Panen Raya Jagung Serentak Secara Virtual di Prabumulih, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Polres Prabumulih mengikuti Panen Raya Jagung Serentak secara Virtual di lahan belakang Kantor Pemerintah Kota Prabumulih.

Wawako Ingatkan Pedagang dan Distributor Jangan Timbun Sembako serta Naikkan Seenaknya

Wakil Walikota Prabumulih, Franky Nasril SKom MM bersama Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Kota Prabumulih melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional

PHR Zona 4 Menangkan PROPER Dua Emas dan Empat Hijau dari Kementerian LH

PT Pertamina Hulu Rokan Regional (PHR) Zona 4 berhasil meraih dua penghargaan PROPER kategori Emas dan empat kategori hijau dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).


Peduli Warga, Kejari Prabumulih Gelar Pasar Murah Siapkan 500 Paket Kebutuhan Pokok


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Ratusan warga beberapa desa di Kecamatan Cambai kota Prabumulih memadati halaman Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih untuk membeli bahan pangan murah yang dijual dalam Gerakan Pasar Murah kerjasama Kejaksaan dan Pemkot Prabumulih, Kamis (28/8/2025).


Gerakan Pasar Murah yang digelar dalam rangka Hari Lahir (Harlah) Kejaksaan tersebut bertujuan membantu dan memudahkan masyarakat mendapat bahan pokok murah.


Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Prabumulih, Khristya Luthfiasandi SH MH kegiatan tersebut merupakan rangkaian HUT Kejaksaan ke 80 yang nantinya jatuh pada 2 September 2025.


"Kami berkerjasama dengan pemerintah kota Prabumulih dan seluruh pihak terkait berupaya membantu masyarakat di lingkungan kantor kejaksaan dengan menggelar pasar murah untuk memudahkan mendapatkan sembako," ungkapnya.

Kajari menuturkan ada sebanyak 500 paket pangan murah dijual dengan harga sangat murah dan kegiatan itu juga ditujukan untuk mengatasi inflasi serta memudahakan pangan murah untuk masyarakat sesuai astacita presiden Prabowo Subianto.


"Kami juga membuka layanan kesehatan gratis dan pelayanan hukum gratis untuk masyarakat, ini ditujukan agar masyarakat bisa mengetahui kesehatan mereka," tuturnya.


Lebih lanjut Kajari mengungkapkan dalam kegiatan itu pihaknya bersama RT/RW dan kepala desa maupun lurah di lingkungan Kejaksaan Prabumulih diberikan kupon untuk berbelanja murah untuk mengatasi terjadinya penumpukan atau rebutan.


"Ada sekitar 500 lebih kupon dibagi ke warga untuk berbelanja, selain itu bagi yang tidak kebagian kupon bisa berbelanja di stand umum yang telah disediakan," ungkapnya.


Kristiya berharap dengan adanya pasar murah itu diharapkan dapat meringankan beban warga serta mengendalikan laju inflasi di Bumi Seinggok Sepemunyian. "Kami ucapkan terimakasih atas support Pemerintah kota Prabumulih dan seluruh forkopimda sehingga kegiatan ini berjalan lancar, harapan kita melalui kegiatan ini dapat membantu warga memenuhi kebutuhan sembako," katanya.


Sementara itu, Wakil Walikota Prabumulih Franky Nasril SKom MSi mengungkapkan melalui kegiatan itu diharap dapat menekan inflasi di kota Prabumulih dan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.


"Kegiatan ini diikuti masyarakat Cambai, Pangkul, Muara Sungai dan Cambai. Semoga melalui kegiatan kerjasama pemkot Prabumulih dan kejaksaan ini dapat membantu warga yang membutuhkan," ujarnya.


Dalam kegiatan itu juga dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat kota Prabumulih mulai dari tensi darah, cek kolestrol dan lainnya. Selain itu juga diadakan pelayanan hukum gratis dimana masyarakat bisa berkonsentrasi masalah hukum dengan para jaksa.


Kegiatan itu turut dihadiri Ketua DPRD Prabumulih H Deni Victoria, Wakapolres Prabumulih Kompol Cindy serta unsur Forkopimda lainnya.(05)

Share:

Prof Harris Arthur : Progam Sekolah Rakyat Solusi Atasi Kemiskinan dan Putus Sekolah


Jakarta, Portalsriwijaya.com - Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Dr Harris Arthur Hedar, SH, MH memberi apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang konkret mewujudkan pendirian sekolah rakyat di berbagai wilayah di Indonesia. 


