Panen Raya Jagung Serentak Secara Virtual di Prabumulih, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Polres Prabumulih mengikuti Panen Raya Jagung Serentak secara Virtual di lahan belakang Kantor Pemerintah Kota Prabumulih.

Wawako Ingatkan Pedagang dan Distributor Jangan Timbun Sembako serta Naikkan Seenaknya

Wakil Walikota Prabumulih, Franky Nasril SKom MM bersama Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Kota Prabumulih melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional

PHR Zona 4 Menangkan PROPER Dua Emas dan Empat Hijau dari Kementerian LH

PT Pertamina Hulu Rokan Regional (PHR) Zona 4 berhasil meraih dua penghargaan PROPER kategori Emas dan empat kategori hijau dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).


BSB Prabumulih Berikan 482 Petugas Kebersihan Paket Sembako



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Sebanyak 482 petugas penyapu jalan, petugas taman, sopir dan kernet pengangkut sampah serta lainnya, mendapatkan bantuan paket sembako CSR (corporate social responsibility) dari Bank Sumsel Babel kota Prabumulih.


Pembagian yang diselenggarakan di belakang gedung Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Pemkot Prabumulih tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri dan  Pimpinan BSB Prabumulih Meyza Hartati serta Plt Kepala Dinas Perkim, Maiduty.


Turut mendapat bantuan yakni petugas Drainase, pekerja harian lepas dan tenaga kerja sukarela di dinas Perkim Prabumulih.


Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri SH mengungkapkan bank sumsel Babel ini selalu dan terus bersinergi dengan pemerintah kota Prabumulih dan selalu memberikan CSR untuk warga Prabumulih. 


"Kami berharap sinergi ini terus dilakukan, kita juga mengucapkan terimakasih kepada BSB yang telah peduli dengan masyarakat kota Prabumulih," ujarnya.


Fikri mengatakan bantuan diberikan tersebut jika dilihat nilai mungkin tidak seberapa namun yang harus dilihat adalah bentuk perhatian BSB terhadap warga khususnya para petugas kebersihan di kota nanas.


"Jangan dilihat nilainya tapi lihat bahwa ini bentuk perhatian terhadap masyarakat. Pada kesempatan ini juga kami mengundang seluruh masyarakat untuk datang halal bihalal di rumah dinas kami dan bapak walikota Prabumulih," katanya.


Sementara itu, Pimpinan BSB Prabumulih Meyza Hartati mengatakan pemberian paket sembako ini sebanyak 482 paket untuk petugas penyapu jalan, taman, sopir serta kernet pengangkut sampah dan lainnya.


"Bantuan diberikan ini sebanyak 482 paket sembako untuk petugas kebersihan dari Perkim dan petugas sopir dari dinas perhubungan," ungkapnya.


Meyza Hartati mengatakan pihaknya berharap dengan bantuan CSR berupa paket sembako tersebut dapat membantu yang menerima. "Kami harap dapat menerima bantuan tersebut dan semoga bermanfaat," katanya. (05)

Share:

Buang Sampah Sembarangan di Gunung Ibul, Oknum PNS Ini Dikenakan Sanksi Bayar Rp 7,5 Juta

 



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Seorang oknum PNS yang bertugas di Kelurahan Sindur Kecamatan Cambai Kota Prabumulih yang menyuruh pegawainya membuang sampah sembarangan dan tertangkap tangan Satgas BERANI, akhirnya dikenakan sanksi.


Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Satpol PP selaku penegak perda, Pihak kelurahan, RT, RW dan Satgas, oknum tersebut mengakui perbuatannya membuang sampah bekas land clearing perumahan secara sembarangan.


Oknum tersebut kemudian dijatuhi sanksi administrasi harus membayar denda sebesar Rp 7,5 juta yang langsung disetor ke kas daerah kota Prabumulih.


"Jadi setelah kemarin OTT, hari ini kami melakukan BAP penyidik PPNS Pol PP. Hasilnya, yang bersangkutan dikenakan sanksi administratif bayar denda Rp7,5 juta langsung disetor ke Kas Daerah," ujar Lurah Gunung Ibul, Fitriyadi SH kepada wartawan, Senin (3/4/2023).


Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kasat Pol PP Kota Prabumulih, Feri Irawan SH melalui Kabid Penegakan Perda, M Nasir SH membenarkan pihaknya telah melakukan BAP dan memberikan sanksi kepada pelaku yang tak lain merupakan oknum PNS.


"Perbuatannya itu melanggar Perda nomor 5/2014 tentang pengelolaan sampah dengan ancaman denda Rp50 juta atau 3 bulan kurungan penjara," jelasnya.


