Geram 500 Warga Mudik Selama Dua Pekan, Camat Ini Akan Tutup Akses Masuk Tiga Hari



OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Pemerintah Kecamatan Pulau Beringin bersama TNI-Polri dan UPTD Kesehatan mewacanakan kebijakan akan menutup sementara akses masuk menuju wilayah Kecamatan Pulau Beringin selama 3 hari.

Wacana tersebut disepakati unsur Muspika Pulau Beringin untuk mengantisipasi resiko Penyebaran Corona Virus Desease ( Covid19) di wilayah itu.

Rencana tersebut akan dilakukan lantaran geram akan banyaknya keresahan masyarakat terhadap pemudik yang membludak dan dianggap tidak mentaati aturan pemerintah dalam menjalani karantina atau isolasi mandiri yang melaporkan pada Pemerintah Kecamatan.

Penutupan sementara tersebut bakal dilakukan dengan penjagaan ketat di Posko Covid 19 tepatnya di Desa Anugerah Kemu.

"Itu masih kita rencanakan dan saat ini kita menyiapkan perangkat hukum terlebih dahulu, nanti setelahnya kita sampaikan pada Bupati untuk meminta persetujuan sebagai Kepala Daerah,"ujar Camat Pulau Beringin, Putra Jayakepada Portalsriwijaya.com, Kamis (9/4/2020).

Diungkapkan Putra Jaya, dalam dua pekan terakahir terdata di posko sebanyak lebih dari 500 orang pemudik dari luar daerah serta masyarakat diresahkan kurangnya kesadaran para pemudik yang tidak taat aturan.

"Tindakan ini berdasarkan keresahan dan laporan masyarakat, himbauan aturan selama 14 hari mengisolasi diri ternyata baru 3-4 hari sudah berkeliaran," tegas Putra Jaya.

Selain itu, rencana kebijakan Kecamatan menjadi pertimbangan berdasarkan banyaknya akses angkutan umum pribadi yang beroperasi di Kecamatan setempat padahal dari luar daerah yang melewati zona merah. Dengan pemberlakuan penutupan akses itu diharapkan dapat memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kecamatan tersebut.

"Para pemudik yang berada di wilayah kita hendaknya saling menjaga dan mentaati aturan serta kesadaran dari pihak keluarga untuk saling mengingatkan hingga kondisi wabah Covid-19 telah membaik," lanjutnya.

Pemerintah Kecamatan Pulau Beringin OKU Selatan mulai menyebar himbauan sosialisasi selama 3 hari sejak Selasa (10/4/2020) hingga Kamis (12/4/2020) mendatang akan merencanakan penutupan akses sementara.

"Akan tetapi kembali lagi kepada bapak Bupati , kalau disetujui kita terapkan, jika dinilai tidak tepat terpaksa kita batalkan," paparnya. (Ajie FR)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar


Portalsriwijaya.com

Arsip