Menurut Wakil Rektor Universitas Jayabaya Jakarta itu, program tersebut dirancang untuk mengatasi masalah kemiskinan ekstrem dan putus sekolah dengan pendekatan yang holistik. Karena dampak yang dihasilkan bukan saja untuk siswa, tetapi juga keluarga dan masyarakat. 


“Pendekatan yang holistik itu memiliki tujuan inti, yaitu memutus rantai kemiskinan antar generasi melalui pendidikan. Karena keluarga miskin dengan anak putus sekolah, sangat mungkin akan menghasilkan generasi miskin berikutnya. Disinilah nilai strategis dari program ini,” tukasnya, Rabu (27/8/2025).


Ketua Dewan Pembina Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) ini menilai, pendidikan model asrama untuk anak-anak miskin dan putus sekolah bukan hanya menjamin akses pendidikan, tetapi juga peningkatan taraf hidup anak-anak, melalui fasilitas akomodasi dan nutrisi yang layak. 


“Tentu terjadi peningkatan kualitas hidup, karena selain pendidikan akademik, sekolah dengan model asrama selain menjamin akomodasi dan nutrisi, juga membina karakter, sehingga outputnya adalah individu yang lebih sehat, terampil, dan berdaya saing,” tandasnya. 


Oleh karena itu ia berharap, bangsa ini memandang dengan jernih dan obyektif, bahwa apa yang dicanangkan dan diwujudkan Presiden Prabowo bermuara kepada satu tujuan, yaitu membangun ketahanan nasional. Dan itu modal utama untuk Indonesia bangkit. 


“Salah satu ketahanan nasional kan kualitas sumber daya manusia. Ini yang dicapai melalui pendirian sekolah rakyat dan program makan bergizi gratis bagi siswa dan ibu hamil. Selain ketahanan energi dan pangan serta pertanahan keamanan yang menjadi concern presiden,” urai Wakil Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI). 


Dirinya yakin, jika program ini terus berjalan dan berkembang sampai ke Daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar), maka peta jalan Indonesia maju semakin optimis akan dapat dicapai. (Ril/05)

Share:

Dalam Reses Dewan, Masyarakat Pendagan Keluhkan Masalah Meresahkan, Ternyata Ini !


Muaradua, Portalsriwijaya.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) I melaksanakan Reses Ketiga Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024/2025 di Desa Pedagan Kecamatan Muaradua dan Desa Gunung Cahya Kecamatan Buay Rawan.


Reses di Desa Pendagan dihadiri oleh sejumlah anggota DPRD Dapil I yang terdiri dari Samsul Bahri, Ardiansyah ST,  Ardiyan Gama SH, Yohana Yuda Yanti SE, Carles Minarko SE, Muhammad Bastari SE, Maimunah, Agus Wahyudi SK, Zulkifikar ali Bhuto serta Norpiansyah dan Ismail MO SE MM


Dalam reses tersebut, tokoh masyarakat Desa Pendagan menyampaikan beberapa poin aspirasi salah satunya menyinggung tentang persolaan sampah yang berada di Desa Pedagan tepatnya berada Tebing hitam pintu masuk Desa Pendagan.


Nazamudin menyebut keberadaan sampah sepanjang jalan tersebut sangat mengganggu aktivitas pengguna jalan, khususnya masyarakat Desa Pendagan saat beraktivitas.


Selain itu keberadaan sampah itu sangat meresahkan pengguna jalan umum selain aroma busuk terkadang keberadaan sampah tersebut berada di jalan membuat pengguna jalan terhambat untuk berjalan.


"Kami meminta para Anggota DPRD Kabupaten Oku dan Pemerintah Kabupaten memperhatikan keluhan masyarakat," egas Najamudin.


"Desa kami tercemar oleh keberadaan sampah tersebut, tolong hal ini di prioritas kan sebab keberadaan sampah tersebut telah lama hingga kini belum ada solusi," tutur Najamudin. 


Menanggapi itu Dewan menampung aspirasi tersebut dan akan mencarikan solusi untuk keluhan warga tersebut.(FR86)

Share:

Ahn Hyo-seop Jumpai Penggemar Indonesia Lewat Konser Perdana di Jakarta


Jakarta, Portalsriwijaya.com - Aktor papan atas di Korea, Ahn Hyo-seop baru saja menjalani rangkaian jadwal padat di Indonesia.