Karena pelaku merupakan oknum PNS, maka dikenakan denda administrasi sebanyak Rp7,5 juta. "Kita kenakan denda dengan nominal tersebut, lantaran pelaku merupakan seorang PNS yang mana seharusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, justru sebaliknya," tegasnya.


Disinggung apakah sebelumnya sudah pernah ada yang diberikan sanksi? Nasir mengaku sanksi seperti di atas merupakan kali pertama. "Makanya ini akan dijadikan contoh bagi masyarakat supaya tidak ada lagi yang berani membuang sampah sembarangan," tukasnya. (05)

Share:

Satgas BERANI OTT Pekerja Perumahan Suruhan Oknum ASN, Buang Sesuatu di Jalan Lingkar



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Pasca dikukuhkan Satgas Berani Kelurahan Gunung Ibul gerak cepat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap oknum pekerja perusahaan perumahan yang membuang sampah sembarangan di Jalan Lingkar Timur kota Prabumulih, Minggu (2/4/2023).


Para oknum tersebut membuang sampah berupa pohon dan rumput sisa Land clearing atau pembersihan lahan untuk dijadikan perumahan.


Satgas Berani (Bersih, Rapi, Nyaman, Indah) yang terdiri dari RT, RW serta tokoh masyarakat tersebut turun langsung didampingi Lurah Gunung Ibul Fitriyadi SH MH dan Bhabinkamtibmas serta Babinsa.


Pihak perusahaan perumahan yang tertangkap tangan tersebut nantinya akan dipanggil ke kantor untuk ditindak tegas sesuai peraturan daerah (Perda) kota Prabumulih. Tidak hanya pekerja itu saja, namun oknum ASN yang menyuruh membuang sampah secara sembarangan juga akan ditindak.

"Tim Satgas BERANI melakukan OTT ada yang membuang sampah di Jalan Lingkar Timur, sampah dibuang berupa kayu dan rumput sisa pembersihan lahan perumahan," ungkap Lurah Gunung Ibul, Fitriyadi saat diwawancarai wartawan.


Adi mengatakan, pihak yang membuang sampah sembarangan tesebut nantinya akan dilakukan pemanggilan dan akan diperiksa oleh Satpol PP karena jelas melanggar peraturan daerah. "Tentu harapan kita akan dikenakan sanksi sehingga menjadi contoh bagi masyarakat agar jangan membuang sampah sembarangan," katanya.


Lebih lanjut pria yang sebelumnya menjabat Kabid di Bagian Hukum dan Perundangan-undangan Pemkot Prabumulih ini menuturkan pihaknya akan menerapkan perda larangan membuang sampah sembarangan dan tak segan menindak. 

"Apalagi Kelurahan Gunung Ibul ini percontohan untuk kebersihan, jadi warga kita imbau jangan sembarang buang sampah, buang pada tempatnya atau berlangganan dengan petugas sampah yang ke rumah-rumah itu," katanya.


Ditanya terkait keluhan warga di kawasan Taman Gunung Ibul masih sering dan banyak sampah menumpuk, Fitriyadi mengatakan hasil rapat bersama dinas Perkim dan Lingkungan Hidup jika diperbaiki. "Nanti akan dipercantik dicat, sedang kita ajukan direhab. Nanti akan dibuat bagus sehingga orang tidak akan buang sampah disana," tuturnya.


Saat ini pihaknya kata Adi, pihaknya bersama Ketua RT, RW dan Satgas masih mencari lahan di 4 titik di Kelurahan Gunung Ibul untuk dijadikan tempat penampungan sampah (TPS) sementara.


"Kendala kita saat ini adalah lahan untuk dijadikan TPS yang belum ada. Kita tidak bisa langsung melarang tanpa ada tempat meletakan kontainer sampah, makanya untuk di taman gunung Ibul itu sementara terus diangkut petugas sehingga tetap bersih," katanya.


Lebih lanjut Fitriyadi mengaku program kedepan direncanakan Satgas Berani bersama pihaknya cukup banyak selain menyiapkan TPS di empat titik, koordinasi dengan Bank Sampah dan program lainnya.


"Program kita ini jangka panjang, bagaimana merubah mindset orang agar tak buang sampah. Nanti juga tiap rumah kita rencanakan punya rekening sampah sehingga warga tak buang sampah tapi dikumpulkan untuk dijual dan hasilnya masuk rekening bank sampah, kalau untuk pencegahan kita sudah langsung pasang spanduk larangan buang sampah sembarangan," terangnya.(05)

Share:

Ciptakan Pemilu 2024 di Prabumulih Berintegritas, Penyelenggara Harus Bersih


Oleh : Lia Siska Indriani, SPd


PEMILIHAN Umum (Pemilu) legislatif dan pemilihan presiden sudah ada di depan mata, tahapan pemilu pun saat ini sudah dimulai. Partai-partai pun telah mendaftarkan bakal calon legislatif ke komisi pemilihan umum (KPU). Begitu juga dengan KPU telah melakukan tahapan dengan memverifikasi bakal calon legislatif, verifikasi daftar pemilih sementara hingga tahapan lainnya.


