DPC Perempuan Bangsa Ogan Ilir Gotong Royong Lawan Covid 19, Bagikan Sembako ke Warga


Ogan Ilir, Portalsriwijaya.com - 
Menindaklanjuti arahan pimpinan PKB soal dukungan penanggulangan Covid 19. Hari ini DPC Perempuan Bangsa Ogan Ilir melaksanakan kegiatan sosial membagikan sembako berupa beras, daging ayam dan masker untuk masyarakat yang terdampak Covid 19 di desa Permata Baru dan desa lain di Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir. 

Ketua DPC Perempuan Bangsa (PB) Ogan Ilir, Yustina dalam releasenya menyebutkan bahwa giat ini adalah bentuk dukungan kaum perempuan secara inklusif untuk mengurangi beban masyarakat yang terdampak wabah Corona.

Berdasarkan data yang masuk di PB Ogan Ilir terdapat sedikitnya 15 orang guru ngaji di desa permata baru terdampak dan akan diberi beras dan ayam potong. Kemudian ada juga UMKM yang akan mendapat manfaat.

"Untuk hari ini PB akan membagikan 350 paket dan akan berkelanjutan sesuai kemampuan dan dukungan dari kawan kawan kader pimpinan PKB baik yang di Legislatif maupun anggota lainnya. Ada masker 100 buah di suplay DPW PKB Sumsel juga akan kita distribusikan," ujarnya.

Sesuai dengan seruan pimpinan bahwa kegiatan ini diintegrasikan dan koordinasikan dengan komandan Gugus Tugas Penanganan Covid 19 desa Permata Baru.

"Kita mengedepankan prinsip Gotong Royong dalam kegiatan ini. Semoga dengan kegiatan ini peran kaum perempuan dapat terus meningkat dimasa datang dalam pembangunan," katanya.

Kegiatan yang di pusatkan di desa Permata Baru ini juga di hadiri Ketua DPC PKB Ogan Ilir beserta jajaran pengurus harian. (AJI/Rel)
Share:

Dihadiahi Timah Panas Dua Begal Sadis Tanjung Menang Ulu Meringis Kesakitan, Belasan Motor Curian Diamankan



OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Dua dari tiga pelaku begal sadis menggunakan senjata api rakitan (Senpira) terhadap pegawai pengantar paket JNT di jalan Pulau Beringin-Muaradua Desa Tanjung Menang Ulu Kecamatan Buay Sandang Aji, berhasil diringkus dan dihadiahi timah panas oleh petugas kepolisian Polres OKU Selatan.

Dua pelaku dilumpuhkan yakni Darsono (25 tahun) dan Joni Alimudian (33 tahun), keduanya Desa Tanjung Menang Ulu Kecamatan Buay Sandang Aji.

Selain dua pelaku turut diamankan satu pelaku lain yang masih dibawah umur inisial AF (17) yang juga merupakan warga Desa Tanjung Menang Ulu.

Dari tangan tiga pelaku berhasil diamankan barang bukti sebanyak 13 unit sepeda motor, dua pucuk senjata api rakitan (senpira) dan senjata korek, handphone, uang tunai senilai Rp 3.000.000 dan tiga buah paket JNT.

Berdasarkan informasi berhasil dihimpun, diringkusnya tiga pelaku bermula dari laporan Agus Suprianto (27) warga Way Bulan Kecamatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan yang merupakan pegawai JNT.

Korban dibegal tiga pelaku dengan cara diikuti dan kendaraan dipepet oleh tiga pelaku. Korban sempat melakukan perlawanan dengan mempertahankan tas berisi uang yang dibawanya, namun tiga pelaku mengeluarkan senpira dan mengancam akan membunuh korban hingga akhirnya korban pasrah.

Korban lalu melaporkan apa yang dialaminya itu ke kepolisian. Petugas yang mendapat laporan langsung meringkus para pelaku, namun dua pelaku berusaha kabur dan melawan petugas ketika d minta menunjukkan barang bukti hingga akhirnya dilumpuhkan menggunakan timah panas.

Kapolres OKU Selatan AKBP Deny Agung Andriana, SIK, MH didampingi Wakapolres, Kasatreskrim dan Kapolsek Buay Sandang Aji (BSA) mengungkapkan ketiganya merupakan pelaku pencurian spesialis dengan memiliki senpira.

"Ketiga pelaku ini ada yang spesialis curas, curat atau curanmor bahkan ada spesialis TKP nya di tempat ibadah mushola dan masjid yang beroperasi dinihari saat subuh," ujar Deny Agung saat melakukan press release dihalaman Mapolres OKU Selatan, Selasa (5/4/2020).