Rangkaian kegiatan dijalani mulai dari fan meeting bersama penggemar Indonesia, penampilan memukau di Malam Puncak HUT SCTV 35 XtraOrdinary pada 24 Agustus, hingga konferensi pers kolaborasi bersama EMTEK Media dan TipTip. 


Menyusul rangkaian kegiatan tersebut, Ahn Hyo-seop akan segera kembali hadir di Jakarta untuk menyapa penggemarnya secara langsung lewat konser musik perdananya.


Konser ini merupakan kolaborasi bersama antara Ahn Hyo-seop, SCTV dan TipTip yang bertujuan menghadirkan hiburan dengan nilai lebih sekaligus memberi dampak positif bagi masyarakat.



Rusmiyati Djadjaseputra selaku Direktur SCM menyampaikan jika pihaknya telah merancang sebuah kejutan istimewa yang pastinya akan menjadi momen yang sangat dinantikan oleh lara penggemar.


"Hasil dari sinergi yang terjalin dalam kolaborasi ini juga melibatkan Visual Indomedia Produksi (VIP) yang berada di bawah naungan EMTEK Media untuk mengemas kreatif konser nanti," ujar Rusmiyati Djajaseputra.


Triawan Munaf sebagai President Commissioner TipTip menambahkan, misi TipTip adalah menghubungkan artis, penggemar dan komunitas. Ahn Hyo-seop memiliki basis penggemar yang sangat besar di Indonesia dan bersama EMTEK Media kami melihat kesempatan untuk menghadirkan sesuatu yang luar biasa. 


"Konser ini tidak hanya tentang entertainment, tetapi juga membawa pesan spesial melalui program charity bersama artis Indonesia. Bahkan Ahn Hyo-seop sendiri dengan tulus menyatakan niatnya untuk menyumbangkan seluruh biaya penampilannya untuk inisiatif ini. Kami ingin konser ini menjadi pengalaman yang lebih mudah diakses, imersif, serta penuh makna bagi para penggemar di Indonesia," ujarnya.


Ahn Hyo-seop mengungkapkan kebahagiaannya dapat kembali menjumpai masyarakat Indonesia lewat konser mendatang. 


"Penggemar di Indonesia dan di seluruh dunia, selalu memberikan saya cinta dan inspirasi yang begitu besar. Karena itu, saya ingin membalas semua perasaan yang telah saya terima dan melalui kolaborasi dengan EMTEK Media dan TipTip, saya menemukan cara yang bermakna untuk melakukannya," katanya.


"Bagi saya, fee bukanlah hal yang penting. Yang jauh lebih berharga adalah bisa menjadi jembatan yang menyatukan budaya, mengingatkan kita bahwa meskipun tumbuh di lingkungan yang berbeda, kita semua tetap sama sebagai manusia yang merasakan emosi yang sama. Saya berharap banyak orang dapat bergabung bersama kami di konser nanti dan merasakan cinta itu. Sedikit spoiler, temanya adalah We Are One," jelasnya.


Ahn Hyo-seop saat ini juga tengah disibukkan dengan proses syuting proyek drama terbarunya berjudul 'Sold Out Again Today' yang dijadwalkan tayang pada 2026, sekaligus menambah daftar karya yang paling dinantikan penggemar di seluruh dunia.(05)

Share:

Drainase Jalan Sumatera Prabumulih Hanya Diplaster, Ternyata Ini Alasannya!


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Pemerintah kota Prabumulih dibawah pimpinan Walikota Prabumulih H Arlan dan Wakil Walikota Franky Nasril terus berupaya melakukan pembangunan serta renovasi terhadap drainase untuk mengatasi banjir di Bumi Seinggok Sepemunyian.


Satu diantaranya pemerintah kota Prabumulih melalui dinas PUPR melakukan rehabilitasi drainase di Jalan Sumatera Kelurahan Gunung Ibul kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.


Pantauan di lapangan, rehab drainase tersebut sejak beberapa waktu lalu telah mulai dilaksanakan oleh pihak pelaksana kegiatan. Rehab drainase dilakukan di titik tersebut lantaran banyak yang telah rusak serta aliran air banyak yang mengalami buntu.


Tidak hanya dilakukan pemasangan batu baru, namun rehab tersebut juga memplester  bagian yang rusak serta pemandangan plat duiker ke ruko dan rumah milik warga.


Pengawas lapangan proyek rehab drainase Jalan Sumatra, Heri Safrizal ST yang berada di lokasi pengerjaan ketika diwawancarai mengungkapkan proyek rehabilitasi drainase telah dimulai sejak beberapa waktu lalu.


