Pertamina Drilling dan UPN “Veteran” Yogyakarta Dorong Inovasi Pengeboran Berkelanjutan Lewat Drilling Innovation Forum 2025


Yogyakarta, Portalsriwijaya.com - Suasana penuh semangat menyelimuti kampus Universitas Pembangunan Nasional (UPN) 'Veteran' Yogyakarta, pada Rabu (12/11/2025). Para insan energi, akademisi dan inovator berkumpul dalam satu tujuan yakni memperkuat inovasi demi ketahanan energi nasional.


PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) bersama UPN 'Veteran' Yogyakarta menggelar Drilling Innovation Forum (DIF) 2025 bertema 'Empowering Drilling Innovation for Sustainable Growth Energizing the Nation".


Forum yang berlangsung 12–13 November 2025 ini menjadi momentum penting bagi Pertamina Drilling untuk menegaskan komitmennya dalam membangun budaya inovasi, kolaborasi dan pembelajaran berkelanjutan sebagai bagian dari transformasi menuju perusahaan world-class energy services.


Menjawab Tantangan Energi Global

Industri migas dan energi nasional kini berada di tengah tantangan besar mulai dari transisi energi, digitalisasi, hingga tuntutan efisiensi dan keselamatan operasi. Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menyampaikan bahwa inovasi bukan lagi pilihan, melainkan strategi utama untuk menjaga keberlanjutan bisnis di tengah dinamika global.

“Tahun 2025, kami fokus pada tiga area strategis, digitalisasi dan automasi operasi pengeboran, pengembangan teknologi hijau sejalan dengan komitmen ESG Pertamina Group serta optimalisasi sistem berbasis data dan continuous improvement,” ujar Avep.


Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Industri

Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara dunia akademik dan industri energi nasional. Rektor UPN “Veteran” Yogyakarta, Prof. Dr. Mohamad Irhas Effendi, M.Si, bersama jajaran civitas academica turut hadir, berdampingan dengan Dewan Komisaris dan Direksi Pertamina Drilling.

Forum yang rutin digelar setiap tahun ini bukan sekadar ajang kompetisi inovasi, tetapi wadah untuk berbagi gagasan, menumbuhkan semangat continuous improvement, serta mengapresiasi ide-ide kreatif dari para pekerja dan mitra akademik.


111 Ide Inovasi, 298 Pekerja Terlibat

Abimanyu Suryadi, VP Human Capital Pertamina Drilling menyampaikan, “Fungsi Quality Management Pertamina Drilling telah memfasilitasi pengumpulan 111 ide inovasi, meningkat hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Setelah melalui serangkaian pelatihan dan coaching PDCA, sebanyak 58 tim inovator terpilih untuk mempresentasikan karya mereka di DIF 2025”. “Jumlah partisipan tahun ini juga meningkat signifikan, mencapai 298 perwira, naik 46 persen dibanding 2024,” imbuhnya.


Abimanyu juga menambahkan, penyelenggaraan DIF 2025 di Kampus UPN “Veteran” Yogyakarta memiliki makna khusus. “Kami ingin menghadirkan semangat industri ke lingkungan akademik. Suasana tenda besar yang didirikan di auditorium kampus menggambarkan lokasi pengeboran yang sederhana, penuh keterbatasan, namun justru menjadi simbol nyata semangat berinovasi dan berkarya. Inilah wujud kolaborasi yang sesungguhnya antara kampus dan industri energi,” ujarnya.


Expo Inovasi dan Diskusi Panel

Selain kompetisi inovasi, DIF 2025 juga menghadirkan Innovation Expo yang menampilkan hasil riset dan karya inovatif dari Pertamina Drilling dan UPN Veteran Yogyakarta. Empat tim inovator dari UPN turut ambil bagian dalam forum ini. Pada sesi pembukaan, para peserta juga mengikuti Diskusi Panel Inovasi bertajuk “Accelerating Upstream Innovation, Forging National Energy Independence Through Strategic Collaboration”.


Edukasi dan Regenerasi Talenta Energi

Pertamina Drilling memperkenalkan dunia energi dan teknologi pengeboran kepada mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta. Program ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk memahami tantangan dan peluang karier di industri energi masa depan.

“Melalui DIF 2025, kami ingin menumbuhkan semangat inovasi, memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi, dan memastikan bahwa Pertamina Drilling terus melangkah maju menuju world-class energy services company,” tutup Avep.(05)



Share:

Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada, KPU OKU Selatan Dilaporkan ke Kejati Sumsel

 



Palembang, Portalsriwijaya.com - Puluhan massa aksi yang tergabung dalam organisasi Masyarakat Toleransi Analisa Nusantara (MATA NUSANTARA) kembali menggelar aksi unjuk rasa jilid dua (2) di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan, Selasa (11/11/2025). 


Aksi ini menuntut Kejati untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dana hibah Pilkada 2024 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten OKU Selatan.


