Vaksinasi di Kisam Tinggi Capai 70 persen

 


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Kecamatan Kisam Tinggi  Kabupaten OKU Selatan mengadakan acara  pisah sambut. Dari Camat Nidi Firdaus kepada Camat Kisam Tinggi  PAJARUL LISUAN, S.IP.


Acara  pisah sambut sekaligus Pembagian Door prize Vaksin Anak 6-11 Tahun. Dorprize  terdiri dari 2 unit sepeda, 1 lemari belajar dan 2 unit handphone.


Kemudian, acara di lanjutkan pemberian penghargaan kepada Polsek, Puskesmas dan Kecamatan yg telah berhasil melaksanakan kegiatan vaksin 1 diatas 70 persen.


Kapolsek Kisam Tinggi AKP Amir Hamzah SH MSi dalam acara tersebut mengungkapkan rasa  terimakasih kepada camat lama atas kerjasama selama ini terjalin, dan diharapkan kepada camat baru lebih ditingkatkan yg sudah terjalin.


"Kepada pak Camat yang lama ,Kami ucapkan banyak terima kasih atas kerjasama sudah terjalin dengan baik." Ungkap Amir.


Kemudian, lanjutnya Harapan Kami, kepada Bapak Camat yang baru untuk dapat lebih ditingkatkan lagi. sehingga kedepan Kecamatan  Kisam Tinggi lebih baik dalam peningkatan kinerja." Tegasnya.


"Kepada Kades, BPD dan masyarakat trima kasih banyak telah membantu dengan maksimal, serta memberi pemahaman sehingga masyarakat  sadar pentingnya melaksanakan vaksin," ujarnya. 


"Berkat kerjasama semua sektor Kecamatan Kisam Tinggi berhasil duduki angka 70% lebih masyarakay yang telah tervaksin,"tutup Perwira lulusan Brimob ini. (FR86)

Share:

Paripurna HUT OKU Selatan Meriah, Gubernur Sumsel Puji Pertumbuhan Ekonomi OKU Selatan


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan ke-18 tahun, Pemerintah Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten OKU Selatan menyelenggarakan rapat paripurna istimewa HUT ke-18 yang jatuh pada tanggal 07 Januari 2022.


Sidang paripurna istimewa ke dua HUT OKU Selatan ke-18 ini berlangsung di ruang rapat istimewa DPRD OKU Selatan, Kamis 27 Januari 2022.

Rapat paripurna istimewa ini dipimpin dan dibuka langsung oleh Ketua DPRD OKU Selatan, Heri Martadinata. Turut hadir Gubernur Sumsel, H Herman Deru, Bupati OKU Selatan Popo Ali, Wakil Bupati OKU Selatan Sholehien Abuasir, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten dan kota se-Sumsel.


Tampak hadir juga Bupati Way Kanan, Bupati Lampung Barat, mantan Bupati OKU Selatan H Muhtadin Serai, Kapolres OKU Selatan, Dandim 0403 OKU, Kajari OKU Selatan, anggota DPRD OKU Selatan, seluruh OPD, para camat, dan Kepala Desa se-OKU Selatan.

Bupati mengatakan HUT OKU Selatan ke-18 kali ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, meski demikian perayaan HUT OKU Selatan tetap diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.


"Saya ucapakan terimakasih kepada gubernur Sumsel yang selalu hadir dan mensupport kegiatan kabupaten OKU Selatan, baik tingkat Kabupaten maupun Provinsi," tegasnya.

Dikatakan Bupati, pada HUT OKU Selatan ke-18 ini Pemerintah Daerah Kabupaten OKU Selatan mengambil tema “OKU Selatan Sigap, Tangguh dan Tumbuh Menuju OKU Selatan Bersinar, Sumsel Maju Untuk Semua”


"Tema itu kami ambil sesuai dengan kemajuan zaman, oleh sebab itu pemerintah daerah akan menyesuaikan segala sesuatunya untuk menuju OKU Selatan Bersinar," ujar Popo.

Selain itu bupati juga menyampaikan persentase capaian vaksinasi dosis satu untuk OKU Selatan telah mencapai 80%. Saat ini OKU Selatan juga sedang melakukan vaksinasi dosis 1 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun.


Lebih lanjut Bupati juga menjelaskan peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan adanya even-even akbar seperti Sriwijaya Ranau Grand Fondo dan Pekan Olahraga Provinsi.