"Pengerjaan drainase ini judulnya rehab, dimana drainase yang rusak diperbaiki dan yang belum ada batu kemudian digali, dipasang batu dan diplaster," ungkapnya ketika tiba di lokasi ketika wartawan meliput.


Pria akrab disapa Rizal ini mengaku selain itu proyek rehab dengan nilai hampir mencapai Rp 200 juta itu juga membangun plat duiker yang banyak sudah rusak. 


"Drainase buntu dan rusak sehingga menyebabkan banjir, kebanyakan disebabkan pembangunan plat duiker oleh warga yang menuju ke toko mereka tanpa celah untuk membersihkan dan tersumbat karena saat membangun papan jatuh menutupi aliran drainase," katanya.


Untuk itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang membangun plat duiket atau cor beton di atas drainase ke toko atau rumah hendaknya memberi cela untuk membersihkan drainase sehingga tidak buntu dan sebabkan banjir.


"Itu ada yang ruko berapa pintu tapi cor plat duiker tidak ada lobang celah untuk membersihkan drainase jadi drainase buntu dan terjadilah banjir. Makanya warga kita imbau kalo cor plat duiker diatas drainase diberi celah sehingga kalau tersumbat sampah bisa dibersihkan," katanya. (05)

Share:

Debut Fracturing Pertamina Drilling, PertaGuar Jadi Bukti Kemandirian Energi Anak Bangsa



Jakarta, Portalsriwijaya.com - Sejarah baru tercatat dalam industri migas nasional. PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil melakukan debut hydraulic fracturing dengan menggunakan PertaGuar, fluida khusus hasil karya anak bangsa.


Fracturing atau teknik rekahan hidrolik selama ini identik dengan teknologi impor. Namun kini, inovasi itu lahir dari tangan para perwira Pertamina Drilling yang meracik formula PertaGuar. Fluida ini berfungsi membawa proppant ke dalam rekahan batuan secara stabil dan efisien, sehingga aliran migas dari reservoir bisa meningkat signifikan.


Inovasi Energi Nasional

PertaGuar memiliki sejumlah keunggulan. Selain sepenuhnya buatan dalam negeri, formulasi presisi yang dikembangkan membuatnya efisien dan minim risiko kerusakan formasi. Kinerjanya pun teruji andal, mampu bekerja optimal pada reservoir bersuhu rendah hingga menengah.


Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita menyebut pencapaian ini sebagai simbol kemandirian bangsa dalam teknologi energi.


“Inovasi ini menegaskan kapasitas teknis Pertamina Drilling sekaligus semangat kemandirian anak bangsa. Dengan PertaGuar, kita tidak lagi bergantung pada teknologi luar. Ini bukti nyata bahwa kita bisa mengoptimalkan potensi energi negeri dengan karya sendiri,” ujar Avep.


Perkuat Armada Fracturing

Sejalan dengan debut PertaGuar, Pertamina Drilling kini telah mengoperasikan 1 unit fracturing yang mulai beroperasi pada 1 Januari 2025. Hingga Agustus 2025, unit tersebut sudah menyelesaikan 9 sumur di wilayah kerja Pertamina Hulu Rokan (PHR) untuk mendukung target lifting nasional.


Tak berhenti di situ, Pertamina Drilling juga tengah menyiapkan tambahan 1 unit fracturing baru yang akan datang pada 2026. Dengan demikian, perusahaan akan memiliki total 2 unit fracturing, memperkuat kapasitas layanan dan kesiapan operasional untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.


Kontribusi bagi Produksi Migas Nasional

Saat ini, Pertamina Drilling mengoperasikan lebih dari 50 rig aktif yang tersebar di berbagai wilayah kerja Pertamina. Dengan dukungan armada tersebut, perusahaan menargetkan dapat melaksanakan hingga 1.000 sumur per tahun, baik untuk pengeboran maupun layanan pendukung seperti workover dan well services.


Teknologi fracturing yang menggunakan PertaGuar diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap produksi migas nasional. Berdasarkan estimasi internal, implementasi fracturing dengan fluida ini bisa meningkatkan produksi hingga 10–20 persen pada sumur-sumur yang potensinya menurun, sehingga memperkuat peran Jawa, Sumatera, dan Kalimantan sebagai sentra energi strategis Indonesia.


