KPU Prabumulih Resmikan Sekolah Demokrasi


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Prabumulih menyelenggarakan Launching sekolah demokrasi angkatan pertama dan seminar dengan tema 'Penguatan Demokrasi dan Partisipasi Masyarakat, Peran Milenial Ditengah Arus Politik Paragmatis'.

Sebelum menggelar launching sekolah demokrasi, KPU Prabumulih terlebih dahulu melakukan seminar yang bertujuan memberikan arahan untuk para peserta sekolah demokrasi yang berlangsung di Pendopoan Rumah Dinas Walikota, sabtu (07/03/2020).

Acara yang dihadiri secara langsung oleh Walikota Prabumulih yang diwakili oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Prabumulih Elman ST, Anggota KPU RI Ilham Saputra, Ketua KPU Prabumulih Marjuansyah, beserta komisioner Andry Swantana, Surya Muda Karana, Era Hustri dan Titi Marlinda, para Forkompinda Pemkot Prabumulih, para undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Prabumulih Marjuansyah mengatakan program sekolah demokrasi merupakan sebagian kecil proses pendidikan politik yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas demokrasi kedepan dan mampu meloloskan diri dari persoalan yang kerap di jumpai di pemilihan kepala daerah.

"Untuk angkatan pertama ini terdiri dari dua segmen, yakni pelajar dan masyarakat umum. Pelajar dari 16 sekolah sebanyak 484 siswa dan umum 76 siswa," katanya

Marjuansyah menuturkan, program sekolah demokrasi yang ada 24 pertemuan ini di isi dengan tatap muka (Teoritis) dan kunjungan ke kantor DPRD. Ada juga kegiatan untuk komunitas yang menolak politik uang atau hoax.

"Semoga program ini berkelanjutan dan berjalan dengan sukses. Artinya kedepan masyarakat Prabumulih hadir di TPS karena kesadaran penuh berpartisipasi dalam rangka memilih pemimpin yang berkualitas," ungkapnya.

Lebih lanjut Marjuansyah menjelaskan, meskipun demokrasi di Prabumulih sudah terbilang bagus dengan capaian partisipasi pemilih 83 persen. "Kita tidak puas capaian dalam angka, penting bagi kita capaian dalam substansi," katanya.

Sementara itu, Anggota KPU RI Ilham Saputra menjelaskan melalui program sekolah demokrasi dapat mencetak kader kader yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu tidak hanya sekedar berpartisipasi sebagai pemilih semata.

"Keterlibatan masyarakat pada pilkada 2019 sangat minim, padahal partisipasi masyarakat bisa dalam bentuk pengawasan kemungkinan adanya kecurangan dan potensi kecurangan," ujarnya.

Selain itu, Ia berharap akan lahir kesadaran yang membuat pemilu berlangsung dengan baik yang menjadikan masyarakat sebagai pemilih rasional. "Masyarakat memilih pemimpin yang bisa mengubah nasib mereka melalui kebijakan kebijakan yang diambil pemerintah jika dia terpilih," pungkasnya.(Ing)
Share:

Ajak Pelajar Hemat Gunakan Migas, Pertamina EP Asset 2 Terapkan Program Cerdas Migas



* Butuh Dana Besar dan Puluhan Tahun Cari Sumber Migas

Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Untuk memberikan pengetahuan tentang minyak dan gas (migas), hulu dan hilir serta cara memperoleh serta hal-hal berkaitan dengan itu, PT Pertamina EP Asset 2 membuat program cerdas migas bagi ratusan pelajar SMA dan SMK di lingkungan operasional perusahaan.

Kegiatan dilakukan selama 10 hari dengan peserta secara bergantian dari berbagai sekolah di Prabumulih, Muaraenim dan Pali itu digelar di gedung HR Pertamina, pada Kamis (5/3/2020).

Adapun sejumlah materi diberikan seperti materi fungsi RAM Prabumulih field dengan pemateri Dimas Prayoga, Fungsi Engineering Planning (PE) oleh Reza Ramadhan, Fungsi HSSE oleh Nurhadi Muslim dan Fungsi Legal & Relation oleh Arie Fahlupi.

Tidak hanya diberikan edukasi terkait migas, para pelajar yang hadir pada Kamis dari SMA Negeri 1 Lubai juga diajak diperkenalkan langsung dengan alat-alat untuk melakukan pengeboran di Museum 3D dan Demo Room PT Pertamina EP Asset 2.

Arie Fahlupi selaku Staf Legal & Relation mengatakan, PT Pertamina EP Asset 2 saat membuat program cerdas migas untuk mengetahui tentang cara mencari migas yang membutuhkan waktu bertahun tahun serta harus mengeluarkan dana besar.


"Kita sekarang ada program baru bernama cerdas migas yang sudah dilakukan sejak beberapa hari yang lalu dengan memberikan edukasi kepada pelajar SMA tentang bagaimana proses pencarian minyak dan gas bumi Indonesia dari eksplorasi sampai produksi maupun dari ilir sampai ke rumah-rumah," kata Arie ketika diwawancarai usai memberikan edukasi ke pelajar.