Dikatakan Deny, total terdapat 4 laporan yang diterima Polres OKU Selatan yang mengarah pada tiga pelaku, dimana satu laporan terkait 365 dan 3 laporan terkait kasus 363.

"Berdasarkan pengembangan kita berhasil disita 13 unit sepeda motor, dua pucuk senjata api senpira dan senjata korek handphone, uang tunai senilai Rp 3 juta dan tiga buah paket JNT," tegas Kapolres seraya mengatakan para pelaku akan dikenakan pasal berlapis.

Sementara itu, Darsono mengaku melakukan aksi bersama Joni Alimudian dengan berboncengan menggunakan sepeda motor mengincar target yang melintas di jalan arah Pulau Beringin. Setelah menentukan korban, kedua pelaku lalu mengikuti korban dan setelah ditempat sepi mencegat korban menggunakan senjata api.

"Dia lewat pukul 16.30 langsung kita buntuti, di Desa Penggiran dia (korban) sempat berhenti, kami lalu tunggu di Desa Tanjung Raya lalu setelah dia lewat kami susul lagi dan kami cegat di tempat sepi,"ujar Darsono.

Darsono mengaku saat melancarkan aksi menggunakan senpira mengancam akan membunuh korban dengan menembak kepalanya. Korban yang takut ditembak hanya bisa pasrah memberikan barang berharga yang dibawanya.

"Kami ancam pakai pistol, kalau dia melawan kami tembak, untungnya dia takut dan menyerahkan tas berisi duit dan barang lainnya," kata pelaku. (FR86)
Share:

Dewan Kecewa, Kadinsos Palembang Mangkir Saat Dipanggil Rapat Bahas Sembako Dikurangi Saat Dibagikan ke Masyarakat


Wakil Ketua komisi IV DPRD Palembang, Sutami Ismail saat membagikan sembako ke warga

Palembang, Portalsriwijaya.com - Wakil Ketua komisi IV DPRD Palembang, Sutami Ismail mengaku kecewa dengan Kadinsos Palembang karena tidak hadir dalam agenda rapat Komisi IV bersama Dinsos Palembang, pada Selasa (5/5/2020).

"Jadwal rapat ditunda. Kadinsos berhalangan hadir, karena ada agenda dengan Walikota, tentu kami kecewa. Jadwal rapat sudah disampaikan pada hari sebelumnya, artinya bukan dadakan. Besok, Rabu (6/5/2020) akan dipanggil lagi rapat dimulai jam 1 siang," katanya.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan, salah satu poin agenda rapat adalah meminta Dinsos Palembang membeberkan data penerima bantuan bencana Covid-19.

Kemudian yang terpenting, komisi IV mempertanyakan peristiwa pembagian sembako di Kelurahan Kertapati, Kecamatan Kertapati. Dimana isi sembako yang diterima masyarakat tidak sesuai dengan bantuan yang diberikan Pemkot.

"Tentu sebagai ujung tombak bantuan sosial. Kadinsos Palembang tau, kenapa sembako yang dibagikan bisa kurang, tentu ini menjadi pertanyaan ?," ujarnya.

Mantan wartawan Sumsel ini, meminta agar Walikota Palembang bisa segera mengevaluasi jabatan penting di Dinsos Palembang. Jangan sampai peristiwa di Kertapati terulang kembali.

"Harus dievaluasi. Ini catatan buruk bagi Dinsos," tegasnya.

Kadinsos Palembang, Heri Aprian Rasuan, saat di konfirmasi melalui sambungan telepon cellularnya mengatakan, ia berhalangan hadir dikarenakan ada agenda rapat di Polda Sumsel.

Ia mengaku, sudah mengutus Sekretaris dan Kabid-Kabid di Dinsos untuk hadir dalam rapat bersama komisi tersebut.

"Iya saya tidak bisa hadir. Rapat dengan Kapolda bersama Walikota, dengan pemerintah pusat, dijadwalkan lagi besok," katanya seraya menutup sambungan telepon. (AJI)
Share:

Ramlan Holdan : Desak Pemprov Sediakan 100.000 alat Rapid Test



Palembang, Portalsriwijaya.com, Kasus Positif Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel) semakin hari terus bertambah.

Drs. Ramlan Holdan, Ketua DPW PKB Sumsel mengatakan dengan terus meningkatnya pasien terinfeksi Covid-19 di sumsel ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) harus lebih serius dalam menekan angka yang terus bertambah.

"Konkritnya, Pemprov harus menyiapkan minimal 100.000 alat rapid test" Ungkapnya

Menurut Ramlan, Tes masif corona menggunakan metode rapid test corona adalah salah satu cara efektif untuk menekan penyebaran Covid-19.

Hal ini terbukti dari negara seperti Korea Selatan dan Islandia yang mampu mengendalikan penyebaran virus corona dan meminimalisir angka kematian.