Bagi Pertamina Drilling, keberhasilan ini bukan sekadar inovasi teknis, melainkan juga langkah strategis untuk memperkokoh ketahanan energi nasional. Di tengah tantangan global, PertaGuar menjadi jawaban bahwa Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri dalam teknologi energi yang kritis.(05)

Share:

Anggota BPD Sukarami & Aliansi Jurnalis Laporkan Kades Sukarami ke Kejari OKUS

LAPOR - Aliansi Jurnalis Independen dan Anggota BPD Sukarami saat menyerahkan berkas laporan ke Kejaksaan OKU Selatan (Foto/FR86)


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Akibat laporan Monitoring Camat Buay Sandang Aji Edy Yonson yang menemukan pekerjaan fisik tahun 2024 di Desa Sukarami yang belum selesai dan viral di media sosial, Masyarakat dan Aliansi Jurnalis Independen OKU Selatan melaporkan Kades Sukarami Cik Ani ke Kejaksaan Negeri Kabupaten OKU Selatan.


Tidak hanya sejumlah aliansi wartawan Kabupaten OKU Selatan, namun masyarakat dan anggota Badan Permusyawarahan Desa (BPD) Sukarami turut melaporkan Kades Sukarami tersebut ke Kejari OKU Selatan, pada Jumat (22/8/2205).


Zaini, yang merupakan satu diantara perwakilan masyarakat Sukarami mengungkapkan pihakya berharap aaprat penegak hukum dalam hal ini jajaran Kejaksaan OKU Selatan untuk menindaklanjuti laporan tersebut dan memeriksa kades Sukarami.


"Kami meminta kades untuk transparan pada waktu rapat di balai desa, namun kades mengatakan tidak ada yang tidak korupsi, semua orang korupsi. Bila ingin melaporkan aku silahkan jual kebun dua bidang (tak kan berhasil-red), itu kata Cik Ani pada waktu itu," terang Zaini yang juga merupakan Anggota BPD Desa Sukarami.


Hal yang sama disampaikan para jurnalis khususnya para jurnalis yang merupakan masyarakat Haji meminta kepada kejaksaan negeri kabupaten OKU Selatan untuk menindaklanjuti laporan tersebut.


Terlebih data dugaan penyimpangan sudah sangat jelas dan diduga telah dilakukan sejak bertahun-tahun selama kades itu menjabat. Hal itu diperkuat dengan anggota BPD dan diduga jajaran pemerintah desa sudah banyak yang bersuara terkait dugaan penyimpangan tersebut.


"Kami berharap kejaksaan menindaklanjuti laporan kami, ini bisa berkembang. Karena sekelas ketua Apdesi saja sudah diduga melakukan penyimpangan, bagaimana memberi contoh ke kepala desa lain atau jangan-jangan jadi contoh kades-kades lain," ungkap para jurnalis.


Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten OKU Selatan, Beni Putra SH MH melalui Kasi Intel Kejaksaan Negeri, David Sipayung mengaku akan menindaklanjuti laporan tersebut.


"Laporan sudah kami terima, nanti kita telaah terlebih dahulu dan kita verifikasi dulu kapasitas pelapornya," terang David.


"Pada dasarnya kami bekerja profesional, akuntabel dan transparan. Kalau memang kami melihat ada pelanggaran hukum, tidak menutup kemungkinan akan kita tindak. Yang penting tujuan kita bersama untuk mencari kebenaran," papar David Sipayung pada wartawan. (FR86)

Share:

DPRD Prabumulih Reses Serentak, Ketua Dewan : Serap Aspirasi Rakyat


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Prabumulih menggelar reses serentak di tiga daerah pemilihan (Dapil) di kota Prabumulih. 


Reses dilakukan 30 orang anggota legislatif untuk menyerap aspirasi dari masyarakat terkait usulan pembangunan untuk tahun yang akan datang maupun keluhan terkait pelayanan masyarakat.


Dalam reses yang dipusatkan di aula kantor kecamatan dan kantor kelurahan tersebut, dihadiri oleh RT dan RW, lurah, kades serta camat di wilayah masing-masing maupun perwakilan tokoh-tokoh masyarakat di kota Prabumulih.


Reses Dapil I yakni Kecamatan Prabumulih Timur dipimpin Ketua DPRD Prabumulih, H Deni Victoria SH MSi dan wakil ketua Aryono digelar di Aula Kelurahan Muaradua Kecamatan Prabumulih Timur.


Reses dihadiri anggota dewan antara lain Welizar SE, Evi Susanti SE, Hartono Hamid SH, HM Rasyid, Iswanto, Nicko Adha, Ben Heri, Hendriansyah dan Dhafina Marsyah Tahira.


