Warga Pangkul Keluhkan Jembatan Kelekar Akses Utama Desa Rusak dan Kayu Sudah Rapuh


Prabumulih, Portalsriwijaya.com- Desa Pangkul merupakan desa yang terdekat dengan kantor Pemerintah kota Prabumulih, namun pembangunan tidak terlalu pesat apalagi sejumlah fasilitas umum banyak tak layak pakai dan perlu pembangunan.

Satu diantara fasilitas di desa tertua yang baru saja memperingati hari jadi ke 751 tahun itu yakni jembatan Kelekar yang merupakan akses utama menuju perkebunan warga.

Jembatan tersebut dalam kondisi sudah rapuh dan kropos padahal menjadi akses utama warga pangkul untuk mencari nafkah maupun dilintasi ketika mengangkut hasil pertanian.

Syarifudin, yang merupakan warga Desa Pangkul kepada wartawan mengaku sangat prihatin dengan jembatan akses utama menuju kebun sudah hampir roboh dan rapuh tersebut.

"Kami sangat prihatin karena jembatan ini merupakan akses utama warga desa untuk mencari nafkah, sudah lama tidak diperbaiki," ujarnya kepada Portalsriwijaya.com, Rabu (12/02/2020).


Untuk itu Syarifudin dan warga berharap kepada pemerintah memberikan bantuan melakukan perbaikan bahkan pembangunan terhadap jembatan kelekar itu. "Mohon bantuannya karena ini bisa membahayakan orang yang melintas disana," keluh Syarifudin.

Sementara Kepala Desa Pangkul, Jakaria Yadi SH membenarkan kondisi jembatan yang sudah rapuh butuh perbaikan dan harapan warga agar pemerintah dapat membangun jembatan yang berdiri selama 15 tahun itu.

"Besar harapan warga ditahun ini dapat dibangun pemerintah kota karena ini merupakan akses utama untuk ke kebun dan mencari nafkah warga," ucapnya.

Jakaria mengatakan, memang kondisi jembatan sudah rapuh dan dikhawatirkan roboh, begitupun dengan besi penyangga dan jika tidak dilakukan perbaikan maka akan membuat jembatan roboh atau makin parah di tahun berikutnya.

"Pembangunan jika dilakukan menggunakan dana desa tidak akan cukup dan dana kita tahun ini telah diprioritaskan untuk pembangunan jalan, untuk itu kita mengharapkan pembangunan dari Pemerintah kota Prabumulih karena bisa sekalian bagus sehingga tidak rehab-rehab saja menggunakan dana desa," bebernya.

Menanggapi itu, salah satu Kepala Bidang Dinas PUPR Pemkot Prabumulih, Erwin dan Evan mengungkapkan, pengajuan untuk jembatan ini memang sudah ada dan tinggal menunggu anggaran saja.

"Pembangunan jembatan ini memang sudah ada pengajuan namun memang belum saja realisasinya, kemungkinan akan kami bangun menggunakan dana Anggaran Belanja Tahunan (ABT) 2020 ini," ungkapnya ketika dikonfirmasi wartawan. (Ing)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar


Portalsriwijaya.com

Arsip