Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Sebanyak 10 perwakilan perusahaan provider di kota Prabumulih menegaskan siap melakukan merapikan dan menertibkan kabel jaringan mereka yang semrawut.
Hal itu ditegaskan saat pertemuan bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Inforkom) Pemerintah kota Prabumulih, pada Jumat (13/2/2026) siang.
Kepala Diskominfo kota Prabumulih, Effryadi SPsi mengungkapkan pemanggilan para perusahaan provider itu menindaklanjuti perintah Walikota Prabumulih untuk mensosialisasikan terkait kabel semrawut yang kedepan akan ditertibkan.
"Untuk awal ini kita menyampaikan perintah agar ditertibkan dan dirapikan, kalau tidak maka kita akan turun untuk menertibkan, jadi langkah awal kita serahkan ke pihak provider untuk merapikan," ungkapnya ketika diwawancarai usai rapat.
Effry mengaku hingga saat ini pemerintah kota Prabumulih belum memiliki peraturan daerah terkait provider baik teknis maupun terkait retribusinya namun kedepan akan diterbitkan aturan. "Kita telah ajukan aturan kedepan akan ada aturan untuk mengatur masalah perda ini. Aturan sudah bergulir, SK sudah di pak walikota, jika nanti siap akan dibentuk tim terpadu," jelasnya.
Lebih lanjut Effry menuturkan fokus utama saat ini adalah penertiban jaringan provider semrawut di kota apalagi Presiden Prabowo Subianto direncanakan akan ke Prabumulih pada Maret 2026 sehingga harus dibersihkan.
"Karena perintah pak presiden masalah sampah, baleho sepanduk dan kabel provider yang semrawut. Karena sampah dan baleho sudah ada instansi terkait maka kabel semrawut menjadi urusan kita untuk ditertibkan khususnya di jalan Jendral Sudirman," tuturnya.
Effry menegaskan memang saat ini belum ada aturan namun telah disosialisasikan sehingga kedepan ketika ada aturan maka pihak perusahaan provider sudah mengetahui dan jika tidak diindahkan akan kita tertibkan.
"Kalau sekarang memang tidak ada dasar hukumnya namun setidaknya telah kita komunikasikan, kedepan pemkot Prabumulih akan tegas dan ini akan terus bukan hanya momentum akan adanya pak presiden saja," tegasnya.
Dengan diterbitkannya kabel yang semrawut akan membuat kota Prabumulih menjadi rapi dan indah. Kami memberi waktu satu minggu dan jika tidak ditata dan tidak ditertibkan maka kita akan action menertibkan sendiri," ujarnya. (Ikb)







0 comments:
Posting Komentar