Saat ini juga penyelenggara pemilu yakni KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) khususnya di kabupaten dan kota telah membentuk panitia pemilihan kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Panwas Kelurahan dan Desa (PKD).


Rangkaian tahapan demi tahapan ini dimulai dengan teliti dan cermat sehingga kedepan tidak ada permasalahan dan tercipta pemilu yang jujur dan adil, bersih dan berintegritas.

 

Untuk menciptakan pemilu 2024 yang bersih tentu para penyelenggara pemilu khususnya KPU dan Bawaslu juga harus memiliki integritas yang tinggi dan tentu harus bersih.


Berkaca dari Pemilu yang diselenggarakan di kota Prabumulih pada 2019 silam, tentu harus jadi pelajaran dan penyelenggara pemilu harus memperbaiki kinerja serta harus jujur dan bersih.


Kenapa kinerja dan kredibilitas penyelenggara pemilu di kota Prabumulih harus diperbaiki total ?. Tentu ini menjadi pertanyaan yang harus dikupas mendalam karena jika kita flashback ke belakang tentu lembaga penyelenggara di kota Prabumulih khususnya KPU dan Bawaslu menjadi sedikit tercoreng.


Bagaimana tidak, seperti kita ketahui lembaga KPU Prabumulih tercoreng dengan adanya kasus oknum komisioner yang tidak netral dalam menjalankan tugas bahkan berakhir dengan harus masuk bui. 


Mengutip dari Tribunsumsel.com terbitan Minggu, 12 Desember 2021, salah satu oknum mantan komisioner KPU Prabumulih periode 2019-2024 dipecat tidak dengan hormat oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) setelah melalui serangkaian persidangan disiplin.


DKPP menyatakan Oknum tersebut terbukti menerima suap dari calon legislatif DPR RI pada Pileg 2019 dan bahkan 4 komisioner lainnya juga harus diperiksa DKPP. Mantan komisioner itu bahkan divonis hakim Tipikor Palembang hukuman 3,5 tahun penjara atas kasus suap tersebut.


Tidak hanya penyelenggara di KPU Prabumulih, namun Bawaslu kota Prabumulih juga diguncang masalah pasca pemilu 2019.


Tiga komisioner non aktif Bawaslu kota Prabumulih juga pernah diperiksa DKPP Republik Indonesia. Mengutip dari website resmi DKPP RI terbit tanggal 9 Agustus 2019 dengan judul 'DKPP Periksa Ketua Bawaslu Prabumulih'.


Dalam pemeriksaan itu, Ketua Bawaslu Prabumulih non aktif inisial HJ pernah disidang DKPP lantaran 3 pengaduan dari masyarakat. Pengaduan yang ditindaklanjuti DKPP terkait dugaan money politik yang tidak direspon dan laporan terkait istri Ketua Bawaslu Prabumulih non aktif yang tidak dipublikasikan di media.


Ketua Komisioner Bawaslu Prabumulih non aktif kemudian diputuskan DKPP terbukti melanggar kode etik dan dijatuhi sanksi peringatan. HJ sendiri berstatus non aktif lantaran masih proses pidana dugaan korupsi penggunaan dana hibah Bawaslu dan proses persidangan di pengadilan Tipikor Palembang tengah berlangsung bersama 2 komisioner non aktif lainnya.


Melihat dua kasus yang menimpa dua lembaga penyelenggara pemilu di kota Prabumulih ini tentu menjadi pelajaran bagi pelaksanaan pemilu kedepannya di Bumi Seinggok Sepemunyian untuk menciptakan pemilu 2024 yang berintegritas, bersih dan jujur.


Tentu untuk menciptakan pemilu 2024 yang berintegritas, bersih, jujur menjadi tugas berat bagi para penyelenggara baik di KPU Prabumulih maupun di Bawaslu kota Prabumulih kedepannya.


Para penyelenggara di dua lembaga ini harus terus berbenah menciptakan anggota-anggota penyelenggara yang bersih sehingga membuat marwah dua lembaga tersebut menjadi terpercaya.


Kedepan Komisioner KPU maupun Bawaslu harus memastikan petugas mereka di tingkat kecamatan dan kelurahan tidak berpihak alias netral. Tentunya juga sanksi bagi para penyelenggara yang kedapatan berpihak atau tidak netral harus tegas diterapkan bahkan jika berkaitan dengan pidana untuk ditindaklanjuti.


