Kormi Prabumulih Dilantik, Fokus Alihkan Generasi Muda dari Ketergantungan Gawai



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Prabumulih periode 2026–2030 resmi dilantik dengan misi utama menekan kecanduan gawai pada generasi muda melalui pemasyarakatan olahraga tradisional dan rekreasi.

Ketua KORMI Sumatra Selatan, Hj Samanta Tivani Herman Deru, menyampaikan arahan tersebut saat melantik kepengurusan baru di Gedung Kesenian Walikota Prabumulih, Kamis (13/6/2026). Puspita Sugiartie resmi menakhodai KORMI Kota Prabumulih untuk empat tahun ke depan. Acara ini turut dihadiri Staf Ahli Walikota Prabumulih, H Abdullah Abadi, yang hadir mewakili jajaran pemerintah daerah.

Sosialisasi Massal ke Sekolah

Dalam sambutannya, Samanta menyoroti pergeseran perilaku anak muda saat ini yang cenderung pasif akibat menghabiskan terlalu banyak waktu di depan layar gawai. KORMI Prabumulih diharapkan mampu menjadi motor penggerak untuk mengembalikan minat fisik generasi muda.

- Target Utama: Mengikis kecenderungan adiksi gawai melalui kampanye olahraga aktif.

- Strategi Gerakan: Masuk ke sekolah-sekolah untuk memperkenalkan variasi olahraga masyarakat.

- Sinergi Wilayah: KORMI Prabumulih akan bergerak bersama KORMI Sumsel secara terstruktur.

Persiapan Menuju Agenda Besar 2026

Selain fokus pada edukasi generasi muda, tantangan olahraga prestasi di tingkat rekreasi juga sudah menanti di depan mata. Samanta memaparkan dua agenda krusial yang harus segera direspons oleh pengurus baru:

- November 2026: Pekan olahraga masyarakat tingkat provinsi di Kabupaten Muara Enim.

Agenda Nasional: Pengiriman delegasi terpilih ke ajang nasional demi mempertahankan posisi Sumsel di peringkat 10 besar.

Pemerintah Kota Prabumulih melalui H Abdullah Abadi menyatakan apresiasi penuh dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk siap bersinergi mengucurkan dukungan program kerja.

Olahraga Penggerak Ekonomi Kreatif

Ketua KORMI Kota Prabumulih terpilih, Puspita Sugiartie, menegaskan bahwa lembaganya tidak hanya sekadar mengajak masyarakat bergerak. Ia berkomitmen menghadirkan inovasi agar olahraga tradisional bisa berdampak lebih luas.

Pembangunan Karakter: Menjadikan olahraga rekreasi sebagai ruang perekat persaudaraan.

Ekonomi Kreatif: Mengemas ajang olahraga masyarakat agar mampu menggerakkan roda ekonomi lokal.

Soliditas Internal: Menuntut profesionalisme pengurus agar mengutamakan organisasi di atas kepentingan pribadi.(05)

Share:

0 comments:

Posting Komentar



Portalsriwijaya.com

Arsip