Bupati juga menyampaikan rencana pemerintah kabupaten OKU Selatan dalam waktu dekat tepatnya di tahun ini akan segera membangun rumah sakit vertikal.

Mengakhiri sambutannya Bupati meminta doa restu dari Gubernur Sumatera Selatan dan semua elemen agar rencana pembangunan rumah sakit tersebut dapat berjalan sukses dan lancar.


Sementara itu Gubernur Sumsel, H Herman Deru dalam sambutannya mengatakan di usianya yang ke-18 kabupaten OKU Selatan tumbuh dengan pesat. Hal ini karena kerja sama antara masyarakat dan pemerintah yang saling support.


"Saat OKU Selatan dimekarkan, banyak yang ragu akan jadi apa OKU Selatan. Namun seiring waktu dan berkata kerja sama antara masyarakat dengan pemerintah, OKU Selatan mampu setara dengan Kabupaten lain meskipun pada saat itu tantangannya terkait anggaran dan APBD," ungkapannya.

Gubernur mengungkapkan dengan adanya even-even besar baik yang diselenggarakan oleh Pemerintah daerah maupun Provinsi mampu membangkitkan perekonomian masyarakat, sehingga pertumbuhan ekonomi OKU Selatan relatif tinggi.


"Adanya even-even besar ini memberikan efek positif bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat di mana pertumbuhan ekonomi OKU Selatan meningkatkan relatif tinggi," ungkap Gubernur.


Terkait pembangunan RSUD di OKU Selatan, Pemerintah Provinsi Sumsel akan mensupport dan membantu dengan mengucurkan dana senila 25 Miliar. RSUD Muaradua rencananya akan dibangun menjadi 5 tingkat dengan estimasi biaya, 3 tingkat dianggarkan dari APBD dan 2 tingkatnya dianggarkan dari bantuan Gubernur Sumsel.

"Rumah sakit itu penting, mengingat jarak rujukan sangat jauh, dan apa pun tipe RSUD di OKU Selatan pelayanan harus lebih penting. Pelayanan kesehatan terhadap masyarakat tidak hanya di RSUD namun juga di Fasyankes terdekat dan yang terpenting adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarkat," terang Deru.


"Kemudian untuk menunjukkan keseriusan kepada masyarakat Pemerintah Provinsi akan menambah dua tingkat lagi, menjadi 5 tingkat," tukas Deru. (Adv/Aj86)

Share:

BSB Prabumulih Beri Pinjaman ke UMKM, Disperindag Bantu Etalase Jualan


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih melalui Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) dan Bank Sumsel Babel kompak memberikan bantuan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di kota nanas. 


Itu dilakukan sebagai upaya Pemkot Prabumulih dalam pemulihan ekonomi di kota nanas setelah pandemi berkepanjangan.


Puluhan UMKM yang mayoritas pedagang kuliner tersebut menerima bantuan sarana perdagangan berupa etalase dari Disperindag, timbangan dari Disperindag Sumsel serta tambahan modal usaha berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga ringan dari Bank Sumsel Babel cabang kota Prabumulih.


Kepala Disperindag Prabumulih, Muhtar Edi dalam kesempatan itu menyebutkan, bantuan diberikan kepada pelaku UMKM berupa 70 etalase dan 40 lebih timbangan. 


"Kriteria UMKM yang berhak menerima bantuan yakni mereka yang sudah mempunyai usaha minimal 2 tahun, rumahnya standar," ujarnya.


Muhtar mengatakan, pedagang yang menerima bantuan berkewajiban untuk merawat bantuan yang diberikan dan tidak bisa diperjualbelikan sesuai dengan perjanjian. 


"Nanti kita ada pengecekan/monitoring setiap 6 bulan dan aa sanksi bagi mereka yang kedapatan menjual bantuan yakni kuringan penjara 6 bulan -1 tahun," jelasnya.


Pimpinan Bank Sumsel Babel cabang Prabumulih, Tian Kedaumpu Yamin menambahkan, pihaknya memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 6 persen.


"Jika tahun lalu nominalnya Rp1 juta, sekarang nominalnya mulai dari Rp1 juta hingga Rp10 juta," sambungnya mengaku bantuan juga diberikan untuk fase pemulihan Covid-19 saat ini.


Dalam kesempatan itu, pihaknya juga memberikan bantuan CSR berupa 1 unit mesin dekortikator dan 1 unit ATBM Dogan dimana kedua alat tersebut berupa mesin produksi serat alam dari daun nanas jika dimasukkan ke mesin langsung menjadi serat dan diolah menjadi benang. 


