Sempat Heboh, Kadinsos OKU Selatan Akui Tak Pernah Ajak Wartawan Berkelahi, Justru Oknum Ancam Laporkan Dirinya

 


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Setelah sempat heboh, akhirnya Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Inada buka suara terkait pemberitaan yang menyebut dirinya bersikap arogan hingga mengintimidasi wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik.

Kepada sejumlah wartawan Inada menyampaikan klarifikasi dan mengaku dirinya tidak pernah memiliki niat untuk bersikap arogan, menyakiti, maupun mengintimidasi pihak mana pun khususnya wartawan yang selama ini dianggap sebagai mitra kerja.

"Jika ada wartawan yang merasa terintimidasi, saya juga tidak menduga hal tersebut karena selama ini hubungan kita sangat baik dan tidak ada niat dalam hati saya untuk bersikap arogan maupun menyakiti apalagi mengintimidasi," tutur Inada, Selasa (7/4/2026).


Pria yang pernah menjadi Camat Kecamatan Tiga Dihaji itu bahkan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka apabila dalam interaksi dengan siapa saja termasuk wartawan jika terdapat sikap yang kurang berkenan.

"Kalau pun ada sikap saya yang salah, secara pribadi dan sebagai Kepala Dinas Sosial OKU Selatan, saya mohon maaf," katanya.

Pernyataan dan klarifikasi itu disampaikan terkait berita penertiban ODGJ Mariam Sombong yang viral Kota Muaradua. Dalam pemberitaan yang beredar, disebutkan bahwa pejabat tersebut diduga mengajak dua orang wartawan untuk berkelahi.

Seorang saksi yakni Tisna Buana mengatakan saat kejadian berlangsung dirinya ada Tempat Kejadian Perkara (TKP) yaitu di dalam ruangan Kepala Dinas Sosial dan mendengar dengan jelas seluruh percakapan yang terjadi antara kedua belah pihak. 

"Berdasarkan apa yang saya dengar dan lihat secara langsung, sejauh ini saya pastikan bahwa tidak ada satu pun kalimat atau ucapan dari Kepala Dinas Sosial yang bermaksud mengajak kedua wartawan tersebut untuk berkelahi," ungkap Tisna menjelaskan fakta di lokasi.

 

Lebih jauh lagi Tisna menegaskan keseriusannya dalam memberikan keterangan ini demi kebenaran. Ia menyatakan kesiapannya untuk menjadi saksi dalam forum apa pun demi membuktikan kebenaran peristiwa tersebut.

"Saya siap dan sanggup memberikan kesaksian di mana pun dan kapan pun dibutuhkan. Keterangan yang saya sampaikan ini adalah fakta yang sebenarnya, dan saya juga bersumpah untuk mempertanggung jawabkan ucapan saya ini di atas sumpah," lanjut Tisna dengan tegas.

Di ungkapkan lebih lanjut, pada saat awal kejadian selisih paham, datangnya dua rekan Wartawan tersebut langsung masuk ke dalam ruangan Kadinsos tanpa izin terlebih dahulu dengan petugas jaga di depan kantor, hal ini di benarkan oleh dua petugas Pol Pamong Praja. 

"Kemudian oknum Wartawan inisial SF mengatakan kepada saya akan melaporkan Kadinsos dan Ernita Sriyana. Lalu dijawab Kadinsos benar bahwa apa kendak dan keinginan siap aku ladeni," tegas Tisna di benarkan Kadinsos. (Red/FR86)

Share:

0 comments:

Posting Komentar



Portalsriwijaya.com

Arsip