Baca Juga : Peduli Pahlawan Terdepan Corona, DPRD OKU Selatan Beri Bantuan APD ke Petugas Medis

Tentu, tes masif corona juga perlu diimbangi dengan kapasitas fasilitas kesehatan yang memadai dan juga instruksi serta mekanisme yang jelas untuk masyarakat terkait infeksi Covid-19.

Disinilah Tugas Pemprov sebagai pemangku anggaran yang bisa mengalokasikan dana untuk memfasilitasi penyelanggaraan melalui metode rapid test secara masive di wilayah sumsel, terutama di kabupaten/kota yang sudah dinyatakan zona merah.

"Suksesnya penekanan penyebaran covid-19 melalui metode ini, perlu keseriusan pempov" Tegas Ramlan

Tes ini tujuannya menyasar sebanyak mungkin masyarakat yang berisiko tertular Covid-19 ODP dan PDP, mulai dari tenaga medis hingga orang yang tidak bisa bekerja dari rumah atau work from home. (AJI)
Share:

440 Ton lebih Beras Mulai Di Berikan pada Rakyat OKU Selatan Terdampak Covid19



Muaradua, Portalsriwijaya.com - Bupati OKU Selatan Popo Ali MBCom menyerahan bantuan beras dampak Covid-19 kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Jumat (01/05/2020).

Penyerahan yang dilakukan di kantor Kelurahan Pasar Muaradua itu turut dihadiri Wakil Bupati OKU Selatan, Ketua DPRD, Kapolres OKU Selatan, Dandim 0403 atau yang mewakili, FKPD, Sekda, Inspektur, Asisten I
Kadinsos, Kasat Pol PP, Kadishub, Kadin Kominfo, Kalakhar BPBD, Kepala BPS, Kabag Ekonomi, Camat Muaradua beserta Lurah.

Bupati OKU Selatan beserta rombongan menyerahkan Bantuan Beras kepada 14 Kepala lingkungan secara Simbolis Se-Kelurahan Pasar Muaradua untuk dibagikan ke masyarakat yang membutuhkan akibat dampak mewabahnya Covid-19.

Selain itu hasil Pendataan Kartu Keluarga (KK) yang sudah terkumpul di Kelurahan Pasar Muaradua berjumlah 2176 Kepala Keluarga, dimana Per Kepala Keluarga mendapat bantuan masing- masing berupa Beras 10 Kg.

Untuk jumlah beras yang akan dibagikan ke masyarakat khususnya untuk di wilayah Kecamatan Muaradua hari ini berjumlah 74.550 Kg atau 74,5 Ton.

"Bupati OKU Selatan menghimbau untuk semua Kepala Lingkungan sebagai pendistribusian bantuan kepada masyarakat, yang menerima bantuan secara menyeluruh dan harus tepat sasaran sesuai yang telah di data sebelumnya"

"Apresiasi dan terimakasih atas Partisipasi semua pihak yang sudah memberikan bantuan ke masyarakat OKU Selatan, atas penanganan Covid-19 ini. Semoga kerja keras kita semua ini bisa bermanfaat untuk Masyarakat OKU Selatan dan semoga kesedihan ini cepat berlalu," tutur Popo.

Pemerintah Kabupaten OKU Selatan juga akan Mendistribusikan Jaring Pengaman Sosial Dampak Covid-19, berupa Beras 10 kg dengan kualitas Premium, setiap kepala keluarga yang sudah terdata oleh Pemerintah desa Setempat 
di 19 kecamatan secara bertahap
di antara nya:

Kecamatan Muaradua pada (Jum'at 1 Mei), Kecamatan Simpang Kecamatan Buana Pemaca
(Sabtu 02 Mei), Kecamatan Buay Pemaca, Kecamatan Buay Rawan (Senin 04 Mei), Kecamatan Buay Sandang Aji,Kecamatan Tiga Dihaji (Selasa 05), Kecamatan Buay Runjung, Kecamatan Kisam Ilir, Kecamatan Muaradua Kisam (Rabu 06 Mei), Kecamatan Runjung Agung, Kecamatan Kisam Tinggi (Kamis 07 Mei).

Lalu Kecamatan Pulau Beringin, Kecamatan Sungai Are, Kecamatan Sindang Danau (Jum'at 08 Mei), Kecamatan BPRT Ranau Tengah, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan pada Sabtu 09 Mei dan Kecamatan Banding Agung, Kecamatan Mekakau Ilir (Senin 11 Mei 2020 ).

Sesuai Data Dinsos beberapa waktu lalu, Jumlah penerima beras bantuan Pemkab OKU Selatan untuk 19 Kecamatan berjumlah 44.243 ribu jiwa. (FR86)
Share:


Portalsriwijaya.com

Arsip