"Reses ini kita gelar serentak, untuk dapil I kita gelar di Kelurahan Muaradua. Reses ini bertujuan untuk menyerap aspirasi dan kelurhan dari masyarakat di dapil I," ungkap Ketua DPRD Prabumulih, H Deni Victoria SH MSi ketika diwawancarai.


Deni mengatakan hasil reses tersebut nantinya akan dibahas di tingkat selanjutnya di DPRD Prabumulih bersama usulan di dua Dapil lainnya. "Nanti tentunya yang skala prioritas akan kita sampaikan untuk nantinya diusulkan di pembangunan tahun yang akan datang," bebernya seraya mengatakan reses banyak usulan terkait infrastruktur.(Sitoh)

Share:

Aroma Penyimpangan Semerbak, Realisasi APBDes Desa Sukarami Terkesan Ditutup-tutupi, Ada Apa ?



OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Kepala Desa (Kades) Sukarami Kecamatan Buay Sandang Aji Kabupaten OKU Selatan yakni Cik Ani, saat ini sedang menjadi sorotan publik.


Bagaimana tidak, Oknum kades yang juga merupakan Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten OKU Selatan itu viral pasca dipanggil dan diperiksa Inspektorat Pemkab OKU Selatan.


Pemeriksaan dilakukan Inspektorat terhadap Cik Ani terkait belum melaksanakan atau belum mengerjakan pelaksanan pembangunan fisik Tahun Anggaran 2024 berupa pembangunan Irigasi sebesar Rp 206.049.700 dan Tahap 1 Tahun Anggaran 2025 berupa Pembangunan Sumur Bor & Tower sebesar Rp 122.080.000.


Masalah tersebut tentu menjadi sorotan banyak pihak khususnya awak media yang ingin menggali lebih dalam terkait anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Sukarami.


Namun, alih-alih mendapatkan informasi akurat untuk dikabarkan kepada publik, awak media justru terkesan dipersulit untuk mendapatkan informasi. 


Hal ini tentu makin menimbulkan kecurigaan makin mendalam terkait adanya dugaan menyimpang dalam penggunaan anggaran dana desa di desa tersebut. Bahkan aroma dugaan penyimpangan makin semerbak dan terkesan hendak ditutupi.


Kondisi ini sesuai dengan pernyataan 'Kades Hoho' yang viral di medsos jika ciri-ciri pemerintah desa yang korupsi salah satunya tidak ada keterbukaan informasi terkait penggunaan dana desa.


Tidak hanya pihak desa, pihak kecamatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) hingga inspektorat masih enggan memberikan informasi terkait penggunaan APBDes 2024 Desa Sukarami. 


Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) OKU Selatan, Romzi menjelaskan jika APBDes Sukarami tahun 2025 sudah masuk dalam sistem Siskeudes.


"Rekan-rekan bisa minta ke pihak kecamatan, nanti pihak kecamatan bisa meminta ke Kades," kata Romzi kepada wartawan, pada Selasa (19/8/2025) lalu.


Lalu awak media mendatangi kantor Kecamatan Buay Sandang Aji Kabupaten OKU Selatan dan pihak kecamatan menyampaikan jika Desa tidak menyerahkan APBDes ke pihak kecamatan.


"APBDes telah di Inspektorat diserahkan pihak Desa, tidak ada arsip di kecamatan perihal pekerjaan pelaksanaan yang belum selesai. Kami telah melayangkan teguran kepada kepala Desa, dari hasil monev," ungkap Camat Edy Yonson kepada awak media pada Rabu (20/8/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.


Sementara itu, Inspektur Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, Ramin Hamidi menegaskan bahwa pihak instansi dan APH telah bersama-sama melakukan kolaborasi melaksanakan pemeriksaan, baik secara Administrasi maupun secara investigasi di lapangan.


Ia menegaskan, karena kasus ini sudah menjadi konsumsi publik secara luas, iya setiap rupiah uang negara harus dipertanggung jawabkan. "Tim lagi bekerja jadi belum ada kesimpulan, kami trimakasih kepada kawan-kawan pers dan masyarakat yang telah peduli akan Kabupaten ini. Kami akan bekerja secara transparan dan objektif, terkait APBDes belum bisa kami perlihatkan saat ini," ujar Ramin Hamidi.