Dalam orasinya, Koordinator Aksi Zubhan dengan lantang meminta Kejati Sumsel segera memeriksa dan memanggil Ketua beserta jajaran Komisioner KPU OKU Selatan yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan anggaran hibah senilai Rp 35,7 miliar.


“Kami menilai ada dugaan kuat terjadinya penyalahgunaan jabatan dan wewenang dalam pengelolaan dana hibah Pilkada 2024. Uang rakyat jangan dijadikan bancakan!” tegas Zubhan di hadapan massa aksi.


MATA NUSANTARA, yang dikenal sebagai lembaga kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah, menegaskan bahwa langkah mereka sejalan dengan PP Nomor 43 Tahun 2018 tentang peran serta masyarakat dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi.


Dalam pernyataan sikapnya, MATA NUSANTARA mengungkapkan sejumlah dugaan pelanggaran serius di lingkungan KPU OKU Selatan, di antaranya:


Dugaan pemotongan honor petugas PPK, PPS, dan KPPS. Dugaan mark up dana operasional serta penggelembungan biaya sosialisasi Pilkada 2024 yang mencapai miliaran rupiah.


Dugaan penunjukan kerabat Ketua KPU sebagai pihak ketiga dalam pengadaan Alat Peraga Kampanye (APK). Dugaan mark up pengadaan ATK, makan-minum, dan perjalanan dinas dengan penggunaan nota kosong.


Massa aksi juga menyebut bahwa hasil observasi dan informasi di lapangan menunjukkan adanya indikasi kuat praktik korupsi dan penyalahgunaan anggaran negara oleh oknum di internal KPU OKU Selatan.


“Kami mendesak Kejati Sumsel untuk turun tangan, memeriksa Ketua, Komisioner, Sekretaris, Bendahara, dan PPTK KPU OKU Selatan. Jangan biarkan dugaan korupsi ini menguap tanpa kejelasan!” seru salah satu orator.


Aksi yang berlangsung tertib itu diwarnai dengan pembentangan spanduk dan poster bertuliskan tuntutan agar aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan mereka. Massa berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan transparan. (Red/05)

Share:

Pengedar Ekstasi Meresahkan Warga Anak Petai Prabumulih Diringkus Polisi

EKSTASI - Anto Pranata alias Begok (36), yang merupakan pengedar Ekstasi meresahkan warga Anak Petai Kecamatan Prabumulih Utara berhasil diringkus tim Satres Narkoba Polres Prabumulih.


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Seorang pengedar narkoba jenis ekstasi yang meresahkan warga Anak Petai Kecamatan Prabumulih Utara kota Prabumulih, herhasil diringkus tim Satres Narkoba Polres Prabumulih.


Pelaku yakni Anto Pranata alias Begok (36) warga Jalan Alipatan Nomor 24 RT 05 RW 05 Kelurahan Prabumulih Pasar II Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih.


Anto Pranata diringkus petugas dalam rangka Ops Sikat II Musi 2025 di Perumahan Dinas Kebersihan RT 03 RW 01 Kelurahan Anak Petai Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih, pada Minggu (9/11/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.


Dari tangan tersangka berhasil diamankan barang bukti berupa 10 butir pil ektasi berbentuk tulang warna kuning dengan berat bruto 4.71 gram, 1 buah kotak rokok sampoerna menthol burst warna hitam, 1 lembar Tisu, 1 unit handpone realme dan 1 helai celana jeans warna biru navy.


Saat ini tersangka berikut barang bukti digelandang ke sel tahanan Mapolres Prabumulih guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.


Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana SH SIK MSi melalui Kasi Humas AKP Baratanata SH mengungkapkan penangkapan bermula dari laporan masyarakat aybg masuk ke jajaran Satres Narkoba Polres Prabumulih.


Dalam laporan warga tersebut menyebutkan di Perumahan Dinas Kebersihan RT 03 RW 01 Kelurahan Anak Petai Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih, sering terjadi transaksi narkotika.


Mendapat laporan itu Kasat Reserse Narkoba Iptu Muhammad Arafah SH memerintahkan Kanit Idik I Ipda Ade Yus Barianto SH untuk mendatangi lokasi dan pada pukul 14.30 WIB meringkus pelaku.


"Petugas kemudian memanggil Ketua RT Setempat untuk melakukan penggeledahan terhadap badan pelaku lalu ditemukan barang bukti pil ekstasi dan lainnya dari pelaku," ungkap Kasi Humas AKP Baratanata kepada wartawan, Senin (10/11/2025).


Kasi Humas mengatakan, pelaku Begok yang diintrogasi mengakui jika 10 butir ekstasi dengan berat bruto 4.71 gram tersebut adalah milik pelaku yang diperoleh dengan cara membeli dari sdra R seharga Rp 2,1 juta.