Ditanya tujuan dari edukasi migas itu, Ari menuturkan agar para pelajar tahu cara mencari minyak dan gas bumi yang tidak mudah dan berharap migas digunakan dengan bijak.

"Dari rangkaian kegiatan hari ini para pelajar dapat tahu kalau produksi migas ini sekarang cuma 900 ribu barel perdetik sedangkan kebutuhan kita sehari-hari digunakan sebanyak 1,4 juta artinya masih dikatakan minus. Untuk itu hendaknya dapat menggunakan BBM dan gas dengan hemat karena indonesia bukan kaya raya minyak lagi, stok semakin menipis jika tidak terus dicari," katanya.

"Memang saat ini selain energi fosil minyak bumi, ada juga energi terbarukan seperti matahari, angin dan panas bumi namun itu semua belum termanfaat dengan baik," lanjutnya seraya menuturkan tahun 2020 ini pihaknya menargetkan ada 23 sumur produksi dan program sesmic semoga target kita tahun ini 18 ribu barel perday akan tercapai.

Semntara itu, Ketua OSIS SMA Negeri 1 Kecamatan Lubai mengungkapkan, banyak sekali pengetahuan dan ilmu yang didapat pada kegiatan edukasi migas itu dan pihaknya sangat berterimakasih.

"Dengan adanya kegiatan ini kita lebih tahu bagaimana cara proses pencarian minyak dari mulai eksplorasi sampai memproduksi dan ini ilmu yang berharga bagi kami untuk kedepannya," ungkapnya.(Ing)
Share:

Direktur RSUD Prabumulih Ungkap Tanaman Toga Bisa Cegah Virus Corona


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prabumulih selalu siaga dan menyiapkan tiga ruang isolasi bagi warga jika ada terindikasi virus corona, meskipun fasilitas kesehatan di Prabumulih itu tidak masuk dalam salah satu rumah sakit rujukan.

Direktur RSUD Prabumulih, dr Efrizal mengatakan jika petugas RSUD selalu siap siaga meski hanya menerima pasien serta bukan menjadi rujukan salah satu rumah sakit di Sumatera Selatan untuk pasien terindikasi corona.

"Saat ini RSUD menyiapkan ruang isolasi untuk pemeriksaan bagi pasien yang terdapat gejala-gejala mirip virus corona, perugas kita siaga," katanya kepada wartawan, Rabu (4/3/2020).

itanya kenapa RSUD Prabumulih saat ini bukan menjadi salah satu rumah sakit yang menjadi rujukan, dr Efrizal menjelaskan jika hanya ada 4 rumah sakit yang saat ini menjadi rujukan terhadap pasien yang punya gejala pada virus corona di Sumsel.

"Lubuk Linggau, Lahat, Kayu Agung dan Palembang, RSUD Prabumulih bukan rujukan dan kita mengajurkan sebaiknya ke sana tapi kalau untuk pemeriksaan kita bisa karena kita siapkan ruangan sejak lama," bebernya.

Baca Juga : Siapkan Makanan Sambut Pulang Umroh, Justru Berurai Air Mata

Menurut Direktur RSUD, virus corona sebenarnya bisa disembuhkan fan dihindari dengan mencerminkan perilaku hidup sehat dengan selalu mencuci tangan, olahraga ringan dan mengkonsumsi beberapa tanaman toga seperti jahe, kunyit serta temulawak.

"Tanaman toga itu bisa meningkatkan daya tahan tubuh seseorang sehingga dapat melawan virus tersebut," tegasnya.

Sementara itu, Walikota Prabumulih, Ir Ridho Yahya MM mengaku bersyukur Gubernur menyatakan saat ini wilayah Sumatera Selatan bebas dari virus tersebut.

"Untuk virus corona kota prabumulih antisipasi saja jika ada warga yang merasakan gejala-gejala tersebut segera ke puskesmas dan telpon 119 yang melayani 24 jam guna kita mencegah, jangan sudah terjadi baru dilakukan pengobatan," ungkap Ridho.

"Kalau ada warga yang merasakan pilek maupun panas mendadak di malam hari telpon saja 119 dan tidak dipungut biaya sama sekali dan alhamdulillah Prabumilih negatif corona dan keuntungannya kita cuaca yang panas karena virus tersebut identik terhadap tempat yang dingin," ujarnya berharap seluruh masyarakat berdoa jangan sampai terjadi di kota Prabumulih dan warga diharapkan jangan terlalu panik. (Ing)
Share:

Siapkan Makanan Sambut Pulang, Keluarga Jamaah Terindikasi Corona Justru Berurai Air Mata



* Dinkes Prabumulih Minta Warga Jaga Kesehatan dan Tunggu Kepastian

Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Informasi adanya jamaah umroh asal kota Prabumulih yang terindikasi virus corona, membuat warga kota Prabumulih gempar dan membuat keluarga sedih serta syok.