Ketika di singgung tentang Anggaran Dana Desa tahun 2023 yang dianggarkan perencanaan Irigasi sedangkan di tahun 2024 tidak ada anggaran perencanaan Irigasi Inspektorat menjawab tidak mengetahui itu. "Pemeriksaan hanya dilakukan untuk tahun 2024," tegas Ramin.(FR86)

Share:

Siswi SMP Tewas Ditabrak Kereta Api di Rel Tanpa Palang Pintu di Prabumulih


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Masyarakat kota Prabumulih khususny pengendara sepeda motor hendaknya berhati-hati ketika melintas di rel tanpa palang pintu. 


Penyebabnya, Seorang siswi di salah satu SMP di kota Prabumulih, pada Rabu (20/8/2025) sore lalu tewas setelah tertabrak atau terpapar kereta api.


Peristiwa kecelakaan naas tersebut terjadi di rel tanpa palang pintu di Jalan Pakjo Kelurahan Gunung Ibul Barat (GIB) tembus Kelurahan Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.


Korban tersebut diketahui berinisial KJ dan diketahui merupakan warga Kelurahan Sukaraja Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.


Saat kecelakaan, korban membawa sepeda motor metic dan saat ini jenazah korban telah dimakamkan di pemakaman masyarakat.


"Kejadian kecelakaan kemarin sore, seorang pelajar SMP tertabrak kereta dan motor terpental ke drainase bersama korban," kata Ari, warga ketika dibincangi.


Menurut warga, korban saat kejadian bersimbah darah dan semapt dibawa ke pinggir dalam keadaan masih sadar namun tewas saat dibawa ke rumah sakit.


"Korban sempat dibawa warga ke rumah sakit, namun nyawa korban tak tertolong lagi. Korban warga sukajadi," tutur Sitho, satu diantara warga. (05)

Share:

Pembangunan Fisik 2024 Diduga Belum Dikerjakan, Ketua APDESI OKU Selatan Diperiksa Inspektorat

DIPERIKSA - Kepala Desa Sukarami Kecamatan Buay Sandang Aji Kabupaten OKU Selatan inisial CA ketika diperiksa pihak Inspektorat OKU Selatan. (Foto/Ist)


OKU Selatan, Portalsriwijaya.com - Kepala Desa Sukarami Kecamatan Buay Sandang Aji Kabupaten OKU Selatan inisial CA diperiksa tim Inspektorat Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, pada Senin (11/8/2025).


Pria yang juga merupakan Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten OKU Selatan itu diperiksa tim inspektorat lantaran dilaporkan tim monitoring dari Dinas PMPD dan Camat Buay Sandang Aji.


Laporan terpaksa disampaikan tim monitoring lantaran Ketua APDESI tersebut, ternyata belum melaksanakan atau belum mengerjakan pelaksanan pembangunan fisik Tahun Anggaran 2024 berupa pembangunan Irigasi sebesar Rp 206.049.700 dan Tahap 1 Tahun Anggaran 2025 berupa Pembangunan Sumur Bor & Tower sebesar Rp 122.080.000.


Hal itu sesuai dengan hasil monitoring dilakukan Dinas PMPD dan Camat Buay Sandang Aji. Bahkan tim telah melayangkan teguran keras ke Kades CA agar pelaksanaan pembangunan fisik dimaksud segera direalisasikan sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang tertuang dalam APBDes Desa Sukarami.


Namun bukannya memberikan contoh yang baik selaku ketua APDESI, hasil monitoring dari tim monitoring tersebut bahkan tidak diindahkan oleh Kades Sukarami CA.


Tim monitoring yang diduga kesal karena sikap Kades Sukarami yang mengabaikan teguran, akhirnya pada tanggal 9 Agustus 2025 Camat Buay Sandang Aji Edy Yonson SE MM melaporkan Kades CA ke Inspektorat OKU Selatan.


Laporan ditujukan agar dilakukan Pembinaan dan Pengawasan serta mempertanggung jawabkan perbuatannya dalam pengelolaan Dana Desa Tahun 2024/2025.


Inspektur Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Ramin Hamidi SH didampingi Inspektur Pembantu (Irban) 5, Basarudin ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya mengungkapkan bahwa Inspektorat akan segera turun ke lapangan untuk mengumpulkan bukti-bukti dan data di lapangan.


"Memang benar adanya laporan itu, terkait persoalan itu kita akan turun ke lapangan mengumpulkan bahan keterangan (pulbaket)," ungkapnya.


Pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait persoalan tersebut karena masih harus turun ke lapangan. "Setelah Tim Inspektorat turun mengecek baru akan dapat memberi kesimpulan setelah Tim investigasi khusus turun ke lokasi," jelasnya.