"Saat ini tersangka telah kami amankan dan masih menjalani pemeriksaan, atas perbuatannya tersangka akan dijerat pasal  114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (05)


Share:

OKU Selatan Juru Kunci Porprov XV MUBA, Banyak Pihak Sesalkan Kinerja KONI Minta APH Audit Anggaran Hibah



Muaradua, Portalsriwijaya.com - Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke XV di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) telah cukup lama berakhir. Namun perhelatan tersebut menyisakan cerita memilukan bagi pencinta olahraga di Kabupaten OKU Selatan.

Betapa tidak, dalam ajang Porprov Sumsel ke XV itu, Kabupaten OKU Selatan justru memegang predikat sebagai juru kunci alias mendapat peringkat paling rendah yakni peringkat ke 17.

Sebagian pencinta olahraga di OKU Selatan menilai ini justru predikat paling memalukan disebabkan Kabupaten yang banyak atlet hebat ini justru menduduki peringkat paling dasar diantara 17 kabupaten kota yang ada di Sumsel.

Kegagalan ini dinilai banyak pihak, salah satunya disebabkan pembinaan yang dilakukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) OKU Selatan yang tidak berjalan dengan baik.

Pasalnya pada masa KONI OKU Selatan dipimpin Carles Minarko SE, Kabupaten OKU Selatan masuk dalam peringkat 5 besar di Porprov ke XIV tahun 2023 di Lahat dengan perolehan 71 mendali Emas, 48 mendali Perak dan 59 mendali Perunggu.

Sedangkan pada Porprov XV tahun 2025 di Kabupaten Muba dimana KONI OKU Selatan dipimpin Saputra SSos alias Aput, OKU Selatan justru menjadi juru kunci di peringkat 17 dengan perolehan 3 Emas, 4 Perak dan 9 Perunggu.

"Ini menurun drastis, sungguh disayangkan sekali. Kita sebagai pencinta olahraga terkejut kok bisa demikian," ungkap Andi, satu diantara warga OKU Selatan ketija dibincangi wartawan.

Hal yang sama disampaikan Deni, warga OKU Selatan lainnya yang mempertanyakan dimana pembinaan dari KONI OKU Selatan yang mendapat dana hibah dari Pemerintah Kabupaten OKU Selatan melalui Dinas Pemuda Olahraga untuk membina atlet.

"Jauh sekali penurunannya, dulu kita masuk 5 besar malah turun drastis jadi juru kunci. Ini apa penyebabnya, apakah Anggaran hibah dari pemerintah terlalu kecil atau ada mafia-mafia olahraga yang bermain sehingga prestasi olahraga OKU Selatan menjadi merosot," keluhnya.

Warga juga meminta pihak aparat penegak hukum (APH) kedepannya melakukan audit investigasi terhadap penggunaan anggaran pembinaan atlet tersebut apakah anggaran pembinaan sepenuhnya turun ke cabang olahraga (Cabor) yang ada atau ada yang bermain sehingga pembinaan tak maksimal. (FR86)

Share:

Pertamina Drilling Gelar HSSE Drilling Leadership Development Program



Bogor, Portalsriwijaya.com - Langkah tegap di Bumi Pertiwi, Rumpin menjadi saksi semangat abadi. Bela Negara bukan sekadar janji, namun tekad Drilling Team menjaga energi negeri. Dari Rumpin, Bela Negara menyala, Pertamina Drilling teguhkan kepemimpinan HSSE untuk Energi yang Selamat, Berdaulat, dan Berkelanjutan bagi Negeri.


Di bawah naungan Pusdiklat Bela Negara Kementerian Pertahanan RI, pekerja PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) mengikuti HSSE Drilling Leadership Development Program pada 27–31 Oktober 2025 di Rumpin, Bogor.


Pelatihan ini menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan nasionalisme, sekaligus memperkuat karakter HSSE (Health, Safety, Security & Environment) sebagai budaya utama dalam setiap operasi migas dan panas bumi.


Brigjen TNI Ferry Trisnaputra, S.E., M.A., M.S.P., Kapusdiklat Bela Negara, menilai sinergi ini sebagai bentuk nyata kolaborasi strategis antara dunia industri dan lembaga pertahanan dalam membangun SDM tangguh, berkarakter, dan berintegritas tinggi.


Sementara itu, Vice President HSSEQ Pertamina Drilling, Mas Rakhmatsyah, menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar peningkatan kapasitas teknis, melainkan proses pembentukan karakter dan semangat tanggung jawab untuk menjaga keselamatan serta kehormatan bangsa.


Menutup kegiatan, Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, memberikan pesan inspiratif, “Jadilah pemimpin yang menyalakan semangat tim, menegakkan disiplin, dan membawa nilai Bela Negara ke setiap langkah kerja.”


Dari Rumpin, semangat Bela Negara menyala, meneguhkan komitmen Pertamina Drilling dalam membangun pemimpin lapangan yang berkarakter HSSE, berjiwa nasionalis, dan siap menghadirkan energi yang selamat, berdaulat, serta berkelanjutan bagi negeri.(05)

Share:


Portalsriwijaya.com

Arsip