"Jadi kita tidak hanya memberikan umpan (uang, red), tapi alat pancing juga kita berikan. Apalagi Prabumulih terkenal sebagai kota nanas," jelasnya berharap kedepan tak hanya menjual nanas melainkan dalam bentuk olahan nanas seperti benang.


Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya yang hadir dalam kegiatan itu mengucapkan selamat kepada pelaku UMKM yang menerima bantuan dan berharap perekonomian bisa lebih baik lagi. "Gunakan bantuan yang diberikan sebaik-baiknya untuk membantu perekonomian keluarga," tuturnya. (05)

Share:

Sepasang Kekasih Curi Handphone Di Parkiran Cafe di Prabumulih


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Video sepasang muda mudi diduga pasangan kekasih mendadak viral di jagat maya khususnya di kota Prabumulih, Selasa (7/12/2021). 


Pasangan kekasih itu tertangkap kamera CCTV melakukan aksi pencurian satu unit handphone yang terletak di dalam dashboard motor yang parkir di Velerie's Cafe Jalan Padat Karya Kelurahan Gunung Ibul kota Prabumulih. 


Rekaman video aksi pencurian dilakukan pasangan itu mendadak viral dibagikan berbagai akun media sosial. 


Video rekaman aksi pencurian itu dibagikan oleh korban pemilik Hp yakni Riski Valentino (23) warga Jalan Urif Sumahardjo Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara kota Prabumulih ke berbagai akun media sosial di kota Prabumulih. 


Riski membagikan rekaman video itu lantaran kesal setelah memberikan batas waktu kepada sepasang kekasih itu agar mengembalikan handphone namun tak kunjung dikembalikan. 


Menurut Riski, peristiwa terjadi pada Senin (6/12/2021) sekitar pukul 18.00 dimana saat itu dirinya ke toko setelah membeli nasi bungkus langsung masuk ke cafe dan tak sengaja meninggalkan handphone di dalam dashboard motor. 


"Saya kebetulan dari beli nasi dan masuk sebentar membawa nasi, setelah itu saya cari-cari Hp tapi tidak ada," ungkap Riski ketika diwawancarai di depan cafe. 


Supervisor Velerie's Cafe itu menjelaskan, saat bersamaan ada pemuda bersama perempuan ke toko menanyakan ada jual rokok atau tidak. 


"Lalu saya jawab tidak ada, kemudian dia ngomong saya cari rokok dulu ya. Kemudian dia (pelaku-red) keluar dan pergi, saya masih mencari Hp kemudian saya lihat di CCTV ternyata orang itu yang mengambilnya," jelas Riski. 


Riski mengaku dirinya telah memberikan tenggat waktu agar kedua pelaku mengembalikan handphone namun hingga batas waktu ditentukan tidak ads itikad baik untuk mengembalikan. 


"Saya tunggu tidak ada itikad baik, ini saya mau ke Polsek untuk melaporkan kejadian ini," katanya seraya mengalami kerugian sekitar Rp 2 juta lebih akibat hilangnya handphone tersebut.


Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SIK MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur AKP Herman Rozi didampingi Kanit Reskrim Ipda Haryoni Amin SH membenarkan adanya peristiwa itu. 


"Korban telah melapor ke kita dan telah kami terima laporannya, kita akan melakukan penyelidikan dan memburu dua pelaku yang melakukan pencurian ini," tegasnya. (Snt)

Share:

Cegah Banjir, Lahan Kritis Di OKU Selatan Direhabilitas



OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Guna  mencegah banjir, Balai Pengendalian Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Ketahun wilayah kerja Bengkulu melakukan Rehabilitas Hutan dan Lahan (RHL) di kawasan kritis di dua kecamatan yakni Kecmatan Sungai Are dan Sindang Danau di OKU Selatan, Sumatera Selatan.


"Selain mengatasi banjir. Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL)  ini merupakan  upaya untuk memulihkan, mempertahankan dan meningkatkan fungsi hutan dan lahan sehingga daya dukung, produktivitas dan peranannya dalam mendukung sistem penyangga kehidupan tetap terjaga," kata Ahmad Taufik Siregar, S.Hut,T selaku Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Ketahun kepada awak media, Kamis (25/11/2021)


Untuk diketahui, dikatakan Taufik , kegiatan rehabilitas tersebut merupakan  salah  satu  upaya  dalam  menangani lahan  kritis  di  Indonesia  yang mencapai angka 14 juta hektar, menahan laju degradasi lahan, dan sedimentasi yang sangat tinggi di Indonesia yang mencapai angka 250 ton/km2/tahun.