Basarudin menambahkan, kemarin Kades Sukarami sudah datang ke Inspektorat memberikan data-data yang dibutuhkan. "Besok atau lusa kita akan turun ke Desa Sukarami," terangnya pada Media. 


Sementara itu, Kepala Desa Sukarami, Cik Ani hingga berita ini diturunkan belum dapat dikonfirmasi terkait persoalan dialaminya tersebut.(FR86).

Share:

Jalan Provinsi Sumsel, 2 Tahun Longsor Mengikis Badan Jalan Tak Pernah Ada Perbaikan


Muaradua, Portalsriwijaya.com - Jalan Provinsi Sumatera Selatan tepatnya di Desa Talang Baru Kecamatan Buay Sandang Aji Kabupaten OKU Selatan, masih mengalami longsor yang mengikis menghabiskan badan jalan.


Berdasarkan pantauan Media ini di lapangan, kondisi badan jalan utama sudah habis tergerus ke bawah jurang. Kondisi bahu jalan semakin longsor diduga akibat terkikis air hujan.


Beberapa warga yang melintasi jalan longsor tersebut memilih turun dari motor disebabkan khawatir terjatuh ke dalam jurang.


Seperti halnya yang dilakukan Shinta dari Pulau Beringin yang melintas di pagi Selasa ( 5/82025) yang terpaksa turun dari motor karena takut jatuh ke jurang.


"Melintas di jalan terbis atau longsor itu membuat kami trauma, sebab beberapa bulan lalu ada warga ulu danau yang terjatuh ke dalam jurang bersama motornya, Alhamdulillah korban selamat," terangnya kepada wartawan, Rabu (6/8/2025).


Hal serupa di katakan Sarman warga Desa Campang, saat lewat jalan longsor tersebuta harus ekstra hati-hati.


"Kami harapkan Pak Gubernur Herman Deru segera bangun jalan longsor tersebut. Sepertinya jurang dalam seperti itu tidak kuat bila hanya di Bronjong saja. Itu buktinya sudah 2 tahun ambrol Bronjong yang sudah di pasang," tegas Sarman.(FR86)

Share:

Beli Rp 15 Juta, Pengedar Sabu Asal Pali Diringkus di Prabumulih



Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Tim Satres Narkoba Polres Prabumulih berhasil meringkus pelaku diduga pengedar narkoba jenis sabu asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bernama Dede Supriadi (38).


Dari tangan tersangka berhasil diamankan barang bukti berupa narkoba jenis sabu-sabu dengan berat sebanyak 30.08 gram yang dibungkus menggunakan tisu dan plastik klip bening serta satu unit handphone Android merk Vivo warna emas.


Dede Supriadi diringkus petugas di kontrakannya di kawasan Jalan Asam Paya Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih, pada (29/7/2025) sekitar pukul 18.05 WIB.


Petugas yang mendapat informasi di kontrakannya sering menjadi lokasi transaksi lalu melakukan penggerbekan. Penggerebekan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Iptu Muhammad Arafah SH dan Kanit Idik I Ipda Ade Yus Barianto SH. 


Saat disergap petugas, Dede Supriadi berusaha mengelabui petugas dengan membuang bungkusan sabu ke meja makan, namun upaya tersebut gagal lantaran petugas mengetahui kejadian itu.


"Pelaku ketika diringkus berupaya membuang narkoba jenis sabu namun diketahui petugas, tersangka diamankan," beber Kabag Ops Polres Prabumulih Kompol Hermanto didampingi Kasat Narkoba Iptu Muhammad Arafah SH dan Kanit Idik I Ipda Ade Yus Barianto SH dalam rilis di polres Prabumulih, Kamis (31/7/2025).


Kabag Ops mengatakan atas perbuatannya itu, Dede akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. "Untuk ancaman hukuman penjara seumur hidup atau pidana mati," tegasnya.


Sementara itu, Dede membantah menjadi bandar narkoba dan ia mengaku ada temannya di kota Prabumulih memesan sabu untuk dijual di Prabumulih. "Saya beli di Pali karena ada teman yang mesan, saya beli tiga bungkus, sebungkus itu Rp 5 juta jadi Rp 15 juta," ungkapnya.


Dede menjelaskan dari hasil penjualan tersebut rencananya akan mendapatkan uang keuntungan sebanyak Rp 2,1 juta dan itu baru dilakukan pertama. "Tertarik karena teman yang pesan, baru kali ini lah mengantar seperti ini karena kata kawan mau diedarkan di Prabumulih," tuturnya. (Sitoh)

Share:



Portalsriwijaya.com

Arsip