Pantauan Portalsriwijaya.com di rumah M di RW 01 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, isak tangis keluarga dan kerabat terdengar di kediaman jamaah KBIH Aza Kabupaten Muaraenim itu.

Keluarga yang telah menanti dan menyediakan banyak makanan untuk menyambut kedatangan M dan rombongan justru berakhir sedih dan haru.

Para kerabat dan keluarga berdatangan memberikan support, para wartawan, petugas kepolisian bhabinkamtibmas, bhabinsa hingga Kepala Dinas Kesehatan datang ke rumah jamaah terindikasi kena virus corona itu.

"Semestinya bapak kami dan rombongan sudah tiba, kami siapkan makanan banyak untuk menyambut mereka pulang. Tapi malah tertahan di bandara dan banyak informasi katanya kena virus corona, kami sedih dan panik," ungkap Susilawati (41), anak kedua dari M ketika dibincangi, Selasa (03/03/2020) sore.

Susilawati dan para keluarga tidak percaya sang ayah terkena virus corona, disebabkan keberangkatan ke tanah suci bersama 9 keluarga lainnya.

"Jika beliau sakit yang lain pasti sakit karena dari Prabumulih sampai pulang selalu bersama," lanjutnya.

Susilawati menuturkan, sejak berangkat dan selama ini sang ayah selalu sakit-sakitan dan mengalami penyakit sesak nafas.

"Saat berangkat itu saja beliau demam, beliau sudah sering sakit dan sesak nafas. Kami tidak percaya beliau terkena virus itu," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan, dr H Happy Tedjo Tjahjono mengatakan ada 12 orang dalam rombongan yang berangkat umroh dimana 10 orang warga Gunung Ibul dan 2 orang warga Kelurahan Karang Jaya.

"Bapak itu ketika diperiksa di bandara suhu badan mencapai 38 derajat. Memang kalau secara prosedur siapa saja dari luar negeri dengan kondisi demam langsung diobservasi, sekarang yang punya fasilitas pencegahan corona yakni RSMH Muhammad Husein Palembang karena dari baju maupun peralatan disana yang paling terlengkap," jelas Tedjo.

Ditanya lamanya observasi kepala dinas kesehatan menuturkan, biasanya lamanya observasi itu diambil dari dahaknya dengan pembiakan virus paling cepat 24 jam dari mulai ditanamkan dan itu akan diproses menyatakan ada virus atau tidak.

"Kalau untuk hasil observasi menyatakan positif virus corona tidak secepat itu ada tahapan-tahapannya, karena kalau dilihat secara klinis demamnya tidak berurutan dan tidak mengarah pada virus corona. Apalagi kata pihak keluarga diketahui memang sudah merasakan sesak sebelum berangkat umrah dan secara umum kalau di daerah yang terjangkit hitungannya 14 hari itu tergantung dari daya tahan tubuh," jelas tedjo.

"Kami minta warga jangan panik dan buru-buru menyebarkan informasi tapi harus dilihat dulu kebenarannya, kita terap imbau terus jaga kesehatan," pintanya.(Ing)
Share:

Indomaret Jalan Sumatera Kelurahan Gunung Ibul Dibobol Maling


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Mini market Indomaret yang berada di Jalan Sumatera Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih, dibobol maling.

Menurut pantauan dilapangan diketahui dari kesaksian pegawai indomaret salah satu pintu rolling door terbuka ketika hendak membuka toko pada Senin (02/03/2020) sekira pukul 06.30.

Imam santoso (24) selaku pramuniaga indomaret mengatakan, kalau pertama kalinya diketahui saat datang ke toko pintu rolling door sudah terbuka dan dikira kasir di sana yang sudah datang ternyata belum datang.

"Kita kan bertiga hari ini yang kerja dan paling pertama duluan namun ketika saya datang ke toko pintu rolling door sudah terbuka, pintu kaca indomaret juga sudah dalam terbuka, saya kira teman yang kasir sudah datang ada namun ketika dipanggil tidak menjawab dan langsung telpon teman saya yang bernama Yusuf kalau toko sudah kemalingan," kata imam saat dikonfirmasi.


Ketika ditanya beberapa barang yang hilang Imam menuturkan, ada beberapa barang yang hilang dan untuk jumlah barang serta kerugian belum diketahui.

"Ada beberapa barang yang hilang seperti rokok, susu dan coklat namun untuk jumlah dan kerugian yang dicapai belum diketahui," jelas Imam.

Mirria yang juga kasir indomaret tersebut menambahkan, kalau bobolnya indomaret diketahui saat ditelpon pegawai lain.

"Saya kan ditelpon ketika datang ada seorang bapak yang memberitahu kalau ada seseorang yang masuk semalam kedalam toko sekitar jam 02.30 malam dan karena pada saat itu tidak bertugas menjaga malam jadi dibiarkan saja," ungkap Mirria.

Sementara itu dari pihak kepolisian belum dapat dikonfirmasi.(Ing)
Share:


Portalsriwijaya.com

Arsip