Tentu tidak hanya di tingkat kelurahan dan kecamatan, namun komisioner juga harus dipilih dari kalangan yang netral dan tidak tergoda dengan iming-iming calon legislatif maupun calon kepala daerah untuk melakukan pelanggaran.


Seluruh anggota Bawaslu dan KPU harus menjunjung tinggi sumpah dan janji ketika dilantik, memegang teguh moral, etika dalam menjalankan tanggung jawab. Komisioner KPU dan Bawaslu di kota Prabumulih juga harus transparan, tidak takut dikritik dan menjaga koordinasi dengan penyelenggara tingkat provinsi dan pusat serta harus bermitra dengan semua pihak baik lembaga penegak hukum dalam hal ini polisi dan kejaksaan, media, lembaga kemasyarakatan, para tokoh dan lainnya.


Hal itu diperlukan agar dalam kerja-kerja KPU dan Bawaslu menjadi terkontrol dan memiliki batasan-batasan sehingga ketika terjadi suatu masalah bisa diatasi. Jika semua penyelenggara telah baik maka tidak hanya akan menciptakan pemilu berintegritas namun juga akan menciptakan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penyelenggara.


Kesimpulannya, untuk menciptakan Pemilu 2024 di kota Prabumulih mendatang berintegritas, seluruh jajaran penyelenggara khususnya KPU dan Bawaslu di kota Prabumulih harus menjunjung tinggi etika, moral, harus menjaga netralitas, transparan dalam bekerja, tidak takut di kritik, jangan menyimpang dari aturan dan tetap menjaga harmonisasi dengan berbagai pihak.(*)

Share:

MTS Negeri 01 Muaradua Sukses Laksanakan Lomba Hifzhil Al-Quran Se-Kabupaten OKUS



Muaradua, Portalsriwijaya.com - Madrasah Tsanawiyah Negeri 01 Muaradua telah sukses menyelenggarakan Lomba Menghapal Al Qur'an (Hifzil Quran) tingkat Ibtidaiyah dan Tsanawiyah Se Kabupaten OKU Selatan.


Kegiatan ini di laksanakan Selasa 28 Maret-30 maret 2023 bertempat di Aula MtsN 01 Muaradua dan di ikuti oleh 70 orang peserta terdiri dari siswa/siswi murid kelas 5 dan 6 ibtidaiyah dan Tsanawiyah.


Hadir dalam pembukaan acara tersebut Kepala Kantor Urusan Agama Kabupaten OKU Selatan Syarif, Kepala Kantor Pengadilan Agama Asep, dan Kepala Kejaksaan Negeri Dr Adi Purnama SH MH, serta Camat Muaradua Evan Kurniawan.

Ketua Pelaksana Kegiatan Yusuf Yahya Rasidin mengungkapkan jika kegiatan tersebut adalah sebagai mensyiarkan Al Qur'an untuk umat dan untuk menambah keimanan kita kepada Allah SWT.


Kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik dan tidak terlepas dari peran serta para panitia dan Kepedulian Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) serta Kejari OKU Selatan 


"Alhamdulillah kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik atas peran serta Panitia dan bapak Kakan Kemenag. Dan syukur Alhamdulillah juga ada suport dari bapak Kejari Okus," tukas Kepsek MtsN 01 Muaradua ini dengan senyum haru.

Lebih lanjut Yusuf mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh 70 orang peserta dengan klasifikasi lomba Hifzil Quran 2 JUZ digabung Putra/putri dan Hifzil Quran 1 Juz Kategori Putra dan 1 Juz Kategori Putri.


"Kegiatan ini Alhamdulillah sudah di laksanakan untuk periode ke 3 kalinya dan Kami berterima kasih juga ada dukungan yang besar dari Kejari Kabupaten OKU Selatan dan beliau bersedia langsung membuka acara ini," jelasnya.

Dalam acara pembukaan tersebut Kejari OKU Selatan Dr Adi Purnama SH MH mengungkapkan rasa bangga dan syukur dengan adanya kegiatan ini.


"Saya sangat bersyukur dan bangga terselenggaranya kegiatan ini untuk meningkatkan syiar Agama dan untuk mengantisipasi budaya digital yang sangat pesat di masyarakat kita Indonesia," katanya.

"Kami merasa bangga masih banyak anak-anak yang mencintai Al Qur'an dan untuk menjadi perekam Ayat-ayat Al Qur'an yang mungkin nanti jika di ubah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab anak-anak nantinya bisa meluruskan dengan benar, sebab Kejaksaan sudah pernah menangani permasalahan ayat2 Al Qur'an di rubah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," terang Kejari. (FR82)

Share:



Portalsriwijaya.com

Arsip