan hal itu setelah pihak rumah sakit menyerahkannya pada Selasa (14/01/2020).

Suasana haru penuh kegembiraan terpancar di wajah Febriyanto dan keluarganya ketika memeluk sang bayi yang dirawat di ruang Neonatus Rumah Sakit Fadillah.

Bayi Delfa bisa dibawa pulang lantaran tunggakan ke rumah sakit dibayar oleh sejumlah donatur.

Penyerahan bayi Delfa Barqi Abbasy disaksikan oleh anggota Wakil Ketua DPRD Kota Prabumulih, Ir Dipe Anom dan anggota Komisi 1 Anggota DPRD Prabumulih, assisten III, HM Rasyid, Kepala Dinas Sosial, Heryanto, Kepala Dinas Kesehatan, dr Happy Tedjo, Direktur Rumah Sakit Fadillah serta jajaran pemerintah Kota Prabumulih lainnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Prabumulih, Ir Dipe Anom mengatakan, Bayi Delfa Balqi Abbarsy bisa dibawa pulang keluarga setelah tunggakan dibayar beberapa donatur.

"Alhamdulillah hasil rapat yang kami lakukan akhirnya mempunyai titik terang setelah dilakukan langkah-langkah terhadap orangtua dan pihak rumah sakit dan juga pemerintah, bayi delfa bisa dibawa pulang terkait hal ini kita juga akan rapat koordinasi kepada seluruh rumah sakit yang ada di Kota Prabumulih agar permasalahan ini tidak terjadi lagi," tuturnya.

Dipe Anom menuturkan, peristiwa ini diharapkan tidak terjadi lagi di Kota Prabumulih dan ini pembelajaran terkait penanganan pasien.

"Setelah berlarut-larut peristiwa yang terjadi ini agar tidak terjadi lagi di Kota Prabumulih dan kepada pihak rumah sakit hendaknya ini menjadi pembelajaran bagi kita semua dalam menangani pasien dan pemerintah juga segera menyikapi permasalahan seperti ini," tegasnya.

Ditanya masalah Donatur yang menyumbangkan Wakil Ketua DPRD Kota Prabumulih menambahkan, kalau donatur sama sekali tidak mau disebutkan namanya.

"Biaya ini sudah ada yang mendonasikan untuk bayi Delfa dan sebenarnya termasuk orangtua bayi tidak melupakan tanggungjawab kepada persalinan ini namun karena terbatas dana sehingga jadi begini," tambahnya.

Direktur Rumah Sakit Fadillah, dr Mariska menjelaskan, kejadian sampai bayi Delfa yang katanya dititipkan selama 3 bulan.

"Sebenarnya ini bukan dikatakan ditahan atau disandera namun di sini kami rawat bayi delfa dengan sebaiknya- baiknya," ujarnya.

Assisten III Pemkot Prabumulih, HM Rasyid pemerintah mengucapkan banyak terimakasih kepada donatur yang telah memberikan sumbangan untuk melunasi sisa pembayaran bayi Delfa.

"Sebenarnya kita sudah berusaha dan sempat di proses agar anak itu bisa keluar dari rumah sakit melalui dinas terkait yakni dinas kesehatan dan dinas sosial bahkan sumbangan memberikan bantuan. Kita tadi rapat dengan sekda akan membayar lunas tapi keduluan donatur dan kami ucapkan terimakasih kepada donatur karena masalah selesai dan bayi bisa dibawa pulang," katanya.

Sementara itu Febriyanto selaku orang tua bayi mengungkapkan terimakasih kepada pemerintah dan donatur melunasi tunggakan sehingga bayinya bisa dibawa pulang.

"Alhamdulillah akhirnya saya bisa memeluk anak yang selama ini dirindukan dan terimakasih kepada pemerintah dan donatur yang sudah membantu Delfa untuk kembali kepelukan kami," ucap Febrianto.(Ing)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar


Portalsriwijaya.com

Arsip