Seluruh Elemen Masyarakat Prabumulih Bersatu Tanggulangi Virus Corona


* Pemkot Bagikan 35 Ribu Paket Sembako Tahap Pertama dan 60 Ribu Masker

PEMERINTAH kota Prabumulih dibawah kepemimpinan Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya dan Wakil Walikota, H Andriansyah Fikri terus melakukan aksi nyata dalam penanggulangan penyebaran virus corona di Bumi Seinggok Sepemunyian.

Pemkot Prabumulih bahkan telah membagikan sembako 35 ribu paket sembako untuk tahap pertama terdiri dari 20 kg beras, 2 dus mie dan 1 botol kecap tiap paket dalam upaya untuk menanggulangi dampak pandemi virus corona.

Tak hanya itu Pemkot Prabumulih bersama elemen masyarakat juga kembali melakukan penyemprotan disinfektan keempat kalinya secara masif dari kota sampai ke desa untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid 19.

Upaya tersebut didukung seluruh elemen masyarakat di kota Prabumulih. Bantuan dari berbagai pihak untuk penanggulangan virus corona di kota Prabumulih terus mengalir. 

Satu persatu perusahaan, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, sekolah, Polri, TNI dan SKPD bergantian datang dan memberikan bantuan baik materil maupun nonmateril.

Bantuan yang diberikan mulai dari APD (Alat Pelindung Diri) yang diperuntukan untuk tenaga medis, masker serta uang. Seperti yang terlihat hari Rabu (21/4/2028), Pemkot Prabumulih mendapatkan bantuan 560 APD dari SKPD dilingkungan Pemkot Prabumulih.


Lalu 20 ribu masker dari sekolah-sekolah yang ada di kota Prabumulih, 50 shet baju Hazmat bantuan dari PT TEL, uang tunai Rp 150 juta beserta masker dari PT BA, 200 Pcs APD dari Alumni FH Unsri 87 dan bantuan alat cuci tangan dari Pertamina Aseet 2.

Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM mengatakan sangat bersyukur atas kepedulian masyarakat, instansi dan swasta terhadap pemerintah kota Prabumulih dalam upaya pencegahan virus corona. Menurutnya, bantuan-bantuan yang mengalir membuktikan bahwa masyarakat tergerak untuk bersama-sama melawan corona.

"Selalu ada doa dari masyarakat, para tenaga medis untuk melindungi mereka dari penyebaran virus corona ini. Hari ini, doa dan harapan mereka terkabul dengan banyaknya bantuan yang mengalir. Atas nama masyarakat Prabumulih, saya ucapkan terimakasih," ujar Ridho.

Ridho menjelaskan, nantinya bantuan-bantuan itu akan langsung didistribusikan kepada pihak-pihak yang membutuhkan. Selain rumah sakit, puskesmas dan fasilitas publik, masyarakat lain.

"Seluruh perusahaan, komponen masyarakat dan siapapun yang berkenan berbagi ini patut kita apresiasi. Tidak hanya materi, tapi juga bisa membantu dalam berbagai bidang, termasuk menggiatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Semuanya harus bergerak. Tidak hanya pemerintah pusat, namun dari seluruh elemen sampai tingkat bawah yakni RT, RW, Lurah, Camat harus digerakkan. Langkah-langkah ini harus dilakukan serius agar penyebaran virus ini bisa kita tekan," ungkapnya.


Suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu itu juga mengingatkan warga untuk tidak mengucilkan warga yang positif, namun diberikan motivasi. Selain itu juga terus diingatkan untuk terus mematuhi protokol kesehatan. "Jangan coba- coba mengucilakan orang yang berdampak corona, berikan masukan-masukan yang memberinya semangat, diharapkan virus Corona yang melanda Kota Prabumulih bisa berakhir," tuturnya. 
Disinggung kenapa Pemerintah kota Prabumulih tidak ada habisnya membagikan sembako dan terus menambah warga penerima serta memberikan bantuan masker, Ridho mengaku pihaknya sebagai pemerintah harus peduli, selalu hadir ditengah masyarakat dan memperhatikan kebutuhan masyarakat. Selain itu pihaknya tidak ingin ada warga miskin yang terlewatkan dan tidak menerima bantuan.

"Pemerintah itu harus hadir untuk masyarakatnya, membantu itu jangan tanggung dan semua harus merasakan, jangan sampai ada yang terlewatkan tidak dapat. Biarlah dana kita kecil tapi seluruh masyarakat merasakan, jika kurang tambah anggaran kita siap dan ini baru tahap pertama, kita harapkan sebelum masuk puasa selesai semua dibagikan," ungkap adik kandung Wakil Gubernur Sumsel, H Mawardi Yahya itu.


Pembagian masker ini mendapat tanggapan senang dari masyarakat terutama yang baru masuk di usulan baru penerima sembako sebagai warga miskin baru terdampak wabah virus corona.

"Kita ucapkan terimakasih karena masuk dalam data susulan, kemarin kita tidak masuk data padahal kita masuk kategori tidak mampu," ungkap Risma, satu diantara warga. (Adv/Ing)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar


Portalsriwijaya.com

Arsip