"RHL diselenggarakan untuk memulihkan, mempertahankan dan meningkatkan fungsi hutan dan lahan sehingga di kawasan hutan dimaksud dapat berfungsi kembali sebagai pelindung Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk mencegah terjadinya bencana banjir, tanah longsor, erosi sekaligus untuk meningkatkan produktivitas sumber daya hutan dan lahan serta melestarikan keaneka-ragaman hayati," katanya.


Program tersebut sangat membantu masyarakat, kata Taufik dan diharapkan mampu memberikan peningkatan ekonomi masyarakat sekitar kawasan karena melibatkan peran masyarakat dan menggunakan jenis tanaman yang dapat memberikan manfaat ekonomis bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat ledepannya.


"Dasar Pelaksanaan RHL ini adalah Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor P.105/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 sebagai salah satu upaya Corrective Action terhadap pelaksanaan RHL yang telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya, baik yang terkait dengan teknis kegiatan dan kelembagaannya," katanya.


Ditambahkanya, perubahan paradigma ini diharapkan dapat merubah pandangan negatif masyarakat terhadap pelaksanaan RHL dan selanjutnya dapat memberikan manfaat ekonomis dan ekologis.


"Kegiatan RHL di Hutan Lindung Bukit Nanti wilayah kerja KPH Mekakau Saka dilaksanakan secara kontraktual mulai tahun 2019 sampai dengan tahun 2021. Target kegiatan RHL Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Ketahun seluas 7.250 Ha dan dibagi menjadi 25 blok kegiatan dengan luasan yang bervariasi antara 205 sampai 300 Ha per bloknya," katanya.


Lanjut Tafik, adapun tanaman menyesuaikan dengan kondisi di lapangan dan jenis tanaman terdiri atas : Jengkol, Durian, Bambang Lanang, Pala, dan Pinang. Penggunaan jenis tanaman Multi Purpose Species (MPTS) atau tanaman yang memiliki multi manfaat ini diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk ikut serta melaksanakan penanaman dalam rangka RHL dan hasilnya nanti diharapkan dapat menjadi alternatif tambahan penghasilan selain tanaman yang sudah ada.


Lokasi penanaman berada dalam wilayah administrasi 2 (dua) kecamatan kata dia,  yaitu Kecamatan Sungai Are dan Kecamatan Sindang Danau. Penanaman RHL yang dimulai tahun 2019 meliputi 10 desa di kedua kecamatan tersebut, yaitu Desa Guntung Jaya, Desa Pulau Kemuning, Desa Sadau Jaya, Desa Sebaja, Desa Ujan Mas, Desa Cukoh Nau, Desa Tanah Pilih, Desa Pecah Pinggan (Kecamatan Sungai Are), dan 2 (dua) desa di Kecamatan Sindang Danau, yaitu  Desa Tebat Layang dan Desa Tanjung Harapan. Masyarakat di lokasi dilibatkan mulai kegiatan pembuatan persemaian, persiapan lahan, penanaman, serta pemeliharaan tanaman dan pemberantasan hama penyakit. 


"Jelas pelibatan masyarakat sebagai tenaga harian dapat menyerap 217.800 Hari Orang Kerja (HOK) atau setara dengan 4.066 orang terlibat pada tahun 2019, sebanyak 137.750 HOK atau setara 3.378 orang terlibat pada tahun 2020, dan 108.750 HOK atau setara dengan 2.213 orang terlibat pekerjaan RHL pada tahun 2021" katanya 


Ditambahkan Taufik, optimisme yang dibangun dengan pelibatan masyakarat dari sekitar kawasan dapat menjadi energi positif yang mendukung keberhasilan kegiatan RHL. Perubahan ke arah yang lebih baik dengan kegiatan RHL ini diharapkan dapat terwujud di akhir kegiatan.


"Perubahan yang diharapkan dengan berjalannya RHL meliputi aspek ekologis yaitu dengan kembalinya fungsi tata air yang lebih baik di hulu DAS Luas, secara sosial yaitu dengan terbentuknya Kelompok Tani Hutan sebagai cikal bakal kelembagaan Perhutanan Sosial di wilayah tersebut, dan ekonomis yaitu meningkatnya kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi RHL pada khususnya," katanya.(FR86)

Share:


Portalsriwijaya.com

Arsip